Journal IKIP PGRI Bali
Not a member yet
701 research outputs found
Sort by
KORELASI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP KETEPATAN JUMP SHOOT THREE POINT EKSTRAKURIKULER BASKET SISWA PUTRA SMP NEGERI 3 TAMPAKSIRING TAHUN PELAJARAN 2016/2017
Penelitian ini merupakan penelitian korelasional bertujuan untuk mengetahui korelasi antara daya ledak otot tungkai terhadap ketepatan jump shoot three point, kekuatan otot tungkai terhadap ketepatan jump shoot three point, daya ledak otot tungkai dan kekuatan otot tungkai terhadap ketepatan jump shoot three point ekstrakurikuler basket siswa putra SMP Negeri 3 Tampaksiring Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian adalah peserta ekstrakurikuler basket siswa putra SMP Negeri 3 Tampaksiring tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan pengukuran, data daya ledak otot tungkai diukur dengan jump MD, kekuatan otot tungkai diukur dengan leg dynamometer, ketepatan jump shoot three point siswa melakukan shooting dalam 20 kali kesempatan dengan satuan skor. Data yang diperoleh dianalisis dengan korelasi product moment dan korelasi ganda, untuk menguji taraf signifikansi digunakan uji F. Dari hasil analisi data diperoleh nilai koefisien korelasi product moment x1y= 0,469, x2y= 0,812, x1x2y= 0,546, hasil Fhitung= 1,488 sedangkan Ftabel= 0.381 sehingga koefisien korelasi yang diperoleh dapat dipercaya dan dapat digeneralisasikan untuk seluruh sampel. Setelah dilakukan perhitungan dapat disimpulkan bahwa ada korelasi antara daya ledak otot tungkai terhadap ketepatan jump shoot three point, kekuatan otot tungkai terhadap ketepatan jump shoot three point, daya ledak otot tungkai dan kekuatan otot tungkai terhadap ketepatan jump shoot three point ekstrakurikuler basket siswa putra SMP Negeri 3 Tampaksiring dengan koefisien korelasi yang signifikan
PELAKSANAAN MODEL PERIKSA SENDIRI SEBAGAI STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENJASORKES SISWA KELAS VA SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2017/2018 SD NEGERI 2 SESETAN
Kemajuan dunia pendidikan khususnya peningkatan hasil belajar yang diupayakan lewat penelitian tindakan kelas ini.Penelitian tindakan kelas bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Penjasorkes siswa Kelas VA Semester II tahun pelajaran 2017/2018 SD Negeri 2 Sesetan dengan pelaksanaan model periksa sendiri sebagai strategi.Penelitian ini mengambil subjek sebanyak 43 orang siswa Kelas VA Semester IItahun pelajaran 2017/2018 SD Negeri 2 Sesetan.Setelah data dikumpulkan lewat instrumen tes hasil belajar dan dianalisis dengan analisis deskriptif diperoleh data awal dengan rata-rata 71,81 dengan ketuntasan belajar 46,51%. Data ini meningkat pada siklus I menjadi 74,86 dengan ketuntasan belajar 69,77% dan pada silkus II data itu meningkat menjadi 80,09 dengan ketuntasan belajar 100,00%. Pada siklus ke II telah diperoleh data sesuai harapan indikator keberhasilan penelitian dengan perolehan nilai rata-rata melebihi KKM mata pelajaran Penjasorkes. Berdasarkan data yang diperoleh, penelitian ini dicukupkan sampai pelaksanaan siklus II mengingat keberhasilan yang dicapai sudah sesuai harapan, pelaksanaan proses belajar mengajar sudah maksimal dapat dilaksanakan, inovasi sudah giat dilakukan, bimbingan bagi siswa yang penyerapan keilmuannya masih rendah juga telah mampu diperbaiki. Data tersebut telah membuktikan bahwa hipotesis penelitian yang diajukan sudah dapat dibuktikan keberhasilannya
KORELASI KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PESERTA PUTRA EXSTRAKURIKULER BOLA VOLI SMP NEGERI 5 MENGWI BADUNG TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Dari pengamatan yang peneliti lakukan ternyata hingga saat ini kurangnya pemahaman baik siswa maupun pelatih atau guru olahraga mengenai pentingnya daya ledak otot tungkai terhadap peningkatan suatu prestasi olahraga bola voli di SMP Negeri 5 Mengwi Badung. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh peserta putra extrakurikuler bola voli SMP Negeri 5 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 50 orang. Dari perhitungan koefisien korelasi product moment rx1y diperoleh koefisien korelasi r = 0,382. Ini menunjukkan terdapat korelasi yang rendah pada kekuatan otot tungkai terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai peserta putra extrakurikuler bola voli SMP Negeri 5 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018. Dari perhitungan koefisien korelasi product moment rx2y diperoleh koefisien korelasi r = 0,147. Ini menunjukkan terdapat korelasi yang sangat rendah pada panjang tungkai terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai peserta putra extrakurikuler bola voli SMP Negeri 5 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018. Dari perhitungan koefisien korelasi product moment rx1x2y diperoleh koefisien korelasi r = 0,406. Ini menunjukan terdapat korelasi yang cukup antara kekuatan otot tungkai dan panjang tungkai terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai peserta putra extrakurikuler bola voli SMP Negeri 5 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018. Dari perhitungan koefisien determinasi atau koefisien penentu (KP) diperoleh KP = 16,48%. Ini berarti kekuatan otot tungkai dan panjang tungkai mendeterminasi atau menentukan sebesar 16,48% terhadap daya ledak otot tungkai peserta putra extrakurikuler bola voli SMP Negeri 5 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018, sedangkan sisanya sebesar 83,52% ditentukan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan uji F diperoleh nilai F-hitung sebesar 4,63 lebih besar dari F-tabel 3,18; sehingga Ho ditolak dan Ha diterima (signifikan). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa, ada korelasi kekuatan otot tungkai dan panjang tungkai terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai peserta putra extrakurikuler bola voli SMP Negeri 5 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018
