Jurnal Universitas Katolik Darma Cendika
Not a member yet
461 research outputs found
Sort by
Penerapan Critical Regionalism Pada Bangunan Marika Alderton House dan Museum Tsunami Aceh
Regionalisme memiliki 2 macam yaitu Vernakularisme yang bentukannya dibatasi skala dan fungsi dan terdapat juga regionalisme modern yang penekannya pada bentuk dan materialnya. Critical regionalism masih tetap meneruskan tradisi seperti yang ada pada regionalism tetapi lebih banyak mengikuti unsur modernisasi. Glenn Murcutt memiliki teori yang sesuai dengan critical regionalism yaitu terdapat identitas serta kearifan lokal, selain itu juga kontekstual, dengan sustainable architecture, serta high tech culture yang turut berperan, dan desain bangunan haruslah ramah lingkungan. Rumusan masalah tentang bagaimana penerapan yangcritical regionalism pada bangunan Marika Alderton Housed dan Museum Tsunami Aceh. Dengan metode penelitian deskriptif kualitatif melaluli tinjauan literature. Penerapan critical regionalisme adalah pada bangunan Marika Alderton House di Australia yang mengambil nilai tradisional masyarakat Aborigin dan material prefebrikasi ramah lingkungan. Bangunan yang kedua adalah penerapan pada Museum Tsunami Aceh yang ada di Indonesia dengan tema Escape Hill sebagai kenangan atas peristiwa Tsunami Aceh. Kearifan local yang diambil adalah konsep rumah tradisional yang berupa panggung dan tarian saman sebagai secondary skin. saran yang penulis ajukan ialah hendaknya penelitian selanjutnya memperdalam dan mengembangkan ruang lingkup tentang penerapan teori critical regionalism agar menjadi optimal dalam mendapatkan data yang diperlukan
PENYULUHAN DAN EDUKASI IDENTIFIKASI MODUS PENIPUAN MELALUI MEDIA SOSIAL BAGI MASYARAKAT
Penipuan online adalah kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan modus-modus tertentu menggunakan jaringan internet melalui platform digital untuk menipu. Perlu dilakukan upaya pencegahan penipuan kepada masyarakat dengan memberikan sosialisasi dan edukasi sehingga masyarakat menyadari dan mengetahui indikasi-indikasi penipuan yang diterima sehingga tidak menjadi korban penipuan. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini yaitu survei dan sosialisasi berupa presentasi materi dan sharing pengalaman serta upaya-upaya yang perlu dilakukan agar tidak mudah menjadi korban penipuan. Dari hasil penyuluhan dan edukasi diperoleh hampir semua peserta pernah menerima beberapa pesan atau telpon modus penipuan, dan beberapa peserta sudah pernah menjadi korban penipuan berupa kerugian sejumlah uang, dan kebocoran data pribadi. Setelah kegiatan penyuluhan dan edukasi, peserta merasa selalu perlu mewaspadai setiap dugaan penipuan media sosial baik melalui whatsapp, facebook, penjualan online, maupun telpon. Selain itu, peserta dihimbau untuk tidak mudah percaya terhadap telpon atau pesan yang diterima dengan iming-iming hadiah, sejumlah uang, karena tidak ada kekayaaan yang instan dan mudah diperoleh dengan cara yang instan. Kegiatan ini akan dilakukan secara berkala dengan sasaran yang berbeda-beda, dan sebagai upaya agar korban penipuan tidak menjadi korban lagi dan tidak ada korban penipuan yang baru
Analisis Potensi Bahaya pada Stasiun Sterilizer di PTPN IV PKS Tanjung Seumantoh Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA)
This study aims to identify potential hazards at the sterilizer station in PTPN IV using the Job Safety Analysis (JSA) method. This method is applied to identify potential hazards in each work process at the sterilizer station. The analysis results show that the highest hazard potential occurs in two processes: during the sterilization of Fresh Fruit Bunches (FFB) with a risk score of 5, and when opening the sterilizer door after sterilization is complete, with a risk score of 15. These two processes require further control measures. Additionally, analysis was carried out on six other processes, including floor cleaning in the sterilizer area, pulling the cart using a capstan, adding and releasing steam at peak 1, peak 2, and peak 3 during sterilization, and attaching the capstan rope to the hook at the end of the cart. Therefore, optimal control efforts are needed during the FFB sterilization process and the opening of the sterilizer door to minimize hazard risks to a low level
AN Audit Evidence: Mampukah Menghadapi Fraud?
