Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
Not a member yet
650 research outputs found
Sort by
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY.J.D DIPUSKESMAS OEBOBO KOTA KUPANG PERIODE 14 APRIL S/D 05 JUNI 2018.
Latar Belakang:Penurunan AKI di Indonesia terjadi sejak tahun 1991 sampai dengan 2007, yaitu dari 390 menjadi 228. Namun demikian, SDKI tahun 2012 menunjukkan peningkatan AKI yang signifikan yaitu menjadi 359 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup. AKI kembali menujukkan penurunan menjadi 305 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup (Kemenkes RI, 2015) sedangkan Angka kematian Ibu di kota Kupang mengalami penurunan pada tahun 2016 yaitu sebesar 48 per 100.000 kelahiran hidup jika dibandingkan dengan AKI tahun 2015 yaitu sebesar 61 per 100.000 kelahiran hidup.
Tujuan:Melakukan Asuhan kebidanan berkelanjutan dengan pendekatan menejemen kebidanan pada Ny.J.D sejak masa kehamilan, Persalinan, Nifas,Bayi Baru Lahir dan Keluarga Berencana diwilayah Puskesmas Oebobo tanggal 14 April s/d 05 Juni 2018.
Metode:Studi kasus menggunakan metode penelaahan kasus, lokasi studi kasus di Puskesmas Oebobo subjek studi kasus adalah Ny.J.D dilaksanakan tanggal 14 April s/d 05 Juni Tahun 2018 dengan menggunakan format asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan metode Varney dan pendokumentasian secara SOAP, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder
Hasil:Setelah dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny.J.D dalam hasil peneliti pada kehamilan, ibu melakukan kunjungan sesuai dengan anjuran dan memberikan asuhan tidak terdapat penyulit apapun, dalam memberikan asuhan pada kala l tidak terdapat penyulit, kallall tidak terdapat penyulit, kala ll sampai kala lV persalinan tidak terdapat penyulit dan prosesnya berjalan normal, pada kunjungan bayi baru lahir normal tidak terdapat penyulit, pada kunjungan postpartum tidak terdapat penyulit, pada konseling ber-KB ibu memilih suntikan 3 bulan.
Simpulan:Setelah dilakukan asuhan kebidanan secara berkelanjuatan keadaan pasien baik mulai dari kehamilan sampai KB
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIFPADA NY. D. N DI PUSKESMAS OESAPA KOTA KUPANG TANGGAL24 MEI S/D 04 JULI TAHUN 2018.
Latar Belakang: Menurut WHO, sekitar 500.000 wanita hamil di dunia menjadi korban proses reproduksi setiap tahun. WHO memperkirakan 15.000 dari sekitar 4.5 juta wanita melahirkan di dunia mengalami komplikasi yang menyebabkan kematian. WHO menemukan dari 500.000 ibu bersalin dengan risiko. 200.000 diantaranya dilakukan induksi persalinan dan 300.000 melakukan seksio sesarea (WHO. 2017). Di Indonesia terdapat 5.320.550 ibu hamil dimana yang melakukan pemeriksaan kehamilan sampai dengan K4 sebanyak 4.606.215 dengan presentase ( 86.57%). ibu bersalin dan nifas sebanyak 5.078.636 dengan presentase (92.8%), tetapi hanya terdapat 4.222.506 dengan presentase (83.14%) ibu bersalin yang bersalin di fasilitas kesehatan dan ditolong oleh tenaga kesehatan serta yang melakukan kunjungan neonatus atau KN hanya 4.448.532 dengan presentase (91.96) (DepKes. 2017).
Tujuan: Meningkatkan keterampilan dalam menerapkan Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny. D. N di Puskesmas Oesapa Kota Kupang dengan pendekatan Manajemen Kebidanan..
Metode: Menggunakan metode penelaahan kasus atau case study. Populasi: semua ibu hamil trimester III di Puskesmas Oesapayang di lakukan pada tanggal 18 Mei sampai dengan 04 Juli tahun 2018.
Sampel: Ny. D. N G1P0AOAH0 usia kehamilan 38-39 minggu, janin tunggal hidup, intrauterine, keadaan ibu dan janin baik.
