Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
Not a member yet
650 research outputs found
Sort by
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY F.M DI PUSKESMAS PEMBANTU TENAU KOTA KUPANG PERIODE 08 MEI S/D 08 JULI 2019.
Latar Belakang: Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas kesehatan Provinsi NTT AKI ibu pada tahun 2016 sebesar 131/100.000 KH dan mengalami penurunan pada tahun 2017 yaitu 120/100.000 KH. Sedangkan AKB pada tahun 2016 sebesar 5/1.000 KH dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 7,7/1.000 KH dari 1.104 jumlah kasus yang ada. Penigkatan angka kematian bayi disebabkan karena meningkatnya jumlah kelahiran.
Dilakukannya asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil Trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir sampai dengan pelayanan keluarga berencana diharapkan memberikan kontribusi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB di Indonesia serta tercapai kesehatan ibu dan anak yang optimal.
Tujuan Penelitian: Menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. F.M di Puskesmas Pembantu Tenau Kota Kupang dengan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP.
Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi penelaahan kasus (case study). Populasi seluruh ibu hamil trimester III yang berada diwilayah kerja Puskesmas Pembantu Tenau. SampelNy. F.M. G2P0A1AH0 Usia kehamilan 38 minggu 3 hari di Puskesmas Pembantu Tenau.
Hasil:Asuhan kebidanan Komprehensifyang diberikan pada Ny.F.M selama kehamilan TM III yaitu kunjunganrumahsebanyak2 kali dan kunjungan di Puskesmassebanyak 1 kali, Ny. F.M melahirkan di RS. SK Lerik dengan, spontan pervaginam tanggal 30 Mei 2019, bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin laki-laki, keadaan bayi normal, dilakukan pemantauan bayi baru lahir (KN1-KN3) dan pemantauan ibu nifas (KF1-KF3), serta atas persetujuan suami/istri ibu mengikuti KB suntik 3 bulanpada tanggal 08Juli 2019.
Simpulan: Penulis telah melakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. F.M dengan hasil keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, bayibarulahirdalamkeadaannormal, masa nifas berjalan normal dan ibusudahmenggunakanalat kontrasepsi
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.M.S DI PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG PERIODE 09 MEI S/D 2 JULI
Latar Belakang:Asuhan kebidananBerkelanjutan adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus–menerus antara seorang wanita dengan bidan. Tujuan asuhan berkelanjutan yang diberikan yaitu untuk memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan secara intensif kepada ibu selama masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana sehingga mencegah agar tidak terjadi komplikasi.Angka kematian ibu dan angka kematian bayi dilihat dari profil kesehatan di Indonesia tahun 2018 sebanyak 305 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB sebanyak 24 per 100.000 kelahiran hidup.
Dengan dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada ibuhamil Trimester III sampai berKB diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB di indonesia.
Tujuan PenelitianMenerapkan Asuhan Kebidanan berkelanjutan pada Ny.M.S di Puskesmas SikumanaKota Kupang dengan Pendekatan Manajemen Kebidanan di PuskesmasSikumana Kota Kupangperiode09 Mei s/d 02 Juli 2020.
Metode Penelitian:Metode penelitian menggunakan metode studi penelahan kasus (case study), lokasi studi kasus di Puskesmas Sikumana, Waktu tanggal 09 Mei sampai 02 juli 2020, Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerjaPuskesmasSikumana, sampel yang diambil adalah ibu hamil trimester IIIsebagai sampel tunggal, dengan menggunakan pengumpulan data yaitu data primer,wawancara, pemeriksaan dan observasi, data sekunder untuk mengidentifikasi masalah dan melakukan tindakan.
Hasil:Asuhan Kebidanan berkelanjutan yang dilakukan pada Kehamilan Trimester III tidak terdapat kesenjangan,pada Persalinan bukti pendokumentasian hasil USG tercantum pada buku KIA, Bayi Baru Lahir mendapat HB0 setelah 2 jam post partum,pada Masa Nifas dimana ibuk mendapatkan vitamin A setelah post partumdan Keluarga Berencana tidak terdapat kesenjangan.
