Jurnal Universitas Katolik Darma Cendika
Not a member yet
    461 research outputs found

    Conceptualizing Human Capital As A Free-Exploitation Instrument In Economic Development

    No full text
    Human capital with in the context of economic development means efforts to revitalize meaning of development which is more on developing economic capacity for human within the concept of homo economicus. It means that, the appropriate meaning of economic development is to replace pt of human as an economic man who is free from exploitation. Economic development should be directed at human as potential resources which contribute to productivity. Therefore, within the context of economic development, the concept of homo economicus should be clearly defined as human who recognizes himself consciously as economic man and economic instrument  as well. Consequently, it is necessaery to create and develop economic values potensials to increase productivity. Process of human capital accumulation which consciously accomplished has placed human as subject in economic development. Facts of capitalism has reduced and minimized human as resources that run a risk of exploitation. The human dimension in economic development should be directed to the concept of homo economicus perceived as “human who is completely conscious” and a free-exploitation resources

    Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Carrefour Di ITC Mega Grosir Surabaya

    No full text
    Bisnis ritel di Indonesia semakin bertambah banyak. Hal ini akan semakin memperketat persaingan yang terjadi. Dengan banyakrya bisnis ritel maka masyarakat akan semakin banyak memiliki pilihan yang sesuai dengan keinginannya. Kompetisi yang semakin ketat ini memberikan tantangan tersendiri bagi para pebisnis ritel. Mereka akan dituntut untuk lebih meningkatkan kualitas layanannya dan mengembangkan sarana dan prasarana yang dimilikinya agar dapat lebih memuaskan keinginan pelanggan. Permasalahan yang diajukan adalah apakah variabel dalam kualitas layanan mempunyai pengaruh yang bermakna terhadap kepuasan konsumen pada Carrefour ITC Mega Grosir Surabaya baik secara simultan maupun secara parsial? Dan manakah variabel tersebut yang mempunyai pengaruh dominan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang bermakna terhadap kepuasan konsumen pada Carrefour ITC Mega Grosir Surabaya baik secara simultan maupun secara parsial. Dan manakah variabel tersebut yang mempunyai pengaruh paling dominan.  Berdasarkan masalah yag dirumuskan maka hipotesis yang digunakan adalah untuk mengetahui pengaruh variabel bebas baik secara bersama-sama maupun secara parsial terhadap variabel terikat maupun untuk mengetahui variabel bebas yang paling dominan terhadap variabel terikat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda.  Jenis data yang dipakai adalah data kuantitaif dan data kualitatif. Sedangkan sumber data menggunakan data primer dan skunder. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, kuesioner, observasi dan kepustakaan. Pengolahan data dengan uji reliabilitas, uji validitas, analisis regresi linier berganda, uji F, uji t uji asumsi klasik yaitu uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji korelasi. Dan uji validitas untuk dimensi kualitas layanan yaitu tangibles (X1), reliability (X2), responsivenees (X3), assurance (X4), emphaty (Xs) dan kepuasan pelanggan (Y) menunjukkan setiap item-item di kuisioner valid adanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang terdiri dari Reliability, Responsiveness, Assurance, Emphaty dan Tangibles secara serentak atau simultan mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap kepuasan konsumen ditunjukkan dari hasil Uji F, dengan menggunakan SPSS for Windows versi 11.5 hasil Fhitung 1827,999 lebih besar dibandingkan Ftabel 2,311. Perhitungan secara parsial atau mandiri variabel Reliability mempunyai pengaruh yang dominan ditunjukkan dengan menggunakan Uji t hasilnya Reliability (X1) nilai t hitung=2,013 > t tabel=1,9855, variable Responsivness (X2)t hitung=3,061 > t table= 1,9855, variabel Assurance (X3) t hitung 2,43l > t table = 1,9855, variable Emphaty (X4) t hitung= 2,223 > t table = 1,9855 dan Tangibles (X5) t hitung = 2,043 > t tabel = 1,9855. Dari pengujian model regresi dengan uji t juga diketahui bahwa variabel yang mempunyai pengaruh dominan terhadap kepuasan pelanggan adalah variabel reliability, karena mempunyai nilai t hitung sebesar 3,061 > t tabel sebesar 1,9855

