Jurnal Universitas Katolik Darma Cendika
Not a member yet
461 research outputs found
Sort by
Analisis Pajak Penghasilan Pasal 21 Sebelum dan Sesudah Penerapan Tarif Efektif Rata-Rata
Before January 1 2024 Income Tax Article 21 for permanent employees is calculated using the Director General of Taxes Regulation Number PER-16/PJ/2016. Starting January 1 2024 Income Tax Article 21 for permanent employees is calculated using Government Regulation Number 58 of 2023 and Minister of Finance Regulation Number 168 of 2023. This research is intended to examine whether there is a difference in the amount of Income Tax Article 21 which is calculated using Regulation of the Director General of Taxes Number PER-16/PJ/2016 when compared using Government Regulation Number 58 of 2023 and Minister of Finance Regulation Number 168 of 2023. This research is classified as a type of library research using two approaches, namely the statutory approach (statute approach) and the comparative approach (comparative approach). To make it easier to draw conclusions, a simulation was carried out to calculate the amount of Income Tax Article 21 on five permanent employee data using Director General of Taxes Regulation Number PER-16/PJ/2016 and using Government Regulation Number 58 of 2023 and Minister of Finance Regulation Number 168 of 2023. The results of the research show that the Income Tax Article 21 deducted for each tax period in the period January to November using the provisions of the Director General of Taxes Regulation Number PER-16/PJ/2016 is greater in amount when compared to using Government Regulation Number 58 of 2023 and Ministerial Regulations Finance Number 168 of 2023. On the other hand, for the December tax period, the amount of Income Tax Article 21 which is deducted using Regulation of the Director General of Taxes Number PER-16/PJ/2016 is smaller when compared to using Government Regulation Number 58 of 2023 and Minister of Finance Regulation Number 168 2023. Overall, for one tax year, there is no difference in the amount of Income Tax Article 21 of permanent employees deducted, whether using the Director General of Taxes Regulation Number PER-16/PJ/2016 or Government Regulation Number 58 of 2023 and Minister of Finance Regulation Number 168 Year 2023
Studi Komparasi: Restorative Justice Indonesia dan Belanda Sebagai Alternatif Penyelesaian Perkara Pidana
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep Restorative Justice antara negara Indonesia dengan negara Belanda. Metode penelitian yang digunakan adalag metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan perbandingan (comparative approach) dan pendekatan konseptual (conseptual approach). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Restorative Justice adalah untuk mendorong pertanggungjawaban pelaku terhadap tindakannya dan mengupayakan pemulihan korban. Konsep pemberlakukan Restorative Justice di Indonesia belum teerrhimpun dalam satu aturan perundang-undangan sehingga aturan Restorative Justice di Internal institusi aparat penegak hukum masih memiliki pertentangan dalam konsep penerapannya sedangkan di Belanda sudah sejak lama penyelesaian perkara pidana melalui Restorative Justice sudah tertuang dalam KUHP maupun di dalam KUHAP Belanda
Marriage Between Religions Based on Human Rights Perspectives
The controversy over religious marriages is still a matter of legitimate recognition by the state. The provisions of this regulation have not been explicitly regulated in the Act No. 16 of 2019 on the Amendment of the Regulation of the Law No. 1 of 1974. So researchers are interested to know the establishment of marriages of different religions based on the human rights perspective in the decision of the Supreme Court No. 1400K/Pdt/1986. This research is analytically descriptive, with an empirical jurisprudential approach and using the type of library research, to describe in depth about the topic of marriage from a different religious perspective through the understanding of concepts, understanding marriage rules, analyzing and concluding the results of research. So it is concluded that this problem does not have a point of legal clarity and creates a legal vacuum, so that this practice does not get a place in the eyes of the law. This practice of marriage is considered difficult to implement, so not a few people submit to the trust of their partners to carry out the marriage. According to the International DUHAM instrument, marriages of different religions are deemed to violate the right of every human being to enter into marriage. So the practice of marriage of different religions in the country of Indonesia is established on the basis of the decision of the Supreme Court No. 1400K/Pdt/1986. It's supposed to have got the attention of the government by issuing a new legal regulatio
