Jurnal MADANI
Not a member yet
137 research outputs found
Sort by
Pengaruh Biaya Lingkungan, Kinerja Lingkungan, Aktivitas Ekonomi, dan Ukuran Perusahaan terhadap CED Perusahaan Tambang Batu Bara yang Terdaftar di BEI
This study aims to examine the influence of environmental costs, environmental performance, economic activities, and firm size on the carbon emission disclosure practices of coal mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2024 period. A quantitative approach was employed using panel data regression estimation methods. The analytical units were selected through purposive sampling, resulting in several entities serving as representative samples. Hypothesis testing was conducted using t-tests and F-tests at a 5% significance level. The findings reveal that environmental costs have a significantly positive effect on carbon emission transparency, with a coefficient of 1.736 and a p-value of 0.000. Environmental performance also demonstrates a significantly positive impact, indicated by a coefficient of 2.243 and a significance level of 0.001. Economic activity contributes a significant positive effect, with a coefficient of 1.514 and a p-value of 0.007. Furthermore, firm size shows a significant positive correlation with carbon emission disclosure, marked by a coefficient of 1.222 and a significance value of 0.003. Hence, companies that prioritize environmental concerns, exhibit superior ecological performance, maintain intensive economic operations, and operate on a large scale are more inclined to disclose carbon-related information in a transparent manner.
Abstrak
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengeksplorasi pengaruh biaya lingkungan, kinerja lingkungan, aktivitas ekonomi dan ukuran perusahaan terhadap praktik pengungkapan emisi karbon pada entitas pertambangan subsektor batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021 hingga 2024. Pendekatan kuantitatif diadopsi dalam penelitian ini, dengan memanfaatkan metode estimasi regresi data panel. Penentuan unit analisis dilakukan melalui pendekatan purposive sampling, yang menghasilakan bebrapa entitas sebagai sampel representatif. Pengujian atas hipotesis dilaksanakan menggunakan uji t dan uji f pada taraf signifikasi 5 persen. Temuan menunjukkan bahwa biaya lingkungan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap keterbukaan informasi emisi karbon, dengan koefisien sebesar 1,736 dan nilai signifikasi 0,000. Kinerja lingkungan juga menunjukkan pengaruh signifikan dan positif, dengan koefisien 2,243 dan signifikasi 0,001. Aktivitas ekonomi memiliki kontribusi positif signifikan dengan koefisien 1,514 dan signifikasi 0,007. Selanjutnya ukuran perusahaan menunjukkan keterkaitan positif yang signifikan terhadap pengungkapan emisi karbon dengan koefisien 1,222 dan signifikasi 0,003. Dengan demikian, korporasi yang menempatkan isu lingkungan sebagai prioritas, memiliki performa ekologis unggul, menjalankan aktivitas ekonomi yang tinggi, dan berskala besar, cenderung lebih transparansi dalam menyampaikan informasi mengenai emisi karbon.
Kata Kunci: Biaya, Kinerja, Aktivitas, Ukuran Perusahaan, Emisi Karbo
Pengaruh Kebijakan Dividen, Ukuran Perusahaan, dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Telekomunikasi pada Bursa Efek Indonesia
This research aims to find out how the value of telecommunications sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) from 2019 to 2023 is heavily influenced by dividend policy, company size and leverage. Company influence is measured by the debt-to-equity ratio, company size is measured by the natural logarithm of all its assets, and dividend policy is measured by the dividend payout ratio to project the value of Tobin's Q. This research uses secondary data from the annual financial reports of seven companies which according to the au.thor meet sample criteria and analyzed u.sing panel regression. This research shows that company size and leverage have a negative effect and have a big influ.ence on company valu.e, while dividend policy has a positive and insignificant effect on company valu.e. The resu.lts obtained provide important insights for financial managers and investors to make strategic decisions in maximizing company valu.e.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana nilai perusahaan sub sektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2019 hingga 2023 yang banyak dipengaruhi oleh kebijakan dividen, ukuran perusahaan, dan leverage. Pengaruh perusahaan diukur dengan rasio utang-ke-equity, ukuran perusahaan diukur dengan logaritma natural dari semua asetnya, dan kebijakan dividen diukur dengan rasio pembayaran dividen untuk memproyeksi nilai Tobin’s Q. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan tahunan tujuh perusahaan yang menurut penulis memenuhi kriteria sampel dan di analisis dengan regresi panel. Penelitian ini menunjukan bahwa ukuran dan Leverage perusahaan berpengaruh negative dan memberikan pengaruh besar terhadap nilai perusahaan sedangkan kebijakan deviden berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil yang diperoleh memberikan wawasan penting bagi manajer keuangan dan investor untuk mengambil keputusan strategis dalam memaksimalkan nilai perusahaan.
