Jurnal Universitas Katolik Darma Cendika
Not a member yet
461 research outputs found
Sort by
Antinomi antara Putusan Perdamaian sebagai Putusan Penghabisan dengan Prinsip Pengadilan Dilarang Menolak Perkara
Perkembangan penanganan perkara hukum bisnis dalam era digital saat ini lebih menekankan pada penyelesaian sengketa secara damai melalui prosedur mediasi. Putusan Perdamaian mempunyai kekuatan sebagai putusan hakim pada tingkat penghabisan, sebagaimana ketentuan Pasal 1858 KUH Perdata, Pasal 127,129,130, 195 HIR, namun dalam praktek terjadi antinomi hukum dalam penerapannya. Penelitian hukum ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa putusan perdamaian tidak dapat diajukan perlawanan (verzet), namun karena berbenturan dengan prinsip pengadilan dilarang menolak perkara, sebagaimana diatur dalam Pasal 10 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman maka perkara tersebut tetap diperiksa walaupun pada akhirnya diberikan putusan perlawanan tidak dapat diterima, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum, oleh karenanya perlu diatur melalui suatu regulasi yang diterbitkan oleh Mahkamah Agung
Pendidikan Karakter Sebagai Bentuk Implementasi Pencegahan Perundungan Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Tingkat Sekolah Menengah
Perubahan drastis sistem Pendidikan di Indonesia akibat pandemi Covid-19 yang sebelumnya luring menjadi daring memberikan dampak dalam kehidupan. Dampaknya adalah sering terjadinya bullying secara verbal dalam pembelajaran daring yang diakibatkan oleh beberapa faktor. Peneltian ini dilatarbelakangi oleh presentase laporan pengaduan yang didapatkan penulis dari data KPAI. Penelitian ini akan menggunakan data yang sudah diperoleh melalui literatur dengan metode yang digunakan adalah studi pustaka. Penelitian studi pustaka ini menggunakan artikel, jurnal, buku dan skripsi yang berkaitan dengan bullying dalam pembelajaran daring. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan undang-undang dengan menggunakan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Adapun tujuan dari penelitian ini memberikan analisa kritis terkait kekerasan secara verbal dalam rangka membentuk sekolah yang ramah anak. Hasil penelitian akan menunjukkan bahwa data yang telah didapat penulis terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi anak untuk melakukan bullying secara verbal dalam pembelajaran daring. Beberapa faktor tersebut adalah lingkungan, karakter dari anak, dan orang tua. Ketiga faktor tersebut berperan penting dalam peristiwa bullying yang dilakukan dalam pembelajaran daring. Selain itu, bentuk dari perlindungan oleh guru dan sekolah juga sangat berperan penting dalam bullying di tingkat sekolah menengah utamanya dalam implementasi Pasal 54 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dalam wujud peraturan di tingkat sekolah menengah. Upaya yang dapat dilakukan pihak sekolah selain dari implementasi pasal tersebut adalah diadakannya pendidikan karakter dalam lingkup sekolah supaya aksi bullying di tingkat pendidikan utamanya sekolah menengah saat pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 ini dapat ditekan dengan maksimal
Aspek Yuridis Transaksi Menggunakan Valuta Asing
Kegiatan bisnis akan selalu melekat pada diri manusia, demi memenuhi kebutuhannya agar dapat bertahan hidup. Bisnis tetap memiliki aturan yang khusus terlebih dalam proses transaksi. Para pelaku bisnis dalam membuat perjanjian tentu selalu mempertimbangkan hal yang menguntungkan, oleh karena itu tidak sedikit para pelaku bisnis menggunakan perjanjian menggunakan satuan valuta asing guna memperoleh keuntungan yang lebih tinggi. Valuta asing merupakan mata uang yang bisa digunakan pada proses perdagangan internasional atau hal lainnya yang tidak melanggar Undang-Undang. Artikel ini mengkaji mengenai keabsahan transaksi menggunakan valuta asing pada wilayah Indonesia serta penyelesaian sengketa wanprestasi