Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
Not a member yet
    650 research outputs found

    PENGARUH MEDITASI PERNAPASAN TERHADAP TINGKAT STRES LANSIA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI UPTD KESEJAHTERAAN SOSIAL BUDI AGUNG KUPANG.

    Get PDF
    Stres pada lansia adalah perasaan tertekan, cemas dan tegang yang diakibatkan oleh stressor berupa pandemic Covid-19 yang masih terjadi sampai saat ini sehingga memperburuk kondisi lansia itu sendiri. Pengelolaan stres lansia dapat dilakukan melalui meditasi pernapasan dengan cara memusatkan perhatian pada keluar masuknya napas untuk meningkatkan relaksasi guna mengurangi stres pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Meditasi Pernapasan terhadap stres pada lansia. Desain pada penelitian ini adalah quasi-experiment dengan pendekatan penelitian one grup pre-test dan pos-test. Sampel terdiri dari 30 lansia yang dipilih secara purposive sampling dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner tingkat stres. Hasil analisis uji dependen sampel t-test dengan tingkat kemaknaan 95% menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari Terapi Meditasi Pernapasan terhadap stres pada lansia, dengan tingkat signifikansi p: 0,000. Kesimpulannya meditasi pernapasan sangat berpengaruh terhadap tingkat stres lansia. Saran: ketika lansia mengalami stres gunakanlah meditasi pernapasan yang teratur untuk mengurangi stres

    HUBUNGAN MUTU PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN DALAM PELAYANAN SURAT KETERANGAN HASIL PEMERIKSAAN NARKOTIKA (SKHPN)DI KLINIK PRATAMA BNNP NTT.

    Get PDF
    Mutu pelayanan merupakan salah satu komponen yang sangat mempengaruhi tingkat kepuasan pasien. Mutu pelayanan dalam sebuah instansi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor atau dimensi seperti: kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy) dan bukti fisik (tangible). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mutu pelayanan dengan kepuasan pelanggan dalam pelayanan surat keterangan hasil pemeriksaan narkotika (SKHPN) di Klinik Pratama BNNP NTT. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional. Teknik yang digunakan adalah consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 62 responden. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil uji statistik menunjukan nilai p-value 0,000 (p<α = 0,05) dengan nilai OR (Odd Ratio) = 156,000. Hal ini berarti bahwa ada hubungan antara mutu pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien dalam pelayanan surat keterangan hasil pemeriksaan narkotika (SKHPN) di Klinik Pratama BNNP NTT dan mutu pelayanan yang tidak baik berpeluang 156 kali memberikan ketidakpuasan pasien dibandingkan dengan mutu pelayanan yang baik. Kesimpulan; 31 pasien dengan persentase sebesar 50% mengatakan bahwa mutu pelayanan baik dan 31 pasien lainnya dengan persentase sebesar 50% mengatakan mutu pelayanan tidak baik serta 35 responden merasa tidak puas dengan persentase 56,5% dan yang merasa puas sebanyak 27 responden dengan persentase 43,5%. Penelitian ini merekomendasikan untuk memberikan sosialisasi terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan SKHPN ke petugas pelayanan, membuat instrument yang baku terkait kepuasan pasien, memberikan pelayanan yang cepat tanggap, penambahan kursi pengunjung, penambahan jumlah tenaga kesehatan, pemanfaatan teknologi aplikasi untuk membuat e-surat

    HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN STRATEGI KOPING PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA STUDI KORELASI DI RSUD PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG.