Pengaruh Kepemimpinan Dan Kompensasi Finansial Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Koperasi Serba Usaha Swadharma Di Denpasar
Pengaruh Kepemimpinan dan Kompensasi Finansial Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Koperasi Serba Usaha Swadharma di Denpasar. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis memperoleh data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode kuisioner, data analisis dengan analisis regresi ilinier berganda dan uji determinasi (R2). Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Koperasi Serba Usaha Swadharma di Denpasar sebanyak 30 orang yang di jadikan responden. Hasil perhitungan analisis regresi linier berganda terhadap kepuasan kerja kayawan adalah Y = 0,795 + 0,435 X1 + 0,668 X2. Dapat dinyatakan bahwa meningkatnya kepuasan kerja karyawan pada Koperasi Serba Usaha Swadharma di Denpasar di pengaruhi oleh meningkatnya variabel kepemimpinan dan kompensasi finansial. Uji signifikan dengan menggunakan t-test di peroleh t-h1 2,153 sig 0,009 maka kepemimpinan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Uji t-h2 diperoleh t-h2 4,745 sig 0,000 maka kompensasi finansial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja. Uji signifikan menggunakan uji F di peroleh F-hitung 38,361 sig 0,000 artinya ada pengaruh yang positif dan nyata (signifikan) antara kepemimpinan dan kompensasi finansial terhadap kepuasan kerja karyawan. Hasil uji koefisien determinasi sebesar 0,720 yang artinya sebesar 72% variasi kepuasan kerja di pengaruh oleh kepemimpinan dan kompensasi finansial dan sisanya 28% di pengaruhi oleh faktor-faktor lai
PENGGUNAAN ISTILAH BUDAYA BALI PADA MEDIA PROMOSI PARIWISATA BERBAHASA INGGRIS KOTA DENPASAR
The purpose of this study is to look at the category of Balinese culture terms in English media tourism promotion in Denpasar City, and the purpose of using the term in tourism promotion media published by the Tourism Department of Denpasar City. The method used in this study is a qualitative descriptive method where the data studied are words and phrases about the term Balinese culture. Qualitative methods produce descriptive data both in the form of written and verbal expressions of the people and behaviors observed.
The results of the data analysis are presented with informal methods where the results of the data analysis are presented using word threads, sentences, and technical terms to formulate and describe any research issues. From the results of research there are 3 types of categories of Balinese culture, namely the category of material culture, the category of social culture, and the category of tradition and concept. While the purpose of the Tourism Department of Denpasar City uses the term Balinese culture in the promotion media of English-language tourism in Denpasar is to preserve Bali culture and introduce Bali culture abroad
POLA PERSUKUAN BAHASA ALORES DI PULAU ALOR NUSA TENGGARA TIMUR
In relation with the effort to establish and develop the language in Nusa Tenggara Timur region especially in Alor Country, it need deep observation on language phenomena, especially about syllable pattern. The observation analyses one of the local languages in Alor country firstly Alores language that is also called Alurung language, located in Kepala Burung seasone. Based on the clarification of spreading area and the scope of speaker. The Alores language is the biggest language in Alor island.
The vocabularies that are analysed use a list of 200 vocabularies of Swadesh with the word pattern having one word syllable two word syllables, three word syllables, and four word syllables.The pattern of syllable of Alores language are one syllable, two syllables, three syllables, and four syllable. Words with one syllable having pattern CVC are found the most used firstly 18 lexicons. Word having two syllable with the pattern CVCV are 58 lexicon, are the most used compared to the other syllable patterns. Words having three syllables with the pattern CVCVCV are found the most used, firstly 12 lexicon. Words having four syllable with the pattern CVCVCVCV, VCVCCVVV, VCVCVCVC, and VCVCVV are found one lexicon each
ANALISIS KONTRIBUSI KURIOSITAS, KETAHANMALANGAN DAN KEMAMPUAN ALGORITMIK TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi kuriositas, ketahanmalangan dan kemampuan algoritmik terhadap hasil belajar mahasiswa. Adapun populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester IV jurusan Pendidikan Matematika FPMIPA IKIP PGRI Bali tahun akademik 2016/2017. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan banyaknya sampel didapatkan sebanyak 48 orang. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan angket kuriositas, angket ketahanmalangan, tes kemampuan algoritmik serta dokumen berupa hasil Ujian Tengah Semester untuk data hasil belajar mahasiswa. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan analisis jalur.
