Edunesia - Jurnal Ilmiah Pendidikan
Not a member yet
    481 research outputs found

    Analisis Hambatan Pembelajaran Biologi Materi Jaringan Tumbuhan Dalam Pelaksanaan Kurikulum 2013 Di SMA

    Get PDF
    Abstract: This study aims to determine: 1) barriers to learning biology of plant tissue material in the implementation of 2013 class XI curriculum at SMA Negeri 1 Meureubo; 2) factors inhibiting the learning of plant tissue biology in the implementation of the 2013 XI class curriculum at SMA Negeri 1 Meureubo. This research uses qualitative. From the results of the study, there are obstacles faced by class XI teachers of SMA Negeri 1 Meureubo in the learning process of plant tissue biology in the implementation of the 2013 curriculum, which are the availability of books and supporting infrastructure which are inadequate, too short training, limited use of media, and assessment is so difficult and requires a lot of time. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) hambatan pembelajaran biologi materi jaringan tumbuhan dalam pelaksanaan kurikulum 2013 kelas XI SMA Negeri 1 Meureubo; 2) faktor-faktor hambatan pembelajaran biologi materi jaringan tumbuhan dalam pelaksanaan kurikulum 2013 kelas XI SMA Negeri 1 Meureubo. Penelitian ini menggunakan kualitatif. Dari hasil penelitian maka terdapat hambatan-hambatan yang dihadapi guru kelas XI SMA Negeri 1 Meureubo dalam proses pembelajaran biologi materi jaringan tumbuhan pada pelaksanaan Kurikulum 2013 adalah ketersediaan buku dan sarana prasarana pendukung yang kurang memadai, pelatihan yang terlalu singkat, penggunaan media yang terbatas, serta penilaian yang begitu sulit serta membutuhkan waktu yang banyak

    Penatalaksanaan Kegiatan Supervisi Kelas Sebagai Upaya Peningkatan Profesionalisme Guru Dalam Kegiatan Belajar Mengajar Di MTsN 3 Aceh Barat

    Get PDF
    Abstract: The main issue of the implementation of this research was the low professionalism of teachers in teaching which was caused by: (1) the lack of opportunities for teachers to participate in training, both regionally and nationally; (2) less effective Teacher Working Group (KKG); and (3) educational supervision aimed at improving the learning process tends to focus on administrative aspects. The research was conducted by teachers at MTsN 3 Aceh Barat for the 2018 academic year starting from July to December, for 6 (six) months. The research subjects were 6 teachers, while the object of the research was the professionalism of teachers in implementing learning. The data was obtained by doing an observation and documentation. The results showed that the professionalism of teachers in planning the lessons at MTsN 3 Aceh Barat was in a good category. This can be proven by the results of the learning planning in the first cycle reaching an average of 71.35 which is included in the good category, then in the second cycle it reaches an average of 83.70 which is included in the good category. Thus, there was an increase in the implementation of learning by 12.35% and so does the improvement of learning abilities. The increase in the ability of the teacher can be proven from the results of the pre-learning cycle prediction showing an average of 68.82 and in the first cycle it increased by 11.96% with an average of 80.78, then in the second cycle it increased again by 10.38%, and reached 91.17 that is in very good category. Increasing the ability of teachers in learning planning as well as the implementation of learning activity in cycle I reached a value of 71.35, and 83,70 in cycle II. It means that there was an improvement about 12.35%..   Abstrak: Permasalahan yang menjadi dasar dari pelaksanaan kegiatan penelitian ini adalah rendahnya profesionalisme guru dalam mengajar yang diakibatkan oleh: (1) kurangnya kesempatan guru mengikuti pelatihan, baik secara regional maupun nasional; (2) kurang efektifnya Kelompok Kerja Guru (KKG); dan (3) supervisi pendidikan yang bertujuan memperbaiki proses pembelajaran cenderung menitikberatkan pada aspek administrasi. Penelitian dilakukan pada guru  di MTsN 3 Aceh Barat Tahun Pelajaran 2018 yang dimulai bulan Juli sampai Desember, selama 6 (enam) bulan. Subjek penelitian sebanyak 6 orang guru, adapun objek penelitiannya adalah adalah profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran. Teknik pengumpulan data dengan kegiatan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Profesionalisme guru dalam perencanaan pembelajaran di MTsN 3 Aceh Barat dalam kategori baik. Hal ini dapat dibuktikan dengan melalui hasil penilaian perencanaan pembelajaran pada siklus I mencapai nilai rata-rata 71,35 termasuk dalam kategori baik, kemudian pada siklus II mencapai nilai rata-rata 83,70 termasuk dalam kategori baik. Dengan demikian terjadi peningkatan pelaksanaan pembelajaran sebesar 12,35%. Sedangkan peningkatan kemampuan melaksanakan pembelajaran. Peningkatan kemampuan guru tersebut dapat dibuktikan dari hasil penilaian pra pembelajaran pra siklus menunjukkan rata-rata 68,82 dan pada siklus I meningkat sebesar 11,96 % dengan nilai rata-rata 80,78, kemudian pada siklus II meningkat lagi sebesar 10,38 % menjadi 91,17 dengan kategori sangat baik. Peningkatan kemampuan guru dalam pra pembelajaran/perencanaan pembelajaran tersebut sekaligus diikuti dengan peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran pada siklus I mencapai nilai sebesar 71,35 dan pada siklus II mencapai nilai rata-rata sebesar 83,70, maka terjadi peningkatan sebesar 12,35 %

    Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Tema Peduli Terhadap Makhluk Hidup Siswa Kelas IV Sekolah Dasar

    Get PDF
    Abstract: This study aims to determine the improvement of student learning outcomes through NHT model the theme of caring for living creatures in class IV SDN Peunaga Cut Ujong. The approach used is a qualitative approach. This type of research is classroom action research. Subjects taken in this study were 24 students. The object of this research is to increase student learning outcomes through NHT type of cooperative learning model. The study design consisted of planning, implementing, observing, and reflecting. The data collection techniques used in this study are observatio, tests and documentation. The instruments in this study were observation sheets, test sheets, and validation sheets. The results obtained in the pre-action number of students who completed only 3 students or 15% of 20 students, and after applying the NHT model cycle I student learning outcomes increased but not yet maximum, the number of students who scored above the KKM only 11 people students or 55%, So that the second cycle needs to be held, after the implementation of the second cycle the student learning outcomes have increased and have reached the specified target then the cycle is stopped, where the number of students who have reached 18 people or 90% of the total number of students   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui model NHT tema peduli terhadap makhluk hidup siswa kelas IV SDN Peunaga Cut Ujong. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh siswa 24 orang. Objek dalam penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Rancangan penelitian terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokementasi. Intrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar  tes, dan lembar validasi. Hasil penelitian yang diperoleh pada pra tindakan jumlah siswa yang tuntas hanya 3 orang siswa atau 15% dari 20 orang siswa, dan sesudah menerapkan penerapan model NHT siklus I hasil belajar siswa meningkat namun belum maksimal, jumlah siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM baru 11 orang siswa atau 55%, Sehingga perlu diadakan siklus II, setelah pelaksanaan siklus II hasil belajar siswa terjadi peningkatan dan sudah mencapai target yang telah ditentukan maka siklus dihentikan, dimana jumlah siswa yang tuntas mencapai 18 orang atau 90% dari jumlah siswa secara keseluruhan

    Interaksi Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Keterampilan Passing Atas Pada Permainan Bola Voli

    Get PDF
    Abstract: Based on the observations of researchers on the implementation of Activities in SMA Negeri 1 Ulu Musi, District of Four Lawang, that the passing ability of students is not good so that it often causes the ball to not be exact when doing it. This problem is thought to be caused by several factors, including low levels of leg muscle strength. This study aims to determine the interaction of leg muscle strength on upper passing skills in volleyball games. This research method is a correlational method. The population of this research was all students of Class X of SMA 1Ulu Musi as many as 20 people while the samples were taken in total sampling. The place of the research was at SMA Negeri 1 Ulu musi, while the time of the study was February-March 2020. Data on leg muscle strength were taken with vertical tests jump, and passing ability data is taken by passing the top test. The data analysis technique of this research uses correlation analysis techniques. The results of the data analysis show that: There is a significant relationship between leg muscle strength (X) and upper passing skills (Y) in high school students 1 Ulu Musi, with rxy = 0.90> r (0.05) (20) = 0.444.   Abstrak: Berdasarkan pengamatan peneliti terhadap pelaksanaan Kegiatan di SMA Negeri 1 Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang, bahwa kemampuan passing para siswa kurang baik sehingga menyebabkan bola sering tidak tepat pasa saat melakukakannya. Masalah inilah diduga disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain rendahnya tingkat kekuatan otot tungkai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Interaksi Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Keterampilan Passing Atas pada permainan bola voli. Metode penelitian ini adalah metode korelasional. Populasi penelitian ini seluruh siswa Kelas X SMA Negeri 1Ulu Musi sebanyak 20 orang sedangkan sampel diambil secara total sampling, Tempat pelaksanaan penelitian di Di SMA Negeri I Ulu musi, adapun waktu penelitian adalah bulan Febuari-Maret 2020. Data kekuatan otot tungkai diambil dengan tes vertical jump, dan data Kemampuan passing diambil dengan tes passing atas. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik dengan analisis korelasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: Terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai (X) terhadap keterampilan passing atas (Y) pada siswa SMA Negeri 1 Ulu Musi, dengan rxy =0,90> r(0,05)(20) =0,44