Kata Kunci: Kebijakan, Dividen, Ukuran Perusahaan, Leverage, Nilai Perusahaa
Pengaruh Kompensasi dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Sekretariat Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum
This research aims to identify impact compensation for employee performance also of work environment for employee performance. Research uses employee performance as the main indicator, and uses compensation and work environment as influencing factors. The study method applied is quantitative using SPSS 20. Hypothesis testing at research includes existence of positive, significant, also not significant influence among compensation also work environment for employee performance. Influence compensation also work environment together to employee performance. From the findings study, wished it will provide a new perspective to agencies in understanding factors that impact employee performance, also could a consideration in formulating right policies.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberpengaruhan kompensasi atas kinerja pegawai dan keberpengaruhan lingkungan kerja atas kinerja pegawai. Studi ini mempergunakan kinerja pegawai sebagai indikator utama, kemudian menggunakan kompensasi serta lingkungan kerja jadi sebab yang menjadi keberpengaruhanya. Metode studi yang diterapkan yakni kuantitatif menggunakan SPSS 20. Pengujian hipotesis pada studi ini mencakup adanya pengaruh positif, signifikan, maupun tidak signifikan kompensasi kemudian lingkungan kerja atas kinerja pegawai. Keberengaruhan kompensasi kemudian lingkungan kerja bersamaan atas kinerja pegawai. Dari temuan studi ini diharapkan memberikan perspektif baru bagi instansi dalam memahami faktor-faktor yang berdampak bagi kinerja pegawai, serta dapat menjadi sebuah pertimbangan untuk menyusun kebijakan yang tepat.
Kata Kunci: Kompensasi, Lingkungan Kerja, Kinerja Pegawa
Pendekatan Hexagon Fraud dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan dengan Komite Audit sebagai Moderasi
This study analyzes the influence of six elements in the Hexagon Fraud framework on financial statement fraud, while also examining the moderating role of the audit committee. The elements investigated include pressure (financial stability), capability (change in director), opportunity (nature of industry), rationalization (total accruals to total assets), arrogance (family relationships), and collusion (CEO duality). Data were obtained from the financial reports of food and beverage subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2022–2024 period. The analysis employed multiple regression and interaction tests for moderation effects. The results indicate that pressure, capability, opportunity, and rationalization have a significant positive effect on financial statement fraud. In contrast, arrogance and collusion were found to be insignificant. The audit committee failed to moderate the relationship between fraud elements and financial statement fraud effectively and, in some cases, even reinforced the relationship. These findings highlight weaknesses in internal monitoring structures, suggesting that the existence of audit committees is not matched by adequate quality, independence, or competence. Practically, firms are advised to strengthen the audit committee’s role substantively rather than symbolically. Regulators are also encouraged to tighten oversight and establish minimum qualification standards for audit committees, particularly in industries with high fraud risk.
Abstrak
Penelitian ini menganalisis pengaruh enam elemen dalam pendekatan Hexagon Fraud terhadap kecurangan laporan keuangan, serta menguji peran komite audit sebagai variabel moderasi. Elemen yang dianalisis mencakup pressure (financial stability), capability (pergantian direktur), opportunity (karakteristik industri), rationalization (total akrual terhadap aset), arrogance (relasi keluarga), dan collusion (CEO duality). Data diperoleh dari laporan keuangan perusahaan subsektor makanan dan minuman di BEI periode 2022–2024, dengan analisis regresi berganda dan uji interaksi moderasi. Hasil menunjukkan bahwa pressure, capability, opportunity, dan rationalization berpengaruh signifikan terhadap fraud. Sebaliknya, arrogance dan collusion tidak signifikan. Komite audit terbukti tidak mampu memoderasi hubungan elemen-elemen fraud secara efektif, bahkan cenderung memperkuatnya dalam beberapa kasus. Temuan ini menunjukkan kelemahan struktur pengawasan internal, di mana keberadaan komite audit belum diiringi kualitas, independensi, dan kompetensi yang memadai. Implikasi praktisnya, perusahaan perlu memperkuat peran komite audit secara substansial, bukan hanya formal. Regulator juga disarankan memperketat pengawasan serta menetapkan standar kualifikasi minimum bagi komite audit, khususnya di industri dengan risiko fraud tinggi.
