Jurnal STAI Al-Hamidiyah
Not a member yet
    83485 research outputs found

    Konstruksi Sosial Nyelasé Di Makam Syaikhona Kholil Bangkalan

    Full text link
    The tradition of nyelasé to some cemeteries of the guardiants is a potrait of religious practice which is present and up to now indeed sustainable, for some muslims. In particularly, for muslim community of Bangkalan city. The tradition of nyalse’ to the cemetery of the guardian, such as in cemetery tradition nyelasé of Syaikhona Kholil Bangkalan. As far as we know, the tomb complex of was very crowded by pilgrims from various places, particularly such as: Muslims Madurese, Javanese, and outside Java. Behavior  of nyelasé  is forming through several processes for the performer, derived from accumulated beliefs from a historic cognitive level. Thus, the behavior of nyelasé to the cemetery of Syaikhona Kholil is a form of behavior that has various motives that has been developing in  society. For reveling the motive of the pilgrims, this research is designed as qualitative research by using Belger’s phenomenology approach, those are using objectification, subjectivization, and internalization. By this approach, it is hoped to comprehend the influence of the invironment on the individual awareness as the reality of abjectification, the awareness of individual comprehending of nyelasé as the Sub-certification and internalization as the synthesis of environmental influences and individual awareness. Thus, it will be able to create an independent religious practice.  Tradisi nyelasé ke beberapa makam para wali adalah potret praktik keagamaan yang sampai hari ini tetap lestari, bagi sebagian Muslim. Secara khusus, bagi masyarakat Muslim Bangkalan, tradisi nyelasé ke makam para Wali, seperti Makam Syaikhona Kholil Bangkalan. Sampai saat ini, komplek makam Syaikhona Kholil Bangkalan ramai dikunjungi peziarah dari berbagai tempat, mulai warga Muslim Madura, Jawa, maupun luar Jawa. Perilaku nyelasé terbentuk melalui beberapa proses bagi pelakunya, yang berasal dari akumulasi keyakinan sejak dari level kognitif yang menyejarah. Dengan demikian prilaku nyelasé ke makam Syaikhona Kholil di Bangkalan merupakan bentuk prilaku yang memiliki berbagai motif yang berkembang di masyarakat. Untuk mengungkap motif para pelaku ziarah tersebut, penelitian ini didesain sebagai penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi ala Berger, yaitu objektifikasi, subyektivikasi, dan internalisasi. Dengan pendekatan ini diharapkan dapat memahami pengaruh lingkungan terhadap kesadaran individu sebagai realitas obyektifikasi, kesadaran pemahaman individu terhadap nyelasé sebagai Subyektifikasi dan internalisasi sebagai sintesis dari pengaruh lingkungan dan kesadaran individu, sehingga membentuk praktik keagamaan yang mandiri. &nbsp

    Kiai Abdul Hamid Pasuruan dan Kontribusinya untuk Moderasi Islam

    Full text link
    Kiai Abdul Hamid Pasuruan is a phenomenal figure, even known by his conscience by layers ofsociety. He has inherited many things related to the earthing of islamic values, especially in teachingislamic academic theory of Ahl Sunna wal al-jamaah. His legacies both of –his thought and his attitudefor facing this life—that can be able to appease for people, up to now many people come to visit hisgrave for pilgrimaging destination. By him, Islam is served softly without fears to others.. Moreover,He was forwarding the happiness of others people, before his self was happy. This step is done basedon his holistic understanding of islam, which is said that able to combine the logic of normative fiqhwith substantial values sufism in the context of life and the large community. The combination ofnormativeity and sufism were ushering firmly and softly. It means, friendly in building therelationship with people. within the sphere of life practice.Kiai Hamid was able to invite people fordoing the obligation of islam, while in the context of persuading and giving example for them, theimportance is creating of maintaining harmony each others.Kiai Abdul Hamid Pasuruan merupakan tokoh fenomenal, bahkan dikenal kewaliannya oleh lapisanmasyarakat. Ia telah mewariskan banyak hal, khususnya ajaran Islam Ahl Sunna wal al-jamaah.Warisan-warisannya yang mampu menyejukkan bagi umat hingga mengantarkan makamnya sampaihari ini masih menjadi tujuan ziarah;Darinya, Islam disuguhkan dengan cara lembut tanpa menakutkan kepada sesama. Bahkan, ia selalumengedepankan agar orang lain senang, sebelum dirinya senang. Langkah ini dilakukan tidak lepasdari pemahamannya yang holistik atas Islam, yang konon mampu mengkombinasikan logikanormatif fikih dengan nilai substansial tasawuf dalam konteks kehidupan bermasyarakat luas.Kombinasi normatifitas fikih dan tasawuf mengantarkan ia tegas, sekaligus lembut. Tegas dalam soalpraktik-praktik keagamaan. Tapi, lembut dalam membangun hubungan dengan siapapun. Dalamlingkup praktik kehidupan, Kiai Hamid mampu mengajak umat agar terus mengerjakan perintahIslam, sembari dalam konteks tetap mengajak dan memberikan contoh kepada mereka, kaitanpentingnya mejaga harmoni dengan sesama.Dari potret kesejarahan hidupnya, ditemukan bahwa Inti dari perannya dengan pola pikir moderatadalah menjaga selalu kesejukan umat melalui pembumian Islam secara menyeluruh dari formalismenuju substansialis atau dari ketuhanan menuju kemanusiaan. Konsistensi ini ini menjadi jalan, iadipandang masih hidup, sekalipun meninggal lama seiring makamnya tidak pernah sepi dikunjungimasyarakat

    Couples and Technology - Wave 2

    No full text
    This pre-registration describes a planned replication of the results from Wave 1 of the Couples and Technology Stud

    Crime, income, educational attainment and employment among immigrant groups in Norway and Finland

    No full text
    A study of immigrant performance in Norway, and how predictable it is from national-level predictors

    Scarcity leads to unhealthier food choices: A field experiment

    No full text
    This is a tes

    224

    full texts

    83,485

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STAI Al-Hamidiyah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