Universitas Muslim Maros e-Journals
Not a member yet
    1105 research outputs found

    Momago: Ritual Pengobatan Tradisonal Tau Ta’a Wana Di Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara Sulawesi Tengah

    Get PDF
    When humans experience various difficulties in life, including illness, then they will try to find a cure for the disease, through medical treatment, then traditional treatment after being unsuccessful with medical treatment. But there are also those who directly use traditional medicine in accordance with local beliefs. This article explores beliefs and cultural practices of tau taa wana in the treatment of diseases through momago, a traditional ritual healing practiced in Uempanapa Village. This study was conducted in Uempanapa Village, Bungku Utara Subdistrict, North Morowali District, considering that tau ta\u27a wana (ta\u27a wana people) in this village still practices momago (a healing ritual) which is commonly held once a year. Using qualitative approach, data was collected using in-depth interview and observation techniques. Eleven participants involved in this study, they are varied on the basis of sex (eight men, and three women), age (between 42 and 72 years), and position [three shamans (dukun), a drum beat (to paganda), a gong drummer (to myingko gong), a dancer (to motaro), patient (to ongoyo), and three patients’ family (to mongoyo). Momago is a traditional healing ritual using supernatural power mediated by shamans (walia). This healing ritual is based on a belief in supernatural beings that are considered to play role in causing various diseases. Momago is practiced by tau taa wana and this is not only practiced when there are calls from residents to treat their sick relatives, but they are also often performed at large events such as the reception of important guests, cultural arts festivals, and so forth. They believe that patients will recover after ancestral spirits entering one’s body. In this healing ritual, tau taa wana is carried out by utilizing supernatural power, through which walia repeatedly calls the spirit. This healing ritual is usually carried out at night and takes up to three weeks, depending on the type of disease and the number of patients. The types of diseases that are cured through momago include witchcraft (fofongontau/doti), trance (pasuak), rebuke (katrapes), crazy (fando) and drowning (mlondong), kinds of illnesses which believed to be personalistic diseases. It is also believed that the success of a ritual is marked by the number of momago participants who have possessed spirits, the more they are, the more successful the treatment has been. Although not all diseases can be cured through momago, and not all sick people treated through momago can recover from their illness, momago is still practiced because it has become a hereditary tradition from their ancestors and/or because of the requests from patients’ family

    Di Balik Hijab: Interaksi Antara Ikhwan dan Akhwat Anggota Wahdah Islamiyah

    Get PDF
    While most of the existing literatures deal with hijab in the context of clothing, this article focuses on hijab as the bulkhead between men and women. I examine how hijab is understood, is indoctrinised, and is applied in activities conducted by Wahdah Islamiyah. This qualitative research was conducted in Makassar as the center of Wahdah Islamiyah Organisation in Indonesia. It involved 12 informants, consisting of evelen akhwat and an ikhwan. Their age ranging between 22 and 50 years, and from various statuses, from research and development coordinator, active cadres, to ex-staff official at Wahdah Islamiyah. Data was collected using in-depth interview and observation.  The study indicates hijab in the context of Wahdah Islamiyah is divided into three, clothing hijab, heart hijab, and barrier hijab. Even though these three tpoes of hijab is associated with the interaction manner between ikhwan and akhwat, each has its own uniqueness. While clothing hijab is related to body cover from head to toe; heart hijab is associated with how hijab is applied in everyday life; barrier hijab is related to the barrier between ikhwan and akhwat in their social interaction. In Wahdah Islamiyah, hijab has been introduced from the beginning dam is internalized in tarbiyah, from the basic to the advance level, from the introduction, understanding, the application of hijab. In teraction between ikhwan and akhwat is always insulated by hijab. There are a number of strategy to limit the interaction behind the hijab, and they are using email, connection letter, social media (such as Whatsapp), text messages, etc. A number of activities that involved ikhwan and akhwat have to employ barrier hijab such as musyawarah, study, tarbiyah and tahsin, walimah, and they are using barrier hijab in such social interaction. It is argued in this article that hijab pembatas plays a significant role in Wahdah Islamiyah activities that involve ikhwan and akhwat

    PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L) TERHADAP POC (PUPUK ORGANIK CAIR): Growth and Production of Tomato ( Solanum lycopersicum L ) on Liquid Organic Fertilizer

