Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
Not a member yet
    650 research outputs found

    ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY D.D DI PUSKESMAS ALAK KOTA KUPANG PERIODE 11 JULI S/D 25 AGUSTUS 2018.

    Get PDF
    Latar Belakang :Kehamilan, persalinan dan nifas merupakan suatu rangkaian peristiwa alamiah dan fisiologis yang akan di alami oleh setiap wanita sebagai calon ibu,namun setiap kehamilan dalam perkembangannya mempunyai resiko mengalami penyulit atau komplikasi (Kemenkes,2010).Asuhan kebidanan Berkelanjutan merupakan asuhan kebidanan yang diberikan secara menyeluruh dari mulai hamil, bersalin, bayi baru lahir, nifas, sampai pada KB. Tujuan:MelakukanAsuhankebidanan berkelanjutandenganpendekatanmenejemenkebidananpada Ny.D.D sejak masa kehamilan, Persalinan, Nifas,BayiBaruLahirdanKeluargaBerencana diwilayah Puskesmas Alak tanggal 11juli s/d 25 Agustus 2018. Metode Penelitian : Penelaahan kasus (case study), lokasi studi kasus di Puskesmas Alak, subjek studi kasus adalah Ny D.D dilaksanakan tanggal 12 juli sampai 25 agustus 2018 dengan pendekatan asuhan kebidanan. Populasi seluruh ibu hamil Trimester III di Puskesmas Alak dan Sampel adalah Ny D.D G3P2A0AH2 kehamilan Trimester III di Puskesmas Alak. Hasil:SetelahdilakukanasuhankebidananberkelanjutanpadaNy.D.D dalam hasil peneliti pada kehamilan, ibu melakukan kunjungan sesuai dengan anjuran dan memberikan asuhan tidak terdapat penyulit apapun, dalam memberikan asuhan pada kala l tidak terdapat penyulit, kalla ll tidak terdapat penyulit, kala ll sampai kala lV persalinan tidak terdapat penyulit dan prosesnya berjalan normal, pada kunjungan bayi baru lahir normal tidak terdapat penyulit, pada kunjungan post partum tidak terdapat penyulit, pada konseling ber-KB ibu memilih suntikan 3 bulan. Simpulan :Setelah dilakukan asuhan kebidanan Berkelanjutan yang di mulai dari masa kehamilan, masa persalinan, masa nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana semuanya berjalan normal

    ASUHAN KEBIDANAN PADABAYI DENGAN PNEUMONIADI RUANG KENANGA RSUD. Prof. Dr. W.Z. JOHANNES KUPANG TANGGAL 23 S/D 27 APRIL 2017.

    Get PDF
    LATAR BELAKANG:Pneumonia adalah penyakit batuk pilek yang di sertai dengan napas sesak yang ditandai dengan dinding dada bawah tertarik kadalam atau nafas cepat (40-50 kali atau lebih tiap menit).Pneumonia sering di temukan pada anak balita, tapi juga pada orang dewasa dan pada kelompok usia lanjut. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian jika tidak segera diobati. TUJUAN: Mampu memberikan asuhan kebidanan pada bayi dengan pneomonia di ruangan kenanga RSUD Prof.Dr. W.Z.Johannes Kupang tanggan 23 April 2017menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Helen varney . METODEPENELITIAN: Desain penelitian adalah rancangan bagaimana penelitian tersebut di laksanakan. Jenis penilitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. PEMBAHASAN: Berdasarkan data yang diperoleh pada kasus ini didapati By. Umur 9 bulan dengan Pneomonia asuhan yang dilakukan dengan menejemen 7 langkah Helen varney dari pengumpulan data sampai evaluasi yaitu : mengobservasi TTV, menginformasikan kepada ibu hasil pemeriksaan, Menjelaskan pada orang tua tanda bahaya yang dapat mengancam jiwa anak, Kompres anak dan memakai baju yang tipis, menjaga personal hygine anak, memberikan makan dan minum pada anak, cuci bahan makanan mentah sebelum dimasak, serta melanjutkan terapi obat dari dokter, control ulang 3 hari lagi. KESIMPULAN: Setelah pelaksanaan asuhan kebidanan pada An.A.U umur 9 bulan dengan pneumonia mulai dari tanggal 23-04-2017 selama 5 hari semua masalah teratasi tanpa ada komplikasi dari tindakan yang diberikan dan pasien pulang dalam keadaan sehat

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M.R DI PUSKESMAS ALAK KOTA KUPANG TANGGAL 16 JUNI S/D 20 AGUSTUS TAHUN 2018.

