Jurnal Universitas Kristen Krida Wacana
Not a member yet
    1395 research outputs found

    Implikasi Klinis Angiosome pada Revaskularisasi Iskemia Tungkai Kritis

    Get PDF
    AbstrakIan Taylor memperkenalkan konsep angiosome, membagi  tubuh menjadi blok tiga dimensi berdasarkan  pasokan sumber arteri. Perlunya memahami angiosome dari kaki dan pergelangan kaki serta  interaksi di antara arteri tersebut  secara klinis berguna dalam revaskularisasi iskemia tungkai kristis pada kaki dan pergelangan kaki, terutama bila disertai dengan luka pada kaki yang sulit disembuhkan. Dengan bantuan angiosome, ahli bedah pembuluh darah dapat menentukan target utama dalam revaskularisasi untuk luka kronik pada iskemia tungkai kritis. Ada enam angiosome dari kaki dan pergelangan kaki yang berasal dari tiga arteri utama dengan  cabang-cabangnya di daerah plantar. Tiga cabang A. tibialis posterior masing-masing memasok bagian-bagian yang berbeda dari kaki plantar. Dua cabang A. peroneal memasok bagian anterolateral dari pergelangan kaki dan kaki belakang. Arteri tibialis anterior memasok pergelangan kaki anterior, dan bila diteruskan, arteri pedis dorsalis, persediaan dorsum kaki. Dengan selektif melakukan pemeriksaan USG pembuluh darah (doppler ultrasound)  pada koneksi angiosome ini dapat dengan  cepat memetakan pembuluh darah kaki  yang ada dan arah aliran, sehingga target revaskularisasi dapat ditentukan dengan tepat. Dari beberapa penelitian, revaskularisasi langsung pada angiosome luka kronik sangat berpengaruh pada penyembuhan luka.Pengetahuan rinci tentang anatomi vaskular dari kaki dan pergelangan kaki memungkinkan ahli bedah vaskuler merencanakan revascularisasi  pembuluh darah  kaki dan pergelangan kaki. Ahli bedah vaskuler juga dapat  merancang eksposur yang aman dari kerangka yang mendasari, dan memilih revaskularisasi yang paling efektif untuk luka kronik pada pasien. Kata kunci : Iskemia Tungkai Kritis, Revaskularisasi, Angiosome                                                            AbstractIan Taylor introduced the concept angiosome, dividing the body into three different dimensional blocks of tissue which supply by the artery. Understanding angiosomes of the foot and ankle and the interaction between their source arteries is clinically useful in the surgery of the foot and ankle, especially with the presence of peripheral vascular disease. Based on  angiosome, the vascular surgeon can determine the primary target in the revascularization of the chronic wounds in critical limb ischemia.There are six angiosomes of the foot and ankle, which is derived from the three main arteries and their branches to the foot and ankle. The three branches of the posterior tibia artery supply different parts of the plantar foot. Two branches of the peroneal artery supply the anterolateral part of the ankle and hind legs. The anterior tibia artery supply the anterior ankle, and its continuation, the dorsal pedis artery, supplies the dorsum of the foot. The blood flow to the foot and ankle redundant; because the three main arteries of each legs have some connection..Using selective Doppler examination of this connection, it is possible to  map the existing leg veins and the direction of flow. Some author reported that direct revascularization  of chronic wound angiosome well influence quickly in wound healing. Detailed knowledge of the vascular anatomy of the foot and ankle allows the surgeon to plan the reconstruction the veins of the legs and ankles. Surgeons also can design a safe exposure of the underlying framework, and choose the most effective revascularization of the wound. Keywords : Critical Limb Ischemia, Revascularization, Angiosom

