Kuras Institute Journal Collection
Not a member yet
789 research outputs found
Sort by
Mental Health Knowledge, Self-Efficacy and Intention to Seek Help in Undergraduate students. How does it Influence?
Mental health in the younger generation is essential to have. However, guidance and counseling undergraduate students who face mental health problems are not all willing to seek help. The low intention to seek help among guidance and counseling undergraduate students is thought to be influenced by a lack of knowledge about mental health and low self-efficacy. The condition of not seeking help results in losses for oneself, the community and the nation's future. The research aims to determine the influence of mental health knowledge and self-efficacy on intentions to seek help. The research used a quantitative design and data analysis using linear regression assisted by SPSS 26. The population of this research is guidance and counseling students. Researchers used purposive sampling and obtained 194 respondents willing to participate in the research. Researchers used three instruments. On the Mental Health Knowledge Schedule scale, the validity level moves from .391 - .870 with a reliability of .896. The general self-efficacy scale with the validity value moves from .450 - .731 and a reliability of .868. The intention to seek help scale with scores ranging from .668 - .845 and a reliability of .887. The research results are: (1) there is an influence between mental health knowledge and intention to seek help, (2) there is no influence between self-efficacy and intention to seek help, (3) there is a correlation between mental health knowledge and self-efficacy, (4) there is no influence between mental health knowledge and self-efficacy on intention to seek help. Suggestions for further research need to reduce the stigma of mental health problems, expand access to mental health assistance and increase undergraduate students' trust in the professional competence of mental health professionals in the educational environment so that undergraduate students are willing to take advantage of access to assistance
Integration of Ethno-Counseling in Preserving Local Wisdom Values in Batak Mandailing Traditional Wedding Ceremonies
This research aims to explore the application of ethno-counseling in the context of Mandailing Batak marriages, focusing on integrating Dalihan Natolu cultural values in the counseling process. The research method uses a phenomenological and field research approach involving direct observation, interviews, and documentation with1 prospective bride and groom couples who follow this tradition as respondents. This research design is qualitative-based with triangulation data analysis to ensure the validity of the findings. The research results show that ethno-counseling, which integrates values such as "Sadabuat tu jolo" (every action must be accountable) and "Ulang disuan bulu naso marmata" (don't do work in vain), makes a significant contribution to preparing for marriage, improve communication, and deepen cultural understanding between partners. This abstract includes a comprehensive overview of the findings, emphasizing the importance of implementing cultural values in improving counseling practices and supporting harmony in marital relationships
Metode Pembelajaran Pendidikan Islam Dalam Perspektif Ibnu Khaldun
The purpose of this research is to determine Islamic Education Learning Methods from Ibnu Khaldun's Perspective. Data obtained from library research. The data collection technique used by this researcher is library research. The data analysis technique in this research uses qualitative analysis techniques in a deductive manner. Ibnu, the results of this research show that Khaldun revealed several teaching methods in learning Islamic education, including the following: phasing method (tadarruj), repetition method (tikrari), widya-wisata method (rihlah), ready practice method, method of avoiding book summarization (ikhtisar at-turuk), and the method of memorizing books or parts of them by heart. Ibn Khaldun does not agree with educating children using violence, because it will have a negative effect on the child's growth, namely causing weakness and being unable to defend the honor of oneself and the family, because children do not have the will and enthusiasm which functions very important and acquire virtues and good morals. With mental violence, children will deviate from the goals and scope of their human nature
Pelatihan Keterampilan Mendalami Surat Paulus Bagi Bruder Keluarga Kudus Di Biara Nazaret Liliba Kupang
Hidup seorang biarawan katolik tidak lepas dari kitab suci. Maka seorang biarawan katolik dalam formasi di bidang intelektual dan pastoral mendapat pembekalan keterampilan mengenai kitab suci. Biara Bruder Keluarga Kudus Nazaret Liliba Kupang melaksanakan pelatihan keterampilan membaca dan mendalami kitab suci khususnya mengenai Surat Paulus sebagai bagian dari formasi tersebut. Dengan itu diharapkan agar para bruder biarawan ini dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan membaca Surat Paulus sehingga bermanfaaat bagi spiritualitas pribadi maupun bagi kepentingan pelayanan pastoral melalui katekese. Metode pembelajaran ini ditempuh dengan cara ceramah, diskusi, latihan teknik mendalami teks, hingga latihan menyusun renungan biblis. Hasil yang dicapai adalah adanya pemahaman dan keterampilan mendalami Surat Paulus, serta menyusun renungan biblis yang bermanfaat dalam pelayanan pastoral.
