Jurnal Universitas Katolik Darma Cendika
Not a member yet
461 research outputs found
Sort by
Analisis Pemborosan Dalam Departemen Coating Pada PT. NRZ Prima Gasket Surabaya
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pemborosan paling tinggi yang terjadi pada proses produksi dalam area coating pada PT NRZ Prima Gasket. Pada perusahaan tersebut ditemukan waste dalam area coating. Untuk mengurangi waste tersebut menggunakan lean dengan metode value stream mapping (VSM). Metode VSM bertujuan untuk menggambarkan aliran proses mulai dari masuknya bahan baku hingga produk jadi. Untuk memperbaiki pemborosan tersebut dilakukan berdasarkan presentase yang berdasarkan diagram pareto, yaitu proses pemindahan, proses berlebih, waktu menunggu dan Gerakan.
 
Formulasi Strategi Pengembangan Usaha Depot Bakso Kabul
Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia mengalami peningkatan signifikan, terutama dalam sektor industri makanan. Meskipun banyak UMKM yang muncul, hanya sedikit yang mampu bertahan dalam jangka panjang karena adanya berbagai kendala dan persaingan yang mereka hadapi. Dalam konteks ini, penelitian dilakukan pada Depot Bakso Kabul, sebuah UMKM di sektor industri makanan, dengan tujuan untuk menganalisis lingkungan internal dan eksternal yang memengaruhi Depot Bakso Kabul. Penelitian ini juga bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan alternatif bagi Depot Bakso Kabul. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan data melalui wawancara semi terstruktur kepada informan yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Validitas data diuji melalui teknik triangulasi sumber. Hasil analisis lingkungan internal dan eksternal usaha kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT. Dari hasil analisis tersebut, strategi pengembangan pasar diidentifikasi sebagai strategi yang efektif bagi pengembangan Depot Bakso Kabul. Strategi ini dapat diimplementasikan melalui kebijakan-kebijakan seperti membuka cabang baru atau menawarkan waralaba, menetapkan standar operasional perusahaan, dan memperkuat fungsi-fungsi internal bisnis
Analisis Pengaruh Disiplin Dan Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Hotel Goodrich Suites Jakarta
The existence of hotels in Indonesia is increasing every year. In line with theincreasing number of new hotels, the competition in the hotel industry is also getting tougher. Every hotel should be able to provide the best to the visitors. In an effort to realize this, it is very important to have employees who have good work productivity in an effort to achieve the goals set by the company. The purpose of this study was to determine the effect of discipline and work motivation on work productivity of the employees of the Hotel Goodrich Suites Jakarta. The population of this study were all employees of Hotel Goodrich Suites Jakarta, totaling 60 people and all populations were taken as samples. So the sample is a saturated sample or census. Based on the results of data processing with SPSS, it was found that all statement items for each variable were declared valid and all variables used in the study were declared reliable. The results of the classic assumption test consisting of the normality test, multicollinearity test, and heteroscedasticity test show that all of them fulfill. The multiple linear regression equation obtained is Y = 6.795 + 0.211 X1 + 0.189 X2. The Adjusted R Square value is 0.116 (11.6%), so it can be said that the contribution of work discipline and work motivation variables to work productivity for employees at the Goodrich Suites Hotel Jakarta is very low. Based on the results of the t test, it can be said that work discipline has a significant effect on the work productivity of Goodrich Suites Jakarta hotel employees, while work motivation has no effect on employee work productivity
Pengaruh Aktivitas PKL Terhadap Kebutuhan Ruang Pedestrian di Alun-alun Kota Atambua
