Jurnal Universitas Katolik Darma Cendika
Not a member yet
461 research outputs found
Sort by
Tinjauan Potensi dan Tantangan Pada Penggunaan Bambu Sebagai Bahan Komposit dengan Struktur Berlapis
Penggunaan material bahan bangunan sebisa mungkin selalu bersifat komposit yang artinya tidak hanya dengan satu bahan saja namun lebih kepada penggabungan antar bahan material. Bambu selalu identik dengan material alam yang dapat dengan mudah untuk ditemui dan digunakan baik itu sebagai elemen struktural ataupun arsitektural. Karakteristik bambu yang memiliki kelenturan efektif dapat menjadi bahan utama dari sebuah objek bangunan. Bambu merupakan material yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta memiliki potensi tersendiri yang mempu menahan berbagai gaya. Melalui kajian potensi dan tantangan penggunaan bambu sebagai bahan komposit, bambu memiliki sifat mekanik yang unggul seperti kekuatan tarik dan modulus elastisitas yang tinggi, menjadikannya kandidat yang baik untuk bahan komposit. Dalam penelitian ini, komposit berpenguat serat bambu dengan struktur berlapis diuji untuk sifat tarik, tekan, dan impak. Metode literatur digunakan untuk menghasilkan komposit dengan berbagai konfigurasi lapisan dan ketebalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi susunan [+60/0/-60] memiliki kekuatan tarik dan tekan yang lebih baik dibandingkan konfigurasi [+45/0/-45]. Tantangan utama dalam penggunaan bambu adalah kerentanannya terhadap serangan organisme perusak seperti jamur dan serangga. Solusi yang diusulkan termasuk modifikasi permukaan serat bambu dan teknik laminasi untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan komposit. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan rekayasa material yang tepat, bambu memiliki potensi besar sebagai bahan komposit yang kuat, ramah lingkungan, dan dapat didaur ulang
Analisis Atap Pada Pagoda Dan Pura Meru
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, struktur, dan makna simbolik atap pada bangunan tradisional Pagoda di kawasan Asia Timur dan Pura Meru di Bali, Indonesia. Fokus utama terletak pada perbandingan karakteristik arsitektural kedua bangunan tersebut, khususnya pada elemen atap yang memiliki peran penting dalam aspek estetika, spiritual, dan konstruktif. Metode yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber sekunder seperti buku arsitektur, jurnal ilmiah, dokumen pelestarian cagar budaya, serta artikel terkini yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun Pagoda dan Pura Meru berasal dari latar budaya yang berbeda, keduanya memiliki kesamaan dalam bentuk atap bertingkat sebagai representasi nilai spiritual dan kosmologis. Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam aspek struktur, teknik konstruksi, dan penggunaan material yang dipengaruhi oleh konteks geografis serta perkembangan zaman. Studi ini juga menyoroti pentingnya pelestarian arsitektur tradisional melalui pendekatan dokumentasi yang mutakhir. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman lintas budaya dalam arsitektur tradisional Asia serta menjadi referensi dalam upaya konservasi dan pengembangan desain arsitektur berkelanjutan berbasis kearifan lokal
Perancangan Desain Web Kantin Universitas Katolik Darma Cendika Dengan Pendekatan User-Centered Design
Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang situs web kantin Universitas Katolik Darma Cendika dengan pendekatan User-Centered Design (UCD) untuk meningkatkan keterlibatan pengguna, menyederhanakan navigasi, dan memperbaiki estetika visual situs web. Pendekatan UCD yang digunakan mencakup analisis kebutuhan pengguna, pengembangan prototipe menggunakan Figma, dan iterasi desain berdasarkan umpan balik pengguna. Metodologi ini memastikan bahwa situs web yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan UCD dapat meningkatkan kepuasan pengguna sebesar 30%, memperbaiki masalah usability, dan menghasilkan desain responsif dengan informasi yang lengkap dan relevan
Pengaruh Fintech, Perilaku Keuangan dan Persepsi Kemudahan Terhadap Pengambilan Keputusan oleh Mahasiswa untuk Melakukan Pinjaman Online
ABSTRACT
ABSTRACT
The variables used in this research are financial technology, financial behavior and perceived convenience which can influence students' decision making to take out online loans. The data used in this research is primary data obtained from questionnaires. The results of this research are that financial technology influences students' decision making to take out online loans. The results of the second research in this study are that financial behavior influences students' decision making to take out online loans. The third research result is that the perception of convenience has no influence on students' decision making to take out online loans.