Hasil: Setelah dilakukan asuhan kebidanan secara komprehensifpada Ny. D. N selama masa kehamilan berlangsung dengan baik, tidak ada komplikasi atau kelainan, ibu bersalin pada tanggal 25 Mei 2018, bayi lahir spontan pukul 00.50 Wita. Jenis kelamin laki-laki, segera menangis, warna kulit kemerahan. Secara keseluruhan tidak ada masalah potensial, masa nifas ibu berjalan dengan baik dan normal serta ibu memilih untuk menggunakan KB suntik 3 bulan .
Simpulan: Setelah dilakukan asuhan selama masa hamil sampai dengan pelayanan keluarga berencana (KB) tidak ditemukan adanya komplikasi pada ibu maupun bayi. Hal ini menunjukkan pentingnya penerapan asuhan kebidanan dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi. Dengan demikian metode asuhan ini sangat penting untuk diterapkan dalam menurunkan AKI dan AKB
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY Y.K DI PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG TANGGAL 23 MEI S/D 23 JUNI 2018 TAHUN 2018.
Latar Belakang : Tahun 2017 cakupan kunjungan ibu hamil sebanyak 1355 jiwa, ibu hamil di Puskesmas Sikumana yang melakukan kunjungan K1 (83%),dan yang melakukan K4 sebanyak (67%). dan cakupan ibu yang bersalin 1293 jiwa dan yang bersalin di tenaga kesehatan sebanyak 1053 (81%) yang melakukan Kf1 sampaiK f3 sebanyak (82%). Dan cakupan kunjungan neonatal (KN) jumlah bayi yang lahir hidup sebanyak (91,11%) dan yang melakukan KN1 untuk perempuan sebanyak (99%) dan Laki-laki (98%), melakukan KN lengkap untuk perempuan (96%) dan laki-laki (99%) dan Data kunjungan KB tahun 2017 di Puskesmas Sikumana yaitu tercatat peserta KB 394 PUS sebagai aseptor KB aktif.. Dengan di lakukan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil trimester III sampai penggunaan KB diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya penurunan AKI dan AKB di Indonesia serta tercapai kesehatan ibu dan anak yang optimal.
Tujuan: menerapkan asuhan kebidanan secara komprehensif dengan pendokumentasian secara SOAP di Puskesmas Sikumana tanggal 23 Mei s/d 23 Juni tahun 2018.
Metode penelitian : Menggunakan metode penelaan kasus atau case study populasi : semua ibu hamil TM III di Puskesmas Sikumana, sampel : Ny Y.K umur 30 tahun G3P2A0AH2 UK 36-37 Minggu Periode 23 Mei – 23 Juni 2018. Hasil : Setelah dilakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny Y.K dari kehamilan, persalinan, BBL, nifas dan Keluarga Berencana mendapatkan hasil yang fisiologis pada ibu dan bayi.
Simpulan : Setelah dilakukan asuhan kebidanan Komprehensif yang di mulai dari masa kehamilan, masa persalinan, masa nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana semuanya berjalan normal
ASUHAN KEBIDANAN INDRAPARTAL PRIMIGRAFIDA DENGAN KETUBAN PECAH DINI DI PUSTU TENAU TANGGAL 22 JULI- 26 JULI 2016.
Persalinan normal adalah proses pengeluaran janin yang cukup bulan, lahir secara spontan dengan presentasi belakang kepala, disusul dengan pengeluaran plasenta dan selaput ketuban dari tubuh ibu, tanpa komplikasi baik ibu maupun janin.
Berdasarkan data persalinan normal yang diambil di Ruangan bersalin Puskesmas Bakunase periode Januari sampai Desember 2015 didapatkan 452 orang dengan partus normal sebanyak 305 orang dan yang dirujuk sebanyak 122 orang.
Tujuan pembuatan Laporan Tugas Akhir ini agar dapat melakukan Asuhan Kebidanan pada Intrapartal normal di Klinik Bersalin Puskesmas Bakunase melalui pendekatan manajemen kebidanan pada ibu intrapartal normal.