    Get PDF
    Tomat (Solanum lycopersicum L) merupakan sayuran populer di Indonesia yang permintaan tiap tahunnya akan meningkat mengimbangi kebutuhan masyarakat.  Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh POC terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat serta konsentrasi POC yang memberikan pengaruh terbaik dan hasil tertinggi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Dilaksanakan di Dusun Matanre ,Desa Cenrana Baru, Kecamatan. Cenrana, Kabupaten Maros mulai bulan Maret 2015 sampai Juni 2015. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Rancangan Acak Kelompok dengan empat perlakuan yakni : V0 = Tanpa aplikasi pupuk organik cair (Kontrol), V1 = 20 ml.tanaman-1, V2 = 40 ml .tanaman-1,  dan V3 = 60 ml .tanaman-1, masing-masing perlakuan diulang sebanyak empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair dari urin sapi berpengaruh pada pertumbuhan dan produksi tanaman tomat dimana konsentrasi  POC yang  memberikan  hasil  terbaik  dan  hasil tertinggi  adalah  60 ml.tanaman-1. Kata kunci: Tomat, Konsentrasi pupuk organik cair, Urin sap

    KETAHANAN BEBERAPA JAGUNG GALUR PERSILANGAN PLASMA NUTFAH TERHADAP PENYAKIT BERCAK DAUN: Resistancy of Several Maize Germplasm Crossed Lines to Leaf Blight Disease (Bipolaris maydis)

    Get PDF
    Plasma nutfah mengandung berbagai gen penting dengan karakter yang spesifik seperti tingkat ketahanan terhadap cekaman abiotis dan biotis. Karakter tersebut sangat dibutuhkan dalam pembentukan galur-galur elit sebagai materi dalam perakitan suatu varietas jagung unggul yang tahan terhadap penyakit utama jagung. Salah satu penyakit utama tanaman jagung adalah penyakit bercak daun yang disebabkan oleh cendawan dari jenis spesis Bipolaris maydis. Kehilangan hasil akibat serangan penyakit ini mencapai 50% terutama jika terinfeksi sebelum bunga betina keluar. Secara umum teknik pengendalian penyakit, termasuk bercak daun jagung yang mudah dan praktis diakukan oleh petani, serta aman terhadap lingkungan adalah penggunaan varietas tahan. Namun varietas jagung tahan terhadap penyakit bercak daun masih sangat terbatas. Oleh karena itu upaya mengevaluasi beberapa jagung galur persilangan plasma nutfah yang kemungkinan mempunyai gen dengan karakter spesifik tahan terhadap penyakit bercak daun terus dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter spesifik beberapa jagung galur persilangan plasma nutfah terutama tingkat ketahanannya terhadap penyakit bercak daun. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Mei hingga September 2014. Sebanyak 50 entri jagung galur persilangan plasma nutfah yang dievaluasi, dengan varietas Anoman sebagai cek rentan, dan varietas Bima-10 cek tahan. Jenis dan takaran pupuk yang digunakan adalah urea 200 kg/ha, ponskha 300 kg/ha. Parameter yang diamati adalah intensitas serangan penyakit bercak daun pada umur 40 HST dengan nilai  skoring 1-5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuh entri jagung galur persilangan plasma nutfah yang toleran terhadap penyakit bercak daun yaitu CML-440/MR-4-25-11-1; CML-440/MR-4-25-36-1; CML-440/MR-4-25-49-1; CML-440/MR-4-25-78-1; CML-440/MR-4-25-81-1; CML-440/MR-4-11-16-1; dan CML-440/MR-4-9-23-1. Jagung galur persilangan plasma nutfah ini perlu ditindaklanjuti dengan pendekatan marka molekuler untuk mengetahui jarak genetiknya, sehingga dapat dijadikan sebagai materi dasar sumber gen tahan dalam perakitan jagung varietas unggul baru yang mempunyai sifat spesifik tahan terhadap penyakit bercak daun.   Kata kunci: Plasma nutfah, bercak daun, ketahanan

    DAYA KECAMBAH BENIH BEBERAPA VARIETAS JAGUNG PADA BERBAGAI TINGKAT RADIASI SINAR GAMMA DAN TINGKAT SALINITAS: Seed Germination of Some Maize Varieties at Different Levels of Gamma Ray Radiation and Salinity