    Get PDF
    Gagal ginjal kronik merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan ireversibel dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit, salah satu terapinya adalah hemodialisa. Hemodialisa akan menyebabkan ketergantungan pada mesin dialisis seumur hidup dan mengakibatkan terjadinya perubahan pada kehidupan penderita gagal ginjal kronis yang menjalani terapi hemodialisa sehingga menyebabkan stres. Stres yang dialami bervariasi sehingga berbeda tingkatannya, oleh karena itu untuk menangani stres secara efektif, pasien mencoba mengatasinya dengan strategi koping. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan tingkat stres dengan strategi koping pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Prof. DR. W. Z. Johannes Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 orang pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa yang diambil mengunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data mengunakan kuesioner tingkat stres dan strategi koping. Hasil penelitian didapatkan responden yang mengalami stres ringan sebanyak 39% dan responden yang menggunakan strategi koping adaptif sebanyak 78%. Hasil uji spearmen Rho membuktikan bahwa tingkat stress mempunyai hubungan yang signifikan ( p = 0,000) dengan strategi koping pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di RSUD Prof. Dr. W. Z Johannes Kupang dengan tingkat keeratan yang kuat dan positif (r=0,713). Pasien disarankan agar tetap tenang dan optimis dalam menjalani kehidupan dimasa yang akan datang, selalu terbuka dan melibatkan keluarga akan penyakit yang dialami serta pengontrolan secara rutin dan perubahan gaya hidup sehingga jauh dari keadaan stres dan koping maladaptif

    HUBUNGAN ANTARA SIKLUS KEMOTERAPI DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA KANKER PAYUDARA DIRUANG ONKOLOGI RSUD PROF. DR. W.Z.JOHANNES KUPANG.

    Get PDF
    Penyakit kanker payudara merupakan penyakit terminal. Penyakit terminal merupakan penyakit progresif yaitu yang menuju kearah kematian. Salah satru penanganan terhadap penyakit kanker adalah dengan kemoterapi.Tindakan kemoterapi tersebut mempengaruhi kesejahteraan fisik, sosial, psikologis dan spiritual pasien yang berdampak terhadap kualitas hidupnya. Siklus kemoterapi yang panjang dan berkesinambungan diduga mempengaruhi kualitas hidup penderita kanker payudara yang sedang menjalani kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara siklus kemoterapi dengan kualitas hidup penderita kanker payudara yang menjalani kemoterapi Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden yang menjalani kemoterapi di Ruang Mutis dan Poli Onkologi Di RSUD PROF. DR. W. Z. Johannes Kupang. Hasil uji statistik menggunakan uji spearman rank, dari 70 responden didapatkan sebagian besar responden dengan kualitas hidup sedang sebanyak 52 orang (74,3%), sedangkan responden yang memiliki kualitas hidup buruk sebanyak 6 orang (8,6%). Sehingga di sarankan agar penderita kanker payudara yang menjalani kemoterapi mematuhi setiap anjuran dari tenaga kesehatan yang meliputi diet yang seimbang, latihan fisik ringan secara teratur, dan berusaha untuk menghindari stress sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan mencegah terjadinya komplikas

    HUBUNGAN PERAN PERAWAT SEBAGAI EDUCATOR DENGAN PERILAKU KELUARGA DALAM PENCEGAHAN PENULARAN TUBERKULOSIS PARU (TBC)DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAKUNASE.

    Get PDF
    Tuberkulosis paru(TBC) adalah suatu penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis.Sebagai penyakit menular, TBC sangat mudah ditularkan kepada orang terdekat pasien yaitu keluarga.Oleh karena itu dibutuhkan edukasi dari perawat tentang cara pencegahan penularan TBC. Peran perawat sebagai educator ini dapat menciptakan perilaku yang menunjang kesehatan dan mencegah terjadinya penularan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran perawat sebagai educator dengan perilaku keluarga dalam pencegahan penularan TBC di wilayah kerja Puskesmas Bakunase. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan tekniktotal sampling sebanyak 30 responden, instrument pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan uji statistikChi Square.Hasil penelitian menunjukan sebagian besar peran perawat sebagai educator pada kategori cukup 13 orang (43,3%), dan sebagian besar perilaku keluarga terhadap pencegahan penularan TBC pada kategori kurang 16 orang (53,3%).Hasil uji statistik Chi Square didapatkan hasi lp value = 0,002 dengan∝ = 0,05, maka p <∝, sehingga disimpulkan ada hubungan antara peran perawat sebagai educator dengan perilaku keluarga terhadap pencegahan penularan TBCdi Puskesmas Bakunase. Saran peneliti diharapkan perawat dapat meningkatkan perannya sebagai educator secara lengkap dan akurat supaya bisa dipahami dan dilakukan oleh pasien dan keluarga

    HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN MOTIVASI RUTIN MELAKUKAN HEMODIALISA PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS YANG MENJALANKAN HEMODIALISA DI RSUD PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG.