Kesimpulan: asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny.M.S dengan hasil keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, bayi baru lahir dalam keadaan normal, masa nifas berjalan normal dan ibu belum menggunakan alat kontrasepsi
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.Y.M DI PUSKESMAS PEMBANTU TENAU KUPANG TANGGAL 20 MEI - 8 AGUSTUS TAHUN 2020.
Latar belakang: Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) dapat ditekan melalui pelayanan asuhan kebidanan berkelanjutan yang berfokus pada asuhan sayang ibu dan sayang bayi yang sesuai dengan standar pelayanan kebidanan. Berdasarkan PWS KIA di Puskesmas Pembantu Tenau pada tahun 2018 sasaran ibu hamil berjumlah 279, ibu bersalin 182, bayi baru lahir 182, ibu nifas 182 dan 577 pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi.
Tujuan penelitian: Mampu menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.Y.M dengan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP di Puskesmas Pembantu Tenau Kota Kupang Periode 20 Mei – 08 Agustus 2020.
Metode penelitian: Studi kasus ini menggunakan metode penelaan kasus, lokasi penelitian adalah puskesmas pembantu Tenau Kupang, subyek semua ibu hamil trimester III di puskesmas pembantu. Sampel ibu hamil Ny.Y.M, di Puskesmas Pembantu Tenau Kupang dilaksanakan tanggal 20 mei s/d 08 agustus 2020, menggunakan format asuhan kebidanan dengan ibu hamil menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder.
Hasil : Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny.Y.M selama kehamilan TM III yaitu 36 minggu 2 hari, dilakukan pemeriksaan ANC. Melahirkan di Puskesmas Pembantu Tenau secara normal pada tanggal 29 juni 2020 pukul 08.40 wita. Bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin laki-laki, selama proses persalinan berjalan normal, pengawasan selama 6 jam post partum, dilakukan pemantauan selama KF1, KN1, sampai KF3 dan KN3, ibu diberikan konseling dan memilih alat kontrasepsi suntik 3 bulan.
Simpulan : Asuhan kebidanan pada ibu hamil Ny.Y.M umur 27 tahun G2P1A0AH1 usia kehamilan 36 minggu 2 hari, janin tunggal, hidup, intrauterine, presentasi kepala kepala ibu dan janin baik, di Puskesmas Pembantu Tenau, pemeriksaan ANC dilakukan pada TM II – TM III, proses persalinan, bayi baru lahir, nifas, berlangsung secara normal dan ibu sudah mengikuti KB 3 bulan
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY.M.N DI PUSKESMAS RAWANGKALOKABUPATEN NGADA TANGGAL 11 MEI S/D 25 JUNI TAHUN 2020.
Latar Belakang:Kehamilan merupakan suatu proses yang normal dan fisiologis akan tetapi bisa juga mengarah ke patologis. Oleh karena itu setiap ibu hamil perlu memeriksa kehamilannya ke fasilitas kesehatan yang memadai dan diberikan asuhan kebidanan berkelanjutan yang dilakukan mulai dari Antenatal Care (ANC), Intranatal Care (INC), Post Natal Care (PNC), Bayi Baru Lahir (BBL), serta penggunaan alat kontrasepsi.
Tujuannya untuk menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny .M.N dengan pendekatan manajemen kebidanan dengan metode pendokumentasian SOAP di Puskesmas Rawangkalo Kabupaten Ngada.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus (case study). Populasinya adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berada diwilayah kerja Puskesmas Rawangkalo. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling Sampel yang diambil adalah Ny.M.NG3P2A0AH2 Usia kehamilan 37 minggu.
Hasil:AsuhanKebidanan berkelanjutan yang diberikan pada Ny.M.N. selama kehamilan TM III yaitu kunjungan rumah 1kali, kunjungan di puskesmas 1 kali, Ny.M.N melahirkan di Puskesmas Rawangkalo lahir spontan pervaginam pada tanggal 13 Mei tahun 2020, bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin perempuan, keadaan bayi normal, pada masa nifas involusi uterus berjalan normal ditandai dengan perubahan perut ibu yang mengecil, serta persetujuan suami/istri untuk ibu menggunakan KB IUD pada tanggal 25 Juni 2020.