Alun-alun kota Atambua merupakan ruang terbuka publik dan merupakan pusat keramaian oleh sebab itu, terjadi banyak aktivitas masyarakat yang berkunjung untuk melakukan aktivitas seperti jogging, basket, bersantai dan lain-lain maka dari itu munculnya PKL guna menunjang aktivitas tersebut. Aktivitas PKL terjadi di alun-alun kota Atambua berlangsung di empat jalan yang mengelilingi alun-alun Kota Atambua yakni Jalan Gatot Subroto Atambua, Jalan Maromak Oan, Jalan Basuki Rahmat, dan Jalan Jenderal Ahmad Yani. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah penggunaan aktivitas PKL di area pedestrian yang menyebabkan ruang pedestrian terlihat sempit sehingga menyebabkan penurunan kualitas keamanan dan kenyamanan ruang pedestrian. Pertanyaan penelitian adalah bagaimanakah pengaruh aktivitas PKL terhadap kebutuhan ruang pedestrian di Alun-alun Kota Atambua dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kebutuhan ruang pedestrian di Alun-alun Kota Atambua pada saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi aktivitas-aktivitas PKL di ruang pedestrian, sehingga dapat diketahui kebutuhan ruang pedestrian yang ideal bagi pejalan kaki dan bagi aktivitas PKL setempat serta mengidentifikasi faktor-faktor pembentuk ruang pedestrian di Alun-alun Kota Atambua pada saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-kualitatif dengan pendekatan fenomenalogi. Hasil penelitian ini adalah keempat jalan tersebut tidak terjadi aktivitas PKL disetiap waktu karena hanya di beberapa jalan saja yang terjadi aktivitas PKL oleh sebab itu, terjadi penurunan kualitas ruang pengguna jalan di beberapa titik. Kualitas elemen fisik yang ada di keempat jalan tersebut belum memadai
Evaluasi Kenyamanan Termal Gereja Kristen Jawa Salatiga
Kota Salatiga terletak pada kondisi geografis daerah perbukitan yang berhawa sejuk, dengan suhu berkisar antara 19,45oC-30oC dan kelembaban rata-rata 78%. Meskipun terletak di daerah beriklim sejuk, namun terdapat beberapa bangunan gereja yang tidak memenuhi standar kenyaman termal, salah satunya GKJ Salatiga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kondisi termal lingkungan mempengaruhi kenyamanan ruang di bangunan ibadah khususnya GKJ Salatiga. Pengukuran temperatur, kelembaban, dan kecepatan udara dilaksanakan pada 3 waktu ibadah yang berbeda di 4 titik ukur. Metode untuk mendapatkan kenyamanan termal menggunakan prinsip PMV yang dihitung menggunakan software CBE (Center for the Build Environtment). Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa nilai PMV mencapai standar -0,5 < PMV < +0,5 hanya pada ibadah pagi di ruang ibadah 1, 2 dan 4 dengan sensasi neutral, sedangkan di ruang 3 mencapai slightly warm. Namun pada ibadah siang, ruang ibadah 4 mencapai skala sensasi warm, sedangkan di ruang 1, 2, dan 3 mencapai slightly warm. Pada ibadah sore, ruang ibadah 3 mencapai skala sensasi warm, sedangkan di ruang 1, 2, dan 4 mencapai slightly warm
Analisa Pengendalian Produk Cacat Pada Sepatu di UD. XYZ Menggunakan Metode Statistical Quality Control
Kemajuan industri sepatu di indonesia mendorong pengusaha sepatu kecil maupun besar untuk bersaing dalam segi kualitas, karena konsumen sangat bergantung pada kualitas, sehingga sangat diperlukan pengendalian kualitas yang baik supaya dapat menjadikan konsumen sebagai pelanggan setia. UD. XYZ adalah perusahaan kecil yang memiliki masalah terhadap pengendalian kualitas sehingga sangat memerlukan pengendalian kualitas menggunakan metode SQC. Dan didapatkan hasil bahwa UD. XYZ bahwa data peta kendali P menunjukan tidak ada dari ke 30 titik yang berada diluar batas kendali, sehingga dapat disimpulan bahwa proses terkendali, tetapi UD. XYZ tetap harus meningkatkan kualitas produk dengan mengevaluasi 4 elemen (mesin, manusia, alat, dan metode)
FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP ENTREPRENEURIAL INTENTION
