Journal IKIP PGRI Bali
Not a member yet
    701 research outputs found

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS UNSUR INTRINSIK TEKS CERPEN BALI MODERN PADA SISWA KELAS XI AP 2 SMK PGRI 4 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2018/2019

    Get PDF
    This research was motivated by the lack of students’ ability in analyzing the intrinsic elements of short story. It is influenced by several things; as the examplemonotonous learning models application such as discourseand rarely discussion.This phenomenon that was motivated this research about the application of cooperative scriptlearning model to enhance the ability in analyzing the intrinsic elements of Balinese modern short story text. The aims of this study were (1) to determine the effectiveness of the application of cooperative script learning model to enhance the ability in analyzing the intrinsic elements of Balinese modern short story texton students class XI AP 2 Vocational High School PGRI 4 Denpasar academic year 2018/2019, (2) to assess the response ofstudents class XI AP 2 Vocational High School PGRI 4 Denpasar academic year 2018/2019 could enhance the ability in analyzing the intrinsic elements of Balinese modern short story text . The theory used in this study, are: (1) literature, (2) literature appreciation, (3) cooperative learningmodel, (4) cooperative learning script, (5) definition of short story, (6) intrinsic elements of short story. Data collection methods used are testing and observationmethods. The results showed that there is an increase in ability to analyze the intrinsic elements of the short story, it can be evidenced from the average value of students in the first cycle is 74.46 increased in the second cycle to 88.44. In addition there is an increase in the student's response following the first cycle that lesson of 70.12 and arise to 85.76 in the second cycle

    Aktivitas Fungisida Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle L.) Kultivar Beleng terhadap Jamur Fusarium Oxysporum f.sp. Vanillae Penyebab Penyakit Busuk Batang pada Vanili: Fungicidal Activity of Betel Leaves (Piper Betle L.) of Beleng Cultivar on Fusarium Oxysporum f.sp. Vanillae Causes Stem Rot in Vanilla

    Get PDF
    This research was done in order to know inhibitory activity of beatle leaf the cultivar of Beleng  extract and its mechanism against the growth of F. oxysporum f. sp. vanillae, that causal agent of steam disease on vanilla. Many effort have been done to control the disease such as the use of synthetic fungicide. In order to find other alternatives for controlling the disease, Beleng leaf were studied for their bioactivity against F. oxysporum f. sp. vanillae. The result of the study indicated that the crude extract of Beleng leaf at concentration 0.05%; 0.1%; 0.15%; 0.2%; 0.25%; 0.3% and 0.35% was able to inhibit the radial growth of F. oxysporum f.sp. vanillae on Potato Dextrose Agar (PDA) medium. The variation of crude extract concentration was found to influence the fungal growth on vanilla stem cutings on PD Broth medium. In addition, the crude extract of Beleng leaf was able to inhibit the spore germination and spore formation of F. oxysporum f. sp. vanillae on PD Broth medium. The fractination of Beleng leaf crude extract with Column Chromatography and Thin Layer Chromatography produced 15 fractions of compound, the fraction number VI which is made of three compounds with Rf value : 0.35; 0.55 and 0.78 efectively inhibited the growth of  F. oxysporum f. sp. vanillae on PDA medium

    Tingkat Kesulitan Mahasiswa dalam Memahami Mata Kuliah Pengantar Dasar Matematika di Prodi Pendidikan Matematika FPMIPA IKIP PGRI Bali: Level of Difficulty of Students in Understanding Subjects of Introduction to Basic Mathematics in Mathematical Education Products FPMIPA IKIP PGRI Bali

    Get PDF
    This study aims to determine the level of student learning difficulties in the Introduction to Basic Mathematics courses in the mathematics education study program FPMIPA IKIP PGRI Bali. This type of research is based on the formulation of research problems, so this study is categorized into descriptive research types. This is intended to manage the data obtained from respondents based on the results of interviews conducted by researchers. The research subjects were mathematics education study program students who had completed the subjects of introductory to basic mathematics in this case were students of the 2017 class. Based on the results and discussion it could be concluded that the level of difficulty of students in understanding the subjects of introductory to basic mathematics in the Mathematics Education Study Program of FPMIPA IKIP PGRI Bali was high

    UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK SERAI (Andropogon nardus) DAN DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia) SEBAGAI MOLUSKISIDA ALAMI TERHADAP MORTALITAS HAMA KEONG MAS (Pomaceae canaliculata L)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan efektivitas ekstrak serai (Andropogon nardus) dan daun mengkudu (Morinda citrifolia) dengan konsentrasi yang sama sebagai moluskisida alami dalam pengendalian populasi hama keong mas (Pomaceae canaliculata L), dan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak serai dan daun mengkudu yang paling efektif untuk membunuh hama keong mas. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Populasi penelitian adalah keong mas (Pomaceae canaliculata L) sebanyak 300 ekor sedangkan sampel sebanyak 160 ekor diambil secara acak (random) dengan 4 kelompok perlakuan dan 1 kelompok kontrol, masing-masing kelompok diulang sebanyak 5 kali. Setiap perlakuan berisi 8 ekor keong mas (Pomaceae canaliculata L). Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis varian (ANAVA) 2 jalur dengan uji F taraf signifikansi 5 % yang dilanjutkan dengan uji BNT 5 %. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan efektivitas ekstrak serai (Andropogon nardus) dan daun mengkudu (Morinda citrifolia) dengan konsentrasi yang sama sebagai moluskisida alami dalam pengendalian populasi hama keong mas (Pomaceae canaliculata L). Berdasarkan hasil pengamatan setelah 24 jam ekstrak yang lebih baik digunakan sebagai moluskisida alami terhadap mortalitas hama keong mas adalah (P4) ekstrak daun mengkudu (Morinda citrifolia) dengan konsentrasi 50 %

    PENGARUH GENDER DAN MOTIVASI MEMILIH SEKOLAH KEJURUAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR (STUDY KASUS DI KECAMATAN ABIANSEMAL KABUPATEN BADUNG) TAHUN 2018

    Get PDF
    Penelitian ini menguji motivasi memilih sekolah dan pengaruh gender terhadap prestasi belajar siswa di SMK PGRI 1 Badung dimana motivasi memilih sekolah sebagai variabel intervening. Sampel dari penelitian ini sebanyak 100 siswa yang terdiri dari 50 siswa perempuan dan 50 siswa laki-laki. Metode sampling menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gender berpengaruh langsung terhadap prestasi belajar siswa; (2) gender tidak berpengaruh secara langsung terhadap motivasi memilih sekolah; (3) motivasi memilih sekolah tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa; (4) dan gender tidak memiliki pengaruh tidak langsung terhadap prestasi belajar siswa melalui motivasi memilih sekolah.   This research examines the effects of student’s motivation and gender in choosing school towards student achievement in SMK PGRI 1 Badung with motivation in choosing the school as intervening variabel. Samples of this researh are 100 students consist of 50 female students and 50 male students. Sampling methode was done by purposive sampling. The results showed that: (1) gender have significant direct effect on student achievement; (2) gender have no significant direct effect on motivation to choose the school; (3) motivation to choose the school have no significant effect on student achievement; (5) and gender has no significant effect on student achievement towards motivation in choosing the school

    KRITIK SOSIAL DALAM KUMPULAN CERPEN LELUCON PARA KORUPTOR KARYA AGUS NOOR

    Get PDF
    Kumpulan cerpen Lelucon Para Koruptor sebagai objek penelitian. Cerpen dipilih karena memiliki penceritaan yang menggambarkan masalah dalam kehidupan masyarakat.Masalah yang dibahas adalah kritik sosial dan bentuk penyampaian kritiksosial. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan kritik sosial dan mengetahui bentuk penyampaian kritik sosial. Teori yang digunakan sosiologi sastra, resepsi sastra, kritik sosial dan teori cerpen. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer. Metode yang digunakan untuk memperoleh data adalah kepustakaan dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kartu data. Metode menganalisis data dalam penelitian ini yaitu analitik dekriptif sedangkan metode penyajian hasil analisis data adalah informal. Berdasarkan hasil penelitian kritik sosial yang terdapat dalam kumpulan cerpen Lelucon Para Koruptor yaitu kritik kemiskinan(makanan, pakaian dan kasih sayang orangtua), kejahatan, disorganisasi keluarga, politik dan korupsi. Bentuk penyampaian kritik sosial dalam kumpulan cerpen ini yaitu, secara langsung dan tidak langsung meliputi sinis, interpretatif dan humor. Colletion of Joke stories Corruptors as research objects. Short stories was chosen because have stories that describe problems in people’s lives. The problems discussed are social criticism and the form of conveying social criticism. The purpose of this study is to describe social criticism and to knowing the form of delivery of social cristicism. Theories wisch used literary sociology, reception of literature, social criticism and short story theory.  Type of research this is qualitative descriptive. The data is source used is primary data. The method used to obtain data is the literature and data collection techniques in this research is data card.  The method of analyzing data in this study is analytic descriptive while the method of presenting the results of data analysis is informal. Based of the results of social cristicism research found is the collection of short story Joke Corruptors, namely critics of poverty (food, clothing and parental love), crime, family disorganization, politics and corruption.  The form of delivery of social criticism in tis collection of the short stories is, directly and indirectly including cynicism, interpretative and humor

    PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI MELALUI PENGIMPLEMENTASIAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 ABANG

    Get PDF
    Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dan kuantitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan (1) implementasi model quantum learning, (2) respons siswa terhadap pengimplementasian model quantum learning, dan (3) kendala-kendala yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan model quantum learning dalam pembelajaran menulis deskripsi di kelas X SMKN 1 Abang. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa di kelas X SMKN 1 Abang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, pencatatan dokumen, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru mengimplementasikan model quantum learning dengan beberapa tahap, yaitu  tumbuhkan, alami, namai, demonstrasikan, ulangi, dan rayakan. Guru sudah  mengimplementasikan quantum learning dengan baik sesuai prosedur. (2) 96% siswa kelas X AK.1 merespons positif dan sebanyak 81% siswa kelas X TKJ.1 juga merespons positif pengimplementasian model quantum learning. (3) 17,3%  guru menghadapi kendala perbedaan konsep belajar, kesiapan belajar siswa 19,3%,  perbedaan kecerdasan siswa 23,1%, perbedaan kebutuhan dan tujuan siswa 13,5%, dan sikap atau kebiasaan siswa yang salah 25%. The design of this study used qualitative and quantitative descriptive design that aimed to describe (1) the implementation of quantum learning model, (2) students responses to the implementation of the quantum learning model, and (3) the constraints faced by teachers in implementing quantum learning model in description writing learning in class X SMKN 1 Abang. The subjects were teachers and students in class X SMKN 1 Abang. Data collection method used is the observation method, recording of documents, interviews, and questionnaires. The results showed that (1) the teacher implements a quantum learning model with several stages, namely growing, natural, naming, demonstrating, repeating, and celebrating. The teacher has implemented quantum learning properly according to the procedure. (2) 96% of class X AK.1 students responded positively and 81% of class X TKJ.1 students also responded positively to the implementation of the quantum learning model. (3) 17.3% of teachers faced constraints on differences in learning concepts, students' readiness for learning 19.3%, differences in student intelligence 23.1%, differences in students' needs and goals 13.5%, and students' attitudes or habits that were wrong 25%

    BAHASA INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS NASIONAL INDONESIA

    Get PDF
    Setiap negara yang merdeka dan berdaulat sudah dapat dipastikan berupaya memiliki identitas nasional agar bangsa tersebut dapat dikenal oleh negara lain dan dapat dibedakan dengan bangsa lain. Identitas nasional mampu menjaga eksistensi dan kelangsungan hidup suatu bangsa. Negara memiliki kewibawaan dan kehormatan sebagai bangsa yang sejajar dengan bangsa lain serta akan menyatukan bangsa yang bersangkutan. Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional akhirnya dinyatakan melalui suatu kesepakatan yang disebut oleh pemuda Indonesia pada masa itu sebagai Kongres Pemuda yang dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 1928. Atau sekarang lebih kita kenal sebagai Sumpah Pemuda 1928.  Bahasa Indonesia  yang berakar dari bahasa Melayu disepakati bersama untuk dijunjung sebagai  bahasa persatuan. Every independent and sovereign country can certainly be tried to have a national identity so that the nation can be recognized by other countries and can be distinguished from other nations. National identity is able to maintain the existence and survival of a nation. The state has the authority and honor as a nation that is in line with other nations and will unite the nation concerned. Indonesian as a national identity was finally declared through an agreement called by Indonesian youths at that time as the Youth Congress held on October 28, 1928. Or now we are better known as the Youth Pledge of 1928. Indonesian language rooted in Malay was mutually agreed to be upheld as the language of unity

