E-Journal Universitas Pradita
Not a member yet
84 research outputs found
Sort by
Pengungkapan Lingkungan, Sosial, dan Pemerintahan (LSP), Masa Jabatan CEO, dan Nilai Perusahaan: Bukti Perusahaan-Perusahaan Real Estate ASEAN-6: ESG Disclosure, CEO Tenure, and Firm Value: Evidence from ASEAN-6 Real Estate Firms
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap nilai perusahaan pada sektor real estat di kawasan ASEAN-6, dengan mempertimbangkan peran moderasi masa jabatan pimpinan (leadership tenure). Data penelitian mencakup 424 observasi firm-year dari tahun 2016 hingga 2023. Analisis dilakukan menggunakan Random Effect Model (REM) untuk menguji hubungan antara tingkat pengungkapan ESG, masa jabatan CEO, dan nilai perusahaan yang diproksikan dengan Tobin’s Q. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan ESG berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa biaya implementasi praktik keberlanjutan dapat menekan profitabilitas jangka pendek. Namun, masa jabatan pimpinan memiliki pengaruh moderasi positif, yang berarti semakin lama seorang CEO menjabat, semakin efektif ia dalam menyeimbangkan tujuan keberlanjutan dan penciptaan nilai bagi pemegang saham. Temuan ini menegaskan pentingnya stabilitas kepemimpinan dalam mengintegrasikan strategi keberlanjutan untuk meningkatkan nilai perusahaan jangka panjang
Faktor-Faktor Internal Penentu Risiko Likuiditas pada Industri Perbankan Indonesia: Internal Factors Determining Liquidity Risk in the Indonesian Banking Industry
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio/CAR), Net Working Capital (NWC), Biaya Pendanaan, dan Efisiensi Operasional (BOPO) terhadap Risiko Likuiditas pada perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2017–2022. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR dan NWC berpengaruh positif dan signifikan terhadap Risiko Likuiditas. Sebaliknya, Biaya Pendanaan dan BOPO tidak berpengaruh signifikan dan memiliki arah hubungan negatif terhadap Risiko Likuiditas. Secara simultan, keempat variabel independen terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Risiko Likuiditas berdasarkan hasil uji F, dengan nilai F-hitung sebesar 20.39882 yang lebih besar dari F-tabel 2.40732288 dan tingkat signifikansi sebesar 0.0000. Temuan ini menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan mampu menjelaskan variasi Risiko Likuiditas dalam konteks perbankan di Indonesia
Kajian Evakuasi dan Sarana Kebakaran Gedung Istora Senayan Berbasis Standar Nasional dan Simulasi Pathfinder
Istora Gelora Bung Karno (sebelumnya dikenal sebagai Istora Senayan) merupakan sebuah stadion indoor dengan kapasitas 7.180 kursi yang digunakan untuk berbagai acara olahraga dan kegiatan publik lainnya. Sebagai fasilitas dengan kapasitas besar, sistem evakuasi yang efektif sangat penting untuk memastikan keselamatan pengunjung, terutama dalam kondisi darurat. Tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menyebabkan banyaknya korban jiwa akibat kekacauan dalam proses evakuasi, menyoroti pentingnya perencanaan evakuasi yang tepat di fasilitas olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jalur dan waktu evakuasi penonton di Gedung Istora Senayan, Jakarta, dengan menggunakan metode observasi lapangan dan simulasi aplikasi Pathfinder. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar sarana evakuasi telah memenuhi standar yang berlaku, meskipun masih ada beberapa isu terkait perawatan material. Sementara itu, hasil simulasi menunjukkan bahwa waktu evakuasi di Gedung Istora belum memenuhi standar waktu evakuasi yang ditetapkan. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif naratif untuk menggambarkan hasil simulasi dan observasi. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan sistem evakuasi yang lebih efektif, guna mengurangi risiko korban jiwa dalam kondisi darurat pada fasilitas olahraga dan gedung publik lainnya
Penerapan Standardisasi WELL Building pada Perancangan Townhouse
