Universitas Muslim Maros e-Journals
Not a member yet
1105 research outputs found
Sort by
THE ANALYSIS OF STUDENTS’ LEARNING STYLE
The aim of this research is to find out the types of learning style which students have. The population in this study was the students of English Department in academic year 2017 which amounted to 24 students. The research was conducted at Muslim University of Maros (UMMA), South Sulawesi. This research was a qualitative descriptive research. In collecting the data, the researcher used questionnaires and documents. The questionnaires in this research were used to determine what learning styles were dominated by students in the learning process. The results of the learning style analysis of the students showed that there are 12 (50%) students were categorized as visual learners, 8 (33%) students were categorized as auditory learner, and 4 (16%) students were categorized as visual-auditory learners
KAJIAN JENIS FUNGISIDA SISTEMIK TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT BULAI (Peronosclerospora maydis) PADA JAGUNG: Study of Systemic Fungicide Types on the Development of Downy Mildew (Peronosclerospora maydis) in Corn
Penyakit bulai yang disebabkan jamur Peronosclerospora maydis merupakan penyebab kerugian paling besar dalam budidaya jagung. Akibat serangan penyakit bulai ini, tanaman tidak dapat tumbuh normal dan berproduksi secara maksimal. Pengujian fungisida Ethaboxam sebagai perlakuan benih untuk mengendalikan penyakit bulai pada tanaman jagung jenis hibrida, dilaksanakan di Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri mulai bulan Agustus sampai dengan Desember 2013, bertujuan untuk mengetahui efektivitas fungisida Ethaboxam terhadap penyakit bulai pada jagung hibrida. Perlakuan terdiri dari 12 (duabelas) dosis dari 4 bahan aktif jenis fungisida tunggal maupun majemuk, sebagai berikut: berbahan aktif Ethaboxam (75; 100; 150; 200; 250 ml/100 kg benih), Ethaboxam + Mefenoxam (100+87,5 ml/100 kg benih), Ethaboxam + Mefenoxam (150+87,5 ml/100 kg benih), Mefenoxam 87,5 ml/100 kg benih, Dimethomorph 200 ml/100 kg benih, Fenamidone 300 ml/100 kg benih, cek positif dan kontrol (tanpa perlakuan), disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) dan diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan fungisida tunggal Ethaboxam 150 ml/100 kg benih dan fungisida majemuk berbahan aktif Ethaboxam + Mefenoxam 150 + 87,5 ml/100 kg benih dapat mengurangi munculnya penyakit bulai, dengan luas serangan masing-masing sebesar 0,89% dan 1,84% lebih rendah dari perlakuan lainnya. Kedua perlakuan ini menghasilkan bobot basah jagung 37,00 kg/petak dan 41,33 kg/petak .
Kata Kunci: Jagung (Zea mays L), fungisida, penyakit bulai (Peronosclerospora maydis)
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK PETERS SPECIAL TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK Dendrobium HIBRIDA: The Effect of Fertilizer Peters Special to the Growth of Dendrobium Orchid Hybrid
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk Peters special untuk pertumbuhan anggrek Dendrobium hibrida. Penelitian ini menggunakan rancangan acak (RAK) dengan unsur tunggal, yaitu konsentrasi pupuk Peters special. Ada empat perlakuan dengan masing-masing perlakuan terdiri dari empat ulangan dan masing-masing ulangan berisi tiga pot tanaman sehingga jumlah yang diperlukan 48 pot tanaman . Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) pemberian pupuk Peters special memberikan pengaruh yang baik pada waktu munculnya anakan , jumlah anakan , tinggi tanaman anakan , jumlah daun anakan dan panjang daun anakan; 2) konsentrasi pupuk special peters 1 g/l air memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan tanaman anggrek .