    Get PDF
    Introduction: Angka kematian di Indonesia terbilang cukup tinggi. Berdasarkan data dari Profil Kesehatan Indonesia tahun 2016 diketahui bahwa angka kematian Ibu pada tahun 2016 mencapai 4912 kasus dan angka kematian bayi pada tahun 2016 mencapai 32.007 kasus. Dengan dilakukan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil Trimester III sampai dengan perawatan masa nifas dan KB diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB di Indonesia serta tercapai kesehatan ibu dan anak yang optimal. Methods: Menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil Trimester III, persalinan, bayi baru lahir, nifashingga KB dengan pendekatan manajemen kebidanan. Studi kasus menggunakan metode deskriptif kasus, lokasi studi kasus di Puskesmas Alak, subjek studi kasus adalah Ny. M.R dilaksanakan tanggal 16 juni sampai 20 agustus 2018 dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Alak sampel yang diambil adalah ibu hamil trimester IIINy. M.RG1P0A0AH0UK 38 minggu 3 hari di Puskesmas Alak tanggal 16 juni sampai 20 agustus 2018. Result:Asuhan kebidanan Komprehensif yang diberikan pada Ny.M.R selama kehamilan TM III yaitu dilakukan kunjungan rumah sebanyak 2 kali dan kunjungan di Puskesmas sebanyak 1 kali, Ny. M.R melahirkan di puskesmas Alak lahir secara spontan pervaginam pada tanggal 25 Juni 2018 pukul 08.40 WITA, bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin laki-laki, dilakukan IMD selama 1 jam, hasil pemeriksan antropometri yaitu BB bayi 3.200 gram, PB 49 cm, LK 34 cm, LD 32 cm, LP 33 cm, diberikan salep mata dan Neo-K 1 jam setelah persalinan, HB0 1 jam setelah pemberian Vit-K dan salep mata, keadaan bayi sehat. Selama proses persalinan berjalan normal yaitu kala I 12 jam, kala II 30 menit, kala III 5 menit, pengawasan selama 2 jam post partum, dilakukan pemantauan selama KF1 sampai KF3, dan KN1 sampai KN3, ibu diberi konseling dan atas persetujuan suami/istri ibu mengikuti KB pada tanggal 13 Agustus 2018. Discussion:Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. M.R yang di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran, keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan fasilitas kesehatan, bayi baru lahir dalam keadaan normal, masa nifas berjalan normal dan ibu sudah menggunakan alat kontrasepsi pasca salin

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY L.T DI PUSKESMAS PENFUI KOTA KUPANG PERIODE 25 MEI S/D 20 JULI TAHUN 2018.

    Get PDF
    Latar Belakang: Di Indonesia terdapat 5.320.550 ibu hamil dimana yang melakukan pemeriksaan kehamilan sampai dengan 4.606.215 orang (86,57%), ibu bersalin dan nifas sebanyak 5.078.636 orang (92,8%), tetapi hanya terdapat 4.222.506 orang (83,14%) ibu bersalin yang bersalin di fasilitas kesehatan dan ditolong oleh tenaga kesehatan serta yang melakukan kunjungan neonatus atau KN hanya 4.448.532 orang (91,96%),Kualitas dan jangkauan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) berpengaruh terhadap Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Asuhan berkelanjutan adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus-menerus antara seorang wanita dan bidan. Tujuan Penelitian: Mahasiswa mampu menerapkan Asuhan Kebidanan Berkelanjutan dengan pendekatan manajmen kebidanan pada Ny.L.T di Puskesmas Penfui Kota Kupang periode 25 mei s/d 20 juli 2018. Metode Penelitian:Studi kasus menggunakan metode penelaan kasus,di Puskesmas Penfui, pada Ny. L.T, mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana, dengan pendekatan manajemen kebidanan. Hasil dan Pembahasan: Ny.L.T selama masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana, tidak ditemukan adanya patologi, keadaan ibu dan bayi sehat. Simpulan:Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny.L.Tmulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana dan tidak ditemukan adanya kesenjangan

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. Y. B DI PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG TANGGAL 29 APRIL S/D 29 MEI TAHUN 2019.