Konsep hunian berkelanjutan dan ramah lingkungan semakin mendapat perhatian penting dalam bidang arsitektur. Hal ini mencerminkan kesadaran masyarakat tentang lingkungan berkelanjutan sudah semakin tinggi, tanpa terkecuali dalam bidang industri arsitektural. Salah satu standar yang kini banyak diadopsi adalah WELL Building Standard, yang menekankan pada aspek kesehatan dan kesejahteraan penghuni. Penelitian ini bertujuan untuk merancang townhouse yang sesuai dengan standar WELL Building Standard, dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup penghuni melalui desain yang memperhatikan kesehatan fisik, mental, serta lingkungan sekitar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode perancangan arsitektural. Proses perancangan mencakup studi literatur mengenai WELL Building Standard terlebih dan penerapan prinsip-prinsip desain arsitektur yang mendukung kesehatan serta kenyamanan para pengguna bangunan. Hasil perancangan townhouse ini meliputi desain hunian yang mengoptimalkan pencahayaan alami, sistem sirkulasi udara yang efektif, pemilihan material ramah lingkungan, serta adanya integrasi ruang hijau dalam lingkungan untuk meningkatkan kualitas udara dan kenyamanan psikologis para penghuni. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan WELL Building Standard dalam perancangan arsitektural townhouse tidak hanya mampu menghasilkan hunian yang sehat dan nyaman, tetapi juga mampu mendukung keberlanjutan lingkungan karena memperhatikan alam. Hasil perancangan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan hunian modern yang dapat mengedepankan kesejahteraan penghuni dan kelestarian lingkungan
Identifikasi Kebutuhan Program Ruang pada Krematorium dan Rumah Duka
Kematian merupakan siklus kehidupan yang tidak dapat dipisahkan oleh manusia. Kehilangan orang yang dicintai akan memberikan rasa kehilangan kepada keluarga yang ditinggalkan. Jenazah akan dititipkan di rumah duka dengan tujuan untuk mengenang orang yang meninggal, untuk dikremasi atau dikubur. Rumah duka merupakan tempat untuk melakukan upacara penghormatan terakhir bagi orang yang telah meninggal. Di Indonesia, rumah duka kerap dengan kata angker dan seram, sehingga perlunya atmosfer dan pensuasanaan baru untuk terlepas dari persepsi negatif. Orang yang berduka memiliki ikatan emosional antara jenazah dan keluarga yang ditinggalkan untuk diperhatikan dalam penerapan psikologi ruang yang turut bersimpati terhadap yang berduka. Pentingnya program ruang yang ideal pada sebuah rumah duka untuk memberikan kesan aman dan juga damai bagi keluarga yang berduka. Pemograman ruang yang diterapkan ditata secara berkesinambungan untuk menciptakan perjalanan emosi pada pengunjung krematorium dan rumah duka. Metode penelitian digunakan adalah metode kualitatif yaitu observasi lapangan dengan teknik studi kasus komparatif. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini untuk menentukan pemograman ruang apa saja yang diperlukan pada rumah duka dan krematorium yang dapat menjawab tantangan dalam menciptakan pengalaman ruang terhadap emosi pengunjung
Perancangan Interior Rumah Makan Ayam Bakar Klaten Miroso dengan Konsep Open Kitchen di Tangerang Selatan
Perancangan desain interior rumah makan memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman bersantap yang nyaman bagi pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain interior Rumah Makan Ayam Bakar Klaten Miroso dengan konsep open kitchen yang memungkinkan pelanggan melihat langsung proses memasak. Metode perancangan yang digunakan mengikuti tahapan analisis dan sintesis menurut Rosemary Kilmer. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner terhadap pengunjung serta studi kasus restoran sejenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan open kitchen meningkatkan transparansi, kepercayaan pelanggan, dan memperkaya pengalaman bersantap. Desain interior yang mengusung konsep tradisional Jawa diterapkan melalui pemilihan material alami seperti kayu, batu, dan anyaman bambu. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi usaha kuliner yang ingin menggabungkan konsep tradisional dan modern untuk meningkatkan daya tarik bisnisnya
Perencanaan Kawasan Danau Cigaru Berbasis Konsep Creative Public Space