Kata Kunci : Pupuk Peters special, Anggrek Dendrobium Hybrida, Pertumbuhan
 
POTENSI CENDAWAN ENDOFIT ASAL PADI AROMATIK LOKAL ENREKANG SEBAGAI PELARUT FOSFAT: Potential of Endophytic Fungus Originated from Local Aromatic Rice of Enrekang as Phosphate Solvents
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat cendawan endofit pada beberapa jenis padi aromatik lokal Enrekang yang memiliki kemampuan melarutkan fosfat. Isolasi cendawan dilakukan pada bagian akar, batang dan daun padi aromatik. Isolat cendawan endofit yang murni ditumbuhkan pada media Pikovskaya cair dan diukur absorbansinya untuk menentukan kemampuan setiap isolat cendawan endofit dalam melarutkan fosfat, kemudian isolat diseleksi pada benih padi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 12 isolat cendawan endofit yang berhasil diisolasi dan dimurnikan dari bagian akar, batang dan daun tanaman padi. Kedua belas isolat cendawan endofit memiliki kemampuan melarutkan fosfat yang bervariasi, antara 8.92 - 10.86 mgl-1. Isolat cendawan endofit yang memiliki kemampuan melarutkan fosfat tertinggi adalah isolat cendawan endofit yang diisolasi dari batang Pare Lambau.
Kata Kunci : cendawan endofit, pelarut fosfat, padi aromatik loka
Pengaruh Pemberian Beberapa Jenis Agensi Hayati terhadap Produksi dan Produktivitas Tanaman Jagung Yang Berasal dari Benih Lewat Masa Simpan: Pengaruh Pemberian Beberapa Jenis Agensi Hayati terhadap Produksi dan Produktivitas Tanaman Jagung Yang Berasal dari Benih Lewat Masa Simpan
Tanaman jagung merupakan salah satu jenis tanaman pangan biji-bijian dari keluarga rumput-rumputan. Jagung selain untuk keperluan pangan, juga digunakan untuk bahan baku industri pakan ternak, maupun ekspor. Ketersediaan benih salah satu kunci keberhasilan usaha di bidang pertanian mengingat benih merupakan awal dari proses produksi. Banyak Benih yang telah memgalami kemunduran, karena lamanya masa simpan. Kerugian akibat kemunduran benih karena masa simpan dapat diminimalisir dengan pemberian perlakuan terhadap benih. Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disusun rumusan masalah sebagai berikut: Perlakuan yang ideal utuk memperoleh produktivitas yang tinggi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk: Mengetahui jenis agensi hayati yang ideal digunakan untuk memperoleh produksi tinggi. Penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai kegunaan dan kelebihan dari penggunaan agensi hayati serta menemukan jenis agensi hayati yang mana yang ideal untuk pertumbuhan dan produksi jagung hibrida. Penelitian pertanaman dilaksanakan di lahan milik petani yang terletak di kecamatan Turikale Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan pada bulan Februari 2019 sampai April 2019. Materi yang digunakan adalah benih varietas Bima 20 (Lewat Masa Simpan). Percobaanpertanaman di lapangan dilakukan dengan pemberian perlakuan penyemprotan larutan POC (A), larutan PGPR (B), larutan Phaeni Bacillus (C) dan air (control) (D). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan Uji BNT (Beda Nyata Terkecil) ?= 0.05 dan ?= 0.01 dengan 4 ulangan. Hasil terbaik untuk pengamatan Produksi dan Produktivitas Tanaman Jagung, Rata-rata Diameter Tongkol (cm), Berat Pipil Tongkol (Gram), adalah tanaman yang diberikan PGPR dengan rataan berturut-turut 158.75b cm, 2600d gram, 11.44 ton ha-1, 5.12bc cm, 2400cd gram. Sedangkan untuk parameter Panjang Tongkol (cm) rataan tertinggi ditunjukkan oleh tanaman yang diberikan perlakuan POC yakni sebesar 17.90bcd cm.