Metode yang digunakan adalah metode studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney dan teknik yang digunakan adalah teknik Purposive sampling. Laporan Tugas Akhir dilaksanakan di Ruangan Bersalin Puskesmas Bakunase pada tanggal 16 s/d 19 juli 2016.
Berdasarkan asuhan yang dilakukan yang dimulai dengan pengumpulan data yaitu data subyektif dan data obyektif, menginterpretasikan data, menentukan masalah potensial yang terjadi, menentukan tindakan segera yang dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah potensial, membuat perencanaan berdasarkan kebutuhan ibu intrapartal, melaksanakan, mengevaluasi dan mengikuti perkembangan ibu selama pemberian asuhan, ditemukan ada kesenjangan antara teori dan kasus yaitu pada pelaksanaan.
Hasil dari Laporan Tugas Akhir menunjukan Ny.Y S. didiagnosa GIIIPIIA0AHII UK 37-38 minggu, janin tunggal, hidup, intrauterin, presentasi kepala, keadaan jalan lahir baik, keadaan umum ibu dan janin baik, inpartu kala I fase aktif.
Pada akhir dariLaporan Tugas Akhir ini, semua diagnosa diatasi dan tidak terjadi komplikasi sehingga ibu dan bayi dapat pulang dengan keadaan sehat
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. J.M DI PUSKESMAS KUPANG KOTA TANGGAL 13 JUNI S/D 15 AGUSTUS TAHUN 2018
Latar Belakang Ibu dan anak merupakan anggota keluarga yang perlu mendapatkan prioritas dalam penyelengaraan upaya kesehatan, karena ibu dan anak merupakan kelompok yang rentan terhadap keadaan keluarga dan sekitarnya secara umum. Sehingga penilaian terhadap status kesehatan dan pelayanan kesehatan ibu dan anak penting untuk dilakukan.
Tujuan dari penulisan Laporan Tugas Akhir agar mahasiswa mampu menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. J.M di puskesmas Kupang Kota periode 13 Juni s/d 15 Agustus Tahun 2018 menggunakan manajemen asuhan kebidanan.
Metode: Jenis metode penelitian yang digunakan adalah studi penelaahan kasus (case study). Populasi ibu hamil trimester III di puskesmas Kupang Kota. Sampelnya adalah Ny. J.M umur 26 tahun G1P0A0AH0 UK 38 minggu 6 hari, di Puskesmas Kupang Kota.
Hasil: Penulis telah menerapkan semua asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. J.M G1P0A0AH0 usia kehamilan 38 minggu 6 hari yang ditandai dengan ibu mengikuti semua anjuran yang diberikan, bu melahirkan di fasilitas kesehatan di Rumah Sakit Dedari, keadaan ibu dan bayi baik dan ibu telah mengikuti jenis kontrasepsi IUD.
Kesimpulan: Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. J.M telah dilakukan dengan baikdan sistematis, ibu dan bayi sehat, ibu menggunakan KB IUD
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. S. DI PUSKESMAS PEMBANTU TENAU KOTA KUPANG TANGGAL 08 MARET S/D 30 APRIL 2018.
Latar Belakang : Profil Dinas Kesehatan Profinsi NTT tahun 2015 menunjukan bahwa AKI dan AKB di Provinsi NTT mengalami peningkatan, pada tahun 2014 AKI 158 kasus atau 169 per 100.000 per kelahiran hidup, pada tahun 2015 AKI meningkat menjadi 178 atau 184 kasus per 100.000 kelahiran hidup, hal yang sama terjadi pada AKB, pada tahun 2013 286 kasus atau 13,5 per 1.000 kelahiran hidup, pada tahun 2015 meningkat lagi menjadi 1.488 kasus per 100.000 kelahiran hidup, dengan melaksanakan program Revolusi KIA yakni setiap persalinan di tolong oleh tenaga Kesehatan yang tramil dan memadai, selain itu pelayanan antenatal di fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta dan prktik perorangan/ kelompok perluh di laksanakan secara komprehensif dan terpadu, mencakup upaya Promotif, preventif, sekaligus kuratif dan rehabilitative/ sesuai standard 10 T diharapkan dapat menekan angka AKI dan AKB.