    Get PDF
    Latar Belakang: Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) merupakan salah satu indikator penting untuk menilai kualitas pelayanan kesehatan di suatu daerah. Penanganan masalah ibu dan bayi masuk dalam salah satu Goals SDG’s (Sustainable Development Goals) yang dalam poin 7 mengatakan batasan AKI 70 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB 12 per 100.000 kelahiran hidup, targetnya mengatakan pada tahun 2030 mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) di bawah 70 per 100.000 kelahiran hidup dan mengakhiri kematian bayi dan balita yang dapat dicegah dengan seluruh Negara berusaha menurunkan angka kematian neonatal setidaknya hingga 12 per 1.000 kelahiran hidup dan angka kematian balita 25 per 1.000 kelahiran hidup. Tujuannya: mampu menerapkan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan manajemen kebidanan pada Ny. Y. B di Puskesmas Sikumana. MetodePenelitian: Dalam penelitian ini Penulis menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, populasi Semua ibu hamil di Puskesmas Sikumana, Sampel Sampelnya adalah Ny.Y.B Hasilnya: Berdasarkan pengkajian asuhan kebidanan komprehensif yang telah diberikan pada Ny.Y.B umur 23 tahun mulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir, dalam batas normal, tidak ada yang mengarah kegawat daruratan ataupun patologis dan ada kesenjangan antara teori dan praktek. Simpulan: Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa asuhan komprehensif pada Ny.Y.B umur 23 tahun mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir mendapatkan hasil yang fisiologis

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADAIBU PRIMIGRAVIDA DIPUSKESMAS BAKUNASE KOTA KUPANGPERIODE TANGGAL 19 MARETS/D 10 MEI 2018.

    Get PDF
    Latar Belakang: Ukuran yang dipakai untuk menilai baik buruknya keadaan pelayanan kebidanan (Maternity Care) dalam suatu negara atau daerah pada umumnya ialah kematian maternal dan neonatal (Menurut definisi World Health Organizatio). Oleh sebab itu maka pemerintah dalam upaya penurunan AKI dan AKB salah satunya adalah Expanding Maternal Neonatal Survival (EMAS) dengan target penurunan AKI dan AKB sebesar 25%. Dengan dilakukan asuhan kebidanan secara berkelanjutan pada ibu hamil trimester III sampai perawatan masa KB diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB di Indonesia serta tercapai kesehatan ibu dan anak yang optimal. Tujuan : Melakukan Asuhan kebidanan berkelanjutan dengan pendekatan manejemen asuhan kebidanan pada Ibu primigravida mulai dari kehamilan TM III, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana diwilayah Puskesmas Bakunase. Metode: Menggunakan metode case study atau metode penelahan Hasil: Setelah dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. A.N dari hamil hingga KB penulis menemukan perbedaan antara teori dan praktik pada saat melakukan asuhan dan tidak terdapat penyulit. Simpulan: Setelah dilakukan asuhan kebidanan secara berkelanjuatan keadaan pasien baik mulai dari kehamilan sampai KB

    PENGARUH KINERJA TENAGA KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN AKSEPTOR KB DI PUSKESMAS BAKUNASE

    Get PDF
    Penyebab meningkatnya laju pertumbuhan penduduk (LPP) terbesar adalah karena pernikahan dini atau pernikahan usia muda. Kepuasan pelayanan KB tidak terlepas dari kinerja tenaga kesehatan dalam Peningkatan pemakaian kontrasepsi diupayakan dengan meningkatkan kemandirian KB dan kualitas pelayanan KB sehingga menimbulkan rasa puas bagi akseptor. Hasil Riset Kesehatan dasar tentang pemakaian Kontrasepsi pada PUS dari Tahun 2012-2017 mengalami Peningkatan sebesar 1,7% dengan presentase hasil 61,9% (2012), 63,6% (2017) (Riskesdas, 2017). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kinerja tenaga kesehatan terhadap kepuasan akseptor KB di Puskesmas Bakunase. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, metode yang digunakan deskriptif analitik dengan rancangan Cross sectional. sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kinerja dan kepuasan pada akseptor KB di Puskesmas Bakunase. analisa data dengan menggunakan uji spearman Rho. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kinerja tenaga kesehatan terhadap kepuasan akseptor KB dengan nilai sig. 0,004, yang artinya lebih kecil dari 0,05. berarti ada pengaruh kinerja tenaga kesehatan terhadap kepuasan akseptor KB di Puskesmas Bakunase. Untuk menjadikan tingkat kepuasan sebagai bahan masukan untuk tenaga kesehatan diperlukan upaya peningkatan kualitas pelayanan dan diperlukan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor penentu kepuasan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang berkualitas terkait program KB

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TERHADAP KELENGKAPAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG.