    Malformasi Anorektal

    Get PDF
    Abstrak Atresia ani, yang kini dikenal sebagai malformasi anorektal (MAR) adalah suatu kelainan kongenital yang menunjukkan keadaan tanpa anus atau dengan anus yang tidak sempurna. Malformasi anorektal merupakan kelainan kongenital yang sering kita jumpai pada kasus bedah anak. Lebih dari setengah abad terakhir terjadi perkembangan terapi bedah untuk malformasi anorektal dari cut back sederhana sampai dengan yang sering dikerjakan saat ini, yaitu posterior sagittal anorectoplasty (PSARP).Karena malformasi anorektal merupakan kasus bedah anak yang paling sering dijumpai dan berhubungan dengan tingginya morbiditas maka perlulah para ahli medis dan orang awam segera mengenali diagnosis penyakit kongenital ini. Kata kunci: Atresia ani, malformasi anorektal, posterior sagittal anorectoplasty, kolostomi.  Abstract Imperforata ani that now known as anorectal malformation (ARM) is a congenital disorder that indicates the absence or the imperfect of the ani. Anorectal malformation is a congenital disorder which is often encountered in pediatric surgery. Over the last half century the surgical treatment for anorectal malformation is developed, from the simple cut back to posterior sagittal anorectoplasty (PSARP). Because anorectal malformation is the most common case in pediatric surgery and also associated with high morbidity, it is necessary for immediately medical experts and layman to recognize the diagnosis of this congenital disease.  Keywords: Imperforate ani, anorectal malformation, posterior sagittal anorectoplasty, colostomy

    Penegakan Diagnosis dan Penatalaksanaan Kelainan Tungkai Bawah Blount Disease

    Get PDF
    AbstrakBlount disease merupakan kelainan proses osifikasi pada: proksimal tulang tibialis yang menyebabkan deformitas  progresif tungkai  bawah1. Penyakit ini juga  dikenal  dengan  istilah  tibia vara.  Blount disease dibedakan menjadi: infantile dan adolesence, dimana pada infantile terjadinya bilateral, sedangkan  yang   adolesence   unilateral.   Penegakan   diagnosis   Blount   disease   ini  berdasarkan pemeriksaan fisik pada inspeksi bentuk dari ekstremitas inferior pasien. Pemeriksaan penunjang yang mendukung diagnosisnya adalah pemeriksaan rontgen terhadap ekstremitas inferiornya, sedangkan untuk penatalaksaannya menggunakan brace untuk anak usia 2-5 tahun, tetapi jika deformitasnya progresif biasanya dilakukan tindakan osteotomi. Kata kunci: Blount disease, deformitas, brace, ostoetomi AbstractBlount disease is a disorder of ossification process at the proximal tibial bone that causes a progressive deformity of the lower extremity1. This disease is also known as the tibia vara. Blount disease can be divided into: blount infantile and adolesence,   where the blount infantile  occur bilateral, and occur unilateral in adolesence. Diagnosis of Blount disease is based on the physical examination of the lower extremities of the patients. Investigations that supports the diagnosis is X- ray examination of the inferior extremities, while the theraphy is using the brace for children aged 2-5 year, however if the deformity is progressive its better to do osteotomy.. Keywords: Blount disease, deformity, brace, osteotomy

    Menghitung Escherichia coli Fekal dari Air Cucian Selada di Pasar Wilayah Kecamatan Grogol

    Get PDF
    AbstrakMakanan penting baik untuk pertumbuhan maupun mempertahankan kehidupan. Sayur lalapan memiliki  kelebihan  gizi  karena  dikonsumsi  dalam keadaan  mentah  sehingga  zat-zat  gizi  yang terkandung didalamnya tidak mengalami denaturasi atau perubahan. Tetapi manfaat dari sayur lalapan tersebut tidak akan berguna apabila sayur lalapan tersebut mengandung bakteri Escherichia coli fekal yang masuk ke dalam saluran pencernaan yang mengakibatkan Foodborne illness  dan gejala diare. Untuk mengetahui suatu makanan aman atau tidak untuk dikonsumsi haruslah terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan biologik yaitu melakukan isolasi dan identifikasi bakteri yang mengkontaminasi. Dalam penelitian ini kami   mencoba mencari tahu apakah sayur lalapan selada yang dijual di pasar Wilayah Kecamatan Grogol, Jakarta Barat, terkontaminasi E. coli fekal, dengan cara   mengetahui MPN Escherichia coli fekal pada air cucian sayur lalapan selada. Penelitian merupakan penelitian deskriptif laboratorium dengan pendekatan cross-sectional dan menggunakan teknik pengambilan sampel quota sampling. Pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Universitas Kristen Krida Wacana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 4 sampel yang diuji semua sampel penelitian ditemukan positif Escherichia coli fekal, hal ini membuktikan bahwa salada tersebut tercemar dengan tinja manusia. Kata Kunci: Eschericia coli fekal, air cucian selada, Jakarta Barat AbstractFood is good and important for growth and life sustaining. The  vegetable is trusted to have an excess of nutrition due to be consumed in the raw so that nutrition compounds do not damage or change. But the benefits of vegetables will not be useful if the vegetable is containing with faecal Escherichia coli that enters into the digestive track.The purpose of this study is to know whether  there are faecal Escherichia coli bacteria that get into the digestive tract resulting in foodborne illness and diarrhea. To find the food is safe or not for consumption, we have to know that the food is free of fecal bacteria must first examination ie biological isolation and identification of bacteria that contaminate. In this study we tried to find out whether vegetable salad vegetables sold in the market area is Grogol, West Jakarta, contaminated with fecal E. coli, by analyzing and calculating the amount of faecal Escherichia coli in lettuce vegetables vegetable washing water. Laboratory research is a descriptive study with cross-sectional sampling and using a quota sampling technique. The laboratory test conducted at the Laboratory of the Krida Wacana Christian University. The results showed that all the four samples tested in this research found positive for fecal Escherichia coli, this proves that the lettuce is contaminated with human feces. Keywords: Escherichia coli fecal, dishwater of lettuce, West Jakarta

