Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
Not a member yet
    650 research outputs found

    ANALISIS HASIL BELAJAR PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN AUDIO VISUAL PADA KELAS III E SD KRISTEN CITRA BANGSA KUPANG.

    Get PDF
    Penelitian ini diadakan di SD Kristen Citra Bangsa. subjek dalam penelitian ini ialah siswa kelas III E dengan jumlah 22 orang siswa yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Hasil pengujian dilakukan dengan metode demonstrasi yaitu penyebaran angket kepada siswa. Pada penelitian ini berdasarkan jawaban angket yang diberikan kepada siswa memperoleh hasil perhitungan angket terdapat 4 kategori yaitu: Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS) dan Sangat tidak setuju (STS). Dari 22 responden yang menjawab setiap item dengan mencapai skor sebesar sangat setuju 98 (44,00%), setuju jumlah skornya 67 (30,45%), tidak setuju skornya 24 (10,90%) dan sangat tidak setuju skornya 11 (2,42%) responden. Dengan demikian dapat disimpulkan media pembelajaran audio visual layak untuk dipakai sebagai media dalam proses pembelajaran

    COMPOUND WORDS ANALYSIS OF BILBA DIALECT IN ROTENESE LANGUAGE.

    Get PDF
    Morphology is the one field of study in micro linguistics that studies morphemes that can be used to form a sentence in a language. Each language has each own morphology system. It means that each language has it own way to the words. One of the famous etnic languages is spoken by the people in Rote Ndao Regency. The purpose of this research is to study the form of compound words and types of compound words in the Bilba dialect. This research is a type of qualitative research that aims to describe the forms and types of compound words in the Bilba dialect. The data used in this study were taken from informants who are native speakers of the Bilba dialect through observation and interviews in the field. The analysis shows that compound words in Bilba dialect are formed by the combination of two words that have different meanings in the same class of words or not. In Bilba dialect there are seven processes of compound words that can be classified into three types of compound words namely, compound nouns, compound verbs, and compound adjectives

    AN ANALYSIS ON ELEMENTS OF WRITING FOUND ON THIRD SEMESTER STUDENTS WRITING AT ENGLISH DEPARTMENT OF CITRA BANGSA UNIVERSITY.

    Get PDF
    In English, there are four skills that should be mastered, there are listening speaking, reading and writing.Writing skill is one of the difficulty skill, because writing skill is neededa creative thinking and skill in mastering that ability.The aim of this research is to know the elements of writing found on third semester students writing at English Department of Citra Bangsa University and to find out the dominant element of writing mostly found on third semester students writing at English Department of Citra Bangsa University. In this research the researcher analyzed the elements of writing found on students writing. The researcher used descriptive qualitative method to described the data, because in discussion the researcher only describes the data by finding out the element of writing founded on students writing.The subject in this research arethe English three lecturer and the thirdsemester students of English departmentat Citra Bangsa University. The data that researcher obtained through documentation and interview explain in description. The result of this research thecentral idea element get first rank, the element of organization get second rank, the element of supporting material get third rank, the element of expression, word choice and point of view get fourth rank and the element of spelling, grammar and punctuation get fifth rank

    PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK METANOL BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi Linn.) TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA TIKUS PUTIH GALUR WISTAR HIPERLIPIDEMIA.