Kata kunci: Jagung, Jagung Hibrida, Agensi Hayati, Produksi, Produktivitas
Pengaruh Pola Tanam Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah dan Produktivitas Tanaman Padi (Oryza sativa L.): Pengaruh Pola Tanam Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah dan Produktivitas Tanaman Padi (Oryza sativa L.)
Upaya meningkatkan produktivitas tanaman padi dan menambah pendapatan petani serta mendukung upaya budidaya menetap tanpa merusak lahan pertanian diperlukan suatu pola tanam yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pola tanam terhadap kesuburan tanah dan produktivitas tanaman padi. dilaksanakan di lahan milik petani di Lingkungan Kokoa, kelurahan Allepolea kecamatan Lau, kabupaten Maros Sulawesi Selatan dan Penelitian laboratorium untuk analisa sampel tanah dilaksanakan di Laboratorium Tanah, Tanaman, Pupuk, Air Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian BPTP Sulawesi Selatan pada bulan Januari sampai November 2019. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap 2 faktorial. Ukuran petak setiap perlakuan 15 m x 15 m. Pengamatan dilakukan terhadap parameter tinggi tanaman, tinggi malai, jumlah malai dan Umur berbunga serta total produksi tanaman padi serta analisis tanah untuk kedua perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total produksi dan pertumbuhan vegetatif pada tanaman padi yang ditanam setelah penanaman kacang hijau lebih tinggi meliputi tinggi tanaman, tinggi malai, jumlah malai dan umur berbunga dibandingkan dengan tanaman padi yang ditanam setelah penanaman padi pada musim sebelumnya. Hasil analisis tanah menunjukkan lahan dengan penerapan rotasi tanaman kacang hijau menunjukkan tingkat ketersediaan unsur hara yang lebih tinggi. Unsur hara dalam tanah pada lahan bekas penanaman kacang hijau yaitu C Organik (3.22%), N (0,11%), dan K (43 ppm) lebih tinggi dari pada kandungan unsur hara pada lahan bekas penanaman padi yaitu C Organik (3.05 %) N (0,10 %), K (27 ppm).
Kata kunci: Pola Tanam, Kesuburan Tanah, Produktivitas, Rotasi Tanaman, Pad
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MENGENALI DIRI DAN KEMAMPUAN MENGONTROL DIRI TERHADAP INTENSI MENCONTEK MATA PELAJARAN FISIKA SISWA MA MADANI ALAUDDIN PAO-PAO KAB. GOWA
Abstrak: Hubungan antara Kemampuan Mengenali Diri dan Kemampuan Mengontrol Diri dengan Intensi Mencontek Siswa MA Madani Alauddin Pao-Pao Kab. Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan hubungan antara kemampuan mengenali diri dan kemampuan mengontrol diri dengan intensi mencontek mata pelajaran fisika siswa MA Madani Alauddin Pao-Pao Kab. Gowa. Populasinya adalah seluruh siswa dengan teknik sampel Proportional Stratified Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial untuk uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis deskriptif diperoleh skor rata-rata kemampuan mengenali diri siswa dan kemampuan mengontrol diri berada pada kategori cukup. Serta skor rata-rata intensi menyontek mata pelajaran fisika siswa berada pada kategori sedang. Adapun hasil analisis inferensial menunjukkan nilai Fhitung adalah 179,38 sedangkan Ftabel pada taraf signifikansi 5% adalah 3,26. Dengan demikian, nilai Fhitung jauh lebih besar dari pada nilai Ftabel maka Ha diterima, artinya terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara kemampuan mengenali diri dan kemampuan mengontrol diri dengan intensi menyontek mata pelajaran fisika siswa MA Madani Alauddin Pao-Pao Kab. Gowa
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA 3D SIENCE BERBASIS ANDROID DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SIWA KELAS VIII DI MTSNEGERI 1 MAROS BARU
