INZAH Online Journal
Not a member yet
521 research outputs found
Sort by
Internalisasi PAI Multikultural Dalam Menjaga Harmoni Kebhinnekaan Di Tanah Papua
The essence of school is a process to help humans humanize humans so that they respect each other without discrimination. Multicultural values are very important to apply so that intolerant conditions do not occur. This study aims to determine the results of instilling multicultural values through Islamic religious education at SMP NEGERI I Sarmi. This study examines three problems, namely the process of instilling multicultural values, supporting and inhibiting factors and the results of instilling multicultural values. This study uses a qualitative approach with descriptive analytical data analysis. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of research on instilling multicultural values through PAI, namely, the process of instilling values at SMP NEGERI I Sarmi, uses an active and communicative teaching model with discussion and question and answer methods. Evaluation The results of instilling multicultural values show that in Islamic religious learning students give a positive response to what the teacher conveys in class. Based on the observations of researchers outside the classroom, students have shown multiculturalist attitudes, namely inclusiveness, humanity, tolerance and religious awareness.
Key Words: Internalization Model, PAI, Multiculturalism, Harmony, Diversit
Managerial Analysis, Dividend Policy, Oportunistic Behavior, and Profitability on the Value of Manufacturing Sector Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange
Abstract_This research aims to test the influence of managerial ownership, dividend policy, opportunistic behavior and profitability to firm value. The object in this research is manufacture companies listed on the Indonesia stock exchange in the period 2011-2015. On this research obtained a sample of 53 with a period of observation for 5 years. Data analysis techniques used to use multiple linear analysis.
Based on the results of the research conducted, the results obtained that the managerial ownership has a negative effect not significantly on the firm value, dividend policy has a significantly positive effect on the firm value, opportunistic behavior has a significantly negative effect on the firm value while the profitability has a significantly positive effect on the firm value, so that it can be concluded that only the opportunistic behavior and profitability have influence on the firm value
Analisis Keungggulan Produk dalam Meningkatkan Daya Saing pada UMKM CV. Batik Tulis Prabulinggih
Product excellence is an important part in increasing competitiveness in the market, each product has its own advantages to be able to compete in the market, including CV. Batik Tulis Prabulinggih. This study aims to determine the superiority of the product in increasing competitiveness in CV. Batik Tulis Prabulinggih. This study uses qualitative methods, data collection methods of interviews, observation and documentation. The results of this study show that product excellence can support competitiveness in the market. Based on the results of research and discussion, it was found that product superiority in written batik can be seen from the 1) motif design; 2) durability; 3) colors and patterns;and 4) product variations on the CV. Batik Tulis Prabulinggih. The combination of motif design, colors and patterns of batik has regional characteristics of Kabupaten Probolinggo, so it has a different power from other batik. Thus, CV. Batik Tulis Prabulinggih.has product advantages that make it able to continue to exist and compete with other batik product in the market.
 
Analisis Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Korupsi Dalam Perspektif Hukum Islam
Corruption can be defined as the behavior of individuals who use the authority and position for personal gain, and cause harm and the public interest. Real form of corrupt behavior can manifest fraud, bribery, financial and administrative data manipulation other similar actions. Corruption in Indonesia has become a chronic problem that is very sad. Such as disease, corruption has spread widely throughout the country with a number from year to year tend to increase as well as the various modes. The government then issued Law no. 20 of Law No. 2001 on the amendment. 31 of 1999. The law imposed criminal sanctions for perpetrators of acts of corruption. Threats of light with the heaviest penalty death penalty. Criminal death then caused polemics in various circles.