Tujuan : mampu melakukan asuhan kebidanan pada ibu hamil trimester III, ibu bersalin, ibu nifas, bayi baru lahir, dan asuhan KB secara berkelanjutan pada Ny. S. di Puskesmas Pembantu Tenau tahun 2018.
Metode: laporan tugas akhir inidi lakukandengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal, lokASI Puskesmas Pembantu Tenau, subyek studi Kasus adalah Ny. S. dilaksanakan tanggal 08 Maret sampai 30 April tahun 2018 dengan menggunakan format asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, BBL, nifas, dan KB dengan metode manajemen asuhan kebidanan, Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder.
Hasil : setelah di lakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. S penulis mendapatkan hasil dimana pada kehamilan, ibu melakukan kunjungan sesuai anjuran yaitu ANC sebanyak 4 kali dan selama memberikan asuhan tidak terdapat penyulit apapun, dalam memberikan asuhan pada kala I sampai kala IV persalinan, tidak terdapt penyulit dan prosesnya berjalan normal, pada kunjungan 14 jam dan 5 hari post partum serta kunjungan pada bayi baru lahir berjalan normal dan tidak terdapat penyulit. Konseling ber- KB ibu memilih KB suntikan 3 bulan.
Simpulan : setelah di lakukan asuhan Kebidanan secara berkelanjutan Keadaan pasien baik mulai dari kehamilan sampai pada bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana tidak ada masalah atau penyulit yang dialami ibu
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. N.M DI PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG TANGGAL 26 JUNI S/D 6 SEPTEMBER TAHUN 2019.
Latar Belakang:Asuhan kebidanan komprehensif merupakan asuhan kebidanan yang diberikan sejak hamil, bersalin, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana. Dalam program pemerintah yaitu mengurangi kemungkinan seorang ibu hamil mengalami komplikasi dalam kehamilan, persalinan, dan masa nifas dengan melakukan asuhan antenatal dalm persalinan dengan prinsip bersih dan aman, mengurangi kemungkinan komplikasi persalinan yang berakhir dengan kamatian atau kesakitan melalui pelayanan obstetric dan neonatal esensial dasar dan komprehensif. Data dari Puskesmas Sikumana kunjungan ibu hamil K1 99,8%, K4 72,6%, KF1 88,2%, KN 99%. Tujuan: Menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. N.M dengan Pendekatan menejemen kebidanan dan menggunakan metode pendokumentasian SOAP di Puskesmas Sikumana.
Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi penelaan kasus (case study). Populasinya adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berada diwilayah kerja Puskesmas Sikumana. Sampel yang diambil adalah Ny. N.M. G2P1A0AH1 Usia kehamilan 37 minggu di Puskesmas Sikumana.
Hasil:AsuhanKebidanan Komprehensif yang diberikan pada Ny. N.M selama kehamilan TM III yaitu kunjungan rumah 3 kali, kunjungan di puskesmas 1 kali, Ny. N.Mmelahirkan di RSUD S.K.LERIK lahir spontan pervaginam pada tanggal 28 Juli tahun 2019, bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin laki-laki, keadaan bayi normal, dilakukan pemantauan bayi baru lahir (KN1-KN3) dan pemantauan ibu nifas (KF1-KF2) serta persetujuan suami/istri untuk ibu menggunakan kb impant pada tanggal 6 september tahun 2019.
Kesimpulan: Penulis telah melakukan asuhan kebidanan komprehensifyang diberikan kepada Ny. N.M dengan hasil keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, bayi baru lahir dalam keadaan normal, masa nifas normal, dan ibu akan menggunakan alat kontrasepsi setelah masa nifas
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY I.M DI PUSKESMAS PEMBANTU TENAU KOTA KUPANG TANGGAL 30 JUNI S/D 30 AGUSTUS 2018.
Latar Belakang: Angka kematian di Indonesia terbilang cukup tinggi. Berdasarkan data dari Profil Kesehatan Indonesia tahun 2016 diketahui bahwa angka kematian Ibu pada tahun 2016 mencapai 4.912 kasus dan angka kematian bayi pada tahun 2016 mencapai 32.007 kasus. Dengan dilakukan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil Trimester III sampai dengan perawatan masa nifas dan KB diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB di Indonesia serta tercapai kesehatan ibu dan anak yang optimal.
