Universitas Muslim Maros e-Journals
Not a member yet
1105 research outputs found
Sort by
“Beli Sekarang Bayar Nanti: Mahasiswi, Spay Later, dan Pandemi Covid-19
At the time of the rise of Covid-19 in Indonesia, people had limitations in their activities, including shopping. With various policies issued by the government to limit the space for people to move in order to prevent the spread of the virus, this has made people, including female students, more stimulated to shop online. One of the e-commerce that was popular even before the Covid-19 pandemic was Shopee. Moreover, Shopee provided Shopee Pay Later (Spay Later) feature. While numbers of existing literatures deal with purchasing decision using quantitative approach and consumer legal protection, this article is focused on how female students interested in using Spay Later and how this impacted on their life.
This research was conducted between September 2021 and March 2022 through social media regarding the Shopee application, using a qualitative approach. There are 15 female students who participated in this research and who use Spay Later. Data was collected using in-depth interview and observation.
The study indicates that online shopping through Spay Later has increasingly stimulated because Shopee has a Spay Later feature that makes shopping easier during pandemi Covid-19. One of the Spay Later users who use this application a lot is female college students. They use Spay Later because of the convenience of shopping provided by Shopee, both in terms of shopping and payment methods. Discounted prices and postage are another reason why Spay Later is a shopping choice for female students. So even though they have no intention to shop, these offers stimulated them to shop. Shopping by using Spay Later is also an option because of the availability of various goods, anything is sold at Shopee, so shopping is like a “one stop shopping” without having to go anywhere and even if they do not have enough money to shop. It carries the slogan: "Buy Now Pay Later". However, the use of Spay Later has impacted on its users, both positively and negatively. While the former includes save energy and time because they don\u27t have to leave the house; the latter consists of the emergence of concerns and the tendency to behave consumptively. When the due date is approaching but they have not yet received remittances from their parents, the concerns are mounted because they not only have to pay the total price of the goods, but also pay arrears of 5% of the price of the goods. In addition, with the various conveniences provided by Shopee and Spay Later, shopping depends on the tip of the index finger, when a person cannot control herself, it will be very easy to get caught in consumerism. Therefore, female students must learn to manage their finances and learn to be able to refrain from prioritizing desires over needs
PIN Polio: “Proteksi”, Masa Lalu, dan Materialitas
In 1996, there was a national scale immunization program called Polio National Immunization Week (PIN Polio) by the Indonesian Ministry of Health. The people at Benda Kerep Village, Cirebon became one of the targets of the health development program, but the program was failed in this area. This article focuses on the process of producing meaning by actors involved in the issues associated with PIN Polio program, so that controversy regarding this program is inevitable.
This qualitative research was conducted in 2016 and additional occasional visits until 2022. There were eight informants involved in this study, consisting of two influential clerics (kyai), a mother who accepted the implementation of the PIN Polio program, and two others who don’t, and three health workers from the Health Office Cirebon. Data was collected using in-depth interview and observation techniques to understand why Polio PIN program in 2016 was failed in Benda Kerep Village, so that the level of community participation was very low in Benda.
The results show that the stories behind the failure of implementation PIN Polio in 1996 at Benda Kerep has become the background of the failure of the program with various events that are considered as the impact of Polio injection. This is because stories of these past traumatic events are still circulating amongst the Benda Kerep people – even though they have not experienced it directly. It is argued in this article that language practice do not stand alone, it is closely associated with the existence of material health, such as syringes, uniforms and crowds of people who reinforce the meaning of past events
Tindak Tutur Asertif Pencemaran Nama Baik Di Sosial Media: Linguistik Forensik