Kesimpulan:Penulis telah melakukan asuhan kebidanan komprehensif yang diberikan kepada Ny. M.N dengan hasil keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, bayi baru lahir dalam keadaan normal, masa nifas normal, dan ibu telah menggunakan alat kontrasepsi IUD setelah masa nifa
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY.A.L.USIA KEHAMILAN 37 MINGGU 6 HARI DI PUSKESMASLAWAHINGDESA LAWAHING KECAMATAN KABOLA KABUPATEN ALOR TANGGAL 25MEI S/D 30 JULI 2020.
Latar Belakang:Asuhan Kebidanan berkelanjutan adalah Asuhan Kebidanan yang dilakukan mulai dari masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, keluarga berencana yang diberikan secara berkelanjutan pada ibu.Berdasarkan PWS KIA di Puskesmas Lawahing sasaran ibu hamil yang ditentukan oleh Dinkes Kab Alor tahun 2019 berjumlah 177, sedangkan kunjungan ibu hamil K1 berjumlah 95 (22,95%), K4 sasaran yang dicapai 103 (58,19%).
Sasaran ibu bersalin sebanyak 168 ibu, sedangkan jumlah ibu bersalin di tahun 2019 sebanyak 96 ibu, dimana yang bersalin di tenaga kesehatan sebanyak (57,14%) dan yang melakukan persalinan di rumah tanpa tenaga kesehatan sebanyak 1 orang (0,5%).
Jumlah sasaran bayi baru lahir 160 yang melakukan kunjungan secara lengkap dan sasaran yang dicapi97 (60,,62%) dan jumlah sasaran ibu nifas sebanyak 160 yang melakukan kunjungan nifas secara lengkap dan sasaran yang dicapai sebanyak 97 (60,62%). Sasaran untuk keluarga berencana sebanyak 832 orang dan sasaran yang dicapaiadalah 375 orang ( 221,86%).
Tujuan :untuk melakukan asuhan kebidanan secara berkelanjutan kepada Ny.A.L. sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, sampaidengan keluarga berencana Di PuskesmasLawahing, dengan pendekatan manajemen asuhan kebidanan dan pendokumentasian secara SOAP.
Metode : Studi kasus menggunakan metode penelaah casestudy kasus.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Lawahing sampel yang diambil adalah ibu hamil trimester III Ny.A.L. umur 35 tahun G3P2A0 AH2 UK 37 minggu 6 hari di Puskesmas Lawahingtanggal25 Mei s/d 30 Juli 2020.
Hasil:Asuhan kebidanan secara Berkelanjutan yang diberikan pada Ny.A.L. selama kehamilan TM III yaitu kunjungan ANC nya teratur,TM1 2x ,TM II 6x,TM III 7x, Ny. A.L. melahirkan di PuskesmasLawahing lahir secara Spontantanpaada indikasi pada tanggal 15 Juni 2020pukul 08:30wita, bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin Perempuan, dilakukan IMD selama 1 jam, hasil pemeriksan antropometri yaitu BB bayi 3.300 gram, PB 50 cm, LK 33 cm, LD 33 cm, LP 32cm,kedaan bayi sehat.
Selama masa nifas berjalan normal dan dilakukan kunjungan KF1-KF3 dan KN1-KN3, ibu diberi konseling dan atas persetujuan suami/istri ibu mengikuti KB suntik 3 bulanpada tanggal 25 Juli 2020.
Simpulan:Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. A.L. yang di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran, keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal, bayi baru lahir dalam keadaan baikserta ibu telah menjadi akseptor KB suntik 3 bulan
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY.M.J DI PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG PERIODE 04 MEI s/d 08 JULI 2020.
Latar Belakang: Asuhan kebidananBerkelanjutanadalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus–menerus antara seorang wanita dengan bidan.
Tujuan asuhan berkelanjutan yang diberikan yaitu untuk memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan secara intensif kepada ibu selama masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana sehingga mencegah agar tidak terjadi komplikasi.
Angka kematian ibu dan angka kematian bayi dilihat dari profil kesehatan di Indonesia tahun 2018 sebanyak 305 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB sebanyak 24 per 100 kelahiran hidup. Dengan dilakukan asuhan kebidanan Berkelanjutan pada ibu hamil Trimester III sampai menggunakan Alat Kontrasepsi diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB di indonesia.
