Universitas Muslim Maros e-Journals
Not a member yet
    1105 research outputs found

    STUDI KORELASI MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 UEESI

    Get PDF
    Motivasi dalam belajar adalah karakteristik yang cenderung tetap pada setiap individu. Kehadiran motivasi belajar memiliki peran penting dalam proses pembelajaran. Semakin kuat dan positif minat serta motivasi seseorang, akan berdampak pada hasil belajar yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara Motivasi Belajar dan Prestasi Belajar siswa di Kelas XI SMA Negeri 1 Ueesi. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Oktober Tahun 2022 di SMA Negeri 1 Ueesi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Siswa Kelas XI di SMA Negeri 1 Ueesi menjadi populasi dalam penelitian ini, dan sebanyak 23 siswa diambil sebagai sampel dengan menggunakan metode total sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan tes, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil pengolahan dan analisis data menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Ueesi memiliki rata-rata skor sebesar 75,69%, yang termasuk dalam kategori tinggi. Sementara itu, rata-rata prestasi belajar siswa adalah 75,26%, juga masuk dalam kategori tinggi. Melalui uji t, ditemukan bahwa nilai thitung sebesar 5,05, melebihi nilai signifikansi 0,05. Oleh karena itu, hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya, terdapat keterkaitan yang signifikan antara motivasi belajar dan prestasi belajar siswa

    Profil Kesalahan Siswa Profil Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Non-Rutin Materi Pecahan Ditinjau dari Self-Confidence

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal non-rutin materi pecahan ditinjau dari siswa self-confidence tinggi, sedang, dan rendah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Penentuan partisipan menggunakan teknik purposive sampling. Partisipan yang diambil adalah 3 dari 25 siswa. Instrumen dalam penelitian ini, yaitu tes tertulis, angket, dan wawancara. Jawaban siswa yang diperoleh, dianalisis menggunakan teori Newman Error Analysis (NEA). Hasil penelitian diperoleh: Siswa self-confidence tinggi melakukan; kesalahan memahami: tidak menuliskan informasi penting; kesalahan transformasi: menuliskan prosedur tidak tepat karena keliru memahami soal; kesalahan keterampilan proses: kurang paham konsep perkalian pecahan; kesalahan pengkodean: menuliskan hasil yang salah karena salah prosedur dan hitung. Siswa self-confidence sedang melakukan; kesalahan memahami: tidak jelas dalam menuliskan apa yang ditanyakan; kesalahan transformasi: kesulitan membuat prosedur matematika jika soal yang diberikan tidak sama dengan contoh sebelumnya; kesalahan keterampilan proses: kurang paham konsep perkalian pecahan; kesalahan pengkodean: menuliskan hasil yang salah karena salah prosedur dan hitung. Siswa self-confidence rendah melakukan; kesalahan memahami: tidak menuliskan informasi penting; kesalahan transformasi: tidak menuliskan prosedur yang tepat karena nilai yang dimasukkan tidak berdasarkan perhitungan matematika; kesalahan keterampilan proses: ceroboh dalam berhitung; kesalahan pengkodean: menuliskan hasil yang salah karena salah prosedur dan hitung

    Proses Kognitif Siswa SMP dalam Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Gender

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses kognitif tersebut dalam empat tahap pemecahan masalah Polya ditinjau dari gender. Subjek penelitian yang dipilih adalah dua siswa kelas VIII SMP di Bulukumba yaitu satu siswa laki-laki dan satu siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dua metode yaitu tes tertulis dan wawancara. Data yang diperoleh terlebih dahulu diuji validitasnya. Selanjutnya, data tersebut dianalisis berdasarkan indikator proses kognitif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan teori proses kognitif dapat disimpulkan bahwa subjek melakukan pemrograman, regulasi, dan verifikasi yang sama pada tahap membuat rencana dan memeriksa kembali sedangkan pada tahap memahami masalah dan melaksanakan rencana kedua subjek menunjukkan aktivitas pemrograman, regulasi, dan verifikasi yang berbeda

    Pengaruh Air Kelapa Tua dan Cendawan Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.)