    Get PDF
    Dalam asuhan keperawatan, komunikasi terapeutik ditujukan untuk mengubah perilaku klien kearah yang lebih baik serta memberikan motivasi agar mencapai tingkat kesehatan yang optimal. Motivasi merupakan hal yang dan diperlukan pasien penyakit ginjal kronik. Motivasi melakukan Hemodialisa penting dimiliki oleh pasien dengan penyakit ginjal kronik agar pasien dapat mengatasi kejenuhan dan tetap semangat melakukan Hemodialisa rutin sesuai jadwal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan motivasi melakukan hemodialisa pada pasien penyakit ginjal kronis di RSUD Dr. Prof. W. Z. Johannes Kupang. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah sampel 30 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling. Hasil penelitian komunikasi terapeutik perawat terhadap pasien di ruangan hemodialisa terbanyak dalam kategori kurang 18 responden (60%), motivasi rutin pasien di ruangan hemodialisa terbanyak dalam kategori baik 27 responden (93%), hasil uji statistic chi-square menunjukan ρ value = 0,347 artinya tidak ada hubungan. Disarankan kepada perawat di Ruang Hemodialisa RSUD Prof DR. W. Z. Johannes Kupang agar lebih sering mengkomunikasikan hasil dari tindakan yang sudah dilakukan pada pasien dan keluarga, serta memberikan motivasi agar pasien tetap rutin menjalani terapi cuci darah

    HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU (USIA DAN PARITAS) DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD S. K LERIK KOTA KUPANG.

    Get PDF
    Latar Belakang: Berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab kematian bayi di Indonesia. Kejadian BBLR menyumbang 38.85 % angka kematian bayi di Indonesia. Berat badan lahir merupakan indikator penting terkait kerentanan terhadap risiko penyakit dan kelangsungan hidup anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan karakteristik ibu (usia dan paritas) dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD S. K. Lerik Kota Kupang. Metode: Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatann case control study dengan jumlah sample adalah 74 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dan dianalisa menggunakan uji chi square. Hasil dan Pembahasan: Hubungan usia ibu dengan kejadian BBLR diperoleh nilai ρ-value = 0,259 (α < 0,005), sedangkan hubungan paritas ibu dengan kejadian BBLR diperoleh nilai ρ-value = 0,809 (α < 0,005). Simpulan dan Saran: Tidak ada hubungan antara usia ibu dan paritas dengan kejadian BBLR di RSUD S. K Lerik Kota Kupang. Saran bagi petugas kesehatan agar dapat meningkatkan pelayanan komunikasi, informasi dan edukasi secara efektif tentang usia dan paritas yang aman bagi ibu untuk bersalin untuk mencegah kejadian BBL

    PENGARUH TEKNIK DISTRAKSI NAPAS RITMIK DAN MASASE TERHADAP NYERI SPASME OTOT PADA KEJADIAN LOW BACK PAIN PEKERJA BURUH BONGKAR MUATDI PELABUHAN TENAU KUPANG.