Kata Kunci: Hexagon Fraud, Kecurangan Laporan Keuangan, Komite Audit  
Pengaruh Karakteristik Perusahaan, Kompensasi Eksekutif, dan Preferensi Risiko Eksekutif terhadap Penghindaran Pajak
The purpose of this research is to explore the influence of company characteristics, executive compensation, and executive risk preferences on tax avoidance practices. An empirical study was conducted on companies in the industrial and energy sectors listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2019–2023. The sample analyzed consisted of 65 companies with a total of 325 data points, processed using the Eviews-12 software. A quantitative approach was applied using the panel data regression method as the main analysis technique, The findings show that executive risk preferences have a high impact and significant influence on tax avoidance. The interaction between company characteristics and executive compensation on tax avoidance does not have a significant effect but the coefficient value is positive, it will increase the value of tax avoidance. While the results of the interaction between company characteristics and executive risk preferences on tax avoidance do not have a significant effect but the coefficient value is negative, it will decrease the value of tax avoidance.
Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi pengaruh karakteristik perusahaan, kompensasi eksekutif, maupun preferensi risiko eksekutif pada praktik penghindaran pajak. Kajian empiris dilakukan pada perusahaan sektor perindustrian maupun energi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2023. Sampel yang dianalisis berjumlah 65 perusahaan dengan total 325 data, diproses dengan digunakannya perangkat lunak Eviews-12. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan metode regresi data panel sebagai teknik analisis utama. Temuan menunjukkan bahwasanya preferensi risiko eksekutif mempunyai dampaknya yang tinggi dan berpengaruh signifikan pada penghindaran pajak, sementara karakteristik perusahaan maupun kompensasi eksekutif tidak menunjukkan pengaruhnya yang tinggi. Interaksi antara karakteristik perusahaan dan kompensasi eksekutif terhadap penghindaran pajak tidak berpengaruh signifikan tapi nilai koefisien nya positif maka akan meningkatkan nilai penghindaran pajak. Sedangkan hasil interaksi antara karakteristik perusahaan dengan preferensi risiko eksekutif terhadap penghindaran pajak tidak berpengaruh signifikan tapi nilai koefisien nya negatif maka akan menurunkan nilai penghindaran pajak.
Kata Kunci: Karakteristik, Kompensasi, Preferensi Risiko Eksekutif, Penghindaran Paja
Pengaruh Pelatihan Kerja, Komunikasi, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Virginia Estetika (Farina Beauty Clinic)
Human resources are a crucial factor that must always be considered in an organization, because the achievement of the vision and implementation of the mission are basically managed by humans. Performance refers to the level of achievement or results of individual work in accordance with the targets or tasks that must be completed within a certain period of time based on their respective responsibilities. This study aims to evaluate the effect of job training, communication, and work discipline variables on employee performance, both partially and simultaneously. This study uses a quantitative approach with a saturated sampling technique involving 60 respondents. Data were collected through a survey with a questionnaire filled out by employees of PT. Virginia Estetika (Farina Beauty Clinic). Data analysis involved validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, and hypothesis testing using t-test and f-test, as well as analysis of the coefficient of determination (R²). The results of the analysis show that job training, communication, and work discipline partially affect employee performance. In addition, simultaneously, the three variables also have a positive and significant effect on employee performance.
Abstrak
Sumber daya manusia adalah faktor krusial yang harus selalu diperhatikan dalam suatu organisasi, karena pencapaian visi dan pelaksanaan misi pada dasarnya dikelola oleh manusia. Kinerja mengacu pada tingkat pencapaian atau hasil kerja individu sesuai dengan sasaran atau tugas yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu berdasarkan tanggung jawab masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variabel pelatihan kerja, komunikasi, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel jenuh yang melibatkan 60 responden. Data dikumpulkan melalui survei dengan kuesioner yang diisi oleh karyawan PT. Virginia Estetika (Farina Beauty Clinic). Analisis data melibatkan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta uji hipotesis menggunakan uji t dan uji f, serta analisis koefisien determinasi (R²). Hasil analisis menunjukkan bahwa pelatihan kerja, komunikasi, dan disiplin kerja secara parsial berpengaruh pada kinerja karyawan. Selain itu, secara simultan, ketiga variabel tersebut juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
Kata Kunci: Pelatihan Kerja, Komunikasi, Disiplin Kerja, Kinerja Karyawa
Implementasi Kerja Sama Indonesia dengan Singapura bidang Financial Technology Tahun 2017-2020
The purpose of this study is to determine the implementation of financial technology cooperation between Indonesia and Singapore. This study will explain the impact of the corporation’s implementation as well as opportunities and challenges for both countries in financial technology. The research method used is a qualitative method with a descriptive analysis approach. Data is collected through interviews and literature review. The findings show that the Financial Services Authority, as the regulator of financial technology in Indonesia, has introduced many innovations for the financial technology industry in Indonesia. One of them is the regulatory sandbox, which has been applied to support and develop the financial technology industry in Indonesia. In addition to the sandbox, the exchange of information on market conditions in both countries is also important, especially for expanding into international markets in both countries. Singapore's assistance in introducing financial technology material into the university curriculum is also a realisation of the cooperation. The conclusion of this study is that the cooperation is very helpful for Indonesia, which is a country with a large potential financial technology market, to develop better. Therefore, this financial technology cooperation helps people to have access to financial services.