    Get PDF
    Hiperlipidemia merupakan penyebab utama penyakit aterosklerosis dan penyakit terkait aterosklerosis lainnya, seperti penyakit jantung koroner, penyakit serebrovaskular iskemia, dan penyakit pembuluh perifer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak metanol buah belimbing wuluh (Averrhoa blimbi Linn.) dengan dosis 160 mg/200 gBB, 320 mg/200 gBB, dan 480 mg/ 200 gBB dalam menurunkan kadar trigliserida tikus hiperlipidemia dan mengetahui dosis manakah yang paling optimal dalam menurunkan kadar trigliserida. Jenis penelitian ini adalah eksperimental menggunakan rancangan pretest-post test only control group design dengan metode induksi pakan tinggi lemak (kuning telur puyuh). Sebanyak 25 ekor tikus jantan dibagi menjadi 5 kelompok, lalu diadaptasi selama 7 hari lalu diukur kadar trigliseridanya (T0). Tikus lalu dibuat hiperlipidemia dengan cara diberi diet kuning telur puyuh dengan dosis 2 ml/200 grBB selama 10 hari lalu diukur kadar trigliseridanya (T1). Selanjutnya kontrol positif diberikan fenofibrat 3,6 mg/200 grBB, kontrol negatif diberikan Na CMC 0,5%, kelompok ketiga diberi ekstrak metanol buah belimbing wuluh dosis160 mg/200 gBB, 320 mg/200 gBB dan dosis 480 mg/200 gBB, selama 14 hari lalu diukur kadar trigliseridanya (T2). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan One Way Anova dan dilanjutkan dengan uji SNK. Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh ekstrak buah belimbing wuluh terhadap kadar trigliserida.hal ini terbukti dengan nilai P < 0,05. Senyawa aktif yang berperan penting dalam menurunkan kadar trigliserida yaitu saponin, flavanoid, tanin, alkaloid, steroid dan terpenoid. Dosis yang paling optimal dalam menurunkan kadar trigliserida yaitu dosis 160 mg/200 gBB

    HUBUNGAN PELAYANAN INFORMASI OBAT DENGAN TINGKAT KEPATUHANPASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG TAHUN 2019.

    Get PDF
    Pelayanan informasi obat sangat penting dalam upaya menunjang pengelolaan dan penggunaan obat secara rasional.Pelayanan informasi obat sangat diperlukan, terlebih lagi banyak pasien yang belum mendapatkan informasi obat secara memadai.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran hubungan pelayanan informasi obat dengan tingkat kepatuhan pasien hipertensi di puskesmas sikumana kota kupang Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan rancangan penelitian deskriptifdengan pendekatan secara prospektif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Responden dalam penelitian ini adalah semua pasien yang menderita darah tinggi (Hipertensi) di puskesmas sikumana kota kupang dengan jumlah 50 orang. Selanjutnya data dianalisis dengan analisis correlationkendal’s tau-b dengan tingkat kemaknaan p < 0,005. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan correlationkendal’s tau-b mendapatkan nilai signifikan 0,004 menyatakan ada hubungan antara pelayanan informasi obat dengan tingkat kepatuhan pasien hipertensi, dengan nilai koefisien kolerasi yaitu 0,348 dengan derajat hubungan yaitu kolerasi cukup, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pelayanan informasi obat dengan tingkat kepatuhan pasien hipertensi dan derajat hubungan yaitu kolerasi cukup

    AKTIVITAS KOMBINASI MINYAK KEMIRI (Aleurites moluccana L.) DAN MINYAK KEDELAI (Glycine max (L.) Merrill)SEBAGAI HAIR TONIC PADA KELINCI JANTAN (Oryctolagus cuniculus).

    Get PDF
    Rambut merupakan suatu bulu yang keluar dari lapisan kulit yang terbentuk dari zat keratin. Rambut tidak hanya berfungsi untuk melindungi tubuh tetapi rambut juga berperan sebagai salah satu penunjang penampilan, jika rambut rontok maka fungsi pelindung dan estetika berkurang, sehingga rambut harus dirawat agar tetap kuat.Minyak kemiri dan Minyak kedelai dikenal luas memiliki manfaat sebagai penumbuh rambut (Hair Tonic). Minyak kemiri dan minyak kedelai mengandung senyawa yang berperan dalam pertumbuhan rambut, asam lemak dari minyak kemiri yaitu asam palmitat yang memiliki struktur molekul kecil dan hambatan ruang kecil sedangkan kandungan isoflavon genistein dan asam lemakminyak kedelai yaitu asam linoleat yang memiliki struktur molekul besar dan hambatan ruang besaryang berperan dalam proses pertumbuhan rambut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas kombinasi minyak kemiri dan minyak kedelai yang dibuat dalam 3 formula sediaan emulsi sebagai hair tonicterhadap pertumbuhan rambut pada hewan uji kelinci jantan. Formula I diberikan 15% minyak kemiri:15% minyak kedelai, formula II diberikan 10% minyak kemiri:20% minyak kedelai, dan formula III diberikan 20% minyak kemiri : 10% minyak kedelai. Hasil yang paling optimal menumbuhkan rambut pada kelinci jantan yaitu formula III dengan rata-rata pertumbuhan rambut 4,53mm – 9,46mm, dapat disimpulkan bahwa peranan utama pada pertumbuhan rambut disebabkan oleh asam palmitat dari pada asam linoleat karena struktur molekul kecil dan hambatan ruang kecil dari pada asam linoleat yang memilki struktur molekul besar dan hambatan ruang besar

    UJI STABILITAS FISIK FORMULASI SEDIAANKRIM KOMBINASI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcumae domesticae) 50% DAN LIDAH BUAYA (Aloe verae) 50%.