Tujuan Penelitian : Menerapkan asuhan kebidanan Berkelanjutan pada Ny.M.J dengan Pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian di Puskesmas Sikumana Kota Kupang periode 04 Mei s/d 08 Juli 2020.
Metode Penelitian: Metode penelitian menggunakan metode penelaah kasus, Waktu penelitian 04Mei sampai 08 juli 2020,pengumpulan data menggunakan data primer, data sekunder, wawancara, pemeriksaan Populasi adalah semua ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sikumana, dan sampel adalah ibu hamil Ny M.J Umur 21 Tahun.
Hasil: Asuhan KebidananBerkelanjutanyang dilakukan pada Kehamilan Trimester III terdapat kesenjangan dimana Ny. M.J tidak melakukan pemeriksaan kehamilannya di puskesmas pada kehamilan trimester 1, pada Persalinan bukti pendokumentasian hasil USG tidak tercantum pada buku KIA, Bayi Baru Lahir tidak mendapat HB0 setelah 2 jam post SC dan baru di dapatkan setelah 3 hari post SC, pada Masa Nifas dimana ibu tidak mendapatkan vitamin A setelah post SC dan Keluarga Berencana tidak terdapat kesenjangan.
Kesimpulan: Asuhan kebidananBerkelanjutanpada Ny. M.J dengan hasil keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, bayi baru lahir dalam keadaan normal, masa nifas berjalan normal dan ibu sudah menggunakan alat kontrasepsi Implan
UJI AKTIVITAS KOMBINASI VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DAN CASTOR OIL SEBAGAI HAIR TONIC TERHADAP PERTUMBUHAN RAMBUT PADA KELINCI JANTAN (Oryctolagus cuniculus).
Minyak kelapa murni dan minyak jarak banyak digunakan oleh masyarakat untuk menumbuhkan rambut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasi dan mendapatkan formula terbaik yang dapat menumbuhkan rambut dengan optimal dalam bentuk sediaan emulsi. Hair tonic dibuat sebanyak tiga formula dengan formula I (konsentrasi minyak kelapa murni 10% dan minyak jarak 35%), formula II (konsentrasi minyak kelapa murni 12,5% dan minyak jarak 37,5%) dan formula III (konsentrasi minyak kelapa murni 15% dan minyak jarak 40%). Sediaan emulsi ini diaplikasikan secara topikal pada kulit kelinci dan panjang rambut diukur selama 18 hari tiap 3 hari sekali. Hair tonic minoksidil digunakan sebagai kontrol positif dan gliserin digunakan sebagai kontrol negatif.Hasil pengujian pertumbuhan rambut menggunakan uji analisis statistik One Way Anova dengan nilai signifikan p<0,05 dan dilanjutkan dengan uji SNK menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tiap kelompok perlakuan dengan formula terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan rambut adalah formula III
RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD SOE
Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi akibat berkembang biaknya mikroorganisme di dalam saluran kemih, yang dalam keadaan normal air kemih tidak mengandung bakteri, virus, atau mikroorganisme lain. Obat yang digunakan untuk mengatasi masalah infeksi adalah antimikroba atau antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien Infeksi Saluran Kemih (ISK) di instalasi rawat inap RSUD Soe tahun 2018 berdasarkan tepat indikasi, tepat dosis, tepat obat dan tepat pasien serta mengetahui rasionalitas penggunaan antibiotik dengan metode Gyssens.Metode penelitian yang dilakukan adalah metode deskriptif dengan data yang diambil secara retrospektif. Populasi penelitian ini adalah seluruh data rekam medis pasien rawat inap dengan diagnosa ISK di RSUD Soe. Sampel penelitian ini adalah ISK tanpa komplikasi tahun 2018 sebanyak 37 data.Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan penggunaan antibiotik terbanyak adalah Seftriakson. Penggunaan antibiotik dalam penelitian ini didapatkan tepat indikasi sebesar 100%, tepat dosis 83,78%, tepat obat 100%, dan tepat pasien 100%. Hasil kategori 0 (tepat/rasional) sebesar 62,16%, kategori I (penggunaan antibiotik tidak tepat waktu) 8,10%, kategori IIb (penggunaan antibiotik tidak tepat interval pemberian) 8,10%, kategori IIa (penggunaan antibiotik tidak tepat dosis) 16,22%, kategori IIIb (penggunaan antibiotik terlalu singkat) 13,51%
UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK ETANOL DAUN PANDAN TIKAR (Pandanus tectorius) PADA MENCIT (Mus musculus) YANG DIINDUKSI ASAM ASETAT.