    Get PDF
    Mustard greens are a type of vegetable plant that is easy to cultivate, this green leafy vegetable is a plant that is resistant to rain, and can be harvested throughout the year, regardless of the season. Coconut water is a plant product that can be used to increase plant growth. The mechanism of mycorrhiza is symbiosis with plant roots through hyphae that enter the cortex cells to the endodermis of plant roots and form arbuscles filled with phosphorus. The purpose of this study was to determine the effect of doses of aged coconut water, doses of Arbuscular Vesicular Mycorrhizal fungi (AVM), and the interaction of the two which had the best effect on mustard greens. This research was conducted from March to July 2022 at Leko Hamlet, Bonto Maranu Village, Moncongloe District, Maros Regency. The research design used was a randomized block design (RBD) which was arranged in a factorial manner, where the first factor was the dose of old coconut water which consisted of 4 levels and the second factor was mycorrhizal fungi which consisted of 4 levels, each combination consisting of 3 replications, each replication consisting of 16 plants. So there are 48 plants. The results showed that the effect of the dose of old coconut water had a significant effect on the parameters of fresh root weight 7.62 g, fresh root weight per plant 105.26 g, fresh root weight 7.62 g and fresh root length 24.71 cm in mustard green plants. Meanwhile, the effect of Vesicular Arbuscular Mycorrhizal fungi (AVM) on parameters of height 21.37 cm and fresh root weight of 7.18 g in mustard greens

    Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung (Zea mays L.) pada Beberapa Sistem Jajar Legowo dan Arah Tanam

    Get PDF
    Low corn production will have an impact on domestic food and feed needs, this productivity can be increased through agricultural intensification, including the use of the jajar legowo cropping system and planting directions. This study used a factorial randomized block design (RBD) method consisting of 2 treatment factors, namely: 1). The spacing of legowo consists of 3 levels of treatment, namely: row legowo 2: 1, row legowo 3: 1 and row legowo 4: 1. 2). Planting direction with 2 treatment levels, namely: East-West planting direction and North-South planting direction. The results showed that the treatment of several jajar legowo cropping systems had no significant effect on the growth and production of maize plants. , and dry shell weight. The planting direction treatment had no significant effect on the growth and production of corn plants, the east-west planting direction gave the best results on cob length, cob weight, wet shell weight, and dry shell weight while the north-south planting direction gave the best results on plant height. number of leaves and stem diameter. and the combination of several jajar legowo cropping systems and planting directions had no significant effect on the growth and production of corn plants

    Invigorasi Benih Kedelai (Glycine max L. Merril) melalui Perlakuan Matriconditioning dan Agens Hayati: Invigoration of Soybean (Glycine max L. Merril) Seeds through Matriconditioning and Biological Agents Treatment

    Get PDF
    Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam budidaya kedelai adalah kualitas benih. Pasokan benih yang akan di tanam oleh para petani bersumber dari penangkar lokal dengan fasilitas produksi dan penyimpanan yang sebagian besar belum cukup memadai dapat mempengaruhi kualitas benih yang beredar dikalangan petani. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah kemunduran benih adalah dengan perlakuan invigorasi benih salah satunya dengan metode matriconditioning yang dikombinasikan dengan agens hayati. Perlakuan matriconditioning plus agens hayati dapat menginduksi produksi senyawa fenolik selama perkecambahan biji yang dapat meningkatkan kualitas benih sehingga dapat memperbaiki pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis matriconditioning dan lama perlakuan matriconditioning yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2022 sampai bulan Maret 2022 di laboratorium UPT. BSMBTPH SUL-SEL dan Instalasi Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Universitas Muslim Maros. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode RAL pada penelitian laboratorium dan RAK faktorial pada penelitian lapangan. Penelitian terdiri dari dua faktor. Faktor 1 jenis matriconditioning dan Faktor 2 Lama perlakuan matriconditioning yang terdiri dari 3 taraf yakni 6 jam, 12 jam, 18 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis matriconditioning plus agens hayati memberikan pengaruh nyata pada perlakuan  daya berkecambah, panjang radikula, berat kering kecambah normal dan jumlah polong, sedangkan  lama perlakuan 12 jam matriconditioning memberikan pengaruh nyata pada daya berkecambah dan interaksi perlakuan jenis matriconditioning dan lama perlakuan matriconditioning memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan berat 100 biji pada pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai

    Pertumbuhan dan Produksi Padi (Oryza Sativa L.) Varietas Inpari 32 Pada Dua Jenis dan Dosis Pupuk Organik Cair (POC): Growth and Production of Rice (Oryza sativa L.) Inpari 32 Variety on Two Types and Doses of Liquid Organic Fertilizer (POC)

