Journal IKIP PGRI Bali
Not a member yet
    701 research outputs found

    MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU NON KEPENDIDIKAN DALAM PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK

    Get PDF
    Penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 1 Beringkit Belayu Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru non kependidikan dalam penyusunan perencanaan pembelajaraan melalui supervisi akademik. Sehubungan dengan hal tersebut, maka masalah penelitian penulis rumuskan dalam bentuk pertanyaan penelitian sebagai berikut:“Apakah kompetensi Pedagogik guru yang tidak memiliki latar belakang pendidikan keguruan dalam penyusunan rencana pembelajaran dapat ditingkatkan melalui supervisi akademik?” Hasil penelitian tindakan yaitu pada komponen Perumusan indikator tujuan pembelajaran, terlihat peningkatan dari 40 % pada kemampuan awal, menjadi 60% pada siklus 1 dan meningkat menjadi 70% pada akhir kegiatan, Komponen Penentuan bahan dan materi pembelajaran, terdapat peningkatan kemampuan dari 65% menjadi 70% setelah siklus 1 dan lebih menguat menjadi 80%.Komponen Pemilihan Strategi dan metoda pembelajaran, terlihat adanya peningkatan yang signifikan dari yang semula hanya 40% menjadi 60% pada siklus 1 dan meningkat lagi menjadi 75% setelah siklus 2.Meskipun tidak terlihat adanya peningkatan yang cukup tajam, dalam komponen pemilihan Media dan alat pembelajaran juga terdapat adanya peningkatan dari 60% pada awal kegiatan dan setelah siklus 1, menjadi 80% setelah siklus 2.pada komponen perencanaan evaluasi pembelajaran. Dari yang semula hanya 40% pada awal kegiatan, menjadi 60% pada akhir siklus 1 dan berhasil mencapai 70% pada akhir siklus Disimpulkan bahwa supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap 3 orang guru yang tidak memiliki latar belakang pendidikan keguruan tersebut, berhasil meningkatkan kompetensi pedagogik mereka dalam menyusun Perencanaan Pembelajaran

    UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENJASORKES MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS VI SEMESTER I SD NEGERI 2 TEGALJADI

    Get PDF
    Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Tegaljadi Kelas VI semester I yang kemampuan siswanya untuk mata pelajaran Penjasorkes masih cukup rendah. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa Kelas VI SD Negeri 2 Tegaljadi. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya dengan rata-rata 67 pada siklus I menjadi 74 dan pada siklus II menjadi 83. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan prestasi belajar

    Pengaruh Pemahaman Konsep Asemen HOTS terhadap Kemampuan Guru Matematika SMA/SMK Menyusun Soal HOTS

    No full text
    The ability of SMA/SMK mathematics teachers to develop HOTS-based Assessment is one of the important competencies in the Industrial Revolution 4.0. However, the field facts show that the ability of teachers to develop HOTS-based Assessment is very low, thus impacting on the low ability of students to solve contextual problems. This study aims to determine the direct effect of the teacher's understanding of the HOTS concept and the teacher's ability to develop HOTS-based Assessment. The study was conducted using a survey method, with a population of SMA/SMK mathematics teachers in the provinces of Bali, NTB, and NTT. The total sample of 400 people, selected using multistage random sampling techniques. The data were collected by questionnaire and analyzed by linear regression using SPPSS 23.0. The analysis showed that the teacher's understanding of the HOTS concept had a direct positive effect on the ability of the teacher to develop HOTS-based Assessment, with a value of F=521.291 (sig.=0.000) and a value of R-Square=0.567 which meant that the understanding of SMA/SMK mathematics teacher about the HOTS concept contributed 56.7% to the ability of SMA/SMK mathematics teachers to develop HOTS-based Assessment, while 43.3% was influenced by other factors

    KONSEP GERAK DASAR UNTUK ANAK USIA DINI

    No full text
    Perkembangan anak usia dini sifatnya holistik, yaitu dapat berkembang optimal apabila sehat badannya, cukup gizinya dan diarahkan secara baik dan benar. Anak berkembang dari berbagai aspek yaitu aspek fisiknya, aspek kognitif, aspek sosial dan emosional. Perkembangan fisik merupakan hal yang sangat penting bagi anak usia dini khususnya anak di Taman Kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD). Pada umumnya pembelajaran di SD untuk aspek perkembangan fisik sudah banyak dilakukan dengan menyesuaikan pada cabang olahraga tertentu. Akan tetapi seyogyanya latihan fisik pada anak usia dini masih harus memperhatikan gerak dasar yang sederhana. Gerak yang sederhana akan membuat anak gampang untuk memahami dan melaksanakan intruksi. Hal tersebut juga akan meminimalisir terjadinya cidera yang permanen pada anak. Dengan demikian perlu diketahui konsep gerak yang bisa dilakukan dan diberikan kepada anak usia dini. Konsep gerak yang menjadi pedoman dalam melakukan aktivitas dimulai dengan mengajarkan gerak dasar terlebih dahulu. Gerak dasar sangat penting sebagai pondasi gerak lanjutan dan gerak keterampilan bagi anak. Dengan penguasaan gerak dasar yang baik maka diharapkan anak siap untuk melakukan gerak yang lebih komplek. Gerak dasar dibagi menjadi tiga kategori yaitu Locomotor, Non locomotor, dan manipulatif. Apabila anak usia dini diberikan gerak ini, maka akan menjadi pondasi yang kuat untuk melanjutkan pada gerak yang lebih komplek pada cabang olahraga tertentu