Finding out whether auditors can uncover fraud in a business using audit evidence is the goal of this study. In order to back up their findings and suggestions on an entity's financial accounts, auditors gather what is known as audit evidence. Investigating whether fraud in financial reports or other types of fraud may be aided by properly using audit data is the goal of this study. The significance of audit evidence in bolstering attempts to detect and manage fraud is further illuminated by this study. An auditor's ability to identify and prevent fraud that can hurt the business depends on his or her familiarity with the function and proper application of audit evidence. Furthermore, this study lays a solid groundwork for future improvements to audit methodologies and processes that can tackle the ever-increasing complexity of fraud. A literature review, which comprises gathering and evaluating information from several relevant sources, is the research methodology used. Because it can check the accuracy and fairness of information, uncover suspicious patterns and anomalies, disclose the truth about company transactions and activities, and give appropriate proof, audit evidence plays a significant role in detecting fraud, according to the study findings. Auditing evidence must be collected in an impartial, independent, and truthful manner if auditors are to be successful in detecting fraud. The significance of audit evidence in bolstering attempts to detect and manage fraud is further illuminated by this study
Pengaruh Perceived Quality, Perceived Sensitivity, dan Store Image Terhadap Purchase Intention
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived quality, price sensitivity, dan store image terhadap purchase intention di toko BudProject Royal Plaza Surabaya. Sampel penelitian terdiri dari 80 responden yang merupakan konsumen toko tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived quality memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention. Hal ini menandakan bahwa semakin baik kualitas produk yang dirasakan oleh pelanggan, semakin tinggi pula niat beli mereka. Selanjutnya, price sensitivity juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention. Pelanggan yang lebih sensitif terhadap harga cenderung memiliki minat beli yang lebih tinggi. Terakhir, store image juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention. Pelanggan yang memiliki persepsi positif terhadap citra toko cenderung memiliki minat beli yang lebih tinggi. Dengan demikian, toko BudProject Royal Plaza Surabaya dapat meningkatkan purchase intention pelanggan dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut. Penelitian ini memberikan sumbangan pengetahuan baru dalam konteks toko BudProject Royal Plaza Surabaya dan dapat digunakan sebagai dasar strategi pemasaran yang efektif dalam meningkatkan minat beli pelanggan
Kepastian Hukum Bagi Investor Fintech P2P Lending Dalam Kepailitan Bisnis Menggunakan Pendekatan Business Ready
This writing discusses the influence of legal certainty in the Bankruptcy and Delayed Debt Payment Obligation (PKPU) Law on investor interest in the Fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending sector, using the legal certainty theory by Lon Fuller. A potential solution in the form of the B-Ready approach is also proposed to enhance legal certainty for investors through the revision of the Bankruptcy and PKPU Laws. This approach is normatively analyzed through statutory and conceptual approaches. Research findings indicate that the current Bankruptcy and PKPU Laws do not fulfill Fuller's eight elements of legal certainty, particularly regarding the prohibition of conflicting regulations and the alignment of rules with their practical application. This could potentially detrimentally affect investor interest in the Fintech P2P Lending sector due to legal uncertainty jeopardizing their investments. The B-Ready approach emerges as a potential solution by identifying seven aspects in the Draft Bankruptcy and PKPU Laws that can facilitate business ease for investors when facing business bankruptcy. Overall, a review of the Bankruptcy and PKPU Laws is crucial to establish a clearer and advantageous legal environment for investors in the Fintech P2P Lending sector. The B-Ready approach holds potential as a foundation for revising regulations, ensuring the necessary legal certainty for investors
Analisa Pencahayaan dan Penghawaan Alami Pada Tourist Information Center (TIC) dan Market Ekonomi Kreatif
Pencahayaan dan penghawaan alami dipandang sebagai elemen kunci dalam mendukung keberlanjutan lingkungan serta meningkatkan kenyamanan fisik dan psikologis penghuni. Analisis melibatkan pengukuran intensitas cahaya, distribusi cahaya, dan strategi ventilasi alami untuk mencapai kondisi ruangan yang optimal. Penggunaan sumber energi alami seperti matahari dan udara luar mendukung prinsip keberlanjutan dalam desain bangunan. Jurnal ini meneliti pencahayaan dan penghawaan alami pada bangunan Tourist Information Center (TIC) dan Market Ekonomi Kreatif yang diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam mengenai efektivitas sistem pencahayaan dan penghawaan alami. Rekomendasi perbaikan atau penyempurnaan desain disajikan untuk meningkatkan efisiensi energi, kualitas lingkungan, dan kenyamanan pengguna di lokasi tersebut
Penerapan Konsep Arsitektur Zen Modern Pada Interior Pelindo Sport Cafe
Arsitektur Zen Modern merupakan perpaduan harmonis antara minimalis, natural, dan elemen-elemen filosofis Zen dengan desain modern yang fungsional, estetis, dan inovatif. Dipengaruhi budaya dan filsafat Jepang yang menekankan meditasi, harmoni, dan relaksasi, Arsitektur Zen Modern dapat diterapkan pada interior ruang untuk menciptakan suasana tenang, nyaman, dan seimbang.