Keywords: Financial Technology, Financial Behavior, Perception of Convenience, Online Loans
 
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Kualitas Produk, Harga dan Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian di Family Mart Embong Malang Surabaya
Family Mart is a company engaged in the retail sector. Retail is an easy access that is created so that consumers can easily shop, the purpose of conducting research on Family Mart Embong Malang Surabaya is to find out if there is an influence on Product Quality, Service Quality, Price and Location on Purchase Decisions. The type of research used by researchers is quantitative. The sample in this study is 100 respondents who have made a purchase at Family Mart Embong Malang Surabaya 1 time. The sampling technique in this study uses the purposive sampling method and the type of data used is primary data. The data collection method uses a questionnaire. The research data was processed using SPSS version 26. The results of the data analysis show that all variable statement items are declared valid with calculation > rtable. The results of the reliability test showed that all variables were declared reliable because Cronbach's Alpha value > 0.60. The results of the normality test with the P-P Plot showed that the data used was normally distributed. As for the heterokedastias test, it did not show any heterokedasticity symptoms in the regression model because there was no clear pattern shape and there was a distribution of points above and below the number 0 on the Y axis. Multiple linear equations Y = 0.161 + 0.219 X1 +0.203 X2 + 0.236 X3 + 0.186 X4. The determination coefficient in this study shows that the Adjusted R Square value is 0.787 or equivalent to 78.7% so that it can be interpreted that the independent variable contributes to the dependent variable. The results of the t-test in this study show that service quality (X1), product quality (X2), price (X3) and location (X4) have a significant effect on purchase decisions
Intelligence Oversight in Indonesia: The Dilemma of Human Rights and National Security
Democratic oversight of intelligence is an instrument to ensure that intelligence activities uphold the principles of human rights and protect liberties of civil society. Based on Law Number 17 of 2011 concerning State Intelligence, oversight is divided into two, internal and external. Internally it is carried out by each state intelligence administrator and externally through the Intelligence Oversight Team of House of Representative. Intelligence oversight has several problems, ranging from regulatory factors, conflicts of interest (political factors) to the weak capacity of oversight actors in assessing alleged violations and considerations of political stability and national security. This paper attempts to constructively analyze the regulation of intelligence oversight in Indonesia and various contemporary problems that surround it. This paper uses a normative juridical research method, with a concept and legislation approach. This research found that the attachment of oversight actors to the limits of intelligence secrets makes it all in a dilemma so that it is impossible to open up allegations of human rights violations of state intelligence to the public holistically. The existence of conflict of interest, void and unclear regulations, until threats to the members of State Intelligence Oversight Team is also a separate inhibiting factor in conducting oversight
Revitalisasi Pasar Tradisional di Indonesia: Studi Kasus Pasa Ateh Bukittinggi dan Pasar Prawirotaman Yogyakarta
Pasar tradisional memegang peran penting dalam perekonomian dan budaya Indonesia. Namun, seiring waktu, banyak pasar tradisional menghadapi tantangan seperti infrastruktur yang kurang memadai, persaingan dengan pasar modern, dan perubahan perilaku konsumen. Revitalisasi pasar tradisional menjadi sebuah strategi penting untuk meningkatkan daya saing dan mempertahankan eksistensi pasar tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis revitalisasi Pasar Ateh Bukittinggi dan Pasar Prawirotaman Yogyakarta dengan menelaah pendekatan yang digunakan, meliputi intervensi fisik, strategi pengelolaan, serta dampaknya terhadap pedagang dan perekonomian lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan mengumpulkan data melalui studi literatur, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi kedua pasar tersebut telah memberikan dampak positif, terutama dalam hal peningkatan infrastruktur, penataan pedagang, dan estetika pasar. Namun, terdapat beberapa tantangan yang masih dihadapi, seperti penyesuaian pedagang terhadap sistem baru dan persaingan dengan pasar modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi pasar tradisional perlu dilakukan secara berkelanjutan dan holistik dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai keberlanjutan dan dampak yang optimal
