Journal IKIP PGRI Bali
Not a member yet
    701 research outputs found

    PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN KEBUGARAN JASMANI BERLANDASKAN TRI KAYA PARISUDHA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi siswa melalui video pembelajaran kebugaran jasmani. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XISMA PGRI Seririt. Data di kumpulkan dengan menggunakan teknik kuesioner/angket, data dianalisis menggunakan sekala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ahli kebugaran jasmani diperoleh hasil valid dan sangat layak total nilai 33 dengan persentase 100%, (2) ahli media pembelajaran diperoleh hasil valid dan sangat layak total nilai 35 dengan persentase 100%, (3) total nilai evaluator skala terbatas sebesar 29,5 terletak pada interval 25 < X < 32,5 tergolong kategori layak dengan respon siswa sebanyak 25, rata-rata respon secara klasikal yaitu 15,6 terletak pada kriteria X 13,16, (4) total nilai evaluator skala  luas sebesar 31,5 terletak pada interval X < 32,5 tergolong kategori layak dengan respon siswa sebanyak 75, rata- rata respon secara klasikal yaitu 16,8 terletak pada kriteria X 13,16

    Korelasi sikap Belajar dan Motivasi Belajar Dengan Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X SMA K Thomas Aquino Tahun pelajaran 2016/2017

    No full text
    Penelitian dilakukan di SMA K Thomas Aquino. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Korelasi Sikap Belajar dengan Prestasi Belajar Ekonomi, Korelasi Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Ekonomi, Korelasi Sikap Belajar dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X SMA K Thomas Aquino Tahun Pelajaran 2013/2014. Hipotesis yang diajukan adalah, bahwa ada korelasi antara Sikap Belajar dengan Prestasi Belajar Ekonomi, Bahwa ada korelasi Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Ekonomi, Bahwa ada korelasi antara Sikap Belajar dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas X SMA K Thomas Aquino Tahun Pelajaran 2013/2014. Analisis yang dilakukan dengan Product Moment dengan N=100 dan taraf signifikan 5 % dan Analisis Regresi. Hasil Analisis pertama ditemukan bahwa ada korelasi antara Sikap Belajar dengan Prestasi Belajar (rxy = 0,707 ≥ rtabel = 0,195). Hal ini terjadi karena sikap belajar adalah kecenderungan siswa bereaksi terhadap pelajaran, secara baik (positif) maupun buruk (negatif). Sikap ini merupakan hasil dari komponen-komponen pembentuk sikap yang diantaranya komponen kognitif (kesadaran), komponen afektif (perasaan), dan komponen konatif (prilaku).Hasil Analisis kedua ditemukan bahwa ada korelasi antara Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar (rxy = 0,506 ≥ rtabel = 0,195). Hal ini dikarenakan motivasi belajar adalah motor penggerak bagi siswa. Siswa yang memiliki ciri-ciri termotivasi akan melakukan hal-hal yang mendorongnya untuk mendapatkan prestasi yang baik. Hasil analisis Regresi dengan db = 97/2 dan taraf signifikan 5% ditemukan bahwa ada hubungan antara Sikap Belajar dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Ekonomi (Freg = 22,905 ≥ Ftab = 3,11). SR untuk X1 = 63,605% dan X2 = 36,395%. SE = 32,078% yang terdiri dari X1 = 20,403% dan X2 = 11,675%.Temuaan yang didapat dari analisis regresi adalah dengan sikap belajar yang menjadi reaksi dari komponen pembentuk sikap yang ditunjukan siswa berbarengan dengan motivasi yang dimilikinya sebagai motor penggerak dalam bertindak dan melakukan sesuatu, maka ia akan dapat menghasilkan suatu prestasi belajar

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS VI SDN 17 DANGIN PURI DENPASAR SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2015/2016

