E-Journal UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
2388 research outputs found
Sort by
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Integrasi Keislaman Berbasis Digital untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila
The lack of mathematics learning media used and the lack of students' understanding of the sequence and series material often result in students having difficulty solving problems in the material. In mathematics learning, students not only obtain cognitive values, but also affective values that can support the implementation of the Independent Curriculum and the Pancasila Student Profile, one of which is the first dimension. This study aims to develop digital-based Islamic-integrated mathematics learning media that can make it easier for students to understand the material, namely in the form of learning videos developed using Powtoon on the sequence and series material for class X. This study is a Research and Development (RnD) study with the ADDIE development model consisting of 5 stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The data collection instruments in this study were in the form of field note sheets, validation sheets, and questionnaire sheets. The Islamic-integrated mathematics learning video obtained validation results from media experts of 85.71%, material experts of 85.42%, integration experts of 78.125%, and language experts of 85.71%. In addition, the percentage of practicality from teachers was 92%, from small group trials it was 83.75%, and from large group trials it was 78.63%. Based on the questionnaire given, students became more knowledgeable about sequences and series
Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Laut Pasang 1994 Karya Lilpudu sebagai Alternatif Bahan Ajar Pembelajaran Sastra di SMA
Penanaman pendidikan karakter di lembaga pendidikan masih lemah. Penanaman pendidikan karakter tidak bisa hanya sekadar mentransfer ilmu pengetahuan atau melatih suatu keterampilan tertentu. Penanaman pendidikan karakter perlu proses, contoh teladan, dan pembiasan atau pembudayaan dalam lingkungan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel “Laut Pasang 1994” dan untuk mengetahui penggunaannya sebagai alternatif bahan ajar pembelajaran sastra, khususnya pada materi menganalisis isi novel di SMA. Sumber data penelitian ini adalah novel “Laut Pasang 1994”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik analisis data dengan melakukan kajian terhadap novel “Laut Pasang 1994” dan menganalisis isi di dalamnya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terdapat temuan nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel “Laut Pasang 1994” karya Lilpudu. Nilai-nilai tersebut, yaitu nilai religius, nilai jujur, nilai toleransi, nilai disiplin, nilai kerja, nilai kreatif, nilai mandiri, nilai demokratis, nilai rasa ingin tahu, nilai cinta tanah air, nilai menghargai prestasi, nilai bersahabat atau komunikatif, nilai cinta damai, nilai peduli sosial, dan nilai tanggung jawab. Hasil penelitian juga menunjukkan jika nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel tersebut dapat dijadikan alternatif bahan ajar pembelajaran sastra di SMA dengan materi menganalisis isi novel.
 
THE EFFECT OF INSTITUTIONAL OWNERSHIP, MANAGERIAL OWNERSHIP, PUBLIC OWNERSHIP ON ENVIRONMENTAL PERFORMANCE WITH PROFITABILITY AS A MODERATING VARIABLE
Shareholders really think about the strategy that should be used to start investing their shares in a company. One of them is by tending to invest in companies that have high concern for the environment and good social insight towards society. This study aims to empirically examine the effect of institutional ownership, managerial ownership and public ownership on environmental performance. The moderating variable used is profitability. Environmental performance proxies use PROPER (company assessment in managing the environment). The sample used is a company listed on the Jakarta Islamic Index for 2018-2022. Sampling using purposive sampling technique. The number of samples in this study were 9 companies with a total of 45 observations. Test the hypothesis using multiple linear regression analysis. The results of the research show that institutional ownership has a negative effect on environmental performance. Meanwhile, managerial ownership and public ownership have no effect on environmental performance. Profitability is able to moderate the effect of managerial ownership and public ownership on environmental performance