    Get PDF
    Low Back Pain (LBP)merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang disebabkan oleh berbagai penyakit dan aktivitas tubuh kurang baik yang mengakibatkan spasme otot (ketegangan otot) yaitu penyebab terbanyak dari LBP. Teknik distraksi napas ritmik dan masase dipercaya dapat menurunkan intensitas nyeri otot-otot skelet yang mengalami spasme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik distraksi napas ritmik dan masase terhadap nyeri spasme otot pada kejadian Low Back Pain pekerja buruh bongkar muat. Penelitian ini dilakukan dari September-Oktober 2020 di Pelabuhan Tenau Kupang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pra eksperimental menggunakan desain one group pre-post test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 orang yang didapatkan dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan dengan melakukan analisa data menggunakan uji wilcoxon yang menunjukan adanya pengaruh teknik distraksi napas ritmik dan masase terhadap nyeri spasme otot pada kejadian LBP pekerja buruh bongkar muat di Pelabuhan Tenau Kupang setelah diberikan intervensi selama 3 hari berturut-turut dengan nilai signifikan 0.000 dimana p<α (0.000<0.05). Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi dan menambah pengetahuan kepada penderita LBP terutama para pekerja buruh di Pelabuhan Tenau Kupang agar dapat menggunakan teknik distraksi napas ritmik dan masase sebagai terapi untuk menurunkan nyeri spasme otot LBP yang dirasakan

    PENGARUH TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK TERHADAP KEMAMPUAN MENGONTROL MARAH PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA NAIMATA KUPANG.

    Get PDF
    Gangguan yang terjadi pada pasien skizofreniaakan mempengaruhi cara berfikir, berperasaan serta tingkah laku terutama pada kemampuan mengekspresikan marah. Kemampuan mengekspresikan marah yang tidak tepat yang menyebabkan perilaku kekerasan yang bias terjadi terhadap diri sendiri, orang lain dan lingkungan. Pasien dengan perilaku kekerasan membutuhkan Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi: Perilaku Kekerasan agar dapat membantu pasien dalam mengenal dan mengontrol marah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh TAK terhadap kemampuan mengontrol marah pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Naimata Kupang. Metode penelian Pra-Eksperimental dengan desain one grup pre and post-test. Sampel berjumlah 31 orang yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah Standar Operasional Prosedur Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi: Perilaku Kekerasan dan lembar observasi kemampuan mengontrol Perilaku Kekerasan dengan analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh pemberian TAK Stimulasi Persepsi: Perilaku Kekerasan terhadap kemampuan mengontrol marah pasien skizofreniadengan ρ value <0,05 yaitu 0,000. Rata-rata skor kemampuan mengontrol marah sebelum diberikan TAK adalah 4,48 dan rata-rata skor kemampuan mengontrol marah setelah diberikan TAK adalah 11,65. Kesimpulan Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi: Perilaku Kekerasan dapat meningkatkan kemampuan mengontrol marah pasien skizofrenia

    HUBUNGAN BURNOUT SYNDROME DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI BANGSAL INTERNA (DI RSUD MGR. GABRIEL MANEK, SVD ATAMBUA).

    Get PDF
    Burnout syndrome merupakan suatu kondisi psikologis pada seseorang yang tidak berhasil mengatasi stres kerja sehingga menyebabkan stres berkepanjangan yang ditandai dengan gejala seperti kelelahan emosional, kelelahan fisik, dan penurunan prestasi diri. Burnout syndrome dapat menyebabkan kurang konsentrasi, penurunan konsep diri serta perilaku kerja yang negatif. Burnout yang muncul akanberdampak pada kualitas kerja perawat yang pada akhirnya menuju pada menurunnya mutu asuhan keperawatan. Kinerja perawat merupakan masalah yang sangat penting dikaji dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout syndrome dan kinerja perawat pelaksana dalam melaksanakan standar asuhan keperawatan. Penelitian dilakukan di Bangsal Intena RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana di Bangsal Interna yang berjumlah 63 perawat pelaksana. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Sampel dalam penelitian ini 63 perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji statistik spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan perawat pelaksana di Bangsal Interna RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua terbanyak mengalami burnout syndrome dalam kategori sedang dan kinerja perawat pelaksana dalam kategori cukup. Burnout syndrome menunjukkan hubungan yang signifikan (ρ = 0,025) dengan kinerja perawat pelaksana dan memiliki tingkat keeratan yang rendah (r = - 0,282), sehingga burnout syndrome memiliki hubungan yang negatif terhadap kinerja perawat pelaksana. Perawat pelaksana di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua diharapkan memiliki etos kerja yang tinggi dan mampu beradaptasi dengan segala situasi

    643

    full texts

    650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