Danau Cigaru merupakan kawasan eks galian pasir yang berkembang menjadi ruang publik namun mengalami degradasi akibat kurangnya perencanaan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kawasan Danau Cigaru berbasis konsep creative public space yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi guna menciptakan ruang publik yang inklusif dan fungsional. Metode yang digunakan meliputi analisis tapak, analisis ruang publik, analisis sirkulasi, serta evaluasi alternatif perencanaan menggunakan metode 5E (Efficiency, Effectiveness, Efficacy, Ethically, Elegance). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kawasan dengan pendekatan creative public space dapat meningkatkan kualitas lingkungan melalui revitalisasi ruang terbuka hijau, memperkuat keterlibatan masyarakat dengan aktivitas sosial dan ekonomi kreatif, serta memperbaiki konektivitas dan aksesibilitas melalui sistem sirkulasi yang lebih efektif. Masterplan yang dihasilkan mencakup zonasi yang mendukung keberlanjutan ekologis dan aktivitas publik, serta implementasi tahapan pembangunan yang sistematis untuk memastikan keberlanjutan kawasan. Dengan perencanaan yang terstruktur, Danau Cigaru dapat dioptimalkan sebagai ruang publik kreatif yang berdaya guna dan mampu mendukung kesejahteraan masyarakat setempat
Analisis Sirkulasi Dan Ukuran Display di Superindo Bez Gading Serpong Dengan Pendekatan Buku “Human Dimension and Interior Space”
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aspek ergonomi dalam perancangan ruang pada swalayan Superindo Bez Gading Serpong dengan pendekatan antropometri dari buku Human Dimension and Interior Space karya Panero (1979). Fokus utama penelitian adalah analisis sirkulasi pengunjung dan ukuran rak display pada area dingin serta area kasir. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa rak display buah telah memenuhi standar ergonomis dalam hal tinggi dan kemudahan akses, sedangkan jarak antar rak dan jarak antar kasir masih berada di bawah standar ideal.
This research aims to evaluate ergonomic aspects in the design of space at Superindo Bez Gading Serpong supermarket with an anthropometric approach from the book Human Dimension and Interior Space by Panero (1979). The main focus of the research is the analysis of visitor circulation and the size of the display rack in the cold area and the cashier area. The methods used include literature study, field observation, and documentation. The results showed that the fruit display shelves have met ergonomic standards in terms of height and ease of access, while the distance between shelves and the distance between cashiers is still below the ideal standard. 
Eksplorasi Arsitektur Puitis berdasarkan Konsep “The 5 Steps Of Griefs”
Kematian merupakan pengalaman universal yang sering kali membawa dampak emosional dan spiritual mendalam. Sayangnya, banyak ruang memorial seperti rumah duka dan rumah abu masih dirancang secara fungsional semata, tanpa mempertimbangkan kebutuhan psikologis pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan arsitektur puitis dalam merespons pengalaman kedukaan berdasarkan lima tahap emosi menurut Elisabeth Kübler-Ross: penyangkalan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi literatur, dengan pengumpulan data dari berbagai sumber akademik relevan yang kemudian dianalisis secara deskriptif melalui pendekatan fenomenologis dan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen-elemen arsitektur seperti pencahayaan, tekstur material, warna, dan atmosfer ruang memiliki keterkaitan langsung dengan kondisi emosional pengguna. Pendekatan multisensorik terbukti memperkuat makna ruang duka dan memungkinkan arsitektur berperan sebagai medium untuk refleksi, ketenangan, dan transendensi spiritual, khususnya dalam konteks urban yang padat.
Analisis Bibliometrik terhadap Penelitian dengan Topik Kenyamanan Termal pada Rumah Susun
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tren mengenai kenyamanan termal pada rumah susun khususnya mengenai bangunan hijau. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data yang merujuk berdasarkan scopus dengan kata kunci termal, kenyamanan, dan rumah susun. Artikel yang ditemukan mengenai topik pembahasan sebanyak 743 ini nantinya akan di filter menggunakan batasan tahun, bidang studi, jenis dokumen, bahasa, kata kunci, negara dan judul sumber yang menghasilkan 55 artikel. Selanjutnya analisis dan visualisasi data dilakukan menggunakan VOSViewer. Hasil analisis mengenai kata kunci termal, kenyamanan, dan rusunawa menunjukan bahwa pembahasan paling banyak mengenai topik pada bidang teknik, dengan jumlah publikasi terbanyak sebanyak 12 publikasi, meunjukan 4 klaster dengan “energi dan bangunan” merupakan istilah yang paling banyak sering muncul, serta pada tahun 2023 dan 2024 menjadi jumlah publikasi tertinggi dengan total 12 publikasi pada masing-masing tahunya. Penelitian ini tentunya sangat diperlukan di wilayah Indonesia dengan letak geografis yang berada pada negara tropis yang terletak di sekitar garis khatulistiwa