Jurnal STIkes Insan Cendekia Husada
Not a member yet
178 research outputs found
Sort by
Pengaruh Rebusan Daun Alpukat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Desa Prambatan Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro
ABSTRAK
Hipertensi menjadi masalah pada lanjut usia karena ditemukan dan menjadi faktor utama payah jantung dan penyakit jantung koroner (Nugroho , 2008). Akibat dari proses menua, pembuluh darah menjadi kaku dan menyebabkan dinding ventrikel kiri berkurang elastisnya, akibatnya kenaikan tekanan darah terjadi secara progresif (Azizah, 2011). Hipertensi yang dialami oleh lansia di Desa Prambatan Kec. Balen kabupaten Bojonegoro semakin meningkat karena selama ini penanganan hipertensi hanya diberikan terapi farmakologi saja. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut secara non farmakologi dengan rebusan daun alpukat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa Prambatan Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro.
Desain yang digunakan dalam penelitian ini, adalah Quasy experiment Pre Test – Post Test control group Design. Populasi seluruh lansia yang mengalami hipertensi di Desa Prambatan Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro sebanyak 40 responden, besar sampel pada penelitian ini berjumlah 36 responden dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, dengan teknik total sampling. Variabel independent adalah trebusan daun alpukat dan variable dependent adalah penurunan tekanan darah. Data yang didapat melalui lembar observasi MAP kemudian dianalisa deskriptif untuk mengetahui perbedaan perubahan rerata tekanan darah.
Hasil uji statistik dengan menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test perhitungannya yang dilakukan dengan menggunakan SPSS 16,0 dengan tingkat kemaknaan ρ=0,05 didapatkan hasil tekanan darah sistolik ρ=0,003 dan tekanan darah diastolik ρ=0,027 yang berarti lebih kecil dari tingkat kemaknaan ρ<0,005
Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah ada pengaruh rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Melihat hasil penelitian ini maka rebusan daun alpukat ini dapat dijadikan sebagai terapi alternative tambahan selain dengan terapi farmakologi dalam mengatasi hipertensi pada lansia.
Kata Kunci : Rebusan daun alpukat, Hipertensi, Lansi
Perbedaan Perilaku Merokok Antara Pola Asuh Demokratis Dan Pola Asuh Otoriter Pada Remaja Di Dusun Jetis Desa Wotanngare Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro
ABSTRAK
Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor terpenting yang menyebabkan terjadinya perilaku merokok pada remaja.Pola asuh orang tua yang diterapkan tidak selalu direspon baik oleh anak. Sering kali anak memberontak karena kemauan orang tua tidak sejalan dengannya dan membuat anak stress yang mengakibatkan anak berperilaku merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perilaku merokok dengan pola asuh demokratis dan pola asuh otoriter pada remaja di Dusun Jetis Desa Wotanngare Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro.
Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti dapatkan data di Dusun Jetis Desa Wotanngare Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro dari 20 remaja terdapat 15 remaja menjadi perokok aktif dengan usia rata – rata 15 – 17 tahun dan dari 15 orang tua 8 orang tua menerapkan pola asuh otoriter, 2 demokratis, 5 permisif.
Desain penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional dengan populasi semua remaja laki – laki yang merokok dan mempunyai orang tua di Dusun Jetis Desa Wotanngare Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Sampel diambil dengan proses Purposive Sampling. Variabel independen yaitu perilaku merokok, dan variabel dependen adalah pola asuh. Pengumpulan data menggunakan wawancara.
Perilaku merokok remaja dapat dicegah apabila faktor-faktor yang menjadikan remaja mempunyai perilaku merokok dapat ditekan, misalkan dalam lingkungan keluarga, orang tua harus menciptakan suasana yang harmonis, sehingga anak tidak menjadi liar dan anak mendapat perhatian yang lebih dari orang tua
Kata Kunci : Perilaku Merokok, Pola Asuh Otoriter , Demokratis, Remaja, Orang Tu
Studi Fenomenologi Penerimaan Orang Tua Terhadap Anak Autis Di Sdlb Sumbang 3 Bojonegoro
ABSTRAK
Autisme merupakan ganguan perkembangan fungsi otak yang mencakup bidang sosial dan afek, komunikasi verbal (bahasa) dan non–verbal, imajinasi, fleksibilitas, lingkup interest (minat), dan kognitif. Yayasan Autis Indonesia tahun 2010 memperoleh indikator peningkatan jumlah anak autis yang diperoleh dari catatan praktek dokter yang dari menangani 3-5 pasien baru per tahun, kini menangani 3 pasien baru setiap hari. Salah satu hal yang membantu keberhasilan dalam melakukan penanganan pada penyandang autis adalah kesiapan dari orang tua si anak untuk menerima keadaan anaknya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk sikap penerimaan orang tua terhadap anak autis di SDLB Sumbang 3 Bojonegoro. Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, sampel diambil menggunakan tehnik snow ball sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bentuk – bentuk sikap penerimaan orang tua terhadap anak autis meliputi keluhan (grief), perasaan bersalah (guilt), kemarahan (anger) dan menerima (acceptance).