Peningkatan Standar Mutu UMKM Dengan Implementasi Digitalisasi di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana implementasi digitalisasi dapat meningkatkan standar mutu produk UMKM di Indonesia. UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja. Sektor ini menghadapi berbagai tantangan seperti rendahnya mutu produk, keterbatasan akses pasar, dan minimnya pemanfaatan teknologi. Digitalisasi menawarkan potensi untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas akses pasar, serta meningkatkan inovasi dan kualitas produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data sekunder dari salah satu artikel yang membahas berbagai UMKM yang telah mengadopsi teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi terutama dalam aspek pemasaran digital dan rantai pasokan, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan daya saing dan standar mutu produk. Penerapan digitalisasi di UMKM Indonesia masih terbatas dengan tantangan seperti kurangnya pengetahuan teknologi dan infrastruktur yang terbatas. Dukungan pemerintah dan pihak terkait sangat penting untuk mempercepat adopsi teknologi digital dalam sektor UMKM. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan rekomendasi untuk mendorong transformasi digital di UMKM yang pada akhirnya dapat memperkuat kontribusi mereka terhadap perekonomian Indonesia
PRAKTIK POLITIK IDENTITAS MENUJU PEMILU 2024 DAN PENGARUHNYA TERHADAP DEMOKRASI
Politik identitas adalah strategi politik yang menggunakan identitas sosial seperti suku, agama, atau gender untuk memperoleh dukungan elektoral. Artikel ini menjelaskan bagaimana praktik politik identitas mempengaruhi pemilihan umum dan demokrasi. Pemilihan umum 2024 di Indonesia menjadi penting karena praktik politik identitas dapat memengaruhi hasilnya. Partai politik menggunakan identitas etnis atau agama untuk memperoleh dukungan dari kelompok tertentu, tanpa mempertimbangkan isu-isu penting seperti kebijakan publik atau kinerja pemerintah. Praktik politik identitas berdampak pada demokrasi. Fokus pada identitas dapat mengancam kesatuan sosial dan kohesi nasional. Isu-isu penting seperti pembangunan ekonomi, kesejahteraan, dan keadilan bisa terabaikan. Selain itu, praktik politik identitas sering memicu polarisasi dan konflik antar kelompok. Untuk menjaga demokrasi, pemilih harus memilih berdasarkan substansi kebijakan dan kualitas calon, bukan hanya identitas. Partai politik juga perlu mengubah pendekatan mereka, fokus pada isu-isu yang relevan dan membangun kesepahaman antar kelompok. Artikel ini mengeksplorasi praktik politik identitas dalam pemilihan umum 2024 dan dampaknya terhadap demokrasi. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan kesadaran akan pentingnya memilih berdasarkan substansi kebijakan dan memperkuat prinsip-prinsip demokrasi yang inklusif dan berkelanjutan dapat tumbuh
EFEKTIVITAS PERUBAHAN ATAS PASAL 7 UU PERKAWINAN TERHADAP PENURUNAN ANGKA PERKAWINAN ANAK DI KABUPATEN SEMARANG
Perkawinan dinilai sebagai suatu peristiwa yang sakral baik secara agama maupun secara adat. Perkawinan membutuhkan kesiapan yang matang, baik fisik, mental, spiritual dan material. Umur menjadi salah satu persyaratan penting dalam melaksanakan perkawinan. Di Indonesia faktor umur sudah menjadi perhatian, hal ini terbukti dengan regulasi pemerintah tentang perkawinan yang menetapkan batasan umur perkawinan. Batasan umur perkawinan ini diharapkan dapat membatasi jumlah angka perkawinan anak. Perubahan atas Pasal 7 UU Perkawinan merupakan upaya untuk mengurangi atau bahkan meniadakan angka perkawinan anak dibawah umur 19 tahun. Akan tetapi salah satu kebijakan dalam UU Perkawinan itu sendiri justru menjadi celah yang mendukung legalnya perkawinan anak, yaitu pemberian dispensasi oleh Pengadilan. Jumlah permohonan dispensasi kawin di Pengadilan Ambarawa Kabupaten Semarang pasca pengesahan kebijakan pemerintah untuk menaikkan batas usia kawin menjadi 19 tahun mengalami peningkatan sebesar 268% yaitu dari rata-rata 7,44 per bulan menjadi 19,92 per bulan. Pasal 7 Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan belum efektif dalam menekan angka perkawinan anak di bawah umur. Perkawinan usia anak masih terjadi meskipun batas usia kawin telah dinaikkan, hal ini terjadi karena seorang anak dibawah usia kawin masih bisa menikah jika mendapatkan dispensasi dari pengadilan setempat.
 
TEKNOKRASI MEDIA SINGAPORE TOURISM BOARD DALAM PROMOTE WISATA HALAL DI LAZARUS ISLAND
Abstrak: Peran Singapore Tourism Board (STB) dalam teknokrasi media sangat penting untuk mempromosikan Lazarus Island sebagai destinasi wisata halal di Singapura. Sebagai pulau yang relatif baru dalam pariwisata, Lazarus Island memiliki potensi besar untuk dikembangkan dengan fasilitas-fasilitas yang sesuai dengan prinsip-prinsip halal, seperti penyediaan makanan halal, tempat ibadah, dan lingkungan bebas alkohol. Bangkitnya sektor pariwisata Singapura melalui STB diharapkan mampu diharapkan mampu mempercepat pengembangan wisata halal di Lazarus Island melalui kampanye promosi yang efisien menggunakan media. Penelitian ini menganalisis teknik promosi media yang paling efektif untuk mengembangkan Lazarus Island sebagai tujuan wisata halal. Data dikumpulkan berdasarkan teori promosi pariwisata dan studi kasus pada promosi wisata halal di Singapura. Selain peran pemerintah, promosi wisata halal ini juga dapat dilakukan oleh masyarakat umum, terutama generasi muda yang melek teknologi, guna meningkatkan daya tarik Lazarus Island bagi wisatawan mancanegara.