    Get PDF
    Dokumentasi asuhan keperawatan adalah bukti dan pelaporan yang dimiliki perawat yang berguna bagi klien dan penting bagi perawat sebagai tanggung jawab dan tanggung gugat dari berbagai masalah yang dialami klien dalam menerima pelayanan keperawatan. Jika sesuatu yang dilakukan tidak ditulis atau didokumentasikan maka hal tersebut diasumsikan tidak terjadi dan dokumentasi keperawatan yang buruk dapat menyebabkan informasi tentang klien terputus. Pengetahuan dan sikap perawat penting dalam menentukan kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah korelasi dengan rancangan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling dengan jumlah responden 41 orang perawat. Pengumpulan data pengetahuan dan sikap dilakukan dengan menggunakan kuesioner, dan kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan, sehingga disarankan adanya upaya upaya peningkatan pengetahuan dan sikap perawat guna mendukung pelaksanaan dokumentasi asuhan keperawatan

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSUMSI MINUMAN BERALKOHOL PADA REMAJA USIA 15-18 TAHUN DI SMAN 6 KUPANG.

    Get PDF
    Perilaku konsumsi minuman beralkohol dapat mengakibatkan timbulnyabentuk kenakalan, perkelaian, geng remaja, perbuatan asusila, maraknya premanisme pada kalangan remaja, tawuran, menganggu ketertiban umum, hilangnya rasa aman, dan rusaknya tatanan sosial dalam masyarakat. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perilaku konsumsi minuman beralkohol seperti faktor pengetahuan, sikap remaja dan lingkungan sosial. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa hubungan antara pengetahuan, sikap, lingkungan sosial dengan perilaku konsumsi minuman beralkohol pada remaja usia 15-18 tahun di SMAN 6 Kupang. Penelitian berlangsung selama 1 bulan, dimulai dari bulan Maret – April 2020. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 172 orang dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji spearman rho didapatkan pengetahuan ρ value= 0,003< 0,05, sikap ρ value= 0,002 < 0,05 dan lingkungan sosial ρ value= 0,002 < 0,05 sehinggan ada hubungan antara pengetahuan, sikap dan lingkungan sosial dengan perilaku konsumsi minuman beralkohol pada remaja usia 15-18 tahun di SMA N 6 Kupang. Saran: pihak sekolah lebih meningkatkan strategi dalam pencegahan konsumsi minuman beralkohol dengan cara memberikan pendidikan kepada siswa terkait konsumsi alkohol beserta dampaknya

    HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA (PKPR) DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEHAMILAN REMAJA DI SMA NEGERI 2 KOTA KUPANG.

    Get PDF
    Kehamilan remaja merupakan salah satu penyumbang angka kematian maternal dan bayi di dunia karena remaja mempunyai resiko lebih tinggi mengalami kesulitan melahirkan yang menyebabkan sakit/cacat maupun kematian bagi ibu dan bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah ada hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR) dengan perilaku pencegahan kehamilan remaja di SMA Negeri 2 Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 128 orang siswi di SMA Negeri 2 Kupang yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling dan simple random sampling. Penelitian ini dilakukkan pada Agustus 2020. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas oleh peneliti. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku pencegahan kehamilan remaja ( p value= 0,000 <α 0,05 ) dan ada hubungan signifikan antara kesehatan peduli remaja (PKPR) dengan perilaku pencegahan kehamilan remaja ( p value= 0,000 <α 0,05 ). Diharapkan guru-guru di sekolah dapat menjadi fasilitator bagi siswi remaja dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi dan meningkatkan kerja sama dengan puskesmas dalam menjalankan progam PKPR agar remaja memiliki perilaku pencegahan kehamilan remaja yang baik

    643

    full texts

    650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