Universitas Muslim Maros e-Journals
Not a member yet
    1105 research outputs found

    Pengaruh Jenis Wadah Tanam dan Pemberian ZPT Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman Anggrek Dendrobium Snow Boy.

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui wadah yang baik terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman anggrek,untuk mengetahui pemberian ZPT yang baik terhadap petumbuhan dan perkembangan tanaman anggrek,untuk mengetahui interaksi anatara penggunaan wadah tanam dan pemberian ZPT terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman anggrek. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Biringere Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai. Terhitung mulai bulan Maret sampai dengan bulan Mei Tahun 2021. Penelitian ini dilaksakan dengan Rancangan Faktorial 2 faktor dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari empat taraf perlakuan, dan diulang sebanyak 3 kali. Yang terdiri dari dua faktor yaitu : Faktor pertama adalah wadah tanam yang terdiri dari dua taraf perlakuan yaitu : W1 : Pot Plastik W2 : Pot Tanah Liat Faktor kedua adalah ZPT yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu : Z0 : Kontrol Z1 : ZPT namira 2 ml/Liter Air Z2 : ZPT namira 6 ml/Liter Air Z3 : ZPT namira 10 This study was carried out with a 2-factor Factorial Design with the Group Random Design (RAK) method, which consisted of four levels of treatment, and was repeated 3 times. Which consists of two factors, namely: The first factor is a planting container consisting of two levels of treatment, namely: W1 : Plastic Pot W2 : Clay Pot The second factor is ZPT which consists of 3 treatments, namely: Z0 : Control Z1 : ZPT namira 2 ml / Liter Water Z2 : ZPT namira 6 ml / Liter Water Z3 : ZPT namira 10. Penggunaan wadah berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman anggrek Dendrobium snow boy. Pada pertumbuhan pengaruh terbaik terdapat pada wadah pot plastik sedangkan pada perkembangan pengaruh terbaik terdapat pada pot tanah liat (W2) pada jumlah daun, jumlah tunas, jumlah kuntum dan panjang malai masing-masing memberikan pengaruh sangat nyata. Interaksi ZPT dan wadah berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman anggrek Dendrobium snow boy pengaruh terbaik antara interaksi ZPT 2 ml (Z1) dan wadah pot plastik (W1) pada perlakuan jumlah daun dan jumlah tunas memberikan pengaruh sangat nyata. Sedangkan pengaruh terbaik antara interaksi ZPT 2 ml (Z1) dan wadah pot tanah liat (W2) pada perlakuan jumlah bunga (kuntum) dan panjang malai memberikan pengaruh sangat nyata

    Validity and Reliability Tests of a Love Language Questionnaire in Indonesian

    Full text link
    The research focuses on the validity and reliability of a love language questionnaire tailored to the Indonesian context, where cultural nuances play a significant role in interpersonal relationships. The sampling technique in this study used a non-probability sampling method to determine the sample tested, where the population was married individuals in the Bone district. Therefore, the technique chosen was the purposive sampling method. Hence, this research consisted of 30 married individuals from the Bone district. A triangulation approach was applied to develop the questionnaire, combining linguistic analysis, psychological insight, and statistical rigor. This method ensured that the questionnaire captured the nuances of love languages in the Indonesian context. The Love Language Questionnaire was grouped into five indicators: acts of service, receiving gifts, quality time, words of affirmation, and physical touch. Each indicator consists of four positive and four negative statements. The type of analysis employed was inferential analysis. The analysis results revealed that 30 items scored above the Pearson correlation coefficient of 0.361, indicating the validity of the items. In addition, Cronbach\u27s alpha coefficients for all indicators exceeded 0.70, indicating reliability. The results indicate that the questionnaire is a valid and reliable instrument for research in psycholinguistics. The limitation wall that hindered the results was the lack of a proper understanding of the sociolinguistic nature of the research population