Nyeri merupakan gejala yang paling sering dialami dan dikeluhkan oleh pasien dan menjadi salah satu alasan pasien untuk mendatangi tempat pelayanan kesehatan. Tumbuhan banyak digunakan dalam pengobatan tradisional karena memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan efek farmakologi. Pandan tikar (Pandanus tectorius) merupakan salah satu tumbuhan yang berpotensi memberikan efek farmakologi sebagai anti nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas analgesik ekstrak etanol daun pandan tikar dan dosis ekstrak yang paling efektif dalam memberikan aktivitas analgesik.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode induksi asam asetat (writhing test).
Mencit sebanyak 24 ekor dibagi secara acak ke dalam 4 kelompok. Kelompok 1 (kontrol negatif) diberikan Na CMC 0,5%. Kelompok 2 (kontrol positif) diberikan asam mefenamat dengan dosis 1,3 mg/20 gBB mencit. Kelompok 3 (uji I) diberikan ekstrak etanol daun pandan tikar dengan dosis 8 mg/20 gBB mencit.
Kelompok 4 (uji II) diberikan ekstrak etanol daun pandan tikar dengan dosis 12 mg/20 gBB mencit.
Setelah 30 menit, mencit diinduksi dengan asam asetat 0,7% secara intraperitonial.
Kemudian diamati geliat mencit selama 60 menit dengan selang waktu 5 menit.
Selanjutnya dihitung rata-rata jumlah geliat mencit, persen daya proteksi, dan persen efektivitas analgesik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan One Way Anova.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pandan tikar memiliki aktivitas analgesik pada mencit yang diinduksi asam asetat, dan dosis ekstrak yang paling efektif adalah 12 mg/20 gBB mencit dengan persen daya proteksi sebesar 26,85% dan persen efektivitas analgesik sebesar 69,93%, dengan nilai p = 0,027 (p < 0,05, 95% Ci)
Evaluasi Terapi Penggunaan Antibiotik Untuk Infeksi Saluran Pernafasan Akut Non Pneumonia Pada Anak Di Rumah Sakit Umum Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang.
Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi akut yang menyerang organ saluran pernafasan bagian atas dan saluran pernafasan bagian bawah. Infeksi Saluran Pernafasan Akut adalah penyakit yang banyak diderita oleh anak-anak maupun orang dewasa di negara berkembang maupun di negara maju. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran terapi penggunaan Antibiotik pada pasien anak dengan diagnosa penyakit infeksi saluran pernafasan akut non pneumonia dan mengetahui rasionalitas penggunaan Antibiotik pada pasien anak dengan diagnosis penyakit infeksi saluran pernafasan akut non pneumonia di Rumah Sakit Umum Prof. Dr W.Z Johannes Kupang.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimental, metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Hasil penelitian ini selanjutnya dibandingkan menggunaakan literatur British national formularium tahun 2015, Pharmacotherapy handbook 7th edition, Pharmacotherapy handbook 9th edition, Pedoman pengendalian infeksi saluran pernafasan akut tahun 2011 dan Standard treatment guidelines And essential medicines list.
Dari 100 sampel pasien anak usia 1-15 tahun yang terdiagnosis infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) non pneumonia, 21 kasus (42%) menggunakan antibiotik amoxicillin dan 20 kasus (40%) menggunakan antibiotik sefadroxil, tepat pasien 60 kasus (100%), tepat obat 11 kasus (22%), tepat indikasi 14 kasus (28%) dan tepat dosis 5 kasus (10%) serta hanya 5 kasus (10%) yang rasional dalam penggunaan antibiotik