    PENGUKURAN TINGKAT KADAR LEMAK TUBUH MELALUI JOGGING SELAMA 30 MENIT MAHASISWA PUTRA SEMESTER IV FPOK IKIP PGRI BALI TAHUN 2016

    Get PDF
    Dalam pelaksanaan olahraga, kita harus memperhatikan banyak faktor terutama berkaitan dengan berat badan tubuh. Berat badan yang bertambah biasanya disebabkan oleh faktor yang tidak asing lagi bagi kita yaitu lemak. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam artikel ini adalah “Untuk mengetahui  tingkat kadar lemak tubuh yang terjadi dengan pemberian jogging selama 30 menit”. Berdasarkan persentase rerata perubahan kadar lemak tubuh sesudah pelatihan selama 6 minggu untuk kelompok perlakuan 3,8% kadar lemak menurun sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan hasil 0,6% kadar lemak menurun, ini menunjukkan bahwa kelompok perlakuan terbukti lebih efektif menurunkankadar lemak tubuh dibandingkan dengan kelompok kontrol. Berdasarkan pembahasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa pelatihan jogging selama 30 menit memang terbukti dapat menurunkan kadar lemak tubuh. Disarankan bagi mahasiswa dan masyarakat yang ingin menurunkan kadar lemak agar melakukan jogging selama 30 menit setiap hari

    HUBUNGAN TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN TERHADAP KELINCAHAN TUBUH ATLIT KABADDI

    Get PDF
    Olahraga Kabaddi merupakan olahraga yang menekankan kerjasama tim dalam pelaksanaannya. Selain kerjasama tim, di dalam olahraga Kabaddi juga perlu memiliki kondisi fisik yang baik. Kondisi fisik yang dimaksud adalah memiliki daya tahan tubuh, kekuatan, kelincahan/agility, kecepatan, speed reaksi, serta kelentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tinggi badan dan berat badan terhadap kelincahan atlit Kabaddi. Dalam penelitian diperoleh kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara tinggi badan dan berat badan terhadap kelincahan atlit Kabaddi

    EFEK METODE PASSING DENGAN TEMBOK TERHADAP PENINGKATAN RECEIVE DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW

    Get PDF
    Bermain Sepak takraw banyak teknik yang harus dikuasai oleh seorang pemain agar dapat bermain Sepak takraw yang sebenarnya dan dapat dilihat seni-seninya bermain Sepak takraw di antaranya sepak mula (service), smash gulung, smash kedeng, blok, heading, bola pertama (receive). Banyak dari mahasiswa yang sedang mengikuti perkuliahan tidak bisa memainkan sepak takraw dengan baik dikarenakan penerimaan bola (Receive) yang sulit dikuasai. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Salah satu ciri penelitian eksperimen adalah adanya perlakukan (treatmen). Berdasarkan metode eksperimen tersebut, maka digunakan rancangan pre test-post test desain group. Penelitian ini menggunakan sampel pembinaan prestasi Sepak takraw Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya yang dibagi dalam 1 kelompok yang berjumlah 10 orang dengan jenis kelamin laki-laki dengan memberikan latihan receive menggunakan media raket tenis dengan menggunakan uji analisis Paired sample T test. Hasil analisis berdasarkan hasil hitungan analisis ada pengaruh efek metode passing dengan tembok terhadap peningkatan receive dalam bermain sepak takraw. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa kemampuan lebih tinggi pada pretest dibanding posttest dengan tingkat signifikan yang seluruhnya 0,000 (p<0,05). Kemampuan masing-masing individi seteleah diberikan treatment passing dengan tembok dapat meningkatkan receive dalam bermain sepak takraw

    PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT PEMBUATAN RPP BERBASIS STEM DAN PUBLIKASI JURNAL ILMIAH GURU SMAN 3 DENPASAR PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