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bentuk tindak tutur asertif pencemaran nama baik di Sosial Media. Hasil penelitian juga menemukan bentuk tindak tutur yang terdapat dalam tuturan di media sosial facebook dan twitter yang mengandung pencemaran nama baik bentuk asertif yang terdiri dari; menyatakan, pada data tuturan 1 penutur menyatakan bahwa: Asu asunna fammarentaee aro demo, malihaseng manenngi sappa kabuttu (Anjing-anjingnya pemerintah yang demo, sedang kelaparan mencari tulang). Maksud dari tuturan tersebut, penutur menyatakan bahwa Aliansi Pemuda Pembela NKRI Demo Tolak HRS merupakan anjing-anjingnya pemerintah yang sedang kelaparan mencari tulang. Pada data tuturan. Menyindir, data tuturan 2 digunakan penutur untuk menyindir objek tutur (Ustad Lutfhi Bin Yahya) dengan menggunakan kalimat “tambah cantik pake jilbab. Sindiran tersebut dituturkan penutur dengan mengomentari foto objek tutur dengan mengatakan hal yang bertentangan dengan menggunakan kata cantik dan jilbab yang seharusnya ditujukan kepada wanita
Interferensi Fonologi Bahasa Dalam Tuturan Pemandu Wisata Dan Wisatawan Di Pantai Ujung Batu Kabupaten Barru
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk interferensi fonologi yang menyebabkan terjadinya interferensi dalam tuturan pemandu wisata dan wisatawan di Pantai Ujung Batu Kelurahan Sumpang Binangae Kabupaten Barru. Metode penelitian yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu metode simak, teknik sadap sebagai teknik dasarnya beserta teknik lanjutannya teknik simak libat cakap dan teknik simak bebas libat cakap. Selain itu, menggunakan teknik rekam dan teknik catat. Data penelitian ini berupa tuturan lisan pemandu wisata dan wisatawan yang mengalami interferensi bahasa. Menurut Weinreich, Interferensi merupakan penyimpangan salah satu bahasa yang terjadi dalam tuturan para dwibahasawan sebagai akibat dari pengenalan terhadap lebih dari satu bahasa sehingga menghasilkan kontak bahasa. Pengambilan unsur terkecil pun dari bahasa pertama ke bahasa kedua dapat menimbulkan interferensi. Bahasa Bugis tidak menggunakan fonem /m/ dan /n/ di akhir kata. Jadi, apabila ada kata bahasa Indonesia yang berakhiran /m/ dan /n/ akan berubah menjadi /ng/ akibat interferensi bahasa Bugis
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL FISIKA PADA MATERI GERAK LURUS DI KELAS X SMAN 2 PINRANG
Abstrak: Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fisika pada Materi Gerak Lurus di Kelas X SMAN 2 Pinrang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal Gerak Lurus dan faktor penyebabnya. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan variabel utama dalam adalah jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal fisika pada materi Gerak Lurus yang dilaksanakan pada bulan Maret-April 2021 di SMAN 2 Pinrang. Instrumen dalam penelitian ini adalah dokumen lembar kerja siswa berupa 5 butir soal essay yang bisa mewakili indikator capaian dari materi Gerak Lurus. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan masih banyaknya siswa yang melakukan kesalahan pada saat mengerjakan soal fisika yaitu kesalahan konsep (22,7%), kesalahan strategi (77,3%), kesalahan menggunakan data (22,7%) dan kesalahan hitung (63,6%). Adapun faktor yang menjadi penyebab siswa melakukan kesalahan adalah siswa keliru dalam menerapkan rumus, kurang teliti dalam penggunaan simbol, siswa tidak mengikut-sertakan satuan pada perhitungan matematis sehingga satuan akhirnya salah, siswa kurang mampu menerjemahkan soal ke dalam besaran fisis, siswa kurang memahami maksud soal, siswa kurang teliti dalam mengalikan angka-angka, dan karena siswa terburu-buru dalam menyelesaikan soal. Hasil penelitian tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi para guru untuk menindaklanjuti permasalahan ini guna mengurangi kasus serupa
PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI DALAM PEMBELAJARAN FISIKA POKOK BAHASAN PENGUKURAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media video animasi terhadap hasil belajar siswa SMA. Jenis penelitian ini yakni true experiment dengan desain penelitian “pretest-posttest control group design”. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 2 Jember pada semester ganjil TA. 2022/2023. Sampel penelitian yakni X.3 selaku kelas kontrol dan X.4 selaku kelas eksperimen. Pada kelas kontrol dilaksanakan pembelajaran seperti yang biasa diajarkan di sekolah, sedangkan pada kelas eksperimen dilaksanakan pembelajaran menggunakan media video animasi. Teknik analisis data memakai uji homogenitas, uji normalitas, uji independent sample t-test. Hasil analisis data hasil belajar siswa didapat nilai Sig. (2-tailed) 0,004 < 0,05 dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan secara signifikan dari nilai rataan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwasanya penggunaan media video animasi berpengaruh terhadap hasil belajar siswa
PENGARUH PENGGUNAAN BUKU PEDOMAN PRAKTIKUM EKOLOGI TUMBUHAN TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA
Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pedoman praktikum pada mata kuliah ekologi tumbuhan terhadap hasil belajar mahasiswa semester IV prodi pendidikan biologi FKIP UMMA sebanyak 10 mahasiswa dengan langkah penelitian yang dimulai dari perencanaan, pengorganisasian pelaksanaan, pengawasan, sistem evaluasi pembelajaran praktikum. Penelitian ini ditinjau dari tes hasil belajar yang diberikan berupa pretest dan posttest yang berbentuk pilihan ganda sebanyak 25 butir soal serta pemberian angket respon kepasa mahasiswa. Sebelum mahasiswa diberikan tes hasil belajar berupa posttest, terlebih dahulu mahasiswa melakukan praktikum dengan menggunakan buku pedoman praktikum ekologi tumbuhan yang disediakan oleh dosen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pedoman praktikum pada pelaksaanaan praktikum ekologi tumbuhan memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar mahasiswa dilihat dari nilai rata-rata pretest 85,61 sedangkan nilai rata-rata meningkat setelah diberikan posttest sebesar 96,18. Selain itu, pengaruh pelaksanaan praktikum dengan menggunakan pedoman juga dapat dilihat dari hasil rasio pengaruh dengan nilai rata-rata hasil akhir praktikum dengan rasio pengaruh 127,60%. Hal tersebut menunjukkan bahwa pedoman praktikum dapat berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Semakin besar nilai rasio pengaruh maka semakin besar pula tingkat keberhasilan suatu pedoman praktikum tersebut
PENGEMBANGAN ASSESSMEN KETERAMPILAN PRAKTIKUM BOTANI TINGKAT RENDAH
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat assesmen keterampilan yang valid dan praktis pada mata kuliah Botani Tingkat Rendah di Laboratorium Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Jenis penelitian yaitu research and development (R & D). Model pengembangan yang dipakai pada penelitian ini adalah model ADDIE. Model ADDIE terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analisis (analyze), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (development), (4) implementasi (implementation), (5) evaluasi (evaluation). Berdasarkan hasil penilaian validator, tingkat kevalidan assessmen keterampilan praktikum botani tingkat rendah yaitu dengan nilai rata-rata total kevalidan 3,74 (3,5 ? V ? 4,0) yang berada pada kategori sangat valid. Berdasarkan hasil penilaian respon asisten dan dosen maka tingkat kepraktisan assessmen keterampilan praktikum botani tingkat rendah berada pada kategori praktis dengan nilai 3,56 (3,0 4) untuk respon asisten dan 3,56 (3,0 4) untuk respon dosen yang berada pada kategori sangat positif. Hal ini menunjukkan bahwa assesmen keterampilan pada mata kuliah Botani Tingkat Rendah di Laboratorium Pendidikan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar ini layak digunakan karena memenuhi kriteria valid, dan praktis
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem ekskresi manusia kelas VIII di SMPN 1 Wainggai. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen. Dalam hal ini peneliti memilih nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini kelas VIIIa (kelas eksperimen) menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture, dan Kelas VIIIb (kelas kontrol) menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Wainggai, semester genap, T.A 2021/2022. Instrumen penelitian berupa tes tertulis sebanyak 20 soal pretest dan 20 soal posttest berbentuk pilihan ganda. Data penelitian ini dianalisis dengan uji statistik, yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t (paired sampe t test) menggunakan SPSS versi 22. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh data rata-rata nilai postest kelas eksperimen adalah 81.25 dan kelas kontrol adalah 72.50. Hasil pengujian hipotesis dengan uji paired sampel t test diperoleh hasil sig (2-tailed) < 0,05 (0,000 < 0,05). Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem ekskresi manusia kelas VIII di SMP N 1 Wainggai
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS POE (PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
Penelitian ini merupakan penelitian true eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran word square terhadap hasil belajar biologi siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 5 Maros. Pengambilan sampel dilakukan dengan simple random yakni dari kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dengan model pembelajaran word square dan XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional pada tahun pelajaran 2021/2022. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pilihan ganda sebanyak 20 item yang tervalidasi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis data menujukkan hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran word square pada kelas eksperimen dengan nilai rata-rata 82,66 dan standar deviasi 7.182 sedangkan siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional pada kelas kontrol dengan nilai rata-rata 74,84 dan standar deviasi 8.180. Berdasarkan uji t diperoleh thitung > ttabel (4,060 > 1,671). Sehingga hasil penelitian ini menujukkan bahwa adanya pengaruh model pembelajaran word square terhadap hasil belajar biologi siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 5 Maros