Kuras Institute Journal Collection
Not a member yet
    789 research outputs found

    Modernisasi Pendidikan Agama Islam di Indonesia Sebuah Keniscayaan

    No full text
    Modernisasi pendidikan agama Islam merupakan suatu upaya dalam melaksanakan proses perubahan komponen-komponen sistem pendidikan Islam, mulai dari kurikulum, materi ajar, metodologi dan sebagainya serta perubahan dari konsep pendidikan Islam yang klasik atau tradisional ke arah yang lebih baik tersistem dan profesional sesuai dengan kondisi yang ada pada saat itu. Sebuah keniscayaan terhadap modernisasi pendidikan agama Islam tidak menutupi adanya permasalahan-permasalahan yang timbul akibat ketidak siapan individunya maupun kelompoknya. Dalam hal ini ada beberapa problematika yang muncul dan dapat diidentifikasi, diantaranya rendahnya kualitas tenaga pendidik, tidak mengedepankan jiwa profesional dalam bertugas sebagai guru, kurangnya reward (penghargaan) masyarakat terhadap profesi guru, dan tingkat kesejahteraan kehidupan guru relatif masih rendah

    Indigenous Counseling Practices in Maintaining Stability of Marriage Based on Tradition of the Basemah Tribe's Pantauan Bunting

    No full text
    This research aims to explore the practice of Indigenous Counseling in the context of Basemah ethnic marriages that follow the Pantauan Bunting cultural tradition in Pagaralam City, South Sumatra. The focus of the research is on how Indigenous Counseling is able to integrate traditional cultural values which have significance in the institution of marriage. The research method used is phenomenology with a field research approach, where researchers are directly involved in observations, interviews and documentation at the research location with 3 married couples as respondents. This research design includes a qualitative approach with triangulation data analysis techniques to ensure the validity and reliability of the findings. The results of this research reflect that Indigenous Counseling based on pantauan bunting is able to make a positive contribution to conflict resolution, increased communication, and deeper understanding between husband and wife couples. The abstract also includes an overview of the findings, highlighting the importance of cultural values in enriching counseling practice and providing a broader understanding of the success of Indigenous Counseling in supporting harmonious marital relationships

    Budaya Bendawi Pra Islam di Keraton Cirebon Indonesia

    Get PDF
    Legacy of Sunan Gunung Djati Existing in Cirebon are mosques and palaces which are full of pre-Islamic material elements, both architecturally and objects from the past. This paper aims to explore pre-Islamic material elements in the Cirebon palace and analyze their meaning. The method used in this research is explorative-descriptive, namely one of archaeological research, research by exploring the place under study to look for the desired problem and try to describe it. Based on research, it can be concluded that: first, there are many pre-Islamic elements including, the Barong Lion Train (a train used for the purposes of the sultans), Kamasutera Carvings (reliefs depicting sexual activities), Nandi Statues (vehicles of Lord Shiva and Goddess Parwati), Lingga Yoni (Phallus symbolizing the male genitalia; Yoni symbolizes female genitalia), Bentar Temple (the entrance building of a temple-shaped temple that is split in half), the Derum Elephant Statue on the water (Gajah Derum Tirta Linuih; shows 1458 Saka), the Garuda Statue wrapped around a Snake (Bujnagga Ratu Obahing Bumi; shows 1618 Saka), The Firearms relief Monument (Braja Asta Rasaning Bumi: 1625 Saka), Lotus or Lotus (spiritual symbol symbolizing purity),  The Garuda Mina stretcher (a vehicle for the sultans' children to be circumcised), Surya Majapahit (found on the mihrab of the Great Mosque of Cirebon; is the symbol of the Majapahit Kingdom), Ganesaha Carvings (scientific symbols in Hindu mythology), and Jaladwara (a hole to release water in a temple). Secondly, the existence has the meaning of friendship with other countries at that time such as China, India, and Arabia, it was found on the Barong Lion Train. In addition to this, the existence of pre-Islamic elements is a process of acculturation carried out by Sunan Gunung Djati to captivate the hearts of the people of Cirebon to know and embrace Islam

    Peran Orang Tua Dalam Membentuk Akhlakul Karimah Anak Sejak Dini Di RT 005/RW 005 Gaya Baru III

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui peran orang tua dalam membentuk akhlakul karimah anak sejak dini, bagaimana cara yang baik dalam mendidik anak, serta faktor-faktor yang mempengaruhi akhlak anak. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif lapangan. Penelitian ini dilaksanakan Di Desa Gaya Baru III, tepatnya pada Alamat Jl. Bratasena RT 005/RW 005 Desa Gaya Baru III Kecamatan Seputih Surabaya Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung. Adapaun subjek pada penelitian ini yaitu: Tokoh masyarakat, Para orang tua, dan Anak-anak usia dini. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara (Interview), Dokumentasi. Teknik Analisa Data yang digunakan yaitu dengan Reduction Data (reduksi data), Display Data (penyajian data), Conculasion Drawing/Verification. Hasil dari penelitian ini meliputi: Pertama, peran orang tua dalam membentuk akhaluk karimah anak sejak dini dengan menggunakan metode keteladanan, pembiasaan, nasihat dan hukuman. Kedua,   Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam membentuk akhlakul karimah anak sejak dini yaitu: 1) Faktor Internal (faktor bawaan yang berasal dari diri sendiri), 2) Faktor Eksternal (faktor yang berasal dari luar). Ketiga, Urgensi peran orang tua dalam membentuk akhlakul karimah anak sejak dini sangatlah relevan perannya dalam  mendidik karakter anaknya karena pendidikan akhlak yang diberikan orang tua sejak dini akan  tetap melekat pada kepribadian anak dan tidak akan  mudah berubah sampai anaknya dewasa.&nbsp