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui realisasi dari kerja sama teknologi finansial antara Indonesia dengan Singapura. Penelitian ini menjelaskan dampak dari implementasi kerja sama serta peluang dan tantangan bagi kedua negara dalam bidang FinTech. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Otoritas Jasa Keuangan sebagai regulator FinTech di Indonesia telah banyak sekali mengadopsi beberapa inovasi bagi industri FinTech, salah satunya adalah regulatory sandbox yang sudah diaplikasikan untuk membantu dan mengembangkan industri FinTech. Selain sandbox, pertukaran informasi mengenai kondisi pasar di kedua negara juga merupakan hal yang penting untuk dapat melakukan ekspansi ke pasar internasional, khususnya kedua negara. Bantuan Singapura untuk membantu materi FinTech masuk ke dalam kurikulum perguruan tinggi juga merupakan realisasi dari kerja sama tersebut. Simpulan penelitian ini adalah bahwa kerja sama tersebut sangat membantu bagi Indonesia yang merupakan negara dengan potensi pasar FinTech besar untuk dapat berkembang dengan lebih baik lagi. Kerja sama FinTech secara mendasar berdampak dalam membantu masyarakat untuk dapat mengakses layanan jasa keuangan.
Kata Kunci: Regulatory Sandbox, Kerja Sama, Financial Technology, Indonesia, Singapur
Dampak Kualitas Produk, Pemasaran Digital, dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Ventela di Jabodetabek
The fashion industry in Indonesia continues to proliferate and can compete with imported products. One of them is a local shoe brand that is increasingly in demand by consumers. In business, product quality, marketing strategy, and price strongly appeal to consumers. The goal of this research is to test the impact of product quality, digital marketing, and price on purchasing decisions for Ventela shoes in the Jabodetabek area. By using a purposive sampling technique, the sample in this research was 210 respondents from Generation Z who were Ventela shoe users or had used Ventela shoes. The questionnaire was distributed via a Google form. Multiple linear regression was employed to analyze the model. The study's results document that product quality has a positive and significant effect on purchasing decisions. Digital marketing shows a positive and significant effect on purchasing decisions. Additionally, price has a positive and significant effect on purchasing decisions. The results of this study have implications for the Ventela shoe company, which needs to pay attention to product quality, product marketing strategies, and price so that consumer satisfaction is achieved and they recommend Ventela shoes to others.
Abstrak
Industri fashion di Indonesia terus berkembang pesat dan mampu bersaing dengan produk impor. Salah satunya adalah brand sepatu lokal yang semakin banyak diminati konsumen. Dalam bisnis, kualitas produk, strategi pemasaran, dan harga memiliki daya tarik yang kuat bagi konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji dampak kualitas produk, pemasaran digital, dan harga pada keputusan pembelian sepatu Ventela di wilayah Jabodetabek. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, sampel dalam penelitian ini sebanyak 210 responden dari generasi Z pengguna sepatu Ventela atau pernah menggunakan sepatu Ventela. Kuesioner disebarkan melalui Google form. Regresi linear berganda digunakan untuk mengalisis model. Hasil penelitian mendokumentasikan bahwa kualitas produk mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Pemasaran digital menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian ini berimplikasi pada perusahaan sepatu Ventela untuk terus meningkatkan kualitas produk, strategi pemasaran produk, dan harga agar kepuasan konsumen tercapai dan mereka merekomendasikan sepatu Ventela kepada pihak lain.