Tujuan Penelitian: Menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil Trimester III, persalinan, bayi baru lahir, nifas hinggaKB dengan pendekatan manajemen kebidanan. Laporan Tugas Akhir ini menggunakan metode deskriptif kasus, lokasi Laporan Tugas Akhir di Puskesmas PembantuTenau, subjek Laporan Tugas Akhir adalah Ny. I.M dilaksanakan tanggal 30 Juni sampai 30 Agustus 2018 dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Tenau, sampel yang diambil adalah ibu hamil trimester III NY.I.M umur 24 tahun G3P2A0AH2 UK 37 minggu 1 hari di Puskesmas Pembantu Tenau tanggal 30 Juni sampai 30 Agustus2018.
Hasil:Asuhan kebidanan Komprehensif yang diberikan pada Ny. I.M selama kehamilan TM III yaitu usia kehamilan 37 minggu 1 hari dilakukan kunjungan rumah sebanyak 3 kali dan kunjungan di Puskesmas Pembantu (Pustu) sebanyak 4 kali, Ny. I.M melahirkan di puskesmas Alak lahir secara spontan pervaginam pada tanggal 28 Juli 2018 pukul 04.20 wita, bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin Laki-laki, dilakukan IMD, hasil pemeriksan antropometri yaitu BB bayi 3.100 gram, PB 50 cm, LK 31cm, LD 30 cm, LP 30 cm, diberikan salep mata dan Vitamin K 1 jam setelah persalinan, HB0 1 jam setelah pemberian vit K dan salep mata, kedaan bayi sehat. Selama proses persalinan berjalan normal yaitu kala I 7 jam, kala II 7 menit, kala III 5 menit, pengawasan selama 2 jam post partum, dilakukan pemantauan selama KF1, KN 1 sampai KF3 dan KN3, ibu diberi konseling dan atas persetujuan suami/istri ibu mengikuti KB Implant pada tanggal 23 agustus 2018.
Kesimpulan:Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. I.M yang di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran, keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan fasilitas kesehatan, bayi baru lahir dalam keadaan baik, masa nifas berjalan normal dan ibu sudah menggunakan alat kontrasepsi pascasalin
ASUHAN KEBIDANAN PADA ANAK UMUR 1 TAHUN DENGAN PNEUMONIA BERAT DI RUANG KENANGA RSUD PROF. W. Z. JOHANNES KUPANG TANGGAL 12 APRIL – 15 APRIL 2017
Latar Belakang: Pneumonia adalah infeksi akut yang mengenai jaringan paru-paru (alveoli) yang dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme seperti virus, jamur dan bakteri. Gejala penyakit pneumonia yaitu menggigil, demam, sakit kepala, batuk, mengeluarkan dahak dan sesak napas. Data yang diperoleh dari bagian rekam medik RSUD Prof. W. Z. Johannes, bulan Januari 2016 – Desember 2016 menunjukkan bahwa balita dengan sakit pneumonia 95 orang (53,54%), dengan usia yang paling banyak menderita pneumonia adalah 1 – 4 tahun 54 orang (31,03%),usia 28 hari – <1 tahun 33 orang (18,96%),5 – 14 tahun 4 orang (2,29%) dan usia 0–28 hari 2 orang (1,15%).
Tujuan:Mampu memberikan asuhan kebidanan pada anak sakit dengan pneumonia berat dengan menggunakan asuhan kebidanan menurut manajemen kebidanan.
Metode: Metode yang digunakan deskriptif. Studi kasus ini dilaksanakan pada tanggal 12 – 15 April 2017 di Ruang Kenanga RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang.
Populasi adalah semua anak sakit dengan pneumonia berat yang di rawat di Ruang Kenanga RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang. Sampel pada penelitian ini yaitu anak umur 1 tahun dengan pneumonia berat yang di rawat di Ruang Kenanga RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang.