Measuring corruption is not only seen in its social context, but also in the context of the self and the individual human being. Islam emphasizes that corruption is a kind of denial that such action should be eliminated from society. Islam also understand the corruption is not only seen from the legal aspects, but also of the socio-cultural aspects, psychologial, and beliefs. From the Islamic point of view, a person arrested for corruption convicted. In addition, Islam also recognizes a concept called the ta'zir, it is the authority given to a person or body to carry out the policy of criminalization to cases in which the Qur'an and Sunnah are not clearly set
Keywords: Corruption, Islamic law, analysis
 
Pengaruh Motivasi Pembelajaran Dalam Upaya Mengatasi Masalah Belajar Siswa
Artikel ini berisi tentang pengaruh motivasi pembelajaran dalam upaya mengatasi masalah belajar siswa. Dalam artikel ini ditemukan bagaimana pengaruh motivasi pembelajaran dalam upaya mengatasi siswa-siswa yang bermasalah dalam belajarnya, dan dalam Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Bentuk masalah belajar yang dialami oleh siswa berkaitan dengan keterampilan belajar adalah keterampilan mengatur waktu belajar terlihat bahwa masih banyaknya siswa tidak mampu memanfaatkan waktu luang sebaik mungkin untuk belajar, pada keterampilan membaca buku terlihat bahwa siswa tidak menggunakan teknik membaca lengkap dalam belajar serta masih banyak siswa yang melewatkan beberapa bagian penting dari isi buku dan masih sulitnya siswa dalam memusatkan perhatian dalam membaca buku sehingga siswa sulit memahami dan menjelaskan kembali materi yang ia baca kepada teman-teman dalam diskusi
PEMANFAATAN ALAT PERAGA MATRIKS UNTUK MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan tentang bagaimana pemanfaatan media pembelajaran/alat peraga matriks guna meningkatkan rasa ingin tahu dan prestasi belajar matematika pada materi matriks bagi siswi kelas XI IPA SMAI AR-ROFI’IYYAH tahun 2022/2023. Metode penelitian ini mengarah pada penelitian tindakan kelas yang akan dikembangkan dengan berbagai model pembelajaran berbasis masalah yang dilakukan dalam 2 siklus. Siklus ini memiliki 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.Hasil dalam penelitian ini menunjukkan adanya rasa ingin tahu dan prestasi belajar sisiwi kelas XI IPA SMAI AR-ROFI’IYYAH terhadap pemanfaatan media pembelajaran/alat peraga matriks yang digunakan saat pembelajaran didalam kelas. Dilihat dari kondiri awal sampai kondisi akhir, banyaknya siswi kelas XI IPA mempunyai tingkat rasa ingin tahu dari 4 siswi menjadi 15 siswi lanjut sekitar 34,38% Juga sama dengan hasil peningkatan yang diperoleh siswi kelas XI IPA terhadap prestasi belajar matematika pada materi matriks. Hal tersebut menunjukkan kepada siswi kelas XI IPA bahwa Pemanfaatan Media Pembelajaran/ Alat Peraga Matriks untuk meningkatkan rasa ingin tahu dan prestasi belajar matematika pada materi matrik
UPAYA MENINGKATKAN HASIL DAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL)
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada ranah kognitif dan psikomotorik dengan menerapkan model pembelajaran berbasis proyek. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Model penelitian tindakan kelas (PTK) yang digunakan adalah model spiral C. Kemmis & Mc Taggart, dilakukan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data adalah teknik tes dan teknik non tes serta dibantu oleh Guru Mata Pelajaran untuk menilai Guru dan Peserta didik saat keterlaksanaan pembelajaran. Alat penelitian menggunakan soal dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan relatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, ranah kognitif terhadap hasil belajar matematika berdasarkan ketuntasan belajar kondisi awal, siklus I dan siklus II persentasenya adalah 21,43%; 71,43% dan 71.43%. Sedangkan hasil belajar matematika ranah psikomotor berdasarkan persentase ketuntasan belajar yaitu 0%; 53,57%; 84% pada pra siklus, siklus I dan siklus II. Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada ranah kognitif dan psikomotorik