    Analisis Perbedaan Beta Pada Perusahaan Perbankan Dan Perusahaan Manufaktur

    No full text
    Pasar modal memiliki peranan penting dalam menunjang perekonomian, sehingga sering kali pasar modal dapat dijumpai di banyak negara. Dengan kondisi pasar saham maupun perekonomian yang selalu berubah-ubah, menyebabkan ketidakpastian bagi investor untuk mendapatkan keuntungan, sehingga hampir semua investasi mengandung risiko. Risiko yang disebabkan disebabkan oleh pergerakan pasar agregat, dimana saham bergerak tergantung dari pergerakan pasar, yang dikenal dengan istilah Beta (β). Beta dapat diuji dengan menggunakan model Capital Asset Pricing Model (CAPM). Pada model Capital Asset Pricing Model, beta diartikan sebagai pengukur volatilitas return suatu sekuritas terhadap return pasar.  Oleh karena itu sebelum melakukan investasi investor harus selalu memperhatikan dan mempertimbangkan faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi besarnya risiko yang ditanggungnya. Salah satu faktor yang harus diperhatikan dan dipertimbangkan oleh investor adalah tingkat suku bunga deposito. Mengingat industri perbankan juga sangat mempengaruhi perkembangan ekonomi suatu negara dan hampir seluruh transaksi ekonomi selalu berhubungan dengan bank. Penelitian ini mencoba untuk menganalisis perbedaan risiko-risiko sistematis pada perusahaan perbankan dan perusahaan manufaktur: uji validasi Capital Asset Pricing Model di Indonesia periode 2003 - 2006. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara excess return pasar terhadap excess return individual pada perusahaan perbankan dan perusahaan manufaktur, sedangkan excess suku bunga deposito,baik excess suku bunga deposito 3 bulanan dan excess suku bunga deposito 6 bulanan tidak memiliki pengaruh terhadap access return individual, baik pada perusahaan perbankan maupun pada perusahaan manufaktur. Hasil kedua dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan antara beta excess return pasar, beta excess suku bunga deposito 3 bulanan dan beta excess suku bunga deposito 6 bulanan, baik pada perusahaan perbankan dan perusahaan manufaktur. Selain itu hasil penelitian ini juga menyebutkan Capital Asset Pricing Model pada perusahaan manufaktur lebih valid bila dibandingkan dengan Capital Asset Pricing Model pada perusahaan perbankan

    Manfaat Penilaian Kinerja Perusahaan Dengan Menggunakan Metode Balance Score Card

    Get PDF
    Dapat dipastikan bahwa para manager yang mengelola suatu perusahaan apapun produknya baik berupa barang atau jasa bagaimanaprn baik dalam arti kecil, sedang atau besar, pangsa pasar yang bagaimanapun yang sudah dikuasainya, segmen pasar apapur yang menjadi sasarannya, berkeinginan dan bahkan berupaya bersama selunrh jajaran perusahaan agar pengelolaan berlangsung dengan tingkat efuien, efektivitas dan produktivitas sangat diperhatikan. Peningkatan efisiensi, efektifitas dan produktivitas kerja tercermin pada kinerja semua pihak dalam perusahaan, yaitu para anggota manajemen puncak, para manager satuan bisnis yang ditangani, para manager penanggungjawab bidang fungsional, baik yang masuk kategori tugas pokok maupun tugas penunjang serta para pimpinan penyelenggara kegiatan operasional yang dibantu oleh para karyawan teknis, operasi dan administrative. Disamping itu pimpinan perusahaan perlu mengevaluasi fungsi-fungsi dalam organisasi untuk menentukan apakah perusahaan sudah mencapai tujuan organisasi secara efisien dan untuk mengenali tanda - tanda bahaya (Hamilton, 1986:13). Oleh karena itu organisasi perltr melakukan evaluasi/pengukuran kinerja. Pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor yang penting bagi perusahaan. Pengukuran kinerja dapat digunakan untuk menilai keberhasilan organisasi dan dapat digunakan untuk menyusun system imbalan dalam perusahaan. Kinerja perusahaan merupakan sesuatu yang dihasilkan oleh suatu perusahaan dalam periode tertentu dengan mengacu pada standar yang ditetapkan. Kinerja perusahaan hendaknya merupakan hasil yang dapat diukur dan menggambarkan kondisi empirik suaiu perusahaan dari berbagai ukuran yang disepakati. Untuk mengetahui kinerja yang dicapai maka dilahirkan penilaian kinerja. Kinerja adalah kemauan kerja yang ditunjukan dengan hasil kerja

    Kredit Bank Dan Sewa Guna Usaha Dengan Hak Opsi Sebagai Sumber Pendanaan Alternatif Atas Perolehan Aktiva Tetap Dalam Rangka Penghematan Pajak