Kriteria Pemilihan Tapak Pada Perancangan Fasilitas Konservasi Terumbu Karang di Pulau Bawean
Fasilitas konservasi terumbu karang di Pulau Bawean memiliki tujuan utama untuk menjaga kelestarian ekosistem laut yang memiliki nilai ekologis tinggi. Pemilihan lokasi yang tepat merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan program konservasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kriteria-kriteria yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan tapak untuk fasilitas konservasi terumbu karang, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Beberapa faktor yang dianalisis mencakup aspek ekologis, sosial, aksesibilitas, infrastruktur, serta kondisi lingkungan sekitar. Selain itu, penelitian ini juga memberikan rekomendasi desain yang dapat memaksimalkan potensi alam dan mengatasi tantangan lingkungan di lokasi terpilih, seperti pemanfaatan angin, sinar matahari, dan pengelolaan air hujan. Diharapkan, fasilitas konservasi ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat perlindungan terumbu karang, tetapi juga sebagai pusat edukasi yang melibatkan masyarakat lokal dalam upaya pelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservas
Penggunaan Dinding Material Bata Ringan dengan Lapisan Wol dan Jerami sebagai Peningkatan Peredam Suara
Permasalahan kebisingan dalam bangunan menjadi isu penting yang berdampak pada kenyamanan dan produktivitas pengguna ruang. Salah satu elemen bangunan yang berperan dalam meredam suara adalah dinding. Bata ringan merupakan material konstruksi yang populer karena bobotnya yang ringan dan kemudahan dalam pemasangan. Namun, kemampuan akustik dari bata ringan masih terbatas, terutama dalam meredam suara berintensitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penambahan lapisan wol dan jerami sebagai material peredam suara tambahan pada dinding bata ringan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksperimental. Sampel terdiri dari dua jenis dinding bata ringan berlapis wol dan bata ringan berlapis jerami. Pengujian dilakukan di ruang tertutup dengan sumber suara tetap, menggunakan alat sound level meter untuk mengukur tingkat kebisingan yang ditransmisikan melalui dinding. Masing-masing samp diuji sebanyak tiga kali untuk mendapatkan data yang valid. Hasilnya pengukuran dianalisis secara deskriptif dan diuji secara inferensial menggunakan uji t dua sampel independen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua material tambahan memiliki kemampuan meredam suara, namun dinding bata ringan yang dilapisi woll menunjukkan tingkat peredaman suara lebih tinggi dibandingkan lapisan jerami. Dengan demikian, penggunaan wol sebagai pelapis tambahan pada dinding bata ringan dapat menjadi alternatif solusi dalam meningkatkan kualitas akustik bangunan secara efisiensi, alami, dan terjangkau
PERANCANGAN APLIKASI PENGUNDUH VIDEO YANG EFISIEN DAN USER-FRIENDLY DENGAN USER-CENTERED DESIGN
Topik ini ini dipilih karena streaming audio dan video merupakan hiburan populer yang dapatmembantu orang dan keluarga meredakan stres. Namun, "lag" atau "buffering" seringmeningkatkan emosi negatif pengguna. Aplikasi Video Downloader sangat penting karenamemungkinkan orang mengunduh video dan menikmatinya tanpa hambatan tersebut. Penelitianini menggunakan metode User Centered Design (UCD), yang dimulai dengan mengidentifikasikebutuhan pengguna. Selanjutnya membuat konsep desain dan prototipe menggunakan Figma,diikuti dengan melakukan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalamanpengguna dan kecepatan unduhan sangat memuaskan. Salah satu fitur utama aplikasi ini adalahdesain antarmuka yang sederhana, kemampuan mengunduh dari berbagai platform, dan fiturriwayat unduhan. Diharapkan penelitian ini akan membantu pengguna mengunduh videodengan lebih mudah, mengurangi stres yang disebabkan buffering, dan mendapatkan kualitashiburan yang lebih bai