Implementasi Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2017 Terhadap Pemenuhan Hak Mantan Istri
Bias gender merupakan hal yang masih sering dijumpai di Indonesia dewasa ini. Dimana ketidakadilan terus saja menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan perempuan, sehingga untuk merespon dan mencegah hal tersebut Mahkamah Agung mengeluarkan Perma No. 3 Tahun 2017 Tentang Pedoman Mengadili Perempuan Dengan Hukum. Penelitian ini berfokus pada implementasi Pasal 6 huruf (b) dan (c) Perma Nomor 3 Tahun 2017 tentang kewajiban suami dalam memenuhi hak mantan istri akibat cerai talak dan menganalisis upaya hakim dalam melindungi hak-hak perempuan akibat cerai talak di Pengadilan Agama. Artikel ini merupakan hasil penelitian yuridis empiris, dengan menggunakan pendekatan sosiologis. Sumber data primer berupa hasil wawancara dengan hakim di Pengadilan Agama Lamongan kemudian data sekunder berupa dokumentasi, buku, jurnal, undang-undang dan putusan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) Implementasi Pasal 6 huruf (b) hakim melakukan penafsiran hukum secara gramatikal dan berdasarkan rule of law belum bisa menerapkan ex officio untuk memberikan pembebanan nafkah terhadap perempuan pasca perceraian. Pasal 6 huruf (c) hakim dalam menentukan nominal besar kecilnya nafkah yang harus dibayar oleh suami berdasarkan social justice, asas kepatutan dan kemampuan suami. 2) Upaya yang dilakukan oleh hakim adalah (a) hakim membimbing mantan istri agar menuntut hak-haknya dan memberitahu untuk mengajukan gugatan rekonvensi, (b) menekankan kepada mantan suami untuk membayar hak-hak istri sebelum pembacaan ikrar talak, (c) menjamin eksekusi jika mantan suami tidak melaksanakan kewajibannya atau menjalankan isi putusan.
Kata Kunci: Implementasi, cerai talak, mut’a
Kemaslahatan Sosial Vaksin sebagai Instrumen Medis Penanggulangan Covid-19 dalam Perspektif Islam
Abstract
One of the instruments to overcome the Covid-19 pandemic is the use of vaccines. Based on medical studies, vaccines contain a number of benefits, especially in building immunity. Only in many cases, not a few people 'reject' the benefits of vaccines on the pretext of religion, especially regarding the legal clarity of permissibility and the content of substances that are considered dangerous (dharurat) for health. This study examines the social benefits of vaccines in dealing with Covid-19 from an Islamic perspective. There are two research questions raised in this study, What is meant by the concept of social benefit in an Islamic perspective? How does vaccination provide social benefits to its users? Methodologically, this study uses qualitative research, the data used comes from two sources, primary and secondary sources. After conducting an in-depth analysis through the use of benefit theory, this study found two important findings; First, vaccines are an instrument of disease prevention that is common in medical circles. Its main function is to carry out prevention through the formation of immune power so that the body will become more immune to virus transmission. In the context of dealing with Covid-19, medically, people who have been vaccinated have a lower risk of transmission than those who have not; Second, from an Islamic perspective, the dimensions of the benefits of using vaccines can be seen from three aspects; 1) The effect is that vaccines have the main function of forming self-immunity. The use of vaccines has a significant influence in suppressing the movement and transmission of Covid, so that the number of spikes and victims can be kept to a minimum; 2) The scope is that vaccines provide two-way protection benefits at the same time, namely self-protection and protection of the environment, family and society in general; 3) The aspect of the strength of the argument, that the use of vaccines has a strong enough Islamic basis or argument, both on the basis of permissibility law and related to its benefit aspects.