    Pengaruh Pemakaian Sepatu Hak Tinggi terhadap Low Back Pain pada Sales Promotion Girl Di Pekan Raya Jakarta 2016

    Get PDF
    Pendahuluan. Dalam perspektif sejarah, perempuan mulai memakai sepatu hak tinggi lebih dari 400 tahun yang lalu. Walaupun menimbulkan ketidaknyamanan yang cukup besar, untuk memenuhi kebutuhan fashion atau mendapat keuntungan terlihat menjadi lebih tinggi, sebagian besar generasi muda perempuan tidak dapat menahan diri dari penggunaan sepatu hak tinggi. Penggunaan sepatu hak tinggi berkaitan erat dengan tuntutan pekerjaan, seperti pada seorang sales promotion girl (SPG). Banyak efek samping yang dikaitkan dengan penggunaan sepatu hak tinggi, terutama ekstremitas bawah dan juga perubahan postur tubuh. Beberapa wanita mengeluh nyeri punggung bagian bawah atau yang disebut Low Back Pain (LBP) akibat pemakaian sepatu hak tinggi. Tujuan Penelitian. Menilai pengaruh sepatu hak tinggi terhadap low back pain serta mengetahui karakteristik sepatu hak tinggi yang dapat mempengaruhi low back pain. Desain Penelitian. Penelitian ini bersifat analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Hasil Penelitian. Analisis korelasi gamma masingmasing karakteristik sepatu hak tinggi yang digunakan 30 responden terhadap nyeri yang dialami menunjukkan bahwa seluruh nilai p tidak bermakna (p > 0,05). Kesimpulan. Tidak terdapat pengaruh pemakaian sepatu hak tinggi terhadap low back pain. Hal tersebut sesuai dengan besarnya nilai p>0,05 yang berarti hipotesis nol yang mengatakan tidak ada pengaruh diterima.Kata Kunci: sepatu hak tinggi, low back pain, postu

    Gambaran Tingkat Kapasitas Vital Paru pada Perokok dan Nonperokok Mahasiswa FK Ukrida Angkatan 2013

    Get PDF
    Perilaku manusia sehari-hari banyak memberi dampak pada kesehatan tubuh mereka sendiri. Perilaku yang buruk akan memberikan pengaruh yang tidak baik pada kesehatan. Kebiasaan merokok bukan saja menimbulkan pandangan yang negatif, tetapi juga penelitian memerlihatkan bahwa merokok dapat membahayakan kesehatan dan menyebabkan berbagai macam penyakit. Namun begitu, tingkat prevalensi merokok pada remaja dan dewasa muda di Indonesia masih tinggi. Beberapa penelitian membuktikan bahwa kebiasaan merokok dapat berpengaruh pada kapasitas vital paru dan fungsi paru itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran tingkat kapasitas vital paru pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Ukrida Angkatan 2013 yang merokok dan yang tidak merokok pada November 2016 – Januari 2017. Karakteristik yang dipilih adalah berdasarkan kebiasaan merokok seseorang. Penelitian dilakukan dengan metode potong lintang dengan sampel sejumlah 65 orang. Dari hasil penelitian, didapatkan kategori kapasitas vital paru untuk setiap subjek dan rata-rata nilai kapasitas vital paru kelompok perokok dan nonperokok. Rata-rata tingkat kapasitas vital paru pada perokok adalah kategori sedang (3,52 L) sedangkan pada nonperokok adalah kategori baik (3,99 L).Kata kunci: merokok, kapasitas vital paru, fungsi paru, mahasiswa FK Ukrid