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola sepak bola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VI SDN 17 Dangin Puri Denpasar Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SDN 17 Dangin Puri yang jumlahnya 31 siswa yaitu 20 putra dan 11 putri. Data aktivitas dikumpulkan dengan lembar observasi dan data hasil belajar dikumpulkan menggunakan asesmen passing bola sepak bola, kemudian dianalisis secara deskriptif. Tingkat ketuntasan aktivitas belajar siswa dapat dikatakan meningkat apabila diperoleh hasil secara klasikal pada siklus I yaitu 19,35% dengan kategori aktif dan pada siklus II menjadi 90,32% pada kategori sangat aktif. Dengan demikian dari siklus I ke siklus II, meningkat sebesar 70,97% dengan demikian aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan secara signifikan berdasarkan data yang telah diperoleh. Hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I mengalami ketuntasan sebesar 12,90% sedangkan pada siklus II siswa mengalami ketuntasan sebesar 93,45%, dengan demikian dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 80,55%. Dengan demikian hasil belajar siswa mengalami peningkatan secara signifikan berdasarkan data yang telah diperoleh. Seperti hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola sepak bola meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VI SDN 17 Dangin Puri Denpasar Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran ini dalam pembelajaran passing bola sepak bola karena telah terbukti secara empirik meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa

    IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS SISWA DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN SENAM LANTAI SISWA KELAS VIII J SMP NEGERI 4 ABIANSEMAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar guling depan dan guling belakang senam lantai melalui implementasi model pembelajaran kontekstual pada siswa kelas VIII J SMP Negeri 4 Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang melibatkan subyek sebanyak 36 orang siswa kelas VIII J semester satu SMP Negeri 4 Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014 dengan guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, evaluasi dan refleksi.Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII J SMP Negeri 4 Abiansemal yang berjumlah 36 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasidan tes. Hasil data yang terkumpul dan dianalisis dan dijabarkan secara deskriptif. Berdasarkan analisis data hasil penelitian aktivitas belajar senam lantai mengalami peningkatan sebesar 39 % dari data awalmenjadi menjadi 64 % pada siklus I dan meningkat 28% dari 64% siklus I menjadi 92% siklus II. Hal ini berdampak pada Ketuntasan hasil belajar senam lantai meningkat sebesar 33% dari 25% data awal menjadi 58% pada siklus I, dan meningkat 36% dari 58% siklus I menjadi 94% siklus II. Dengan kata lain telah terjadi Peningkatan yang signifikan terhadap aktivitas belajar dan hasil belajar siswa melalui penggunaan model pembelajaran Kontekstual. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar senam lantai meningkat melalui implementasi model pembelajaran kontekstual pada siswa kelas VIII J SMP Negeri 4 Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014

    PENGARUH PELATIHAN MULTIBALL DAN PELATIHAN BERPASANGAN TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN KETEPATAN FOREHAND DRIVE TENIS MEJA

    Get PDF
    Untuk dapat berprestasi dalam cabang olahraga tenis meja, seseorang harus memilih metode pelatihan yang tepat dan terprogram. Ada 5 metode pelatihan dalam tenis meja untuk meningkatkan keterampilan, diantaranya adalah: pelatihan berpasangan, pelatihan dengan pelatih, berlatih sendiri, pelatihan multiball, dan pelatihan dengan mesin. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan dua metode pelatihan untuk meningkatkan ketepatan pukulan forehand drive tenis meja, diantaranya adalah pelatihan multiball dan pelatihan berpasangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) pengaruh pemberian pelatihan multiball terhadap ketepatan forehand drive; (2) pengaruh pemberian pelatihan berpasangan terhadap ketepatan forehand drive; (3) manakah pelatihan yang paling berpengaruh lebih besar terhadap peningkatan ketepatan forehand drive. Sasaran penelitian ini adalah mahasiswa bimbingan prestasi tenis meja Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 30 mahasiswa putra yang terbagi menjadi 3 kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 10 orang. Proses pengambilan data dilakukan dengan melakukan pretest dan posttest ketepatan forehand drive dengan instrumen yang berupa meja yang sudah terbagi kedalam 3 daerah sasaran. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan bantuan SPSS 16.0. Hasil penelitian sebagai berikut : (1) Pemberian pelatihan multiball berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ketepatan forehand drive sebesar 45,50%. Hasil uji t menyatakan nilai thitung, (9,841) > nilai ttabel (1,833), berarti hipotesis teruji kebenarannya. (2) Pemberian pelatihan berpasangan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ketepatan forehand drive sebesar 51,92%. Hasil uji t menyatakan nilai thitung (6,791) > nilai ttabel (1,833), berarti hipotesis teruji kebenarannya. (3) Terdapat perbedaan signifikan pengaruh pelatihan kelompok multiball, berpasangan dan kontrol terhadap ketepatan forehand drive mahasiswa bimbingan prestasi tenis meja Fakultas Olahraga dan Kesehatan Undiksha Singaraja. Hasil anova menyatakan nilai Fhitung (4,287) > nilai Ftabel (3,35), berarti hipotesis teruji kebenarannya. Perhitungan post hoc menyatakan bahwa pelatihan berpasangan memberikan hasil yang lebih baik (efektif) terhadap ketepatan forehand drive tenis meja