Kata Kunci: Teknokrasi Media; STB; Wisata Halal; Lazarus Island.
Abstract: The role of the Singapore Tourism Board (STB) in media technology is crucial to promoting Lazarus Island as a halal tourist destination in Singapore. As a relatively new island in tourism, Lazarus Island has great potential to be developed with facilities that are in accordance with halal principles, such as the provision of halal food, places of worship, and an alcohol-free environment. STB, with its experience in reviving Singapore's tourism sector, is expected to be able to accelerate the development of halal tourism on Lazarus Island through an efficient promotional campaign using the media. This study analyzes the most effective media promotion techniques to develop Lazarus Island as a halal tourism destination. Data was collected based on tourism promotion theory and case studies on halal tourism promotion in Singapore. In addition to the role of the government, the promotion of halal tourism can also be carried out by the general public, especially the young generation who are technologically literate, in order to.
Keyword: Media Technocracy; STB; Halal Tourism; Lazarus Island
تطبيق وسيلة بطاقة الومضية في تعليم اللغة العربية لتنمية مهارة الكتابة لطلاب الصف السابع في المدرسة المتوسطة الإسلامية الأهلية "بحر العلوم" غنوكواتو جومبانج
ملخص: في الواقع، يعد استخدام الوسيلة التعليمية كأسلوب تعليم وتعليم ضروريًا للغاية لأنه مع وجود أشياء جديدة في عملية التعليم، سيشعر الطلاب بالمشاركة ودعوتهم ليكونوا قادرين على التغلب على مشاكل التعليم وحلها دون أي ضغوط. الغرض من هذه الدراسة هو معرفة خطوات تطبيق وسيلة البطاقة الومضيىة في تعليم اللغة العربية لتنمية مهارة الكتابة. في هذه الدراسة استخدم نوع البحث النوعى الوصفي. تم استخدام تقنيات جمع البيانات مع الملاحظة أولاً ثم إجراء المقابلات واستكمال التوثيق. أما بالنسبة لتقنية تحليل البيانات في هذه الدراسة وهي تقليل البيانات وعرض البيانات واستخلاص النتائج وتجهيزها بالتحقق من صحة البيانات بتقنية التثليث. علاوة على ذلك، أظهرت نتائج الدراسة أن تطبيق وسيلة البطاقة الومضية في تعليم اللغة العربية لتنمية مهارة الكتابة لطلاب الصف السابع في المدرسة المتوسطة الأهلية "بحر العلوم" غنوكواتو جومبانج. سار بشكل جيد وتم تطبيق وسيلة البطاقة الومضية عن طريق إعطاء المعلم الصور والرموز إلى تقوم كل مجموعة ثم كل مجموعة بعمل جمل برقم مثالي وفقًا للصور والرموز التي شاركها المعلم في الممارسة العملية يحاول المعلم استخدام البطاقة الومضية في كثير من الأحيان كوسيلة تعليمية وذلك لأن استجابة الطالب شديدة جدًا. جيد كما يتضح من زيادة مخرجات تعليم الطلاب بعد استخدام البطاقة الومضية كوسيلة التعليمية.
الكلمات الرئيسية: بطاقة الومضية، تعليم اللغة العربية، مهارة الكتابة.
Abstract. In reality, the use of educational media as a teaching and learning technique is very necessary, because with new things in the learning process, students will feel involved and called upon to be able to overcome and solve learning problems without any pressure. The purpose of this study was to find out the steps for implementing flashcard media in learning Arabic to improve writing skills. In this study using descriptive qualitative research type. Data collection techniques used, first with observation then conducted interviews and continued with documentation. As for the data analysis technique in this study, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions, and equipped with checking the validity of the data with the triagulation technique. Furthermore, the results of the study showed that the implementation of flash card media in learning Arabic to improve writing skills in class VII MTs Bahrul Ulum Genukwatu Jombang went well. The implementation of the flashcard media was by means of the teacher giving pictures and symbols to each group and then each group make sentences with the perfect number according to the pictures and symbols that have been shared by the teacher, in practice the teacher tries to use flash cards more often as a learning medium, this is because the student's response is very good as evidenced by the increase in student learning outcomes after using it flash cards as learning media.