    PELATIHAN SPRINT 30 METER DENGAN BEBAN 1 KG DIPINGGANG 4 REPETISI 3 SET TERHADAP KECEPATAN LARI SISWA PUTRA KELAS VII SMP NEGERI 3 BANJARANGKAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017

    Get PDF
    Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-test and post-test groups design. Populasi diambil dari seluruh siswa putra kelas VII SMPNegeri 3 Banjarangkan tahun pelajaran 2016/2017. Sampel berjumlah 36 orang didapat dengan rumus pocock. Jumlah sampel dibagi menjadi dua kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 18 orang. Pelatihan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pelatihan sprint 30 meter dengan beban 1 kg dipinggang 4 repetisi 3 set pada kelompok perlakuan dan pelatihan sprint 30 meter 4 repetisi 3 set pada kelompok kontrol, frekuensi pelatihan 4 kali seminggu selama 6 minggu pada siswa putra kelas VII SMP Negeri 3 Banjarangkan tahun pelajaran 2016/2017. Data berupa hasil kecepatan lari 100 meter yang diambil sebelum dan sesudah pelatihan. Data yang diperoleh diuji menggunakan program komputer SPSS 16. Data berdistribusi normal dan homogen sehingga selanjutnya diuji menggunakan ujit-paired untuk membandingkan nilai rata-rata sebelum dan sesudah pelatihan antara masing-masing kelompok, sedangkan ujit-test independent untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok. Hasil ujit-paired kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p<0.05). Hasil uji t-test independent di dapat bahwa kedua kelompok sebelum pelatihan tidak berbeda bermakna (p>0,05), sedangkan setelah pelatihan kedua kelompok kecepatan lari 100 meter berbeda bermakna (p < 0,05). Simpulannya bahwa pelatihan sprint 30 meter dengan beban 1 kg dipinggang 4 repetisi 3 set dan pelatihan sprint 30 meter 4 repetisi 3 set sama-sama meningkatkan lari 100 meter dan menyatakan hipotesis alternatif diterima. Untuk hasil post-test kedua kelompok tidak ada perbedaan yang signifikan dan hipotesis alternatif diterima. Dari hasil rerata dan persentase bahwa pelatihan sprint 30 meter dengan beban 1 kg dipinggang 4 repetisi 3 set lebih baik daripada sprint 30 meter 4 repetisi 3 set dalam meningkatkan kecepatan lari 100 meter siswaputra kelas VII SMP Negeri 3 Banjarangkan tahun pelajaran 2016/2017

    PENGEMBANGAN MODEL PERMAINAN SIRKUIT KARDIO UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI PADA ANAK USIA 6-9 TAHUN

    Get PDF
    Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan model permainan untuk meningkatkan kebugaran jasmani pada anak usia 6-9 tahun dan mengetahui efektivitas model permainan tersebut dalam meningkatkan kebugaran jasmani. Penelitian ini dilakukan dengan cara mendesain produk model permainan, melakukan uji coba kelompok kecil, uji validasi dan uji coba lapangan. Uji coba lapangan dilaksanakan pada anak usia 6-9 tahun sebanyak 87 anak yang tersebar di SD N 02, SD N 03 dan SD N 04 Kuningan Semarang Utara, Kota Semarang. Variabel yang diteliti adalah kebugaran jasmani yang diukur dengan TKJI. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikansi 5%. Pengembangan model permainan sirkuit kardio yang sesuai untuk materi permainan anak usia 6-9 tahun berupa kombinasi gerak lari dan lompat, jongkok yang dikemas dalam bentuk gerakan permainan gerakan permainan melewati lintasan dari pos I sampai pos VI dan kembali ke pos I. Pengembanga model permainan sirkuit kardioefektif untuk meningkatkan kebugaran jasmani pada anak usia 6-9 tahun, terbukti dari hasil uji Wilcoxon dengan nilai Z = -8.368 dengan nilai sign = 0,000 < 0,05. Hasil respon anak menunjukkan bahwa sebagian besar sangat tertarik dan merasa senang dengan pengembangan model permainan sirkuit kardio yang diajarkan, sehingga anak dapat bergerak secara efektif dalam pelaksanaan permainan

    573

    full texts

    701

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal IKIP PGRI Bali
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