    Get PDF
    Tanaman jagung merupakan tanaman sumber karbohidrat yang cukup penting di Indonesia.  Tanaman ini, selain berperan dalam industry pangan, juga sangat penting dalam industri pakan ternak. Rendahnya produksi jagung disebabkan 70% tanaman jagung dikembangkan pada lahan dengan cekaman lingkungan, salah satunya adalah cekaman salinitas. Salinitas tanah merupakan faktor pembatas yang penting bagi produktivitas tanaman, yang mempengaruhi sekitar 90 juta hektar tanah di dunia. Penelitian dilaksanakan di laboratorium yang bertujuan untuk mengetahui daya kecambah benih dari beberapa varietas jagung pada berbagai tingkat radiasi sinar gamma dan tingkat salinitas. Uji dilakukan dengan dua cara yaitu uji di atas kertas digulung didirikan di dalam plastik dan uji di atas kertas di dalam cawan petri.. Benih yang diradiasi untuk tiap dosis perlakuan sebanyak 100 gram. Dosis radiasi diberikan dua hari sebelum perkecambahan. (gy = Gamma Ray= Gray).  Faktor pertama adalah kultivar  yang terdiri atas 5 macam kultivar jagung yaitu Sukmaraga, Lamuru, Arjuna, Bisma dan Srikandi Kuning. Faktor kedua adalah dosis irradiasi sinar gamma yang terdiri atas 4 dosis yaitu 0, 100, 500, dan 1000 Gy. Faktor ketiga adalah konsentrasi NaCl yang terdiri atas 4 konsentrasi yaitu 0, 70, 140, dan 210 mM. Berdasarkan jumlah yang dicobakan maka diperoleh 80 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi terdiri dari tiga ulangan, setiap ulangan terdiri dari tiga unit tanaman sehingga terdapat 240 unit percobaan Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadap persentase daya kecambah,  Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa karakter dosis radiasi sinar gamma berpengaruh nyata terhadap terhadap persentase daya kecambah.  Demikian pula dengan  perlakuan konsentrasi NaCl, Kata Kunci: benih jagung, varietas,  Radiasi dan salinita

    PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI DUA VARIETAS BAWANG MERAH ASAL BIJI (TRUE SHALLOTS SEED) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR: Growth and Yield of Two Varieties of Shallots Originated from True Shallots Seed In Various Concentration of Liquid Organic Fertilizer

    Get PDF
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pertumbuhan dan paroduksi dua varietas bawang merah asal biji (true shallots seed) pada berbagai konsentrasi pupuk organik cair. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Jurusan Budidaya Pertanian dan di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, yang berlangsung dari Agustus 2015 sampai Januari 2016. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial dua faktor yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok. Faktor pertama adalah varietas dengan 2 jenis yaitu varietas Bima Brebes dan varietas Manjung. Faktor kedua adalah konsentrasi pupuk organik cair dengan 4 taraf yaitu tanpa pemberian POC 0 mL L-1 air, POC 2 mL L-1 air,           POC 4 mL L-1 air, dan POC 6 mL L-1 air. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat interaksi antara perlakuan varietas dengan pemberian konsentrasi POC terhadap jumlah daun bawang merah dimana perlakuan varietas Bima Brebes dengan pemberian POC pada konsentrasi 6 mL L-1 air memiliki daun terbanyak yaitu 8,57 helai. Perlakuan varietas dan perlakuan pemberian konsentrasi POC tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat brangkasan basah, berat brangkasan kering, berat umbi tanpa brangkasan, diameter umbi per rumpun dan jumlah umbi per rumpun. Kata kunci: Bawang Merah asal biji (true shallots seed), Pupuk organik cair, Varieta

    PENERAPAN PAKET INOVASI TEKNOLOGI KAKAO PADA PENGEMBANGAN MODEL BIOINDUSTRI KAKAO DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR, SULAWESI BARAT: PENERAPAN PAKET INOVASI TEKNOLOGI KAKAO PADA PENGEMBANGAN MODEL BIOINDUSTRI KAKAO DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR, SULAWESI BARAT