    No full text
    SMAN 3 Denpasar salah satu sekolah berbasis riset di Indonesia dengan diraihnya banyak prestasi bidang penelitian dari tingkat regional hingga Internasional. Tujuan dari PKM ini adalah untuk mencari solusi dari permasalahan di SMAN 3 Denpasar yaitu: kurangnya pengetahuan guru dalam pengembangan pembuatan RPP berbasis revolusi industri 4.0, dan kurangnya pengetahuan guru tentang publikasi ilmiah. Perlu adanya bimbingan dalam melaksanakan PTK untuk dijadikan artikel dan dipulbikasikan. Metode program kemitraan berupa sosialisasi dan pendampingan dari Tim PKM IKIP PGRI Bali. Solusi yang ditawarkan adalah: (1) melaksanakan workshop tahap ke-1 untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru tentang pengetahuan guru dalampengembangan RPP berbasis Revolusi Industri 4.0, (2) melaksanakan workshop tahap ke-2 untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru tentang pengetahuan publikasi ilmiah, (3) kegiatan pendampingan tahap ke-1 merupakan tindak lanjut pelaksanaan workshop tahap ke-1, (4) kegiatan pendampingan praktik terbimbing tahap ke-2 merupakan tindak lanjut pelaksanaan workshop tahap ke-2. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah: (1) meningkatnya kemampuan guru menyusun dalam pengembangan pembelajaran berbasis tenologi sesuai dengan prosedur pengembangan pembelajaran, (2) meningkatnya pengetahuan guru tentang publikasi ilmiah; 3) tersusunnya pembelajaran berbasis teknologi setiap mata pelajaran; 4) artikel ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal ber-ISSN

    ENGLISH COURSE SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA IKATAN WARGA BUGBUG DENPASAR DI ERA 4.0

    No full text
    Ikatan Warga Bugbu (IWB) Denpasar memiliki visi dan misi untuk meningkatkatkan kualitas sumber daaya manusia dengan cara pelatihan bahasa Inggris yang dikemas dalam bentuk English Course. Program ini dibentuk oleh ketua IWB Denpasar untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang handal dalam rangka persaingan tenaga kerja di era 4.0. Proses penyelenggaraan kursus ini berlangsung selama satu tahun dan diselenggarakan di area Pura Gumang Denpasar yang beralamatkan Jalan Puputan Baru. Gg. VII Monang-Maning Denpasar. Metode yang digunakan dalm proses pembelajaran adalah metode persuasif, yaitu merangsang peserta didik umtuk belajar bahasa Inggris dengan cara motivasi. Pendekatan yang digunakan dalam proses pembelajaran ini adalah konteks situasi yang diprakarsai oleh Halliday, yaitu field, tenor, dan mode. Hasil pembelajaran yang dicapai dalam setahun menunjukkan bahwa semangat para peserta didik selama proses pembelajaran bahasa Inggris sangat tinggi. Hal tersebut bisa dilihat dari sudut keberlangsungan proses belajar yang dihadiri oleh sejumlah peserta didik sertasemnagat para pendidik yang sangat tinggi. Proses penyaluran keterampilan yang penuh dengan rasa tulus iklas, ngayah. Cinta kasih para pendidik kepada para peserta didik merupakan wujud bhakti yang sangat tinggi kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menjalankan ideologi Pancasila

    Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga & Kesehatan pada SMP Negeri Se-Kabupaten Mukomuko melalui Pendekatan Model Context, Input, Process & Product (CIPP)

    Get PDF
    Salah satu cara untuk meningkatkan dan memperbaiki program pendidikan yaitu denganmelakukan evaluasi terhadap program tersebut. Tujuan penelitianini adalah untuk mendapatkan data tentang kualitas program pendidikan jasmani dan olahraga, melalui evaluasi Context, Input, Process dan Product. Sesuai dengan tujuan penelitian, jenis penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian evaluasi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah SMP Negeri yang ada dalam wilayah Kabupaten Mukomuko. Data penelitian diperoleh melalui sebaran angket guru dan siswa, observasi, analisis dokumen, checklist, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode statistik deskriptif. Hasil evaluasi program pembelajaran PJOK pada SMP Negeri Se-Kabupaten Mukomuko, rata-rata penilaian menunjukan (1) komponen context berada pada kategori “kurang baik”, dimana tujuan pembelajaran tidak dirumuskan dengan baik (44,50%); (2) komponen input pada kategori “cukup baik”, masih ada guru yang tidak memiliki perangkat pembelajaran dan sarana prasarana serta kurangnya peran kepala sekolah dalam pengawasan (59%); (3) komponen process dalam kategori “cukup baik”, yaitu waktu pelaksanaan pembelajaran yang tidak efektif dan proses pembelajaran masih berpusat pada guru sebagai sumber belajar utama serta kurangnya partisipasi siswa dalam aktifitas fisik (58,15%); (4) komponen product berada pada kategori “tidak baik”, yaitu rendahnya minat siswa terhadap pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (45,1%)

    573

    full texts

    701

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal IKIP PGRI Bali
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