Kata kunci: Kitab suci, Surat-surat Paulus, mendalami teks, renungan bibli
Meningkatkan Kinerja Pemasaran UMKM Melalui Sosialisasi E-Market Orientation Supply Chain
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menjunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Namun, survei literasi digital oleh Kominfo mengungkapkan bahwa pengetahuan dan pemahaman teknologi pelaku UMKM masih rendah. Kondisi ini menciptakan tantangan bagi UMKM di Propinsi Maluku, terutama di Negeri Waai, Kabupaten Maluku Tengah, yang memiliki potensi besar di sektor kuliner dan perikanan. Penguasaan teknologi, khususnya konsep E-Market Orientation Supply Chain menjadi salah kunci untuk mengatasi tantangan ini. E-Market Orientation Supply Chain mengintegrasikan teknologi digital dalam pengelolaan rantai pasokan dan pemasaran untuk meningkatkan efisiensi untuk meningkatkan kinerja pemasaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memperdalam pemahaman pelaku UMKM di Negeri Waai tentang E-Market Orientation Supply Chain melalui sosialisasi. Metode yang digunakan meliputi pemberian materi, diskusi, dan kuesioner untuk mengukur peningkatan pemahaman pelaku UMKM yang kemudian diuji dengan teknik statistik parametrik yaitu uji sampel berpasangan. Hasil pengujian membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan atau dengan kata lain pemahaman pelaku UMKM tentang E-Market Orientation Supply Chain sangat baik dengan harapan bahwa dapat meningkatkan kinerja pemasaran UMKM. Implementasi konsep ini nantinya akan membantu pelaku UMKM di Negeri Waai untuk dapat beradaptasi dengan teknologi digital dan memanfaatkan peluang pasar secara lebih efektif
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Kontekstual
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kesulitan belajar siswa melalui pembelajaran kontekstual di SMP Darul Ma’arif Banjar Negeri dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat strategi guru PAI dalam mengatasi kesulitan belajar siswa melalui pembelajaran kontekstual di kelas VIII SMP Darul Ma’arif Banjar Negeri. Penelitian ini didasari oleh guru SMP Daarul Ma’arif Banjar Negeri Kecamatan Natar Lampung Selatan sebagian besar masih menerapkan model pembelajaran langsung berkelanjutan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Guru menjelaskan materi di depan kelas pada awal proses pembelajaran. Soal latihan dan contoh soal kemudian diberikan, dan pembelajaran diakhiri dengan pekerjaan rumah (PR). Penulis menggunakan metodologi penelitian kualitatif. Siswa kelas VIII SMP Daarul Ma’arif Banjar Negeri Kecamatan Natar Lampung Selatan dijadikan sebagai subjek penelitian. Peneliti menggunakan strategi purposive sampling dalam hal ini. Penulis menggunakan metode berikut untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini: dokumentasi, observasi, dan wawancara. Sementara itu, peneliti menggunakan triangulasi sumber dan teknis sebagai metode untuk menjamin keabsahan data. Dibandingkan dengan pendekatan lain, hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menggunakan pembelajaran kontekstual untuk mengatasi kesulitan belajar dilaksanakan melalui peningkatan signifikansi dan realisme proses pembelajaran. Untuk membantu siswa kelas VIII mata pelajaran PAI di SMP Daarul Ma'arif Banjar Negeri mengatasi tantangan belajarnya, maka guru menggunakan strategi pembelajaran sebagai berikut: Guru PAI bekerja satu lawan satu dengan siswa, memberikan pekerjaan rumah untuk membantu mereka mengingat materi, dan mengulas materi tersebut, dan menginspirasi siswa agar lebih bersemangat dalam belajar
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Game Wordwall Pada Pelajaran Tematik Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Dikelas V SDN 2 Marga Mulya
Pengembangan media pembelajaran berbasis game wordwall pada pelajaran tematik untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas V bertujuan untuk menciptakan proses belajar yang lebih menarik dan interaktif, sehingga dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Media pembelajaran ini dirancang dengan menggunakan platform wordwall yang mudah digunkan dan memiliki berbagai jenis permainan yang menarik, seperti teka-teki, kuis, dan permainan mencocokan. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan ADDIE. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media game wordwall memperoleh nilai rata-rata presentase dari ahli media sebesar 96,87% dengan kriteria sangat valid, dan dari ahli materi mendapat presentase sebesar 91,8% dengan kriteria sangat valid. Dari hasil penelitian bahwa media pembelajaran berbasis game wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar siswa dan respon positif yang diberikan oleh siswa terhadap media pembelajaran tersebut.  