    No full text
    Konsep pertanian bioindustri tanpa limbah sebagai salah satu strategi untuk peningkatan nilai tambah dan daya saing serta kesejahteraan petani. Konsep ini, menuntut setiap lini produk mempunyai nilai jual, sehingga penggunan sumber daya menjadi efisien dan dapat menekan biaya produksi. Inovasi teknologi yang diterapkan dalam Kegiatan Pengembangan Model Bioindustri kakao adalah integrasi Kakao dengan ternak kambing. Teknologi tersebut sangat berpotensi untuk memberikan dampak peningkatan produksi dan pendapatan petani yang tinggi. Tujuan kegiatan yaitu meningkatkan penerapan  teknologi budidaya kakao dan pascapanen, pengolahan limbah kakao (kulit buah, plasenta) dan pemanfaatannya yang ramah lingkungan oleh patani. Kegiatan Model pertanian bioindustri kakao di Polewali Mandar dilaksanakan pada tahun 2015 dengan melibatkan kelompok tani kakao dan ternak di Desa Tapango Barat, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Hasil dari kegiatan yaitu : 1) Telah diperoleh 2 (dua) kelompok tani yang dapat menerapkan model pengembangan budidaya kakao yang terintegrasi dengan ternak kambing yang merupakan suatu model pengembangan kakao ramah lingkungan,  2) Meningkatnya  keterampilan SDM petani  binaan dalam mengelola sistem usahatani intergrasi tanaman kakao - ternak kambing  berbasis bio industri melalui kegiatan pendampingan, penyuluhan dan pelatihan, 3) Pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten maupun desa mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Pengembangan Model Bioindustri Kakao di Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, hasil kegiatan model integrasi kakao dengan ternak kambing akan menjadi model pengembangan  kakao ramah lingkungan Khususnya di Kabupaten Polman, Sulawesi Barat. Kata Kunci : Model Bioindustri, Inovasi Teknologi, pendapatan. &nbsp

    English Reading Literacies to Improve Values Among Teenagers: (Study Case Taken in North Jakarta)

    Get PDF
    People with high levels of literacy usually have low crime rates and high intelligence. It is expected that the school community itself will happen in the school environment like teachers and students. The purpose of this research is to collect information on the learning styles and preferences of young junior high school students who are curious and critical. It is very useful to cultivate interest in reading English literature books in order to increase the cultural and social value of students who intend to apply for school literacy campaigns. The reading literacy development model used is the Plomp model: preliminary research, prototyping and evaluation. Science books such as textbooks recommended by the Cambridge Courses may have a major and popular impact because they can increase their value in various courses that use English. Educators are expected to use related books in their learning and lead the school\u27s reading and writing movement. The result of validation of teaching materials indicates that reading literacy material with the use of English-language publications is important and can be tested. &nbsp

    Penggunaan Media Video Youtube “Demi Raga yang Lain” dalam Meningkatkan Hasil Pembelajaran Daring Puisi Siswa Kelas X SMA Insan Cendekia Syech Yusuf Kabupaten Gowa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran puisi secara daring menggunakan media audiovisual berupa video Youtube berjudul “Demi Raga yang Lain” diposting oleh Viqi Tika Chanel. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pemaparan data deskriptif kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari lembar observasi dari setiap pelaksanaan tindakan (proses pembelajaran), dan data kuantitatif diperoleh dari tes akhir setiap siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang terdiri dari dua kelas berjumlah 43 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentasi keberhasilan siswa mencapai KKM pada siklus I hanya 41,8% dan meningkat menjadi 84%  pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pembelajaran puisi pada siswa kelas X di SMA Insan Cendekia Syech Yusuf  Kabupaten Gowa menggunakan media video Youtube “Demi Raga yang Lain” dapat meningkatkan kemampuan siswa, dari proses maupun hasil belajarnya

    Bentuk Kesantunan Berbahasa pada Tindak Tutur Anak di Kalibone Kelurahan Bonto Langkasa Kecamatan Minasate’ne Kabupaten Pangkep

    Get PDF
    Penelitian ini berfokus pada bentuk kesantunan berbahasa anak saat mereka betutur kata. Adapun permasalahan yang di kaji (1) bagaimana bentuk tindak tutur anak dikalibone kabupaten pangkep (2) bagaimana bentuk kesantunan berbahasa anak di kalibone kab pangkep. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data tindak maka ditemukan, 3 (tiga) bentuk tindak tutur yaitu, (1) tindak tutur representatif sebanyak tiga data, (2) tindak tutur direktif sebanyak enam data, dan (3) tindak tutur ekspresif ditemukan lima data. Hasil analisis data kesantunan berbahasa 3 (tiga) bentuk kesantunan yaitu, (1) maksim kebijaksanaan tujuh data, (2) maksim kerendahan hati sebanyak empat data, dan (4) maksim kecocokan sebanyak 3 data. Dari hasil penelitian ini terdapat data bentuk kesantunan dan bentuk tindak tutur pada saat anak melakukan peristiwa tutur

    989

    full texts

    1,105

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muslim Maros e-Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