    No full text
    Banyak cara dan metode  yang bisa dipilih  oleh perusahaan dalam  rangka  mendapatkan dana  untuk  mengembangkan usahanya antara lain dengan cara mendapatkan kredit dari  bank, pembelian aktiva  secara  angsuran, dan  menyewa guna  usaha  aktiva  dari  perusahaan sewa  guna usaha.  Pada kenyataannya, banyak   perusahaan  kecil  kesulitan   mencari   sumber   dana  melalui kredit perbankan dan pembelian aktiva  secara  angsuran sudah tidak  memungkinkan lagi. Hanya perusahaan  besar dan sudah   mempunyai  'nama'  saja  yang   mungkin   dapat   dengan   mudah mendapatkan kepercayaan baik  dari  bank sebagai  pihak  yang  memberi  pinjaman maupun dari perusahaan yang menjual  aktiva  secara  angsuran. Bagi perusahaan kecil semacam  ini, sewa guna usaha    (leasing)   merupakan   salah    satu   alternatif  yang    patut    diberi    rekomendasi   untuk memecahkan masalah  tersebut. Tujuan  penelitian ini untuk mencari  solusi  yang tepat  untuk  memperoleh modal  usaha berupa  aktiva  tetap  yang  murah  dan  tidak  membebani arus  kas  keluar  serta  dapat menghemat pembayaran pajak.  Pemilihan altematif pembiayaan kali  ini penulis  mencoba untuk membandingkan dua  pilihan  yaitu  Kredit  Bank  dengan  Sewa  Guna  Usaha  (leasing).  Teknik analisa  yang  digunakan adalah:  (1) Menentukan nilai  angsuran   (annuitas); (2)  Membebankan semua  biaya  fiskal  yang melekat  pada  aktiva  tetap; (3) Menghitung penghematan pajaknya; (4) Menghitung arus kas yang telah dikeluarkan; (5) Mengakumulasikan Net Present Value. Semakin  kecil net present value-nya maka  semakin  hemat  biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aktiva  tetap  tersebut. Uji Kasus  dilaksanakan pada  C.V.  Hasta  Corporation yang rencananya akan  membeli  aktiva  tetap  berupa   Web Server Mainframe Machine, dengan harga perolehan Rp  999.000.000,-. Untuk  memperoleh mesin  tersebut pihak  manajemen C.V.  Hasta Corporation  menentukan  dua   pilihan   yaitu   melalui   Kredit  Bank   atau   Sewa   Guna Usaha (leasing). Ternyata dari basil  penelitian menunjukkan bahwa  Sewa  Guna  Usaha  (leasing) lebih menguntungkan daripada Kredit  Bank,  keuntungan yang  diperoleh adalah  berupa penghematan pajak  sebesar  Rp  20.214.877,-  sehingga berakibat pada net  present value-nya menjadi  lebih kecil

    Analisis Sistem Informasi Eksekutif Bidang Pemasaran Pada PT Indoproperty

    No full text
    Analisis system informasi eksekutif bidang pemasaran pada PT. Indoproperty yang dilakukan mencatat posisi perusahaan diperoleh dari table matriks IFAS dan table matriks EFAS, diketahui bahwa nilai IFAS-nya 0,39 nila EFAS-nya -0,39 berada pada kuadran II (mendukung strategi diversifikasi). Untuk memaksimalkan S.I.E. maka disarankan untuk membangun jaringan S.I.E. dan melengkapinya dengan modul-modul yang sesuai kebutuhan, piranti keras dan lunak serta personil yang tepat

    Peran Pengungkapan Intellectual Capital Pada Laporan Keuangan Untuk Memprediksi Kinerja Keuangan Perusahaan Dimasa Mendatang

    Get PDF
    Intellectul  capital adalah kekayaan perusahaan yang penting dan sangat bernilai. Seiring dengan perkembangan yang terjadi dalam dunia bisnis, masalah intellectual capital mendatangkan tantangan untuk menyajikan intellectual capital dalam laporan keuangan agar laporan keuangan lebih memiliki nilai guna untuk memberikan informasi kepada pihak yang membutuhkan terutama memberikan dayaguna prediksi kinerja keuangan perusahaan dimasa mendatang bagi investor dan kreditor. Penyajian intellectual capital mcmbuat laporan keuangan menjadi lebih relevan dan reliabel terutama untuk memprediksi kinerja keuangan perusahaan dimasa mendatang yang amat penting artinya bagi investor dan kreditor. Berdasarkan keadaan ini, amat penting bagi perusahaan untuk menyajikan laporan keuangan dengan didampingi penyajian pelaporan intellectual capital. Penyajian intellectual capital seringkali menjadi pcrdcbatan karena sulit untuk dinilai dan diukur. Akan terapi karena manfaatnya yang besar terutama untuk memprediksi kinerja keuangan dimasa mendatang maka harus dicari jalan agar tetap ada menjadi bagian laporan keuangan. Guna mengatasi permasalahan yang ada penyajian Intellectual capital dapat dilakukan pada bagian pengungkapan atas laporan keuangan