    Pengembangan Pkn Di Era Generasi Millenial Berbantuan M-Learning (Mobile Learning) Pada Gadget Pembelajaran Berbasis Cooperative Learning Bermuatan Karakter

    Get PDF
    Abstract: Study of the phenomenon of globalization spawned the cultural generation gadget, the term emergence of the millennial generation, or Generation Y aged 15-34 years. Technology utilization in youth to disseminate negative content such as violence, Asusila, conflict, and hoaxes. The Moral and deviant behavior of youth becomes a threat to Indonesia. The purpose of this article is the development of a millennial-generation PKn (citizenship education) curriculum for students SMA NU Palangka Raya. with a gadget-assisted Cooperative Learning Model. Research is approaches qualitative. The research subject consists of the principal, teacher, and students SMA NU Palangka Raya. Data Collection techniques in research using interview techniques, observations, and documentation. Development of a millennial-Generation PKn curriculum with models Cooperative Learning more effective assisted M-Learning (Mobile Learning) on gadgets makes a video or Indonesian film courses in PKn. Students can work together in groups to learn and be responsible for learning success. Hopefully, This model can help teachers in overcoming the condition of the students who have different abilities, the number of students, and solid learning. Students do not get bored quickly because they watch videos or the Indonesian movie with character. Abstrak: Studi tentang fenomena globalisasi melahirkan generasi budaya gadget, istilah munculnya generasi millenial atau generasi Y berusia 15-34 tahun. Pemanfaatan teknologi pada pemuda untuk menyebarkan konten negatif seperti kekerasan, asusila, konflik dan hoax. Moral dan perilaku menyimpang pemuda menjadi ancaman bagi Indonesia. Tujuan artikel ini ialah pengembangan kurikulum PKn (Pendidikan Kewarganegaraan) generasi millenal pada siswa SMA NU Palangka Raya berbantuan gadget dengan model cooperative learning bermuatan karakter. Penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru dan siswa SMA NU Palangka Raya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengembangan kurikulum PKn generasi millenial dengan model cooperative learning lebih efektif berbantuan M-Learning (Mobile Learning) pada gadget membuat video atau film keindonesiaan mata pelajaran PKn. Siswa dapat bekerja sama dalam kelompok untuk belajar dan bertanggung jawab akan keberhasilan belajar. Diharapkan model ini dapat membantu guru dalam mengatasi kondisi siswa memiliki kemampuan berbeda, jumlah siswa banyak dan padatnya pembelajaran. Siswa tidak cepat bosan karena menonton video atau film keindonesiaan berkarakter

    Efektivitas Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan Savi Dan Pendekatan Mekanistik Pada Materi Kubus Dan Balok Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran matematika dengan pendekatan SAVI lebih efektif dari pada pendekatan mekanistik pada materi kubus dan balok terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Meulaboh. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif sedangkan jenis penelitian adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Meulaboh dan sampelnya adalah seluruh siswa dari kelas VIII A sebagai kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan SAVI dan seluruh siswa dari kelas VIII B sebagai kelas kontrol yang diberikan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan mekanistik. Sampel dari penelitian ini di ambil dengan teknik purposive sample.  Instrument penelitian yang diberikan berupa tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis Uji-t. Hasil dari penelitian ini dengan  menunjukkan bahwa skor prestasi belajar matematika siswa sesudah diberikan perlakuan lebih tinggi dari pada sebelum diberikan perlakuan dengan menggunakan pendekatan SAVI dan pendekatan mekanistik. Akan tetapi hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Uji-t yang dilakukan terhadap hasil tes awal dan tes akhir menunjukkan adanya perbedaan hasil yang cukup signifikan antara siswa yang menggunakan pendekatan pembelajaran SAVI dengan yang menggunakan pendekatan pembelajaran mekanistik. karena = 1,68 atau = 6,4