    Analisis Kemajuan Kemampuan Dasar dalam Pembelajaran Aljabar Linear Lanjut Bagi Mahasiswa Perguruan Tinggi

    Full text link
    Mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kemampuan dasar suatu konsep menjadi tujuan pembelajaran di perguruan tinggi. Kemampuan dasar mahasiswa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan lanjutannya. Oleh karena itu, kemajuan kemampuan dasar dianggap sebagai variabel penting dalam proses pembelajaran. Pentingnya kemampuan dasar ini, mengarahkan kita untuk mencari tahu apakah kegiatan perkuliahan yang diberikan kepada mahasiswa mengarahkan mereka untuk mengembangkan dengan baik kemampuan dasar tersebut? Di dalam penelitian ini, dianalisis kemampuan dasar suatu konsep khususnya konsep Aljabar Linear Lanjut, dan instruksi yang mendukung pembelajaran kemajuan kemampuan dasar Aljabar Linear Lanjut. Jenis penelitian ini menggunakan metode mixed method dengan subjek penelitian yaitu 3 orang mahasiswa semester 5 pada program studi pendidikan matematika. Analisis kuantitatif menggunakan N-Gain untuk mengukur kemajuan kemampuan dasar subjek, serta analisis kualitatif terhadap hasil tugas dan proyek pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat kemajuan kemampuan dasar Aljabar Linear Lanjut, terdapat 67 % mahasiswa yang sudah mencapai Level 3, yaitu tingkat analisis mendalam. Mahasiswa mampu menganalisis bagaimana bentuk vektor yang memenuhi aksioma sehingga termasuk dalam ruang vektor umum, bagaimana subruang-subruang vektor, memahami mengapa dimensi memiliki sifat-sifat tertentu, dan bagaimana vektor yang bergantung linear dapat menjadi vektor yang bebas linear

    The Cold War in Historical and Literary Context: A Sociological Analysis of Socio-Political Conflicts in Patrick Worrall\u27s The Partisan

    Full text link
    This research examines the Cold War\u27s socio-political conflicts and global impacts as depicted in The Partisan, a historical espionage novel by Patrick Worrall. Using Laurenson and Swingewood\u27s theory of literary sociology, the study explores the novel\u27s portrayal of ideological and military tensions between the United States and the Soviet Union, focusing on the broader implications of these conflicts on modern political, social, and technological systems. Through close textual analysis, the research identifies themes of hegemony, ideological rivalry, and power struggles in the novel, reflecting the Cold War\u27s influence on bloc countries. The study also highlights significant socio-political conflicts, including the arms race, the Berlin Wall crisis, and Baltic resistance, which illustrate the pervasive influence of Cold War ideologies on geopolitical landscapes. The findings underscore the Cold War\u27s role in shaping contemporary societal structures, urban planning, technological advancements, and economic policies. By contextualizing The Partisan within historical events, this research contributes to understanding how literature reflects and critiques the long-term effects of Cold War tensions on global civilization, ultimately revealing the inseparability of historical conflicts from present-day socio-political realities

    Student Engagement Dynamics in Hybrid English Speaking Classes: A Study on Synchronous and Asynchronous Learning in Indonesia