Keywords: Covid-19 vaccine, Islamic perspective, social benefits of vaccines
Abstrak
Salah satu instrumen penanggulangan pandemi Covid-19 adalah penggunaan vaksin. Berdasarkan kajian medis, vaksin mengandung sejumlah kemaslahatan, khususnya dalam membentuk kekebalan tubuh. Hanya dalam banyak kasus, tidak sedikit masyarakat ‘menolak’ kemaslahatan vaksin atas dalih agama, khususnya menyangkut kejelasan hukum kebolehan dan kandungan zatnya yang dianggap berbahaya (dharurat)bagi kesehatan. Studi ini mengkaji kemaslahatan sosial vaksin dalam penanggulangan Covid-19 perspektif Islam. Terdapat dua pertanyaan penelitian yang diangkat dalam kajian ini, Apa yang dimaksud dengan konsep kemaslahatan sosial dalam perspektif Islam? Bagaimana vaksinasi memberi kemaslahatan sosial terhadap penggunanya? Secara metodologi, kajian ini mempergunakan jenis penelitian kualitatif, data yang digunakan berasal dari dua sumber, sumber primer dan sekunder. Setelah melakukan analisa mendalam melalui penggunaan teori maslahat, penelitian ini mendapati dua temuan penting; Pertama, vaksin merupakan instrumen pencegahan penyakit yang sudah lazim di kalangan medis. Fungsi utamanya adalah melakukan pencegahan melalui pembentukan daya imun sehingga tubuh akan menjadi lebih kebal terhadap penularan virus. Dalam konteks penanggulangan Covid-19, secara medis orang yang sudah melakukan vaksinasi memiliki risiko penularan lebih rendah daripada yang belum; Kedua,ditinjau dari perspektif Islam, dimensi kemaslahatan penggunan vaksin dapat dilihat dari tiga aspek; 1) Pengaruhnya, bahwa vaksin memiliki fungsi utama membentuk daya imun diri. Penggunaan vaksin memiliki pengaruh signifikan dalam menekan pergerakan dan penularan Covid, sehingga jumlah lonjakan dan korbannya dapat ditekan seminim mungkin; 2) Cakupannya, vaksin memberi manfaat perlindungan dua arah sekaligus, yakni perlindungan diri dan perlindungan terhadap lingkungan, keluarga dan masyarakat secara umum; 3) Aspek kekuatan dalilnya, bahwa penggunaan vaksin memiliki landasan atau dalil keislaman cukup kuat, baik landasan terkait hukum kebolehan maupun terkait aspek kemaslahatannya.
Kata Kunci: Vaksin Covid-19, perspektif Islam, kemaslahatan sosial vaksin
 
Dialektika Sunni dan Syi’ah Dalam Pemikiran Politik Islam
Artikel ini membahas tentang dialektika Sunni dan Shi’ah dalam pemikiran politik Islam. Problematika kelahiran banyak aliran dalam konteks Islam dipengaruhi salah satunya faktor politik dimulai terbunuhnya Khalifah ketiga yaitu Ustmasn bin Affan. Dilanjutkan dengan tidak diakuinya kekhalifahan Ali bin Abi Thalib oleh Muawiyah. Konflik antara Ali dan Mu’awiyyah ini mengkristal endingnya adalah perang siffin yang penuh dengan pro dan kontra teutama dengan dengan keputusan tahkim. Model Kepemimpinan dalam konteks sunni terdapat beberapa perbedaan dengan Shi’ah, perbedaannya terletak kepada konsep Sunni tentang kekholifahan sebaliknya doktrin Shi’ah tentang imamah. Hal ini melahirkan berbagai bentuk konsekuensi- konsekuensi politik yang sangat besar. Pengganti Nabi misalnya disebut Kholifah dipilih atau terpilih. Dalam prakteknya, sang khalifah mampu memimpin dalam konteks politik dan militer namun bukan dalam term otoritas keagamaan nabi. Sebaliknya, corak dan model kepemimpinan dalam Shi’ah disebut Imam (pemimpin) yang meskipun bukan seorang Nabi tapi adalah pemimpin agama dan politik yang mendapat pencerahan dari Tuhan, terbebas dari dosa dan sempurn