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul Uji Stabilitas Fisik formulasi sediaan krim Kombinasi Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcumae Domesticae) 50% dan Lidah Buaya (Aloe Verae) 50%. Dalam penelitian ini memiliki dua masalah. yang pertama, Apakah sediaan krim kombinasi ekstrak rimpang kunyit (Curcumae domesticae) 50% dan lidah buaya (Aloe verae) 50% stabil secara fisik selama masa penyimpanan 28 hari?, dan yang kedua Apakah sediaan krim kombinasi ekstrak rimpang kunyit (Curcumae domesticae) 50% dan lidah buaya (Aloe verae) 50% stabil pada penyimpanan siklus freeze thaw?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabiitas fisika sediaan krim kombinasi ekstrak rimpang kunyit (Curcumae domesticae) 50% dan lidah buaya (Aloe verae) 50% yang disimpan selama 28 hari dan pada siklus freeze thaw selama 3 siklus, uji yang dilakukan meliputi uji organoleptis, daya sebar, pH, viskositas, homogenitas, uji dipercepat (freeze thaw). Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium dengan pengumpulan data secara posttest only design. Pengambilan data yang digunakan adalah simple random sampling yang mana dilakukan secara acak.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, ada dua hasil ekstrasi sampel yang ditemukan, yaitu (1) Hasil Ekstraksi Simplisia Rimpang Kunyit (maserasi dengan perbandingan 1:10, 500 g simplisia dengan 5000 ml pelarut etanol 70%, selama 3 hari dan penyaringan 2 kali, kemudian diuapkan dengan rotary evapurator dan dilanjutkan pada water bath dengan suhu 40 oC hingga kekentalannya mencapai bobot 104 g), dan (2) Hasil Ekstraksi Daging Lidah Buaya (dilakukan dengan metode infundasi pemanasan pada suhu 70 oC selama 10 menit) dan dilakukan uji fitokimia untuk senyawa saponin; kedua, Uji stabilitas fisik krim yang digunakan yaitu, meliputi (1) uji organoleptis (warna, bau yang diamati selama 28 hari, krim memiliki bau khas kunyit, tidak ada indikasi tumbuhnya jamur, tidak berbau tengik), (2) uji daya sebar (krim mengalami kenaikan daya sebar pada hari ke 0, 7, 14, 21, 28), (3) uji homogenitas (krim selama 28 hari homogen dan tidak adanya butiran kasar pada sediaan krim), (4) uji viskositas (krim setelah dilakukan evaluasi pada hari ke 0, 7, 14, 21, 28. Krim memiliki viskositas yang tidak memenuhi stabilitas krim), (5) uji pH (pengaruh waktu penyimpanan terhadap pH dari sediaan krim yang disimpan selama 28 hari, krim memiliki pH yang sama yaitu 6 dan (6) uji freeze thaw (krim pada penyimpanan pada 3 siklus freeze thaw, krim mengalami keterpisahan fase)

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. V.M DI PUSKESMAS OEPOI KOTA KUPANG TANGGAL 7 MEI S/D 28 JUNI TAHUN 2019