    Full text link
    The study investigates student engagement in hybrid English-speaking classes at an Indonesian university, emphasizing synchronous and asynchronous learning. Hybrid learning combines live (synchronous) and flexible (asynchronous) methods to enhance student engagement in cognitive, behavioral, and emotional dimensions. Conducted as a qualitative study, this research involved 20 second-semester students from the Faculty of Language and Literature at Universitas Negeri Makassar. Data were collected through semi-structured interviews to explore students’ engagement in hybrid English-speaking classes across synchronous and asynchronous learning. The findings reveal that hybrid learning fosters high levels of cognitive engagement by promoting active participation, critical thinking, and access to resources supported by responsive lecturers. Behavioral engagement is similarly enhanced through interactive digital tools and inclusive class discussions, encouraging frequent practice and skill reinforcement. Emotional engagement, however, varies, as some students benefit from the flexibility of online learning, while others face challenges due to reduced face-to-face interaction with lecturers. Key challenges identified include maintaining consistent motivation in virtual environments, managing distractions in home settings, and addressing feelings of being overlooked due to limited real-time lecturer attention. Additionally, technology dependency and variable comfort levels with hybrid learning pose challenges for engagement. The study concludes that effective hybrid learning designs that address cognitive, behavioral, and emotional engagement can significantly enhance student involvement and learning outcomes. These insights contribute to a better understanding of engagement dynamics in hybrid English-speaking courses, offering practical implications for designing more effective learning experiences. However, the study\u27s focus on a specific group of English-speaking students at one institution limits how broadly the findings can be applied. To better understand the strengths and challenges of hybrid learning, future studies should consider a more diverse sample, mix qualitative and quantitative data, and look at how instructor involvement impacts engagement across different learning environments

    The Correlation between Pre-service EFL Teachers’ Extroversion and English Speaking Skills

    Full text link
    This study examines the relationship between extroversion and speaking proficiency among 27 pre-service English teachers at Universitas Muhammadiyah Sorong. Using a correlational research design, data were collected through the Revised-Short Form Eysenck Personality Questionnaire (EPQR-S) and a speaking skills test using a rubric by O\u27Malley (1996). The data were analysed using SPSS version 27 and Pearson product-moment correlation techniques. The results reveal an insignificant negative correlation (r = -0.108, p > 0.05) between extroversion and speaking skills, indicating no substantial link between these variables. Most students displayed moderate extroversion, but their speaking scores predominantly fell into the "enough" and "poor" categories. Highly extroverted students could have consistently achieved better speaking proficiency. Personalized teaching strategies are recommended to address students\u27 diverse needs. Extroverted learners benefit from group discussions and collaborative projects, while introverted students perform better in quieter settings, such as one-on-one discussions or recorded tasks. These tailored approaches can enhance confidence and improve speaking skills across personality types. Further research is needed to explore other factors influencing pre-service teachers’ speaking skills

    Alih Kode Dan Campur Kode dalam Novel “Ayah” Karya Andrea Hirata

    Full text link
    Analisis tentang alih kode dan campur kode dalam novel Ayah karya Andrea Hirata merupakan kajian linguistik yang berfokus pada penggunaan alih kode dan campur kode pada novel ini. Rumusan masalah dalam analisis ini adalah bagaimana bentuk dan faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode dalam novel Ayah karya Andrea Hirata. Melalui metode analisis teks dan pendekatan sosiolinguistik, artikel ini menjelaskan bagaimana karakter-karakter dalam novel tersebut beralih antara bahasa Indonesia formal dan bahasa daerah serta bagaimana mereka mencampurkan berbagai varietas bahasa dalam komunikasi sehari-hari mereka. Analisis ini mengidentifikasi momen-momen penting dalam cerita di mana alih kode dan campur kode terjadi, dan bagaimana hal ini dapat menggambarkan konflik, perubahan karakter, atau bahkan memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika sosial dalam novel. Artikel ini mengilustrasikan bahwa alih kode dan campur kode dalam bahasa mencerminkan realitas sosial dan budaya di Indonesia, menggambarkan dinamika masyarakat yang beragam. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang fenomena alih kode dan campur kode dalam novel ini, kita dapat menghargai kedalaman karakter dan lapisan makna dalam karya Andrea Hirata