JAGALAH LINGKUNGAN LINGKUNGAN AKAN MENJAGA KITA
“ Kita tidak mewarisi bumi dari nenek moyang, tapi kita meminjamnya dari anak cucu “. Disampaikan pada Keynote Speaker 2 pada Acara Penghargaan Jamban Umum Terbaik Surabaya 2023 yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Pembangunan Berkelanjutan (Center for Sustainable Development Studies, CSDS) Fakultas Teknik Universitas Katolik Darma Cendika. Tulisan ini merupakan sebentuk materi yang telah dibagikan pada Seminar dimaksud yaitu: mulai dari KONDISI AIR KITA SAAT INI, PENCEMARAN AIR OLEH SAMPAH, ECO ENZYME: MENGAKTIFKAN KEMAMPUAN BUMI MENYEMBUHKAN DIRI, ECO ENZYME MEMBANTU PEMULIHAN BUMI ((1) APA SIH ECO ENZYME ?, (2) MENGAPA ECO ENZYME ?, (3) FERMENTASI ECO ENZYME, (4) RAHASIA ECO ENZYME, dan (5) MANFAAT ECO ENZYME. LANGKAH PEMBUATAN ECO ENZYME. POTENSI Eco Enzyme dalam mengurangi pemanasan global, Eco Enzyme sebagai disinfektan organik, Eco Enzyme sebagai KATALIS dalam menjernihkan air, POTENSI Eco Enzyme dalam mengurangi Gas Metana, POTENSI penggunaan Eco Enzyme dalam industri, Eco Enzyme membersihkan PESTISIDA serta sebagai PENGAWET ALAMI, Eco enzyme sebagai KATALIS dalam pertanian organik, Pemanfaatan Eco Enzyme untuk PMK pada hewan, POTENSI ECO ENZYME SEBAGAI STARTER PADA PROSES PENGOMPOSAN, dan GERAKAN PEDULI LINGKUNGAN HIDUP MELALUI ECO ENZYME
Penelitian Survei Kondisi Jamban pada Puskesmas di Surabaya
Sanitasi yang baik merupakan indikator penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi jamban di Puskesmas - Puskesmas di Surabaya melalui survei dengan menggunakan form dengan skala Likert, observasi langsung, wawancara dengan petugas, dan analisis dokumen. Form yang dipakai yaitu form gabungan standar jamban / toilet bersih dan sehat berdasarkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Asosiasi Toilet Indonesia, ASEAN, dan WHO. Standard kemudian disebut sebagai PUPRplus. Tim Panitia surveyor dibagi menjadi 15 zona survey. Dari total 63 Puskesmas yang dikelola Dinas Kesehatan Kota Surabaya, terdapat 2 Puskesmas yang tidak berhasil disurvey secara langsung. Hasil survei menunjukkan bahwa skor berkisar dari 69 sampai 141, skor diatas 131 terdapat 12 Puskesmas. Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam memperbaiki sanitasi dan air bersih yang layak sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGs) khususnya SDG ke 6
PERANCANGAN DESAIN PROTOTYPE APLIKASI TELINGAKITA DENGAN BUDAYA INDONESIA MENGGUNAKAN PENDEKATAN DESIGN THINKING
Penyandang disabilitas kelainan dalam pendengaran atau tunarungu memberikan dampak yang besar dalam komunikasi sehari hari dan bahasa isyarat menjadi salah satu jembatan untuk mereka melakukan komunikasi. Namun, pembelajaran Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) masih mengalami tantangan dalam sumber daya informasi yang tidak cukup luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototype aplikasi TelingaKita menggunakan metode Design Thinking yang berfokus pada tingkat usability serta tampilan visual kebudayaan Indonesia. Hasil pengujian menggunakan System Usability Scale (SUS) kepada responden, menunjukan respon yang positif dengan tingkat usability yang tinggi dengan nilai 84%
Keberlanjutan Bisnis di New Normal dengan Instagram Marketing
Kondisi new normal yang dihadapi dunia bisnis dimana kondisi perekonomian belum sepenuhnya pulih membuat pemain bisnis harus memikirkan strategi baru supaya konsumen tetap memilih produk/jasa perusahaannya sehingga roda bisnisnya tetap bisa beroperasi. Suatu Lembaga Bahasa dimana penulis melakukan penelitiannya, memilih untuk melakukan strategi pemasaran melalui pemasaran Instagram karena sosial media saat ini bisa menjangkau masyarakat secara lebih luas dimanapun dan kapanpun. Selain itu pemasaran instagram juga dipilih karena target pasar Lembaga tsb merupakan anak muda yang saat ini banyak menggunakan sosial media, khususnya Instagram. Penelitian yang ditulis ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada suatu lembaga bahasa yang ada di Surabaya. Data yang digunakan mulai Maret 2019 hingga pertengahan 2022. Data tsb didapat penulis melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam kepada karyawan dan analisa dokumen. Data tsb kemudian dilakukan triangulasi untuk mendapatkan validitas. Dari hasil analisa penelitian, penulis melihat bahwa pengunaan konten Instagram secara tematik sesuai dengan layanan jasa yang ada di Lembaga Bahasa tsb serta pengunaan alat pada feed dan story yang disesuaikan dengan kesukaan pengikut akun Lembaga Bahasa, terbukti efektif dalam menjalin komunikasi yang interaktif sehingga jumlah konsumen Lembaga Bahasa tsb terjadi peningkatan dengan kata lain Lembaga tsb masih bisa meraih keuntungan.