Kata kunci: Autis, sikap penerimaa
Pengaruh Penyuluhan Terhadap Respon Psikososial Keluarga Pasien Yang Di Rawat Di Ruang Icu Rsud Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro
ABSTRAK
Ruang perawatan intensif (ICU) merupakan ruang rawat rumah sakit dengan staf dan perlengkapan khusus ditujukan untuk mengelola pasien dengan penyakit. Pasien membutuhkan dukungan psikososial dari keluarga, karena hal ini berdampak pada kesembuhan pasien. Keluarga sebagai anggota yang sehat harus bisa memberikan respons psikososial yang baik kepada anggota keluarganya yang sakit sehingga akan bisa mensupport pasien yang sakit. Perawat sebagai tenaga kesehatan yang harus selalu mengembangkan profesionalisme. Sebelum dilakukan penyuluhan respon psikososial keluarga pasien yang termasuk respon negatif sebanyak 6 responden (75%) dan respon positif sebanyak 2 responden (25%). Setelah dilakukan penyuluhan respon psikososial keluarga pasien yang termasuk respon negatif sebanyak 1 responden (12,5%) dan respon positif sebanyak 7 responden (87,5%). Berdasarkan tabel diatas tentang paired sample t-test dengan menggunakan program SPSS 16, pada tingkat signifikansi diperoleh nilai 0,027< 0,05 maka Ho ditolak sehingga H1 diterima yang berarti ada pengaruh penyuluhan dengan respon psikososial keluarga pasien yang dirawat di Ruang ICU RSUD dr.Sosodo Djati Koesoemo Bojonegoro.
Kata Kunci : Penyuluhan, Respon, Psikososia
Hubungan Minat Mahasiswa Dalam Penggunaan Perpustakaan Dengan Keefektivitasan Kegiatan Belajar Mengajar Di Stikes Icsada Bojonegoro
ABSTRAK
Lembaga perpustakaan merupakan bagian integral lembaga pendidikan perguruan tinggi sekaligus sebagai kelengkapan pendidikan perguruan tinggi, yang merupakan bagian terpadu dalam sistem kurikulum pendidikan perguruan tinggi. Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan mempunyai berbagai fungsi antara lain : menyerap dan menghimpun informasi untuk kegiatan belajar mengajar, menyediakan berbagai sumber rujukan untuk para dosen dan mahasiswa. Selain itu juga menyediakan bahan-bahan yang bermanfaat bagi kegiatan rekreatif, meningkatkan minat dan kegemaran membaca dan mengembangkan daya nalar untuk melakukan penelitian sederhana berdasarkan informasi yang tersedia. Sampai saat ini, minat baca mahasiswa di perpustakaan STIKES Icsada Bojonegoro belum teridentifikasi dengan jelas, karena belum pernah dilakukan penelitian tentang minat mahasiswa dalam penggunaan perpustakaan sehubungan dengan keefektivitasan proses belajar mengajar. Oleh sebab itu, Penelitian ini dimaksudkan untuk dapat mengetahui apakah minat mahasiswa dalam penggunaan perpustakaan berpengaruh dengan keefektivitasan kegiatan belajar mengajar dan dari hasilpenelitian yang didapatkan, adalah Sebagian besar responden di STIKES ICSADA Bojonegoro Tahun 2014 dengan minat sedang dalam penggunaan perpustakaan sebanyak 120 responden dan 4 efektif dalam kegiatan belajar mengajar sebanyak 111 responden. Sehingga saran untuk Stikes Icsada Bojonegoro agar dapat meningkatkan sarana dan prasarana perkuliahan seperti dengan pengadaan buku-buku referensi pada perpustakaan baik dalam hal jumlah maupun buku referensi baru
Kata Kunci : Minat, efektivitas, mengaja
Hubungan Motivasi Dan Minat Masuk Program Studi D III Kebidanan Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Stikes Icsada Bojonegoro
ABSTRAK
Hasil belajar (prestasi belajar) merupakan perubahan perilaku yang diperoleh seseorang setelah mengalami aktivitas belajar. Perolehan aspek-aspek perubahan perilaku tersebut tergantung pada apa yang dipelajari oleh seseorang. Berhasil atau tidaknya seseorang untuk belajar disebabkan beberapa faktor yang mempengaruhi dalam pencapaian hasil belajar (prestasi belajar) yaitu berasal dari dalam diri orang yang belajar dan ada pula yang dari luar dirinya. Banyak faktor yang mempengaruhinya, diantaranya adalah motivasi dan minat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi dan minat masuk Program Studi D III Kebidanan dengan prestasi belajar mahasiswa STIKES Insan Cendekia Husada Bojonegoro. Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa Program Studi D III Kebidanan STIKES Insan Cendekia Husada Bojonegoro sebanyak 39 mahasiswa dengan teknik total sampling dengan jumlah sampel 39. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner. Analisis hubungan variabel dilakukan dengan menggunakan Yates Correction. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara motivasi masuk Program Studi D III Kebidanan dengan prestasi belajar mahasiswa (ρ =0,027) dan ada hubungan antara minat masuk Program Studi D III Kebidanan dengan prestasi belajar mahasiswa (ρ =0,044). Saran untuk Program Studi D III Kebidanan STIKES Insan Cendekia Husada Bojonegoro agar meningkatkan prestasi belajar mahasiswa Prodi D III kebidanan STIKES Insan Cendekia Husada Bojonegoro dengan cara dosen atau pembimbing akademik menciptakan kondisi pembelajaran yang menarik, sarana prasarana yang menunjang, hubungan antara dosen dan mahasiswa yang baik, sehingga mahasiswa terdorong untuk butuh dan terus belajar dan melakukan pemantauan dan pendekatan lebih dalam terhadap mahasiswa tentang tujuan mereka untuk masuk di Program Studi D III Kebidanan.
Kata Kunci : Motivasi, minat, prestasi belaja
Pengaruh Pemberian Terapi Musik Terhadap Penurunan Kecemasan Dan Tingkat Stress Mahasiswa Semester Vii Ilmu Keperawatan Dalam Menghadapi Skripsi Di Sekolah Tingg Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada Bojonegoro
ABSTRAK
Stress adalah suatu kondisi dimana tubuh terganggu karena tekanan psikologis. Stress dikaitkan bukan karena penyakit fisik lebih mengenai kejiwaan. Karena pengaruh stress tersebut maka penyakit fisik bisa muncul akibat lemahnya dan rendahnya daya tahan tubuh. Studi tentang kesehatan jiwa, telah menunjukkan terapi music sangat efektif dalam meredakan kegelisahan dan stress, mendorong perasaan rileks serta meredakan depresi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh terapi music terhadap tingkat stress mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan terapi musik.Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experiment dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini adalah 47 responden. Data dikumpulkan dengan mengisi kuesioner DASS. Pengolahan data dengan uji Wilcoxon Match Pairs Test. Hasil dari penelitian yaitu sebelum dilakukan pemberian terapi music didapatkan 7 mahasiswa atau (16,67%) mengalami stress berat. Setelah diberikan intervensi terapi music diketahui 7 orang mahasiswa (16,67%) mengalami penurunan tingkat stress. Kesimpulannya ada pengaruh pemberian terapi music terhadap tingkat stress pada mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada Bojonegoro ( (0,000) dan nilai Z hitung – 6,557 sedangkan Z table 1,96 (Z hitung > Z table) berarti Ho ditolak sehingga Ha diterima).
Kata Kunci: Terapi Musik, Tingkat Stress
Strategi Pengembangan Instalasi Farmasi Rsud Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Dengan Metode SWOT
ABSTRAK
Rumah sakit adalah institusi penyedia jasa layanan kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro sebagai salah satu Rumah Sakit milik pemerintah kabupaten Bojonegoro. Sebagai pusat rujukandari beberapa rumah sakit di daerah Bojonegoro dan sekitarnya. Dalam penelitian ini menggunkan suatu pen dekatan dengan analisis SWOT yang merupakan langkah awal dari suatu perencanaan strategi pengembangan yang dimulai dengan identifikasi masalah, tujuan organisasi sampai pada menimbang kekuatan dan kelemahan sendiri serta peluang dan ancaman dari luar dan juga melakukan beberapa langkah penting yang menunjang pemasaran atau pengembangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dan Populasi dalam penelitian ini populasinya adalah pasien rawatinap dan pasien rawat jalan sebanyak 200 orang responden Sampel merupakan sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Dalam penelitian ini mengunakan sampling pertimbangan (Judgement Sampling) Dari hasil pendekatan dengan analisis SWOT perlunya pelaksanaan atau realisasi dari struktur organisasi yang menempatkan farmasis dalam farmasi klinik, peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, serta perlunya penambahan fasilitas berhubungan dengan IPTEK untuk kegiatan pelayanan farmasi baik secara manajerial maupun ke arah farmasi klinik.
Kata Kunci : Farmasi, Analisis SWO