Studi kasus ini mengkaji penerapan Arsitektur Zen Modern pada interior Pelindo Sport Cafe, sebuah kafe yang terletak di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan merupakan bagian dari fasilitas olahraga dan rekreasi PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) untuk karyawan dan masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelindo Sport Cafe berhasil menerapkan konsep Arsitektur Zen Modern melalui pemilihan warna, material, pencahayaan, furnitur, dekorasi, tata ruang, dan sirkulasi yang mencerminkan prinsip kesederhanaan, kejelasan, keterbukaan, keseimbangan, keselarasan, kealamian, dan kebersihan
Evaluasi Efektivitas Strategi 5S dalam Meningkatkan K3 di Lingkungan Kerja: Studi Kasus pada PT Manakarra Unggul Lestari
This study focuses on improving occupational safety and health (OSH) at PT Manakarra Unggul Lestari, a company engaged in palm oil plantation and processing, through the implementation of the 5S method. The analysis primarily examines the Shitsuke (Discipline) aspect, which was found to have the lowest score with an average of 3.092. The objective of this research is to enhance OSH standards within the company by implementing clear steps in Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, and Shitsuke, supported by Safety measures. Observations were conducted before and after implementation using the 5S and Safety Checklist developed by Todd MacAdam. The results indicate a positive impact of 5S and Safety activities on improving OSH standards, reflected in increased employee discipline and significant changes. Fishbone analysis was also employed to identify key issues within the company, enabling more targeted improvement efforts. This study makes a significant contribution to enhancing OSH in palm oil plantation and processing environments, concluding that the implementation of 5S and Safety can foster a safer work culture and improve employee well-being, aligning with higher OSH standards.
 
Perancangan Strategi Pemasaran Kecap Kipas Sate Dengan Menggunakan Metode SOAR
Ketatnya persaingan bisnis menuntut perusahaan untuk mengembangkan dan memilih strategi yang tepat. Khususnya dalam pemasaran, banyak perusahaan yang hanya mengandalkan keunggulan produk saja, tetapi tidak memperhatikan pangsa pasar dan strategi pemasaran produk. Perusahaan Kecap Kipas Sate adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam komoditas kecap. Penelitian ini membahas aspek pemasaran pada Perusahaan Kecap Kipas Sate, menganalisis lingkungan internal dan eksternal perusahaan, serta strategi segmenting, targeting, dan positioning. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, disimpulkan bahwa pengelolaan internal Perusahaan Kecap Kipas Sate masih memiliki beberapa fungsi manajemen yang belum dijalankan dengan baik. Misalnya, fungsi keuangan memerlukan perbaikan dalam pengaturan keuangan, dan fungsi sumber daya manusia perlu diperinci serta dibagi tugas lebih lanjut. Analisis lingkungan eksternal menunjukkan adanya peluang dan ancaman dari kompetitor yang bersaing dalam harga, sehingga perusahaan perlu menyusun strategi baru. Strategi segmenting, targeting, dan positioning di Perusahaan Kecap Kipas Sate difokuskan pada segmen pengusaha dengan status ekonomi menengah ke bawah.
Kata Kunci: Segmentasi, Target Pasar, Posisi Pasar, Analisis SOAR.