Hasil:Asuhan kebidanan yang diberikan pada An. G. S. menggunakan pendekatan manajemen kebidanan Pada pengkajian ibu mengatakan anaknya batuk berdahak, pilek, panas, sesak nafas, tidak mau makan dan menyusu sudah 5 hari. Pemeriksaan fisik: tanda-tanda vital: suhu: 39,5 °C, nadi 102/menit, RR: 54/menit, hidung pernafasan cuping hidung, ada tarikan dinding dada bagian bawah dan terdapat bunyi stridor. Hasil pemeriksaan penunjang diagnostik: Hb; 12,4 gr%, leukosit; 12.370 /mm3, trombosit; 725/mm3. Diagnosa: anak umur 1 tahun dengan pneumonia berat. Antisipasi diagnosa potensial ialah disfungsi pernafasan dan infeksi saluran pernafasan. Tindakan segera yaitu atur posisi anak semi flower, berikan antibiotik yang sesuai dan kolaborasi dengan dokter untuk pemberian terapi obat. Asuhan kebidanan yang diberikan adalah atur posisi anak semi flower, jelaskan tanda bahaya umum, anjurkan ibu tetap berikan ASI pada anak, ajarkan dan anjurkan ibu untuk kompres hangat bila anak panas, anjurkan ibu beri pelega tenggorokan dan pereda batuk yang sesuai dan aman, kolaborasi dengan dokter untuk pemberian terapi obat antara lain: infus D5 ½ NS 700 cc/24 jam, nebulizer (ventolin 1 respirasi/24 jam), Ampisillin 175 mg/IV, Gentamisin 17,5 mg/IV dan paracetamol 70 mg setiap 6 jam. Simpulan: Setelah diberi asuhan kebidanan selama 4 hari, didapatkan hasil yang maksimal dengan bukti tidak ada komplikasi yaitu anak tidak batuk berdahak lagi, tidak panas, tidak sesak nafas lagi, nafsu makan membaik, mukosa bibir lembab, tidak ada tarikan dinding dada bagian bawah dan bunyi stridor tidak ditemukan lagi
ASUHAN KEBIDANAN PADA WANITA USIA SUBUR DENGAN MIOMA UTERI DI RUANGAN EDELWEYSS RSUD PROF. W. Z. JOHANNES KUPANG TANGGAL 29 JUNI – 8 JULI 2017.
Latar Belakang : Mioma uteri merupakan salah satu tumor jinak uterus yang berasal dari otot uterus dan jaringan ikat yang menumpanginya. Penyebabnya belum pasti. Mioma uteri sering tidak menunjukan gejala. Data yang diperoleh dari medical record RSUD Prof.dr. W.Z. Johannes Kupang pada periode Januari-Desember 2016 ditemukan sebanyak 92 kasus mioma uteri, diantaranya usia 5-14 tahun sebanyak 3 orang, usia 15-24 tahun sebanyak 4 orang, usia 25-44 tahun sebanyak 44 orang, usia 45-64 tahun sebanyak 40 orang dan usia >65 tahun sebanyak 1 orang.
Tujuan : Melaksanakan asuhan kebidanan dengan pendekatan manajemen kebidanan pada wanita usia subur dengan mioma uteri.
Metode : Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Studi kasus ini dilaksanakan pada tanggal 29 Juni-8 Juli 2017 di Ruangan Edelweyss RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Sampel pada penelitian ini adalah wanita usia subur dengan mioma uteri.
Hasil : Asuhan Kebidanan dengan pendekatan manajemen kebidanan yang diberikan pada Nn. A.D adalah jaga personal hygiene, konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, kolaborasi dengan dokter untuk pemberian terapi meliputi infus RL 20 tpm, Cefotaxime 2x1 gr/IV, Kalnex 3x500mg/IV, Ranitidine 2x50 mg/IV, metoclopramide HCl 2x10 mg/ IV, pemberian transfusi darah 1 bag dan pengobatan operatif (laparatomi salpingo-ooforektomi). Keadaan pasien saat pulang adalah keadaan umum baik, kesadaran composmentis, observasi tanda-tanda vital dalam batas normal, tidak ada perdarahan, mioma sudah diangkat, tidak ada tanda-tanda infeksi pada luka bekas operasi.
Simpulan : Setelah diberikan asuhan kebidanan selama 9 hari, didapatkan hasil yang maksimal, tidak ada komplikasi, tidak ada perdarahan dan mioma sudah diangkat