    Pengaruh Air Susu Ibu Eksklusif terhadap Perkembangan Kognitif dan Perilaku Anak Usia 6-24 Bulan di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan pada Tahun 2016

    Get PDF
    Air susu ibu (ASI) eksklusif adalah pemberian ASI setelah bersalin yang diberikan sedini mungkin, tanpa jadwal dan tanpa makanan lain (termasuk air putih) hingga anak berusia enam bulan. Pelbagai manfaat dapat diperoleh dengan memberi ASI eksklusif kepada anak, terutama semasa enam bulan pertama kehidupan. Manfaat ASI adalah meningkatkan kekebalan tubuh dan kecerdasan anak karena ASI mengandung semua nutrisi yang diperlukan oleh anak untuk tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, penelitian ini dijalankan untuk mengetahui pengaruh pemberian ASI eksklusif dan pengaruh tidak memberikan ASI eksklusif terhadap perkembangan kognitif dan tumbuh kembang anak usia enam hingga 24 bulan. Selain ASI eksklusif, faktor lain yang turut diteliti adalah usia ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, pendapatan ibu, cara persalinan, dan waktu hamil. Penelitian dilakukan di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan, dengan jumlah responden sebanyak 80 anak. Pada penelitian ini didapatkan ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif terhadap perkembangan personal sosial, motorik halus, bahasa, dan motorik kasar. Dapat disimpulkan bahwa ASI berperan penting dalam perkembangan anak usia enam hingga 24 bulan.Kata kunci: ASI eksklusif, kognitif, tumbuh kembang, nutris

    Gangguan Skizoafektif: Penerapan DSM-5 pada Entitas Diagnostik yang Hampir Dihilangkan

    Get PDF
    Gangguan skizoafektif sempat dipertimbangkan untuk tidak lagi disertakan dalam edisi kelima Diagnostic and Statistical Manual of mental disorders (DSM-5). Padahal, gangguan skizoafektif merupakan masalah yang lebih berat daripada skizofrenia maupun gangguan bipolar, dengan jumlah kasus yang tidak sedikit. Makalah ini mengangkat sebuah kasus sebagai contoh penerapan DSM-5 dan menjabarkan perbedaan-perbedaannya dengan perangkat diagnostik sebelumnya, yaitu DSM IV/DSM IV-TR. Makalah ini kemudian menunjukkan bagaimana polemik terkait diagnosis tersebut kemudian berdampak pada kurangnya konsensus penatalaksanaan, sehingga pada akhirnya tatalaksana harus didasari oleh konsensus untuk diagnosis lainnya, yaitu gangguan afektif bipolar, sekalipun sebetulnya gangguan skizoafektif dianggap lebih mendekati skizofrenia.Kata kunci: gangguan skizoafektif, DSM-5, diagnosis, studi kasu

    Dandy Walker Variant pada Onset Dewasa

    Get PDF
    Dandy Walker Variant didefinisikan sebagai suatu kelainan kongenital dengan karakteristik dilatasi kistik ventrikel IV, hipoplasia vermis serebelum tanpa disertai dengan pembesaran fossa posterior. Dilaporkan bahwa seorang laki-laki berusia 39 tahun dengan keluhan utama kejang disertai gangguan penglihatan dan hilangnya ingatan, yang dengan didahului adanya trauma pada kepala sembilan bulan sebelumnya. Pada pemeriksaan dengan Computed Tomography scan (CT scan) dan Magnetic Resonance Imaging (MRI), didapatkan adanya hipoplasia vermis serebelum, ventrikulomegali, dan dilatasi kistik ventrikel IV, sehingga diagnosis Dandy Walker Variant onset dewasa ditegakkan. Pada umumnya, gejala Dandy Walker timbul pada masa kanak-kanak karena merupakan kelainan kongenital, tetapi pada beberapa kasus onset dapat terjadi pada orang dewasa dengan adanya pencetus, salah satunya adalah trauma.Kata kunci : Dandy Walker Variant, onset dewas

    1,003

    full texts

    1,395

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Kristen Krida Wacana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