    Pengembangan Media Pembelajaran Pop – Up Book Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IV SD

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan, 1) mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran pop – up book  untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, 2) untuk mendeskripsikan apakah pengembangan media pembelajaran pop – up book efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada tema 6 subtema 1 keanekaragaman hewan dan tumbuhan kelas IV di SD Negeri Ujong Tanjong. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan prosedural penelitian dan pengembangan dari Borg and Gall. Instrument dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli media dan ahli materi, serta lembar angket respon siswa dan angket respon guru, semua motivasi belajar dari setiap siswa terlihat lebih meningkat selama proses pembelajaran menggunakan media pop – up berlangsung, hal itu dapat dilihat dari angket respon siswa. Media pembelajaran pop – up book ini dibuat menggunakan PicsArt Photo Studio dan Microsoft Word 2010. Berdasarkan analisis data penilaian ahli media sebesar 3,33 dengan kategori “valid”, penilaian ahli materi sebesar 3,60 dengan kategori “valid”, penilaian respon tenaga pendidik sebesar 3,60 dengan kategori “valid”, penilaian respon peserta didik pada uji coba I sebesar 95,8% dengan kategori “sangat baik” dan pada uji voba II sebesar 98,3% dengan kriteria “sangat baik”. Sehingga pop – up book materi keanekaragaman hewan dan tumbuhan memenuhi kriteria untuk digunakan sebagai media pembelajaran

    Perbandingan Hasil Belajar Matematika Siswa Menggunakan Model Numbered Heads Together Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Langsung Pada Kelas XI IPS Di MAN

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang aktifnya siswa dalam pembelajaran matematika sehingga mempengaruhi hasil belajar siswa, hal ini ditandai dengan kebiasaan siswa di kelas tidak antusias saat pembelajaran, juga cara mengajar guru yang monoton atau hanya menggunakan metode ceramah saja. Penelitian ini ditujukan pada penerapan model Numbered Heads Together dan menggunakan model pembelajaran langsung lalu dibandingkan hasil belajar antara kedua model tersebut. Adapun pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif sedangkan jenisnya adalah Quasi Eksperimental dengan bentuk desain Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN Meulaboh-1, sedangkan sampel penelitiannya berjumlah 20 siswa untuk kelas eksperimen yang berasal dari kelas XI IPS-1 dan 20 siswa untuk kelas kontrol yang berasal dari kelas XI IPS-2. Setelah peneliti melakukan penelitian dan memperoleh data, selanjutnya peneliti menganalisis data dengan menggunakan uji-t sehingga dapat diketahui bahwa adanya perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan model Numbered Heads Together dengan siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung dengan nilai thitung > ttabel yaitu 3,47 > 2,02 pada taraf signifikan 5%. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Numbered Heads Together tidak sama dengan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung pada materi turunan di kelas XI MAN Meulaboh-1

    The Analysis of Pedagogical Competence of The English Teachers’ of The Third Grade Students at SMA Negeri 3 Banda Aceh

    Get PDF
    Abstract: This research tries to analyze the teacher’s pedagogical competence in Teaching English. There are six pedagogical competence that need to be mastered by a teacher. They are understanding the subject in English lesson, the ability in understanding the students, the ability in setting and implementing lesson plan and learning strategy, the ability in creating educational and dialogical learning which is interactive, utilizing the learning technology, and evaluating the learning outcomes. Thus, this research focus on the teacher’s pedagogical competence that consist of the six components. This research uses a descriptive qualitative approach and the researcher used observation, questionnaire, and document analysis as the method of collecting data. The objective of this research is to know whether the English teacher has all components in pedagogical competence and to know the students’ perpective on the teacher’s pedagogical competence. The result of research is the English teacher has all of the components of the pedagogical competence. Based on the observation, documentation analysis, and the data of questinnaire shows that the English teacher has the abilty in understanding the subject in English lesson, the ability in understanding the students, the ability in setting and implementing lesson plan and learning strategy, the ability in creating educational and dialogical learning which is interactive, utilizing the learning technology, and evaluating the learning outcomes. . Abstrak: Penelitian ini mencoba menganalisis kompetensi pedagogik guru dalam Pengajaran Bahasa Inggris. Ada enam kompetensi pedagogik yang perlu dikuasai oleh seorang guru. Mereka memahami subjek dalam pelajaran bahasa Inggris, kemampuan dalam memahami siswa, kemampuan dalam menetapkan dan menerapkan rencana pelajaran dan strategi pembelajaran, kemampuan dalam menciptakan pembelajaran pendidikan dan dialogis yang interaktif, memanfaatkan teknologi pembelajaran, dan mengevaluasi hasil pembelajaran . Dengan demikian, penelitian ini fokus pada kompetensi pedagogik guru yang terdiri dari enam komponen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan peneliti menggunakan observasi, kuesioner, dan analisis dokumen sebagai metode pengumpulan data. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah guru bahasa Inggris memiliki semua komponen dalam kompetensi pedagogis dan untuk mengetahui perspektif siswa tentang kompetensi pedagogis guru. Hasil penelitian adalah guru bahasa Inggris memiliki semua komponen kompetensi pedagogis. Berdasarkan pengamatan, analisis dokumentasi, dan data kuesioner menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris memiliki kemampuan dalam memahami subjek dalam pelajaran bahasa Inggris, kemampuan dalam memahami siswa, kemampuan dalam menetapkan dan menerapkan rencana pelajaran dan strategi pembelajaran, kemampuan dalam menciptakan pembelajaran pendidikan dan dialogis yang interaktif, memanfaatkan teknologi pembelajaran, dan mengevaluasi hasil pembelajara