Penelitian ini termasuk penelitian Quasy Eksperimental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media 3D Science Berbasis Android Dengan Model Pembelajaran Kooperatif terhadap hasil belajar biologi kelas VIII MTs Negeri 1 Maros pada materi sistem pernafasan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan Media 3D Science Berbasis Android sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar biologi peserta didik.Data dianalisis menggunakan Analisis uji Deskriptive, Normalitas, Homogenitas, Hipotesis, dan Ngain dengan menggunakan SPSS versi 16. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan Media 3D Science Berbasis Android Dengan Model PembelajaranKooperatif terhadap hasil belajar biologi. Hal ini juga di buktikan dari hasil perolehan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t yaitu diperoleh nilai thitung= 13.380 lebih besar dari ttabel=1,66 dengan taraf signifikan 0,05 atau 5%. Selain itu dilihat dari hasil perhitungan postes setelah diberikan perlakuan media pembelajaran 3D Science Berbasis Android sebanyak empat pertemuan dengan nilai rata-rata 85,71, lebih tinggi dibandingkan dengan hasil perhitungan postes kelas kontrol dengan nilai rata-rata 77,50 yang diberikan perlakuan sebanyak empat kali pertemuan dengan menggunakan media pembelajaran dua dimensi
DUKUNGAN INFRASTRUKTUR DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN AGROPOLITAN BERBASIS KOMODITI KAKAO DI KABUPATEN BANTAENG: AGROPOLITAN
Regional development in rural areas should be seen as an integral part of the urban area. This research aimed (1) to analyze the availability and support of the infrastructures in the cocoa commodity-based agropolitan area in Bantaeng Regency; (2) to formulate the development strategy of the infrastructures of the cocoa commodity-based agropolitan area in Bantaeng Regency. The research was conducted in Bantaeng Regency. The method used was descriptive. The data were collectd using the interviews with the competent informants, and trough the acces to the related institutions. The collected data were then processed by describing the infrastructures and analyzed using SWOT analysis. The research results revealed that the conditions of the existing infrastructures were able to support the development of the agropolitan area through the development of the prime commodity as well as the facilities and infrastructures of the farm operations. The SWOT formulated the top priority the support of the infrastructures for the development of the cocoa commodity-based agropolitan area in Bantaeng Regency, such as the utilization of the efficient technology, the establishment of the cocoa production industry, pushing the invesment of the investors in the fields of both agribusiness and agro-industry, the government solution in providing the infrastructures in order to enter into the market and industry, optimization of the functions of the economic institutions, and the improvement of the supporting infrastructures, for example, the establishment of the agribusiness terminals and the improvement of the implementation of the agribusiness terminals and the improvement of the implementation of the plantation yields to increase of the export capacity. Results of the analysis of these strategies shows that the availability of infrastructure has supported the development of cocoa-based agropolitan in Bantaeng
04 KONTRIBUSI PRODUKSI PADI SAWAH DAERAH SENTRA SIPILU (Sidrap, Pinrang, Luwu ) TERHADAP PRODUKSI PADI SAWAH DI SULAWESI SELATAN
This research was conducted in the SIPILU Center area (Sidrap, Pinrang, Luwu), South Sulawesi Province. This location was chosen because it is one of the areas that has rice production, which is scattered in an area known as a rice granary area. The data used is quantitative data is a type of data that can be measured (measurable) or calculated directly as numerical or numeric variables, and secondary data is data that is already contained in literature or official data. The type of data used in this research is time series data. The objectives of this study were: To determine lowland rice production in the SIPILU center area in South Sulawesi. Data were collected from the results of researching at the Maros Central Bureau of Statistics. The collected data is then tabulated to obtain real data used for production contribution purposes. This study uses a method of analyzing the contribution of lowland rice production in central areas to rice production in South Sulawesi divided by the total production of South Sulawesi rice multiplied by one hundred percent. The results showed that the Contribution of Paddy Paddy Production in Sentra Sipilu Area was 14,136,031.31 and South Sulawesi as much as 55,041,131.00 tons