    Get PDF
    Padi (Oryza sativa L.) merupakan bahan pangan yang menjadi makanan pokok bagi sebagian besar penduduk Indonesia, karena itu komoditas ini memegang peranan penting dalam kehidupan ekonomi Indonesia. Permintaan akan beras semakin meningkat dari waktu ke waktu dengan semakin bertambahnya penduduk sehingga untuk mencukupi kebutuhan pangan, produksi beras harus ditingkatkan.  Meningkatnya permintaan akan beras sehingga mendorong perlunya melakukan teknik budidaya yaitu salah satunya adalah pemberian pupuk organik cair (POC) dengan memperhatikan frekuensi pemberiannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jenis dan dosis POC yang memberikan hasil yang paling baik pada tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Benih Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (UPT. BBTPH-BUN) Provinsi Sulawesi Selatan Kabupaten Maros pada bulan April sampai Agustus 2023. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) factorial 2 faktor, dimana faktor pertama jenis POC yang terdiri dari 2 jenis yaitu POC jerami padi dan POC bonggol pisang dan faktor kedua dosis POC yang terdiri dari 3 taraf yaitu 10 ml/l, 20 ml/l dan 30 ml/l, setiap kombinasi terdiri 3 ulangan, setiap ulangan terdiri atas 6 perlakuan sehingga terdapat 18 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis POC bonggol pisang dengan dosis 20 ml/l memberikan hasil paling baik pada pertumbuhan dan produksi tanaman padi, pada tinggi tanaman sebanyak  105.5 cm, jumlah tanaman per rumpun 20.33 anakan, jumlah tanaman produktif per rumpun 17.67 anakan, panjang malai 24 cm, jumlah gabah per malai 166.33 bulir dan bobot 1000 butir 33 g. sedangkan jenis POC jerami padi dengan dosis 30 mL/l memberikan hasil yang paling baik terhadap parameter berat gabah per malai dengan nilai 5.11 g. Terdapat interaksi antara jenis dan dosis POC yang memberikan pengaruh terhadap jumlah tanaman per rumpun 20.33 anakan dan jumlah tanaman produktif per rumpun 17.67 anakan pada tanaman padi

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Petani Melakukan Usaha Tani Bawang Merah (Allium Cepa Var. Aggregatum) di Desa Sumillan Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang

    Get PDF
    In Alla District perspective, the highest production increase was dominated by shallots from several existing leading commodities. This was due to the decision of farmers to switch commodities to farming shallots. The decision of farmers to switch farming depends on the awareness of farmers to maximize their farm income. The more farmers who decide to plant shallots, the more production will increase. This study aims to determine: What factors influence the decision making of farmers to do shallot farming (2) What factors are the most influential simultaneously on the decision making of farmers to do shallot farming in Sumillan Village, Alla Subdistrict, Enrekang Regency. This study uses a quantitative descriptive research method, because the implementation includes data, analysis and interpretation of the meaning of the data obtained. The data used are primary and secondary data. There were 50 samples in this study and then processed using SPSS 24. Analysis using multiple regression analysis techniques. From the research results obtained: that the variables that influence the decision making of shallot farmers are internal factors with variables  income, and capital. While external factors, the variables are selling price. The most influential variable partially is the income variable because it has a hinger T arithmetic value than other variables

    Analisis Pendapatan Petani Tomat di Desa Potokullin Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang

    Get PDF
    This study aims to determine the average income of tomato farmers, the amount of production produced by tomato farmers, and the feasibility of tomato farming. the method used in this research is a survey method that aims to obtain a representative picture of a regional situation and to obtain facts that occur in the field through observation, interviews, and documentation. So that the overall state of the area on the economic income of tomato farmers is obtained with data obtained directly from farmers. Based on the results of this study, the average amount earned by tomato farmers was Rp. 9.620.300 per farmer with the income of the respondent farmers being large enough to cover the economic needs of tomato farmers, and the average amount of production produced by tomato farmers was 59,533 per basket. Then the value of the R/C ratio is 3,4 which means that the average number of farmers’ income is greater than the production costs incurred so that the farm is feasible to run in accordance with the provisions of the R/C ratio >1, then the farm is feasible to run

    Analisis Pola Kemitraan Petani Penangkar Dengan PT. Sang Hyang Seri (persero) Unit Produksi Benih I Sidrap

    Get PDF
    This research is entitled analysis of partnership patterns of breeder farmers with PT. Sang Hyang Seri (Persero) Sidrap Seed Production Unit. This study analyzes the partnership pattern of breeder farmers with PT. Sang Hyang Seri (Persero) Sidrap Seed Production Unit. The form of data collection in this study is primary data and secondary data. By using the method of descriptive data analysis by simply tabulating, the data obtained from the sample either by interview or by existing questionnaires. The results of this study indicate that the partnership pattern that exists between breeder farmers and PT. Sang Hyang Seri (Persero) Sidrap Seed Production Unit is included in the ENOUGHLY EFFECTIVE category. From the results of the interviews conducted, it was found that the partnership pattern used was an agribusiness operational cooperation partnership (KOA) pattern. In the partnership implementation process, there are 7 activities carried out, namely: location survey, partnership proposal, administration and partnership contract, implementation/monitoring, evaluation and operational assistance. While the effectiveness of the partnership pattern that has been established is quite effective, however there are several factors that need to be further improved, namely the supply of heavy equipment and the availability of means of transporting captive-bred animals

    989

    full texts

    1,105

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muslim Maros e-Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