    Analisis “3E”' Sumber Daya Auditor Internal

    No full text
    Fungsi auditor internal dalam suatu perusahaan adalah diharapkan dapat memberikan peningkatan kinerja perusahaan sebagai modal penting untuk bersaing. Temuan-temuan auditor internal sangat berguna bagi kepentingan manajemen di dalam melakukan perbaikan-perbaikan di masa mendatang. Internal audit is an assurance function that primarily provides an independent and objective opinion to the organization on the degree to which the internal control environment supports the achievement of the organization's objectives. Dilema yang terjadi berkaitan dengan auditor internal adalah siapa yang lebih baik melakukan pekerjaan auditor internal, pihak dalam perusahaan (inhouse) ataukah pihak dari luar perusahaan (outsource). Adanya pilihan untuk mempertimbangkan penggunaan jasa internal sendiri maupun jasa eksternal terhadap audit internal ini kemungkinan dapat menimbulkan permasalahan baru khususnya untuk penyedia jasa ekstemal dalam menjalankan peranan dan tugasnya apakah dapat dilaksanaakan secara efektif

    Peranan Seleksi Dan Penempatan Tenaga Kerja Terhadap Peningkatan Produktivitas Kerja Bagian Produksi Pada PT. Sinarindo

    Get PDF
    Pendahuluan Keberhasilan suatu perusahaan tentu tidak terlepas dari peran serta manusia sebagai unsur perilaku dari produktivitas. Disisi lain perkembangan dan kemajuan di bidang teknologi terus berkembang dan tidak bisa dihindari. Hal ini tentu saja banyak perusahaan yang menggunakan teknologi untuk meningkatkan produktivitas kerjanya. Namun semua itu, manusia tetap menjadi faktor penentu dalam proses keberhasilan suatu perusahaan. Dalam konsep manaiemen, manusia diharapkan memanfaatkan tenaganya secara optimal untuk meningkatkan produktivitas kerja, yang diikuti oleh terciptanya hubungan kerja yang bennutu dan saling membangun. Produktivitas kerja, merupakan harapan dan tujuan dari setiap perusahaan untuk mencapai keuntungan yang lebih maksimal. Oleh karena itu, produktivitas kerja perlu ditingkatkan melalui pelatihan, motivasi dan kesempatan kerja. Tantangan utama bagaimana mengelola sumber daya manusia semaksimal mungkin sehingga tercipta tenaga kerja yang berkualita

    Penerapan Tax Planning Dalam Pengambilan Keputusan Terhadap Pilihan Alternatif Pembelian Truk Secara Tunai, Kredit Bank, Dan Leasing Dengan Hak Opsi Pada P.T. Rajawali Dwi Putra Indonesia

    No full text
    Penelitian ini dilakukan pada P.T. Rajawali Dwi Putra Indonesia, Waru-Sidoarjo dengan judul "Penerapan Tax Planning dalam Pengambilan Keputusan terhadap Pilihan Alternatif Pembelian Truk secara Tunai, Kredit Bank dan Leasing dengan Hak Opsi pada P.T. Rajawali Dwi Putra Indonesia." Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana Tax Planning (perencanaan pajak) yang diperoleh dari pengadaan tujuh unit truk baru dengan alternatif pembelian secara tunai, kredit bank serta leasing dengan hak opsi. Dalam mengumpulkan dan menyajikan data diperlukan metode dan teknik yang mendukung penelitian. Adapun metode yang digunakan adalah observasi, interview, dan dokumentasi yang ada dalam perusahaan, sedangkan teknik yang digunakan adalah: Analisis Alternatif Pembelian secara Kredit Bank, Analisis Alternatif Pembelian secara Leasing dengan Hak Opsi, Analisis Alternatif Pembelian secara Tunai, dan Perhitungan Tax Saving (penghematan pajak) dan cash outflow. Berdasarkan kesimpulan maka P.T. Rajawali Dwi Putra, Waru-Sidoarjo disarankan untuk menggunakan Leasing dengan Hak Opsi sebagai alternatif pembelian tujuh unit truk baru agar dapat melakukan Tax Saving(penghematan pajak)

    352

    full texts

    461

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Katolik Darma Cendika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