    PENGARUH PERMAINAN OLAHRAGA TRADISIONAL MEGALA-GALA TERHADAP KEMAMPUAN KELINCAHAN MAHASISWA PUTRA FPOK SEMESTER VI KELAS A TAHUN 2015

    Get PDF
    Permainan tradisional adalah suatu jenis permainan yang ada pada suatu daerah tertentu yang berdasarkan kepada budaya daerah tersebut. Permainan tradisional biasanya dimainkan oleh orang-orang pada daerah tertentu dengan aturan konsep yang tradisional pada jaman dahulu. Permainan tradisional juga dikenal sebagai permainan rakyat merupakan sebuah kegiatan rekreatif yang tidak hanya bertujuan untuk menghibur diri, tetapi juga sebagai alat untuk memelihara hubungan dan kenyamanan sosial. Disetiap daerah yang ada di Indonesia mempunya beberapa olahraga tradisional. Olahraga tradisional dapat membantu tumbuh kembang psikomotor. Salah satu olahraga tradisional yang menyokong perkembangan psikomotor adalah permainan megala-gala. Megala-gala berasal dari satu suku kata yaitu gala yang artinya rintangan. Permainan ini mempengaruhi kelincahan karena gerakan dasar permainan ini adalah berlari secepat-cepatnya dan merubah arah berlari secepat-cepatnya untuk menipu penjaga dan lolos sampai ujung area permainan. Jadi penulis membuat penelitian yang berjudul Pengaruh Permainan Olahraga Tradisional Megala-Gala Terhadap Kemampuan Kelincahan Mahasiswa Putra Fpok Semester VI Kelas A Tahun 2015. Telah dilakukan penelitian Randomized Pre and Post Test Kontrol Group Design pada 20 orang sampel yang dipilih secara acak sederhana pada mahasiswa putra FPOK Semester VI kelas A tahun 2015. Sampel dibagi menjadi dua kelompok dengan masing-masing kelompok berjumlah 15 orang. Setelah itu diadakan pelatihan selama 6 minggu dimana pada sehari sebelum pelatihan diambil data observasi awal dan sehari setelah pelatihan diambil data observasi akhir. Data hasil observasi awal dan akhir diolah menggunakan perangkat lunak komputer SPSS. Data yang didapatkan menunjukkan bahwa perbedaan rerata kelincahan kelompok perlakuan sebelum dan sesudah pelatihan memiliki nilai p < 0,05. Hal ini berarti pada kelompok perlakuan terjadi peningkatan kelincahan sebelum dan sesudah pelatihan secara bermakna. Dengan demikian permainan megala-gala meningkattan kelincahan. Untuk pelatih olahraga prestasi bisa menggunakan pelatihan ini sebagai selingan pelatihan meningkatkan kelincahan. Untuk peneliti lain diharapkan meneliti olahraga tradisional yang lain supaya budaya Indonesia tidak pudar