apabila menggunakan satuan valuta asing pada sebuah perjanjian. Metodologi penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian hukum normative dan menggunakan pendekatan konseptual. Salah satu faktor yang mempengaruhi sengketa pada sebuah perjanjian yang menggunakan valuta asing adalah adanya fluktuasi mengenai valuta asing serta perbedaan kurs yang cukup signifikan serta kepastian hukum penggunaan valuta asing apabila digunakan pada Wilayah Kesatuan Republik Indonesia. Hal yang dikecualikan oleh UU No. 7 Tahun 2011 tentang mata uang serta Peraturan Bank Indonesia No. 17/3/PBI/2015 tentang kewajiban penggunaan rupiah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia menyatakan mengenai keabsahan penggunaan valuta asing serta penyelesaian suatu kewajiban apabila kedua belah pihak memiliki perjanjian secara tertulis. Sesuai dengan Yurisprudensi No.1/Yur/Pdt/2018 menyatakan bahwa pada penyelesaian ganti rugi terhadap adanya wanprestasi yang menggunakan valuta asing diharuskan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia. Hal tersebut harus tetap menyesuaikan dengan Pasal 21 Ayat (1) UU No.7 Tahun 2011 tentang Mata Uang
Evaluasi Kenyamanan Termal Gereja Kristen Jawa Salatiga
Kota Salatiga terletak pada kondisi geografis daerah perbukitan yang berhawa sejuk, dengan suhu berkisar antara 19,45oC-30oC dan kelembaban rata-rata 78%. Meskipun terletak di daerah beriklim sejuk, namun terdapat beberapa bangunan gereja yang tidak memenuhi standar kenyaman termal, salah satunya GKJ Salatiga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kondisi termal lingkungan mempengaruhi kenyamanan ruang di bangunan ibadah khususnya GKJ Salatiga. Pengukuran temperatur, kelembaban, dan kecepatan udara dilaksanakan pada 3 waktu ibadah yang berbeda di 4 titik ukur. Metode untuk mendapatkan kenyamanan termal menggunakan prinsip PMV yang dihitung menggunakan software CBE (Center for the Build Environtment). Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa nilai PMV mencapai standar -0,5 < PMV < +0,5 hanya pada ibadah pagi di ruang ibadah 1, 2 dan 4 dengan sensasi neutral, sedangkan di ruang 3 mencapai slightly warm. Namun pada ibadah siang, ruang ibadah 4 mencapai skala sensasi warm, sedangkan di ruang 1, 2, dan 3 mencapai slightly warm. Pada ibadah sore, ruang ibadah 3 mencapai skala sensasi warm, sedangkan di ruang 1, 2, dan 4 mencapai slightly warm
Simbol Harmonisasi: Akulturasi Budaya Islam Dan Cina Pada Ornamen Masjid Cheng Hoo Surabaya
Perancangan bangunan masjid tidak memiliki aturan khusus kecuali tentang syarat-syarat tempat untuk beribadah, sehingga bentuk dan langgam bangunan masjid di Indonesia sangat beragam. Keberagaman langgam pada arsitektur masjid dipengaruhi oleh akulturasi antara budaya Islam dengan budaya lokal. Akulturasi pada bangunan Masjid Cheng Hoo Surabaya ialah integrasi antara budaya Islam dengan budaya Cina, yang salah satu wujudnya terlihat pada ornamen bangunan Masjid Cheng Hoo Surabaya. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengidentifikasi wujud dan pengaruh akulturasi budaya Islam dan budaya Cina yang terdapat pada ornamen Masjid Cheng Hoo Surabaya. Artikel ini menggunakan metode studi pustaka dengan teknik pengumpulan data melalui observasi tidak langsung dan dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi akulturasi budaya Islam dan budaya Cina yang terwujud pada ornamen di bangunan masjid Cheng Hoo Surabaya. Akulturasi budaya pada bangunan Masjid Cheng Hoo membentuk integrasi antar dua budaya. Wujud akulturasinya berupa bentuk ornamen dan dominasi warna yang digunakan. Pengaruh akulturasi budaya pada bangunan masjid yaitu sebagai pengingat kepada keesaan Allah SWT, simbol keharmonisan dan menghormati antar umat beragama dan budaya
Perancangan Aplikasi Edukasi Bahasa Inggris Sanggar Merah Merdeka Surabaya Berbasis Android Guna Meningkatkan Minat Belajar