    Plang Pada Destinasi Wisata Di Kabupaten Maros: Kajian Stilistika

    Full text link
    Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan gaya bahasa pada plang destinasi wisata di Kabupaten Maros. Data penelitian ini diperoleh dari tiap lokasi destinasi wisata yang ada di Kabupaten Maros dengan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi berupa gambar. Teknik analisis data yang digunakan penelitian ini terdiri atas, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Diperoleh sejumlah 25 data plang destinasi wisata yang berbeda-beda. Selanjutnya, data terbagi menjadi empat bentuk gaya bahasa yaitu, gaya bahasa perbandingan, gaya bahasa pertautan, gaya bahasa pertentangan dan gaya bahasa perulangan. Dari empat bentuk gaya bahasa diperoleh beberapa majas, yaitu majas personifikasi, majas hiperbola, majas sinisme, majas anafora, majas depersonifikasi, majas repetisi, majas satire, majas elipsis, majas aliterasi, dan majas asonansi.Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan gaya bahasa pada plang destinasi wisata di Kabupaten Maros. Data penelitian ini diperoleh dari tiap lokasi destinasi wisata yang ada di Kabupaten Maros dengan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi berupa gambar. Teknik analisis data yang digunakan penelitian ini terdiri atas, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Diperoleh sejumlah 25 data plang destinasi wisata yang berbeda-beda. Selanjutnya, data terbagi menjadi empat bentuk gaya bahasa yaitu, gaya bahasa perbandingan, gaya bahasa pertautan, gaya bahasa pertentangan dan gaya bahasa perulangan. Dari empat bentuk gaya bahasa diperoleh beberapa majas, yaitu majas personifikasi, majas hiperbola, majas sinisme, majas anafora, majas depersonifikasi, majas repetisi, majas satire, majas elipsis, majas aliterasi, dan majas asonansi

    Implementasi Tindak Tutur Direktif Memerintah dalam Bahasa Bugis Pada Keluarga Penutur Bugis Di Kota Makassar

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk implementasi tindak tutur direktif, khususnya bentuk perintah dalam bahasa Bugis dan beberapa faktor yang mempengaruhi penggunaan tindak tutur tersebut. Adapun data dalam penelitian ini berasal dari percakapan sehari-hari sebuah keluarga penutur Bahasa Bugis yang diambil dengan mencatat percakapan yang terjadi. Hasil dari penelitian menunjukkan tindak tutur direktif memerintah dalam bahasa Bugis yang digunakan keluarga dilakukan dengan dua cara, yakni langsung dan tidak langsung. Adapun penggunaan tindak tutur tidak langsung memerintah dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah usia, situasi dan status sosial. Dalam penggunaan tindak tutur direktif memerintah, tuturan ditandai dengan perangkat linguistik dan pragmatik

    Kemahiran Menulis Cerpen Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Bintan Timur Tahun Pelajaran 2023/2024

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemahiran siswa dalam menulis teks cerpen. Jenis penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bintan Timur Tahun Pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 350 dengan total sampel 78 orang siswa dari 10 kelas. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik tes tertulis, yaitu tes yang meminta siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bintan Timur Tahun Pelajaran 2023/2024 menulis teks cerpen. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai kemahiran menulis cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bintan Timur Tahun Pelajaran 2023/2024, yaitu masuk ke dalam kelompok penilaian Baik dengan kualifikasi "B", karena berada pada tingkat penguasaan rentang nilai 70-85 paling banyak, yaitu 39 siswa, dengan kategori “A” kualifikasi “Sangat Baik” dengan rentang nilai 86-100 berjumlah 18 siswa, kategori “B” kualifikasi “Baik” dengan rentang nilai 70-85 berjumlah 39 siswa, kategori “C” kualifikasi “Cukup” dengan rentang nilai 55-69 berjumlah 16 siswa dan kategori “D” kualifikasi “Sangat Tidak Baik” dengan rentang nilai < 55 berjumlah 5 siswa. Berdasarkan hasil penelitian Kemahiran Menulis Cerpen Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Bintan Timur Tahun Pelajaran 2023/2024, meraih nilai rata-rata 75,58% berada pada  kualifikasi “Baik”

    989

    full texts

    1,105

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muslim Maros e-Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