Keywords: Flashcard Media, learning Arabic, writing skills
Abstrak. Realitanya penggunaan media pendidikan sebagai teknik belajar mengajar menjadi hal yang sangat diperlukan, karena dengan adanya hal baru dalam proses pembelajaran, peserta didik akan merasa terlibat serta terpanggil untuk dapat mengatasi dan memecahkan permasalahan pembelajaran tanpa adanya tekanan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui Langkah-langkah penerapan media flashcard dalam pembelajaran Bahasa arab untuk meningkatkan keterampilan menulis. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan, pertama dengan observasi kemudian melakukan wawancara dan dilanjutkan dengan dokumentasi. Sedangkan untuk Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan cara yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, serta dilengkapi dengan pengecekan keabsahan data dengan Teknik triagulasi.
Selanjutnya hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media flash card dalam pembelajaran Bahasa arab untuk meningkatkan keterampilan menulis di kelas VII MTs Bahrul Ulum Genukwatu Jombang berjalan dengan baik, Adapun implementasi media flashcard tersebut adalah dengan cara Guru memberikan gambar maupun symbol kepada masing-masing kelompok kemudian setiap kelompok membuat kalimat dengan jumlah yang sempurna sesuai dengan gambar maupun symbol yang sudah dibagikan oleh Guru, dalam prakteknya Guru berusaha untuk lebih sering lagi menggunakan flash card sebagai media pembelajaran, hal tersebut dikarenakan respon peserta didik yang sangat baik dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar peserta didik setelah digunakannya flash card sebagai media pembelajaran.
Kata Kunci: Flashcard, pembelajaran Bahasa arab, keterampilan menuli
تطبيق وسيلة بطاقة الومضية في تعليم اللغة العربية لتنمية مهارة الكتابة لطلاب الصف السابع في المدرسة المتوسطة الإسلامية الأهلية "بحر العلوم" غنوكواتو جومبانج
ملخص
الكفاءة الذاتية هي ثقة الشخص في مراعاة قدرته على فعل شيء لتحقيق نتائج في مواقف وظروف معينة. يمكن تطبيق الطريقة مي مٓم للمساعدة في تنمية الكفاءة الذاتية الأكاديمية للطلاب في تعليم المفردات بطريقة بسيطة. أهداف البحث هي 1) التعريف تنمية الكفاءة الذاتية لطلاب في تعليم اللغة العربية 2)التعريف تطبيق الطريقة مي مۤم في تعليم المفردات. والمدخل المستخدم في هذا البحث هو المدخل الكيفي، وهو البحث للحصول على النتائج أو الكشف عن الوقائع في الميدان من خلال الطريق الملاحظة والمقابلات والتوثيق. وانهالهذا نتائج البحث فهي 1)تنمية الكفاءة الذاتية الأكاديمية للطلاب في تعليم اللغة العربية: قادرة على إتقان المهارات العربية الأربع جيدا, وقادر على ترجمة القراءة العربية, ولديك المزيد من المفردات, وقادر على إتمام المهام بشكل صحيح وأمين ومسؤول, ويجرؤ على الظهور في الأماكن العامة لإظهار مهاراته, وقادرة على التكيف بشكل جيدا, وأي امتلاك الثقة والقدرة والجهد الجيد والأقصى في تحقيق مهمة أوالهدف في محاولة لتعليم اللغة العربية. 2) ولهذه تطبيق الطريقة مي مٓم هي يقرأ المعلم 10 مفرادات للطلاب وتكرار 3 مرات, وتقليد الطلاب المفردات التي يقرأها المعلم ثم يحفظونها.
الكلمات الرئيسية: الكفاءة الذاتية, المفردات, مي مۤم (Mimicry- Memorization)
Abstract
Self-efficacy is a person's confidence in taking into account his ability to do something to achieve results in certain situations and circumstances. The Mimem method can be applied to help develop students' academic self-efficacy in teaching vocabulary in a simple way. The objectives of the study are 1) Definition Developing students' self-efficacy in teaching Arabic 2) Definition Application of mimem method in teaching vocabulary. The approach used in this study is a qualitative approach, namely the search to obtain results or reveal facts in the field through observation, interviews and documentation. The results of this study are 1) Developing students' academic self-efficacy in teaching Arabic: able to master all four Arabic skills well, able to translate Arabic readings, have more vocabulary, able to complete tasks correctly, honest and responsible, dare to appear in public places to show their skills, able to adapt well, and have confidence, good and maximum ability and effort in achieving a task or goal in an effort to teach Arabic. 2) For this mimem method, the teacher reads 10 vocabulary words for students and repeats 3 times, as well as imitating students with vocabulary that the teacher reads and then memorizes.