    Menerapkan Teori Desain Berkelanjutan Dalam Praktik Bisnis: Sebuah Panggilan Untuk Aksi di HOTEL GAIA

    Get PDF
    Intensifikasi kegiatan industri dalam paradigma pembangunan yang tidak berkelanjutan menyebabkan krisis lingkungan hidup yang mengkhawatirkan dan terkait dengan permasalahan sosial dalam skala global. Desain berkelanjutan teori ini berisi kumpulan pengetahuan yang luas tentang bagaimana isu-isu lingkungan dan sosial dapat terjadi diatasi dengan memikirkan kembali produk, proses industri, dan, lebih luas lagi, cara organisasi beroperasi konteks sistem sosio-ekonomi yang lebih berkelanjutan. Namun demikian, bukti menunjukkan bahwa penerapannya ide-ide tersebut merupakan aspek problematis yang belum tertangani sehingga menimbulkan kesenjangan antara abstrak spekulasi dan tindakan nyata. Dalam pengabdian masyarakat ini kami fokus pada kesenjangan kritis ini dengan melihat seberapa besar kesenjangan tersebut ada teori desain berkelanjutan diimplementasikan dalam praktik bisnis khususnya pada Hotel GAIA. Untuk tujuan ini, kami melakukan penelusuran yang dilanjutkan dengan wawancara dengan Hotel GAIA, untuk mengungkap kebutuhan mereka terkait pengalaman desain yang berkelanjutan. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah Service Learning yaitu untuk mengintegrasikan pembelajaran ke dalam kegiatan pengabdian masyarakat dalam Kemitraan Universitas Kristen Maranatha dan Hotel GAIA. Hasilnya adalah desain cheria, oray-orayan, kawung, dan ngahilir ka GAIA yang mengusung kerangka kerja yang mengintegrasikan desain berkelanjutan, dimana desain harus memenuhi fungsinya, mudah dibawa, mudah disusun dan disimpan, tahan cuaca, dan mudah dibersihkan dan memiliki estetis tinggi. Berdasarkan hal ini, kami menguraikan kontribusi kami terhadap teori dan praktik, dan memberikan rekomendasi yang tepat bagi, perancang industri, dan manajer bisnis yang ingin memanfaatkan posisi profesional mereka untuk berperan aktif dalam transisi menuju keberlanjutan perkembangan

    Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Multiliterasi Digital bagi Calon Guru Praktik Pengalaman Lapangan di Kampus Islam Swasta Kota Tasikmalaya

    Get PDF
    Institut Agama Islam Tasikmalaya merupakan kampus Islam swasta berlokasi di Kota Tasikmalaya yang operasionalnya atas izin serta under supervise Kementerian Agama Republik Indonesia. Salah satu program progresif kampus dalam quality control pencapaian akademik lulusan adalah dengan dilaksanakannya praktik pengalaman lapangan bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan semester tujuh setiap tahun. Menurut data feed back dari sekolah yang sudah kerjasama, mahasiswa masih kebingungan dalam melaksanakan praktik pengalaman lapangan terutama dalam pemilihan media yang memang match dengan kebutuhan siswa millennial dalam pelaksanaan pembelajaran. Hal ini menyebabkan pembelajaran kurang interaktif menurut siswa. Kulminasi negatif lainnya, siswa tidak mengikuti proses belajar mengajar apabila dilaksanakan oleh guru praktek pengalaman lapangan. Melihat fenomena tersebut, tim melakukan pelatihan pembuatan media pembelajaran multiliterasi digital bagi calon guru praktik pengalaman lapangan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan serta membekali calon peserta praktik pengalaman lapangan dalam memanfaatkan dan membuat multilitreasi digital unutk media pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pelatihan. Pelatihan di adakan di Institut Agama Islam Tasikmalaya. Hasil dari pelatihan menunjukan mahasiswa calon peserta praktik pengalaman lapangan bisa menambah wawasan serta berkreasi dalam membuat multiliterasi digital yang digunakan menjadi media pembelajaran di sekolah praktik. Pelatihan ke depan multiliterasi digital bisa lebih variatif tidak terbatas pada pembuatan video pembelajaran interaktif menggunakan power point, integrasi Clipchamp dan sosial media (tiktok-instagram), dan pemanfaatarn online text learning (chat gpt dan advanced search)

    Membangun Kesadaran Mata Uang Nasional: Sosialisasi Rupiah di SMPN 4 Satap Jagoi Babang