Sanggar Merah Merdeka adalah sebuah sanggar belajar yang dinaungi oleh Yayasan Kasih Bangsa Surabaya (YKBS) dan merupakan bagian dari karya sosial para romo dan bruder CM (Kongregasi Misi). Salah satu mata pelajaran yang diajari oleh SMM yakni pelajaran bahasa Inggris. Namun, ditemukan sebuah permasalahan yaitu terkait kurangnya media pembelajaran sehingga anak-anak cenderung merasa bosan ketika belajar. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut penulis mengusulkan sebuah solusi yakni berupa pembuatan aplikasi sebagai media pembelajaran guna untuk meningkatkan minat belajar. Aplikasi ini dibuat sedemikian rupa salah satunya dengan menambahkan karakter-karakter unik sehingga membuat pembelajaran menjadi semakin asyik dan interaktif
Analisa Postur Kerja terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorder Operator Hand Stacker Menggunakan Rapid Upper Limb Assessment di PT. AFS, Makassar
Musculoskeletal Disorders adalah salah satu cedera yang sering dialami pekerja dalam melakukan kegiatan Material Handling yaitu cedera pada otot, syaraf, tulang, persendian, tulang rawan yang disebabkan oleh aktivitas kerja. PT. AFS merupakan sebuah perusahaan yang berfokus pada bidang jasa boga untuk melayani kebutuhan “airlines catering” dan untuk kebutuhan perusahaan-perusahaan di Makassar. Gudang sebagai tempat penyimpanan bahan baku yang akan terus beroperasi di setiap harinya. Selain karena proses produksi akan terus terhubung ke gudang, juga karena bahan baku yang terus masuk menyebabkan operator akan terus bekerja untuk mengatur bahan baku sebagai persediaan produksi. Pekerjaan operator dalam proses pemindahan barang di gudang selain menggunakan cara manual, juga menggunakan alat bantu untuk memindahkan bahan baku yaitu hand stacker. Penggunaan alat bantu ini membuat operator harus dibantu oleh operator lainnya untuk menarik hand stacker baik dalam kondisi ada atau tidak ada bahan baku yang akan dipindahkan. Berdasarkan kuisioner Nordic Body Maps, keluhan sakit yang paling tinggi adalah pada bagian leher bawah, bahu kiri dan bahu kanan. Kondisi ini berbahaya bagi operator seperti yang ditunjukkan oleh hasil Rapid Upper Limb Assesment (skor 7) dengan level kategori 4 (kondisi ini berbahaya dan diperlukan untuk melakukan perubahan dengan segera saat itu juga)
Brand dan Arsitektur Dalam Tuntutan Pasar Global: KONTEKS : BANGUNAN KOMERSIAL
Abstract : Architecture as a function container reminds us that image is never out of a use. A strong image is able to form a strong brand as a representation of use. When brand meets architecture, the challenge lies in the economic context, competition in presenting profits. The Principles of Economics challenge the originality of quality architectural designs. However, there is a tendency for similar visual concepts to emerge due to the power of well-known brands in the world of architecture with phenomenal characteristics. Through literature study, this paper will formulate theoretical ideas in responding to these challenges to find the formulation of the initial design basis that makes the design become original and have good quality.
Keywords: brand, image, architecture, economic principles
Abstrak : Arsitektur sebagai wadah fungsi menjadi pengingat bahwa citra tidak pernah lepas dari guna. Citra yang kuat mampu membentuk brand yang kokoh sebagai representasi guna. Ketika Brand bertemu dengan Arsitektur maka tantangannya terletak pada konteks ekonomi, yakni persaingan dalam menghadirkan keuntungan. Prinsip Ekonomi menantang desain perancangan arsitektur yang orisinil dan berkualitas. Namun muncul kecenderungan konsep visual yang hampir serupa akibat kekuatan brand ternama di kelas arsitektur dengan ciri khas yang fenomenal. Melalui studi kepustakaan, penulisan ini akan merumuskan gagasan-gagasan teoretis dalam menjawab tantangan tersebut sehingga menemukan rumusan landasan perancangan awal yang menjadikan desain dapat orisinil dan berkualitas.