Keywords : Self-efficacy, Mufrodhat, Mimem(Mimicry-Memorization
Abstrak
Efikasi diri adalah kepercayaan diri seseorang dalam memperhitungkan kemampuannya dalam melakukan sesuatu untuk mencapai hasil dalam situasi dan keadaan tertentu. Metode Mimem dapat diterapkan untuk membantu mengembangkan efikasi diri akademik siswa dalam mengajar kosakata dengan cara yang sederhana. Tujuan penelitian adalah 1)Definisi Mengembangkan efikasi diri siswa dalam mengajar bahasa Arab 2)Definisi Penerapan metode mimem dalam pengajaran kosakata. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yaitu pencarian untuk memperoleh hasil atau mengungkapkan fakta di lapangan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah 1)Mengembangkan efikasi diri akademik siswa dalam mengajar bahasa Arab: mampu menguasai keempat keterampilan bahasa Arab dengan baik, mampu menerjemahkan bacaan bahasa Arab, memiliki kosakata yang lebih banyak, mampu menyelesaikan tugas dengan benar, jujur dan bertanggung jawab, berani tampil di tempat umum untuk menunjukkan keahliannya, mampu beradaptasi dengan baik, dan memiliki kepercayaan diri, kemampuan dan usaha yang baik dan maksimal dalam mencapai suatu tugas atau tujuan dalam upaya pengajaran bahasa Arab. 2) Untuk metode mimem ini, guru membaca 10 kosakata untuk siswa dan mengulang 3 kali, serta meniru siswa dengan kosakata yang dibaca guru kemudian dihafalkan.
Kata Kunci : Efikasi diri, Mufrodhat, Mimem(Mimicry-Memorization
COLLABORATION CLASS TEACHERS AND CONSELORS IN DIRECTING STUDENTS 'CLASS XII HIGH SCHOOL INTERESTS DETERMINING THE CONTINUATION AT SMA NEGERI 1 PATIANROWO
Penelitian ini disajikan untuk mengantisipasi langkah ke depan siswa kelas XII dalam mengambil sebuah keputusan mengenai minat yang dimilikinya melalui kolaborasi guru dan konselor. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara. Data penelitian ini diperoleh dari guru BK atau konselor SMAN 1 Patianrowo Kabupaten Nganjuk Jawa timur. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis naratif. Subjeknya adalah siswa kelas VII SMAN 1 Patianrowo. Temuan ini mengungkapkan bahwa banyak dari peserta didik belum menyadari terkait minatnya. Peserta didik lebih banyak diarahkan dalam hal akademik semata dan belum mengarah pada pengembangan potensi yang dimiliki peserta didik seperti pengarahan terhadap minat peserta didik. Sedikit dari para peserta didik yang dapat mengembangkan minat yang dimilikinya karena guru lebih terfokus pada akademik dan konselor lebih terfokus dalam hal menangani masalah yang dialami oleh peserta didik. Proses kolaborasi guru kelas dan konselor ini dilaksanakan dalam bentuk tercatat dan tidak tercatat. Kolaborasi yang tercatat seperti pelaksanaan tes minat bakat yang terjadwal pada kelas X dan kelas XII awal. Sedangkan tidak tercatat seperti komunikasi antara guru kelas dengan Konselor terkait apa yang menjadi minat peserta didik melalui analisis dalam keseharian peserta didik. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mengetahui minat peserta didik sejak dini yang kemudian dipertegas kembali dengan pengadaan tes skolastik pada awal memasuki kelas XII. Dalam mengadakan bimbingan kelompok, konselor menggunakan kesempatan pada waktu luang atau saat terdapat suatu kelas yang sedang tidak dalam proses pembelajaran untuk melakukan bimbingan kelompok di dalam kelas. Sementara untuk bimbingan pribadi, konselor memanggil satu persatu peserta didik. Namun, tidak semua harus di panggil, melainkan banyak dari para peserta didik secara suka rela datang menemui konselor dengan sendirinya untuk melakukan bimbingan