    Peningkatan Kinerja Guru Dalam Menerapkan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Melalui Kegiatan Supervisi Klinis Pada MTsS Harapan Kab. Nagan Raya Tahun Pelajaran 2018/2019

    Get PDF
    Abstract: This study aims to determine the improvement of teachers’ performance in learning using the CTL learning model through clinical supervision at MTsS Harapan Kab Nagan Raya. This research is a school action research (School Action Research), the research was conducted and carried out in 2 cycles with 2 meetings in each cycle. The research stages were planning, implementing, observing and reflecting. The research subjects were 6 class teachers at MTsS Harapan in the 2018/2019 academic year. The data was obtained by having an observation and documentation. This school action research used 3 (three) assessment instruments, they were the Assessment of The Lesson Plan, the Learning Planning Ability, and the implementation of the lesson plan, Evaluation, and Follow Up. Data validation used triangulation data and source. The data analysis used a qualitative descriptive technique. Based on the data analysis, the research results showed that the implementation of classroom supervision by the principal has proven successful in improving the performance of teachers in Islamic Studies, Indonesian Language and Mathematics at MTsS Harapan Kab Nagan Raya, in managing the learning process by applying the contextual teaching and learning (CTL) model. The improvement of the results of the observations was made in 3 aspects of the assessment. In the Lesson Plan Assessment, it was increased from 54.46 to 75.60 and 94.35, while the aspect of assessing the ability to plan learning increased from 54.63 to 70.83 and 87.96 and the aspect of the ability to carry out learning, evaluation, action continued from 55.77 to 68.91 and 81.73 at the end of the second cycle. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kinerja guru dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran CTL melalui supervisi klinis di MTsS Harapan Kab Nagan Raya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah (School Action Research), penelitian dilakukan dan dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 2 kali pertemuan pada setiap siklusnya. Tahapan penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru kelas di MTsS Harapan pada Tahun Pelajaran  2018/2019 yang berjumlah 6 orang. Teknik pengumpulan data dengan kegiatan observasi dan dokumentasi. Alat pengumpul data pada kegiatan penelitian tindakan sekolah ini menggunakan 3 (tiga) instrumen penilaian, yaitu Penilaian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Instrumen Penilaian Kemampuan Merencanakan Pembelajaran, dan Instrumen Penilaian Kemampuan Melaksanakan Pembelajaran, Evaluasi, Tindak Lanjut. Validasi data menggunakan triangulasi data dan sumber. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi kelas oleh kepala sekolah terbukti berhasil meningkatkan kinerja guru mata pelajaran PAI, Bahasa Indonesia dan Matematika di MTsS Harapan Kab Nagan Raya, dalam mengelola proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) dibuktikan dengan peningkatan hasil observasi yang dilakukan pada 3 apsek penilaian. Pada aspek penilaian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) meningkat dari 54,46 menjadi 75,60 dan 94,35 sedangkan aspek penilaian kemampuan merencanakan pembelajaran meningkat dari 54,63 menjadi 70,83 dan 87,96  dan aspek kemampuan melaksanakan pembelajaran, evaluasi, tindak lanjut dari 55,77 menjadi 68,91 dan 81,73 pada akhir siklus kedua

    472

    full texts

    481

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Edunesia - Jurnal Ilmiah Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