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Locus of Control, Need for Achievement, Risk Tolerance, Entrepreneurial Alertness terhadap Entrepreneurial Intention. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan populasi yang digunakan adalah mahasiswa Program Studi International Business Management - Regular Class (IBM-RC), UC dan kriteria sampel yang diambil yaitu mahasiswa minimal Semester 7 yang sedang atau telah mengambil mata kuliah IRBP (Integrated Real Business Practice). Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 80 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian dengan analisis regresi linier berganda dilakukan dan menghasilkan perhitungan yang menyatakan bahwa Locus of Control (nilai Sig=0,022), Need for Achievement (nilai Sig=0,026), dan Entrepreneurial Alertness (nilai Sig=0,000) berpengaruh signifikan terhadap Entrepreneurial Intention, sedangkan Risk Tolerance (nilai Sig=0,764) tidak berpengaruh signifikan terhadap Entrepreneurial Intention
ANALISIS KESEHATAN KEUANGAN PERUSAHAAN SUB- INDUSTRI JASA KESEHATAN SEBELUM DAN SAAT COVID-19
ABSTRACT
This study aims to find out how the financial health condition of health service sub-industry companies listed on the Indonesia Stock Exchange, both before and during the Covid-19 pandemic. To predict the financial health of these companies, an analysis of the Altman model, Fulmer model, Grover model, Springate model, Taffler model, and Zmijewski model will be used. The research conducted is a type of exploratory descriptive research. For sampling, non-probability purposive sampling method was used and 8 companies were sampled from 9 population companies. The results of the research show that the use of different models can produce different results. However, if the company is generally in a very healthy financial condition, then all models will produce the same analysis results, namely the company is in a healthy financial condition. Likewise, if the company's financial condition is not healthy for several years in a row, then the results of the analysis using the majority of models will show the same result, namely an unhealthy financial condition. There are 4 sample companies whose financial conditions are healthy for all years studied using analysis of all models, namely PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA), PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA), PT Royal Prima Tbk. (PRIM), and PT Siloam International Hospital Tbk. (SILO). The results of this study also show that in general the financial condition of the health service sub-industry companies was healthier during the Covid-19 pandemic compared to the period before the Covid-19 pandemic, except for PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) which experienced a decline.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi kesehatan keuangan dari perusahaan-perusahaan sub industri jasa kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, baik pada masa sebelum dan saat terjadinya pandemi Covid-19. Untuk memprediksi kesehatan keuangan perusahaan-perusahaan tersebut akan digunakan analisis model Altman, model Fulmer, model Grover, model Springate, model Taffler, dan model Zmijewski. Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian deskriptif eksploratif. Untuk pengambilan sampel digunakan metode non probability purposive sampling dan mendapatkan 8 perusahaan sampel dari 9 perusahaan populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model yang berbeda dapat menghasilkan hasil yang berbeda. Namun jika perusahaan secara umum sangat sehat kondisi keuangannya, maka semua model akan menghasilkan hasil analisis yang sama yaitu perusahaan berada dalam kondisi keuangan yang sehat. Demikian pula jika kondisi keuangan perusahaan tidak sehat selama beberapa tahun berturut-turut, maka hasil analisis dengan menggunakan mayoritas model akan menunjukkan hasil yang sama yaitu kondisi keuangan yang tidak sehat. Ada 4 perusahaan sampel yang kondisi keuangannya sehat untuk semua tahun yang diteliti dengan menggunakan analisis semua model, yaitu PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA), PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA), PT Royal Prima Tbk. (PRIM), dan PT Siloam International Hospital Tbk. (SILO). Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa secara umum kondisi keuangan perusahaan-perusahaan sub industri jasa kesehatan lebih sehat pada saat terjadinya pandemi Covid-19 dibandingkan dengan masa sebelum pandemi Covid-19, kecuali PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) yang mengalami penurunan. 