Kata Kunci : brand, citra, arsitektur, prinsip ekonom
PEMBUATAN KOLAM PEMBIBITAN IKAN SEDERHANA DAN PEMBENAHAN AREA BERMAIN BAGI WARGA: PERUMAHAN BABATAN PILANG RT. 003 RW. 005 KELURAHAN BABATAN KECAMATAN WIYUNG
Pemanfaatan lahan di kota besar harus disesuaikan dengan kebutuhan dan diharapkan menjadi sebuah area yang efektif. Lahan terbuka di kota Surabaya semakin lama semakin menipis sehingga lahan terbuka sekecil apapun harus mampu memberikan manfaat bagi warganya. Tidak terkecuali lahan hijau yang berada di wilayah perumahan Babatan Pilang yang dapat difungsikan sebagai area fasilitas umum bagi warga sekitar. Pemanfaatan ruang umum ini diharapkan bukan hanya sekedar lahan terbuka yang diam namun dapat dimanfaatkan warga untuk bersosialisasi dan memberikan manfaat bagi warga perumahan pada khususnya. Warga dapat berkumpul untuk melakukan berbagai diskusi dan kegiatan sosial dilahan ini sehingga membangun tingkat kegotong royongan di wilayah tersebut. Pembuatan kolam pembibitan ikan ini mampu memberikan semangat baru bagi warga sekitar, sehingga segala kegiatan rutin perumahan menjadi bertambah dan dapat diadakan pada tiap minggunya. Pembuatan kolam pembibitan ikan ini berada dilahan hijau perumahan Babatan Pilang yang terbuat dari material sambungan pipa sebagai pembatas dengan penutup fiber. Diperlukan juga titik instalasi listrik yang difungsikan untuk daya mesin pompa atau filter air pada kolam ikan. Warga nantinya dapat menghasilkan uang kas untuk RT. 003 dari penghasilan penjualan ikan yang telah di ternakan selama ini. Selain itu untuk menambah kesan yang lebih baik dan bagus bagi perumahan ini karena adanya penataan dan penambahan fungsi dari taman atau lahan hijau tersebut lainnya seperti tempat bermain anak. Pembuatan kolam dan area bermain pada taman diharapkan mampu menghilangkan kesan tidak maksimal pada area ini dan mampu membuat daya tarik tersendiri bagi warga sekitar
Pengukuran Tingkat Kepentingan Masyarakat dalam penggunaan Shampo Viral Korea dengan Metode Kano Model
Sampo adalah kebutuhan manusia yang digunakan untuk membersihkan kulit kepala dan rambut. Sampo biasanya digunakan setiap 2-3 hari sekali saja untuk tetap menjaga kebersihan dan kesehatan rambut. Mengandung antara lain seperti proplen glikol; diethanolamine; triethanolamine; sodium lauril sulfate; paraben; natrium klorida. Namun masih banyak dari antara masyarakat yang kurang memahami betapa pentingnya sampo dan pengukuran tingkat kepuasan mereka terhadap suatu produk. Dengan mengukur tingkat kepuasan konsumen, pihak penyedia produk/ jasa dapat melakukan perubahan terhadap produk/ jasanya supaya dapat mengena secara efektif di dalam kehidupan masyarakat. Jurnal jni akan membahas tingkat kepuasan masyarakat terhadap sampo viral Korea. Tingkat kepuasan masyarakat dapat ditunjukkan menggunakan penelitian metode Kano Model. Survey akan dilakukan dengan sampel sebanyak 64 responden yang datang dari latar belakang yang berbeda namun mengetahui performa dari sampo viral Korea. Data yang dihasilkan akan diimplementasikan pada tabel variable yang dibutuhkan dengan memberikan pertanyaan bersifat fungsional dan disfungsional. Hasil dari data menunjukkan sampo viral korea tidak memerlukan perombakan dari kualitas, performa, maupun karakteristik karena tingkat kepuasan pelanggan tidak dapat mempengaruhi hal tersebut