    Get PDF
    Latar Belakang:Asuhan kebidanan komprehensif (continuity ofcare) adalah pemberian asuhan kebidanan sejak kehamilan (Antenatal Care), bersalin (Intranatal Care), nifas (Postnatal Care), bayibaruLahir (Neonatal Care), hingga memutuskan menggunakan KB, Continuity of care merupakan pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus menerus antara seorang wanita dan bidan (Pratami, 2014).Masalah ibu dan bayi masuk dalam salah satuGoals SDG’s (Sustainable Development Goals) yang dalam targetnya mengatakan pada tahun 2030 mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) di bawah 70 per 100.000 kelahiran hidup dan mengakhiri kematian bayi dan balita yang dapat dicegah dengan seluruh Negara berusaha menurunkan angka kematian neonatal setidaknya hingga 12 per 1.000 kelahiran hidup dan angka kematian balita 25 per 1.000 kelahiran hidup (Bappenas, 2016).Berdasarkan BS(puskesmas Oepoi)Tahun 2016 kunjungan ibuhamil K1 mencakup 100%,K4 83,5%,persalinan 91,7%,nifas 94,5%,KN1 95,4%,kunjungan lengkap 94,8%,yang menggunakan alat kontrasepsi IUD 1%,MOW 0%,Implant 4,6%,suntik 73,2%,dan penggunaanPil 19,9%. Tujuan :Melakukan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan manajemen kebidanan pada Ny. V.M di Puskesmas Oepoi Kota Kupang tanggal 07 mei s/d 28 juni 2019. Metode : Studi kasus menggunakan metode penelaahan kasus.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Oepoi sampel yang diambil adalah ibu hamil trimester III NY.V.M umur 31 tahun G1P0A0 AH0UK 37 38 minggu di PuskesmasOepoiperiode 07 Juni s/d 28 juni 2019. Hasil: Asuhan kebidanan secara komprenhensif yang diberikan pada Ny.V.M selama kehamilan TM III yaituDiberikan 2 kali imunisasi TT yaitu TT1 pada tanggal 14-02-2019 dan TT2 pada tanggal 04-03-2019 dan kunjungan ANC nya teratur,TM1 2x ,TM II 3x,TM III 3x, Ny. V.M melahirkan di Rsia Dedari Kupang lahir secara spontan pervaginam pada tanggal 15 mei 2019 pukul 15.30 wita, bayi lahir langsung menangis, nilai Apgar 9/10 jenis kelamin Laki-Laki, dilakukan IMD selama 1 jam, hasil pemeriksanan tropometri yaitu BB bayi 2.800 gram, PB 48cm, LK 33 CM, LD 32 cm, LP 32 CM, diberikansalepmata dan Vitamin K 1 jam setelah persalinan, HB0 1 jam setelah pemberian vit K dan salepmata, kedaan bayisehat. Selama proses persalinanberjalan normal yaitu kala I 12 jam, kala II 40 menit, kala III 10 menit, pengawasan selama 2 jam post partum, dilakukan pemantauan selama KF1, KN 1 sampai KF3 dan KN3, ibu diberikonseling dan atas persetujuan keluarga/istri ibu mengikuti KB PIL pada tanggal 28 juniI 2019. Simpulan: Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan komprenhensif pada Ny. V.M yang di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran, keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan fasilitas kesehatan, masa persalinan berjalan normal, masa nifas berjalan normal, bayi baru lahir dalam keadaan baik serta KB

    ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN DENGAN KETUBAH PECAH DINI DI RUANGAN BERSALIN RAWAT INAP PUSKESMAS SIKUMANA TANGGAL 13 S/D 15 NOVEMBER TAHUN 2018.

    Get PDF
    Latar belakang: KPD yaitu pecahnya selaput ketuban sebelum adanya tanda-tanda persalinan. Pada kehamilam aterm atau kehamilan lebih dari 37 minggu sebanyak 1% ibu hamil akan mengalami KPD (Prawirohardjo, 2010:677). Tujuan :Melaksanakan asuhan kebidanan dengan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah varney pada Pada Ibu Bersalin Dengan Ketuban Pecah Dini Di Ruangan Bersalin Rawat Inap Puakesmas Sikumana Desain penelitian yang di gunakan adalah motede penelitian deskritif, Populasi adalah semua ibu nifas yang di ruangan Bersalin dan sampel adalah seorang ibu Bersalin dengan Ketuban Pecah Dini yang di ambil menggunakan tenik pourposive sampling. Kesimpulan: Berdasarkan hasil asuhan yang diberikan pada ibu bersalin dengan ketuban pecah dini, telah diterapkan asuhan kebidanan dengan menggunakan pendekatan manajemen varney yaitu pengkajian, analisa masalah dan diagnosa, antisipasi masalah potensial, tindakan segera, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi

    643

    full texts

    650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