Perjanjian Internasional Ditinjau dari Perspektif Hukum Nasional dan Internasional: (Analisis Pasal 9 dan 18 Undang-Undang Perjanjian Internasional)
Abstrak
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji perspektif hukum nasional dan internasional terkait politik hukum Pasal 9 dan 18 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2000 Tentang Perjanjian Internasional dengan fokus pada adanya pertentangan di dalam Pasal 9 Ayat (2) dan Pasal 18 huruf h. Oleh karena itu, harmonisasi antara sistem hukum nasional dan internasional perlu dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan koordinasi antara lembaga-lembaga nasional dan internasional dalam rangka melindungi kepentingan nasional Indonesia di setiap kerja sama internasional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual, undang-undang, dan perbandingan untuk menganalisis permasalahan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik analisis dokumen dengan mempelajari dokumen-dokumen hukum seperti UUD NRI 1945, Konvensi Wina 1969, dan UU Perjanjian Internasional dan literatur hukum yang terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengesahan perjanjian internasional melalui Keputusan Presiden bertentangan dengan Pasal 11 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan penentuan kepentingan nasional sebagai salah satu alasan pembenar pengakhiran suatu perjanjian internasional yang dibuat oleh Pemerintah Indonesia sebagaimana diatur dalam Pasal 18 Undang-Undang tersebut bertentangan dengan Pasal 42 Konvensi Wina 1969.
Kata Kunci: perjanjian internasional, pengesahan, pengakhiran
Abstract
This article aims to examine the national and international legal perspectives related to the legal policy of Articles 9 and 18 of Law Number 24 of 2000 regarding International Agreements, with a focus on the conflicts in Article 9 Paragraph (2) and Article 18 letter h. Therefore, harmonization between the national and international legal systems is necessary to improve understanding and coordination between national and international institutions in order to protect Indonesia's national interests in every international cooperation. This study uses a normative legal research method with conceptual, legal, and comparative approaches to analyze the issues in this study. The author uses document analysis techniques by studying legal documents such as the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, the 1969 Vienna Convention, the International Agreement Law, and related legal literature. The results of the analysis show that the ratification of international agreements through Presidential Decree conflicts with Article 11 of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, and the determination of national interests as one of the justifications for terminating an international agreement made by the Indonesian Government as regulated in Article 18 of the Law is contrary to Article 42 of the Vienna Convention 1969.
Keywords: international agreement, ratification, termination
Konsep Layering Rambut pada Perancangan Barbershop di Surabaya
Perancangan pada suatu bangunan tidak hanya memperhatikan dari segi estetika tetapi juga memperhatikan apakah bangunan tersebut berpotensi merusak alam di sekitarnya atau tidak. Untuk itu perlu diperhatikan pada desain bangunan agar mampu memanfaatkan sumber energi terbarukan yang ada seperti cahaya matahari dan angin untuk memenuhi kebutuhan bangunan dan kenyamanan pengguna. Barbershop merupakan tempat memangkas atau merapikan rambut, tentu dalam prosesnya barbershop menggunakan alat elektronik yang menggunakan energi listrik sebagai sumber energinya. Cara meminimalkan penggunaan energi listrik yang berlebihan maka desain pada barbershop dirancang semi terbuka agar cahaya matahari dapat masuk secara optimal dan sirkulasi udara dapat bergerak dengan lancar sehingga dapat mengurangi penggunaan pendingin ruangan. Pada bentuk bangunan diambill dari sifat rambut yaitu fleksibel dan ber-layer sehingga memunculkan bentukan pada bangunan barbershop fleksibel atau tidak kaku serta memiliki lapisan-lapisan seperti sifat rambut. Bahan bangunan yang dipilih adalah perpaduan antara kayu jati dan kaca. Kayu jati memiliki sifat kuat dan tahan terhadap cuaca sehingga kayu jenis ini cocok digunakan pada bagian eksterior bangunan. Material kaca dipilih karena kaca mampu meneruskan cahaya dari luar menuju kedalam ruangan sebagai pencahayaan