Kata Kunci: Kualitas Produk, Pemasaran Digital, Harga, Keputusan Pembelia
Kerja Sama Keuangan antara Indonesia dan Jepang melalui Local Currency Settlement di Sektor Perdagangan pada periode 2020-2023
This research aims to analyze the implementation of financial cooperation from Indonesia-Japan trade through Local Currency Settlement in 2020-2023. This research uses descriptive qualitative method with primary and secondary data sources. Data were collected through interviews and literature studies. The author conducted interviews with Bank Indonesia and KADIN Indonesia. Data analysis techniques were done through data reduction, presentation, and conclusion drawing. Based on the research results, Local Currency Settlement cooperation between Indonesia and Japan shows a positive trend in both transaction volume and number of customers. At the beginning of its implementation in 2020, the transaction volume reached 30 juta yang merupakan angka yang cukup signifikan mengingat baru dilaksanakan di bulan Oktober. Angka tersebut terus meningkat di tahun-tahun berikutnya, menunjukkan keberhasilan dalam diversifikasi mata uang untuk penyelesaian transaksi perdagangan. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa tantangan seperti rendahnya kesadaran akan manfaat Local Currency settlement, pasar mata uang yang kurang likuid, keterbatasan infrastruktur pasar keuangan, dan adanya kebijakan non-internasionalisasi mata uang lokal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, dilakukan beberapa strategi seperti pemberian insentif kepada nasabah dan mengadakan kampanye edukasi intensif dan targeted. Simpulan dari penelitian ini adalah kerja sama Local Currency Settlement antara Indonesia dan Jepang telah berhasil memperkuat hubungan perdagangan bilateral melalui pengurangan ketergantungan pada dolar AS, meski masih ada tantangan yang dihadapi. Diperlukan upaya terus-menerus dalam meningkatkan kesadaran, perbaikan infrastruktur, serta dorongan kolaborasi lebih lanjut antara kedua negara untuk mengoptimalkan manfaat Local Currency Settlement di masa mendatang.
Kata Kunci: LCS, Kerja Sama Keuangan, Perdagangan, Rupiah, Ye
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT Multi Karunia Agung, Kota Tangerang Selatan
The purpose of this study is to ascertain how motivation and leadership style affect workers' performance at PT Multi Karunia Agung Lestari South Tangerang City. In order to create a saturated sample for this study, the entire population was used as the sample. There are 86 employees involved in this quantitative research project. This study employs a quantitative analysis methodology, which is the use of in-depth numerical data analysis. Data processing and analysis procedures include classical assumption tests, correlation and determination tests, hypothesis testing, and testing and descriptive data analysis tools. Employee performance at PT Multi Karunia Agung Lestari South Tangerang City is positively and significantly impacted by the leadership style and work motivation of the organization use Y = 13,228 + 0.466 X1 + 0.233 X2 as the regression equation. According to these findings, there is a 0.771 simultaneous determination coefficient and a 0.754 simultaneous correlation coefficient. Employee performance under this leadership style has a value of tcount > ttable (10,535 > 1.663) with a significant value of 0.000 < 0.005. Next, there is incentive for worker performance when tcount > ttable, or 9.241 > 1.663. The Fcount > Ftable, with a significance level of 0.000 < 0.05, is 60.893 > 2.712. Thus, it follows that job motivation and leadership style have a big impact on how well employees perform.
Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi bagaimana motivasi dan gaya kepemimpinan berdampak pada kinerja karyawan pada PT Multi Karunia Agung Lestari, Kota Tangerang Selatan. Untuk memastikan representasi yang memadai, seluruh populasi karyawan diikutsertakan dalam penelitian ini, yang melibatkan 86 orang. Penelitian ini mengadopsi metode analisis kuantitatif, dengan fokus pada pengolahan data numerik secara mendalam. Prosedur analisis termasuk uji asumsi klasik, korelasi, determinasi, pengujian hipotesis, dan alat analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja karyawan pada PT Multi Karunia Agung Lestari, Kota Tangerang Selatan secara positif dan signifikan dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja organisasi, yang dapat direpresentasikan oleh persamaan regresi Y = 13,228 + 0,466 X1 + 0,233 X2. Koefisien determinasi simultan sebesar 0,771 dan koefisien korelasi simultan sebesar 0,754. Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan dan kinerja karyawan, yang ditunjukkan oleh nilai thitung yang melebihi ttabel, dengan signifikansi 0,000 < 0,005. Insentif juga terbukti memiliki dampak positif terhadap kinerja pekerja, dengan nilai thitung yang signifikan. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa motivasi kerja dan gaya kepemimpinan memiliki peran yang penting dalam meningkatkan kinerja karyawan.
Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Motivasi, Kinerja Karyawa