    PELATIHAN LONCAT GAWANG SETINGGI 25 CM DENGAN JARAK 0,5 M DAN 1 M TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI PUTRA SMP NEGERI 2 SUKAWATI TAHUN 2015/2016

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 0,5 m dan 1 m terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Sampel penelitian yaitu peserta ekstrakurikuler bola voli putra SMP Negeri 2 Sukawati yang berjumlah 36 orang, dibagi menjadi 2. Daya ledak otot tungkai diukur dengan jump MD. Data yang didapat dianalisis dengan paired test dan independent t-test pada taraf signifikansi (α) = 0,05. Hasil analisis data dengan uji paired test menunjukan bahwa pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 0,5 m berpengaruh terhadap daya ledak otot tungkai, hal ini dibuktikan dari nilai Sig hitung 0,000 < 0,05. Hasil analisis data menunjukan bahwa pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 1 m berpengaruh terhadap daya ledak otot tungkai, hal ini dibuktikan dari nilai Sig hitung 0,000 < 0,05. Hasil analisis data dengan uji independent t-test menunjukan bahwa tidak ada perbedaan pengaruh pelatihan daya ledak otot tungkai dibuktikan dengan nilai Sig hitung 0,609 > 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 0,5 m terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai, ada pengaruh pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 1 m terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai, tidak ada perbedaan pengaruh pelatihan loncat gawang setinggi 25 cm dengan jarak 0,5 m dan 1 m terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai peserta ekstrakurikuler bola voli putra SMP Negeri 2 Sukawati

    PENGARUH PELATIHAN LADDER DRILL 8 REPETISI 3 SET TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN LARI

    Get PDF
    Berdasarkan observasi dan penelitian pendahuluan yang telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah perlu diadakan penelitian lebih lanjut. Maka didapatkan hasil bahwa siswa putra kelas VIII.1 dan VIII.2 SMP Negeri 2 Denpasar tahun pelajaran 2016/2017 memerlukan pelatihan untuk meningkatkan kecepatan dalam perlombaan lari. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan kecepatan lari dengan pelatihan ladder drill terhadap dua kelompok siswa putra yaitu, kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-test and post-test groups design. Populasi diambil dari siswa putra kelas VIII.1 dan VIII.2 SMP Negeri 2 Denpasar tahun pelajaran 2016/2017. Sampel berjumlah 36 orang diambil secara acak sederhana dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel dibagi menjadi dua kelompok dengan teknik ordinal pairing yang masing-masing kelompok terdiri dari 18 orang. Pelatihan yang dilakukan dalam penelitian ini ialah pelatihan ladder drill 8 repetisi 3 set, frekuensi pelatihan 4 kali seminggu selama 6 minggu pada siswa putra kelas VIII.1 dan VIII.2 SMP Negeri 2 Denpasar tahun pelajaran 2016/2017. Data berupa hasil kecepatan lari 50 meter yang diambil sebelum dan sesudah pelatihan. Data yang diperoleh diuji menggunakan program komputer SPSS 16. Data berdistribusi normal dan homogen sehingga selanjutnya diuji menggunakan uji t-paired untuk membandingkan nilai rata-rata sebelum dan sesudah pelatihan antara masing-masing kelompok, sedangkan uji t-test independent untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok. Hasil uji t-paired kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p < 0.05). Hasil uji t-test independent didapat bahwa kedua kelompok sebelum pelatihan tidak berbeda bermakna (p>0,05), sedangkan setelah pelatihan kedua kelompok kecepatan tidak berbeda bermakna (p<0,05). Simpulannya bahwa pelatihan ladder drill 8 repetisi 3 set dapat berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan lari siswa putra kelas VIII SMP Negeri 2 Denpasar tahun pelajaran 2016/2017. Hal tersebut terbukti meningkatkan kecepatan lari 50 meter sehingga hipotesis alternatif diterima. Tidak ada Perbedaan bermakna antara hasil post test kedua kelompok. Tetapi didapatkan hasil bahwa pelatihan kelompok perlakuan lebih baik dari pada kelompok kontrol dalam meningkatkan kecepatan lari siswa putra kelas VIII.1 dan VIII.2 SMP Negeri 2 Denpasar tahun pelajaran 2016/2017