    Get PDF
    Mata uang nasional seperti Rupiah adalah salah satu simbol identitas nasional yang kuat. Menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap mata uang ini membantu memperkuat kesatuan dan identitas bangsa. Desa Sinar Baru, Kecamatan Jagoi Babang merupakan desa yang berada didekat daerah perbatasan Negara Indonesia-Malaysia. Sebab letaknya yang dekat perbatasan, maka rawan penggunaan mata uang Ringgit Malaysia. Oleh sebab itu perlu untuk menanamkan rasa cinta, bangga, dan paham terhadap mata uang rupiah. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menanamkan rasa cinta, bangga, dan paham terhadap rupiah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan dengan adanya sosialisasi ini dapat meningkatkan rasa cinta dan bangga siswa dan siswi yang berada didaerah dekat perbatasan terhadap mata uang rupiah

    Pengabdian Literasi Digital bagi Siswa Pesantren Aliyah Di Banda Aceh dan Aceh Besar

    No full text
    Literasi digital adalah sebuah keniscaayaan dalam proses komunikasi di era disrupsi, khususnya bagi kalangan pelajar atau santri di sekolah dan madrasah. Sebagai salah satu pemgguna sosial media yang paling aktif, santri di madrasah dan dayah perlu memahami mana berita yang benar dan bohong (hoax) yang sudah bercampur di dunia maya, terlebih berita sensitif yang berpotensi ke ranah hukum dan radikalisme dalam beragama. Pendampingan literasi digital ini ditujukan kepada santri aliyah di empat Pondok Pesantren favorit di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar dengan fokus penangkalan berita bohong (hoax). Adapun metodologi yang digunakan dalam tulisan ini adalah dengan menggunakan participatory learning and action (PLA) sebagai metode dalam pendampingan anak usia sekolah. Dalam pelaksanaannya, ditemukan bahwa santri aliyah masih minim sekali kesadaran literasi digital khususnya terkait beberapa hal yang berkontribusi kepada penangkalan berita bohong. Hasil dari pendampingan ini diharapkan bisa memberikan kontribusi penting bagi upaya sosialisasi dan kampanye yang lebih terarah terhadap upaya peningkatan kesadaran literasi digital bagi anak usia sekolah, baik dasar maupun menengah, termasuk integrasinya kedalam kurikulum

    Marriage Satisfaction among Civil Servants in Provincial Government: The Role of Adult Attachment and Religiosity

    Get PDF
    Marriage is a beneficial institution when it provides satisfaction to both partners. However, divorce rates have increased in Indonesia in the past five years, with Riau Province ranking eighth in the country with the highest divorce rate. This study aimed to investigate the extent to which adult attachment and religiosity influence the marital satisfaction of civil servants in Riau Province. Adult attachment dimensions were assessed using the Experience in Close Relationship (ECR) Scale Inventory, while religiosity was measured using The Four Basic Dimensions of Religiousness Scale (4-BDRS). Marital satisfaction was evaluated using the Marital Satisfaction Scale (MSS), which was adapted from the Marital Satisfaction Synder Inventory. The sample comprised 350 participants who met the eligibility criteria, selected using offline and online surveys through convenience sampling. The results of the multiple regression analysis revealed that the anxiety and avoidance dimensions of adult attachment, along with religiosity, jointly influenced the marital satisfaction of civil servants in the Riau Province government, accounting for 52.6% of the variance. The analysis also showed that the avoidance dimension of adult attachment had a more significant effect on marital satisfaction than the anxiety and religiosity dimensions. This study provides important information for the government to improve the marital satisfaction of civil servants in different regions of Indonesia

    Sosialisasi Pentingnya Kolaborasi Orang Tua dalam mendukung Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

    Get PDF
    Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) dalam kurikulum merdeka bertujuan mengembangkan karakter pelajar Pancasila, sesuai nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila dan enam dimensi P5. Kebijakan untuk melaksanakan project besar ini berbasis pad acara berpikir tumbuh (growth mindset) bukan berfikir tetap (fixed mindset) yakni menekankan pada proses bukan hanya hasil akhir. Salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan P5 kurikulum merdeka di sekolah adalah mengkolaborasikan dan berkomunikasi dengan orang tua siswa. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi kepada orang tua agar menyadari peran sebagai mitra sekolah untuk mendukung pelaksanaan P5 Kurikulum Merdeka. Selain itu, sosialisasi bertujuan menyadarkan orang tua tentang cara memberikan kemerdekaan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam sosialisasi Fokus grup diskusi (FGD) bersama orang tua di Desa Ngarak, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak. Hasil yang diperoleh setelah sosialisasi ini, orang tua menyadari pentingnya kegiatan berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila. Kesadaran pentingnya keterlibatan orang tua untuk mendukung pelaksanaan P5, sadari dengan banyak kegiatan di sekolah. Selain itu, orang tua merekomendasikan bentuk kemerdekaan dalam pola asuh untuk mendukung kesuksesan P5

    532

    full texts

    789

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Kuras Institute Journal Collection
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