Kata kunci: Keberlanjutan usaha, pemasaran instagram, new norma
Pengaruh Shopping Lifestyle, Promosi, dan Store Atmosphere Terhadap Impulse Buying KKV Store Tunjungan Plaza Surabaya
Keberadaan bisnis ritel saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dan salah satu bisnis ritel yang ada adalah KKV Store. KKV Store dituntut untuk terus melakukan strategi serta mempertahankan keinginan serta kebutuhan dari para konsumen sehingga konsumen akan tertarik untuk melakukan pembelian walaupun tidak direncanakan sebelumnya. Penelitian ini memiliki untuk melihat apakah shopping lifestyle, promosi, dan store atmosphere berpengaruh terhadap impulse buying KKV Store Tunjungan Plaza Surabaya. Penelitian dilakukan secara secara kuantitatif dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sebanyaka 75 responden menjadi sampel pada penelitian ini dengan teknik purposive sampling. Alat statistik penelitian ini yaitu SPSS versi 23. Hasil penelitian yaitu variabel shopping lifestyle memiliki pengaruh yang signifikan pada impulse buying dengan t hitung 2,999 > 1,993 dan nilai signifikansi 0,004 < 0,05 . Variabel promosi berpengaruh signifikan terhadap impulse buying dengan t hitung 2,388 > 1,993 dan nilai signifikansi 0,020 < 0,05. Sedangkan variabel yang tidak memiliki pengaruh terhadap impulse buying adalah store atmosphere dengan t hitung -0.111 < 1,993 dan nilai signifikansi 0,912 > 0,05
PERANCANGAN RESORT DI LABUAN BAJO KABUPATEN MANGGARAI BARAT DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL
Program pengembangan destinasi wisata populer yang dikenal “Sepuluh Bali Baru”, salah satunya yaitu Labuan Bajo. Salah satu yang menjadi daya jual utama pariwisata Labuan Bajo yang sangat penting dan mendunia adalah Taman Nasional Komodo. Statusnya sebagai wisata super premium, dan dengan jumlah kunjungan wisatawan yang begitu banyak setiap tahunnya, Labuan Bajo perlu mempersiapkan segala fasilitas penunjang, salah satu yang paling penting yaitu sarana akomodasi berupa resort dan hotel, sebagai fasilitas penginapan bagi wisatawan. Dalam penelitian ini perancangan resort dengan jenis Marina Resort, dengan konsentrasi massa bangunan di daratan dan ada yang terapung di atas laut, serta mengangkat kelokalitasan daerah. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif, data-data yang dikumpulkan dijadikan sebagai pedoman dalam perancangan
Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Energi Ramah Lingkungan yang Berkelanjutan
This paper highlights the importance of Photovoltaic Solar Power Systems (SPP) in supporting sustainable energy. SPP converts sunlight into electricity, which not only reduces the carbon footprint but also enhances energy independence and supports environmental sustainability. Thus, this technology plays a crucial role in the transition towards green energy. Case studies in this journal demonstrate the significant contribution of SPP to green energy worldwide, showing how the implementation of SPP can reduce dependence on fossil fuels and minimize greenhouse gas emissions. The implementation of SPP in campus life is also a concern, where its application can create a more environmentally friendly and energy-independent environment. Integrating SPP into campus energy policies and infrastructure is a critical step to mitigating the impacts of climate change and ensuring a sustainable energy future. With proper development and application, SPP can become a major pillar in the global strategy to achieve long-term sustainability goals