    AKUNTABILITAS DAN KORELASINYA DENGAN NILAI UTS MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI PADA PENERAPAN METODE KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DALAM MATA KULIAH BIOLOGI SEL

    Get PDF
    The research objective is to to know how big the performance accountability students in tasks lectures especially in Cell Biology courses based on the indicators that have been established and its correlation with the value of Middle Semester Exam. To achieve these objectives, the research descriptive, correlational. The population used in the form of students majoring in biology education FPMIPA IKIP PGRI Bali, with a purposive sampling techniques, so that all students who programmed the course of Cell Biology automatically selected as sample with the number of 51 students. Data obtained through the performance evaluation process, through observation guided by indicators: peper format; depth study/peper material; performance presentation; ability to answer questions and communication styles. Data midterm exam score is obtained by giving the essay test. Data were analyzed by using descriptive and Pearson Product Moment Correlation analysis using SPSS for windows 20.00. The research findings performance Accountability students in the application of Cooperative Learning Model GI type in the course of Cell Biology, very good category. There is a considerable correlation (r xy = 0.709) between accountability for performance of students with grades midterms achieved in subjects Biology Sel

    PELATIHAN MENITI PAPAN JARAK 4 METER 5 REPETISI 2 SET DAN 2 REPETISI 5 SET TERHADAP PENINGKATAN KESEIMBANGAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 MENGWI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

    Get PDF
    Berdasarkan hasil pengamatan awal, SMP Negeri 3 Mengwi sudah sering mengikuti kejuaraan di bidang olahraga, baik ditingkat kabupaten maupun provinsi, akan tetapi para pemain SMP Negeri 3 Mengwi belum dapat menunjukkan hasil yang maksimal dalam meraih prestasi, untuk lebih meningkatkan prestasi yang dimiliki, maka penulis mencoba melaksanakan penelitian yang berjudul Pelatihan Meniti Papan Berjarak 4 Meter 5 Repetisi 2 Set dan 2 Repetisi 5 Set Terhadap Peningkatan Keseimbangan Siswa Kelas VIII SMP N 3 Mengwi Tahun Pelajaran 2015-2016. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka masalah-masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh dan perbedaan pengaruh Pelatihan Meniti Papan Berjarak 4 Meter 5 Repetisi 2 Set dan 2 Repetisi 5 Set Terhadap Peningkatan Keseimbangan Siswa Kelas VIII SMPN 3 Mengwi Tahun Pelajaran 2015-2016? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh dan perbedaan pengaruh Pelatihan Meniti Papan Berjarak 4 Meter 5 Repetisi 2 Set dan 2 Repetisi 5 Set Terhadap Peningkatan Keseimbangan Siswa Kelas VIII SMPN 3 Mengwi Tahun Pelajaran 2015-2016. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra kelas VIII SMP Negeri 3 Mengwi Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 60 orang, dalam penelitian ini jumlah populasi di gunakan sebagai sampel sebanyak 60 orang sampel. Analisis data mempergunakan metode analisis statistik dengan rumus t-tes. Dari hasil analisis data didapatkan perbedaan kelompok experimen pertama dan kedua didapatkan t-hitung sebesar 0,540 sedangkan t-tabel didapat sebesar 2,000 dengan taraf signifikan 5% dan db=58. Berdasarkan hasil analisis data diatas dapat disimpulkan bahwa ada Perbedaan pengaruh yang tidak signifikan Pelatihan Meniti Papan Berjarak 4 Meter 5 Repetisi 2 Set dan 2 Repetisi 5 Set Terhadap Peningkatan Keseimbangan Siswa Kelas VIII SMPN 3 Mengwi Tahun Pelajaran 2015-2016

    573

    full texts

    701

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal IKIP PGRI Bali
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