Dari hasil uji analisis data didapatkan hasil sebagai berikut: (1) kuriositas mahasiswa memberi kontribusi yang signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa dengan koefisien regresi 0,631 sehingga besarnya kontribusi kuriositas terhadap hasil belajar mahasiswa adalah 57,11%, (2) ketahanmalangan mahasiswa memberikan kontribusi yang signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa dengan kefisien regresi 0,629 sehingga besarnya kontribusi ketahanmalangan terhadap hasil belajar mahasiswa adalah 62,64%, (3) kemampuan algoritmik memberikan kontribusi yang signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa dengan koefisien regresi 0,488 sehingga besarnya kontribusi kemampuan algoritmik terhadap hasil belajar adalah 23,81%. (4) kuriositas, ketahanmalangan dan kemampuan algoritmik berkontribusi secara simultan terhadap hasil belajar mahasiswa dengan , sehingga besarnya kontribusi secara simultan kuriositas, ketahanmalangan dan kemampuan algoritmik terhadap hasil belajar mahasiswa adalah 59,6%
Pengaruh Model Pembelajaran Scaffolding berbantuan Multimedia Interaktif terhadap Hasil Belajar Matematika dengan Mengontrol Gaya Berpikir Siswa SMP Negeri 2 Mengwi
As for the purpose of this research is to know the difference of the results learn math between the students who join learning model scaffolding assisted multimedia interactive with students who join conventional after learning model controlled style think. Research is both his experiments ( experiment quasi research the real conditions ) and used design non equivalen control only group design . Population in this research is a whole class viii public junior high schools 2 mengwi as many as 10 classes which consisted of 367 people with involving samples from 2 72 class students taken with using a technique random sampling. Research instruments used for collecting data is the test results learning and instrument of chief style think. The data collected were analyzed using statistic descriptive and inferential. The testing of hypotheses use t-test and analysis kovarian ( anakova ). The results of the analysis to the first hypothesis, there is a difference model of learning and interactive multimedia-assisted scaffolding model results against the conventional learning learning math students. The results of the analysis to the second hypothesis by anakova showed no difference in the results of the study of mathematics among students who follow the scaffolding learning with interactive multimedia-aided students who follow the conventional learning model After controlled style of thinking. The results of these studies provide indications that the scaffolding Learning Model-assisted Interactive Multimedia can enhance the results of learning math with or without control of the thinking styles of the students
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika
Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan melakukan penelitian tindakan kelas menggunakan model Kemmis dan Taggart di SMP N 1, dengan subyek penelitian berjumlah 24 orang siswa kelas VIII B semester II tahun pelajaran 2015/2016. Objek penelitian adalah meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran discovery learning dengan media konkret. Penelitian dilakukan dalam dua siklus melalui tahap-tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan dan refleksi. Instrumen pengumpul data berupa tes hasil belajar, data hasil belajar selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskritif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari prasiklus ke siklus I dan pada siklus II menjadi 87,50% dengan rata-rata sebesar 71,88. Simpulan penelitian bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning dengan media konkret mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII B semester II tahun pelajaran 2015/2016 SMP N 1 Dawan
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) terhadap Minat dan Hasil Belajar Matematika
This study aimed to determine the effect of Realistic Mathematics Education (RME) approach to the interest and outcomes of mathematics learning of seventh grade students in SMP Negeri 6 Denpasar academic year of 2017/2018. The type of research was a quasi experiment and the design of research was non equivalent posttest-only control group design. The population were 9 classes of seventh grade students (364 students) in SMP Negeri 6 Denpasar which involved 2 classes as the sample taken by using simple random sampling technique. The obtained data of this research used questionnaire and mathematics test score which furthermore analyzed by using MANOVA with SPSS 22.0 for Windows. Based on the obtained hypothesis test results: 1) there were difference in the interest of learning between students joined the Realistic Mathematics Education approach with students who joined the conventional learning approach, with the value 0,000 < 0,05, 2) there were difference in the mathematics learning outcomes between students joined the Realistic Mathematics Education approach with students who joined the conventional learning approach, with the value 0,047 < 0,05 and 3) there are simultaneous difference of the interest and outcomes of mathematics learning between students who joined the Realistic Mathematics Education approach with students who joined the conventional learning approach, with the value 0,001 < 0,05. So there are an effect of Realistic Mathematics Education approach to the interest and outcomes of mathematics learning