Penerapan Konseling Individual dengan Teknik Rasional Emotif Behavior untuk Mengatasi School Refusal Pada Santriwati (Studi Kasus Klien “R” di Pondok Pesantren Sabilul Muhtadin)
School refusal is school refusal behavior that is motivated by unwillingness to attend school or finding it difficult to stay at school all day. This research aims to determine the description of school refusal in client "R" at the Sabillul Muhtadin Islamic Boarding School. To determine the application of individual counseling rational emotive behavior techniques to overcome school refusal in client "R" female students at the Sabillul Muhtadin Islamic Boarding School. This research uses a qualitative approach method with a case study type of research. The data collection techniques use observation, interviews and documentation methods. Meanwhile, the data analysis technique used is done by pattern matching, data explanation, and time series analysis. The results of this research show that the school refusal experienced by client "R" has two factors, namely the internal factor of the client experiencing separation anxiety from their parents (separation anxiety) and the external factor, namely school being unpleasant or creating an unsafe condition for the client. After counseling using rational emotive behavioral therapy (REBT) techniques for client "R", there was some progress felt by client "R" after carrying out the counseling guidance process for client "R", starting to decrease in doing things that made client "R" skipping class, starting to take part in learning activities at school and getting rid of the irrational feelings he had been feeling, client "R" began to think rationally towards the people in his environment and began to have the courage to fight the fear and anxiety that was occurring within him
Analisis Kesiapan Sekolah Dalam Implementasi Pendidikan Karakter Pada Anak Usia Dini
Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik tetapi juga pada pembentukan kepribadian, moral, dan nilai-nilai sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan sekolah dalam implementasi pendidikan karakter pada anak usia dini di Indonesia. Penelitian ini mencakup analisis kesiapan kurikulum, kompetensi dan kesiapan tenaga pendidik, metode pengajaran, dukungan dari lingkungan sekolah dan orang tua, serta evaluasi dan pemantauan program pendidikan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun banyak sekolah PAUD telah mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam kegiatan sehari-hari, masih terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, termasuk keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan guru, dan perbedaan persepsi tentang nilai-nilai karakter antara sekolah dan orang tua. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan peningkatan pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru, pengembangan kurikulum yang terintegrasi, serta kerjasama yang lebih erat antara sekolah dan orang tua. Dengan upaya yang berkelanjutan dan kolaboratif, pendidikan karakter di tingkat PAUD dapat ditingkatkan untuk membentuk generasi muda yang beretika, bertanggung jawab, dan mampu berkontribusi positif dalam masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan praktik pendidikan karakter yang efektif dan berkelanjutan di tingkat pendidikan anak usia dini
Dampak Pariwisata Halal Terhadap Laju Pertumbuhan Ekonomi; Kajian Ekonomi Mikro Dengan Memanfaatkan Statistik Kunjungan Wisatawan Pada Provinsi Sumatera Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengnalisis dampak pariwisata halal terhadap laju pertumbuhan ekonomi berdasarkan statistik kunjungan wisatawan pada provinsi sumatera selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis kuantitatif, dengan sumber data sekunder jenis data kuantitatif deskriptif (time series). Berdasarkan hasil pengujian regesi diketahui pengujian pariwisata (X) hanya mempengaruhi laju pertumbuhan (Y) sebesar 46% artinya pariwisata tidak berpengaruh signifikan terhadap laju pertumbuhan, ini disebabkan oleh penerimaan pariwisata yang tidak optimal, serta pengelolaan keuangan seperti pajak hotel, pajak restoran, dan pajak retribusi yang tidak efektif; manajemen pariwisata yang buruk; dan kondisi fisik yang buruk yang disebabkan oleh objek wisata yang tidak menarik, yang pada gilirannya menyebabkan penurunan jumlah kunjungan.
Kata kunci : Pariwisata Halal, Laju Pertumbuhan Ekonomi