RADIAL (E-Journal)
Not a member yet
331 research outputs found
Sort by
TRANSFORMASI SPASIAL PENGGUNAAN LAHAN KECAMATAN MODAYAG - MODAYAG BARAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR 2013-2019
Abstrak: Transformasi Spasial penggunaan lahan di Kecamatan Modayag-Modayag Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, mengalami perubahan yang cukup signifikan pada selang 2013 – 2019. Salah satu hal yang memicu terjadinya hal ini adalah posisi Kecamatan Modayag-Modayag Barat yang berbatasan dengan beberapa Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulawesi Utara, diantaranya Kabupaten Bolaang Mongondow, Kotamobagu dan Kabupaten Minahasa Selatan, sehingga memiliki daya tarik wilayah tersendiri. Tujuan dari Penelitian ini untuk menganalisis dan mengidentifikasi lahan yang mengalami transformasi dan yang mengalami penambahan luasan terbesar, termasuk mengidentifikasi lahan apa yang terkonversi menjadi permukiman. Data yang digunakan adalah shapefile Tutupan lahan tahun 2013 dan shapefile tutupan lahan tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif lewat pendekatan analisis spasial GIS menggunakan ArcGis versi 8.0, dan tools pendukung analisis perubahan lahan. Penelitian ini dapat disimpulkan : 1). Konversi lahan terbesar dan mengalami peningkatan terjadi pada kebun campuran ke hutan sebesar 452 Ha atau 46%, kebun campuran ke perkebunan sebesar 188,45 Ha atau sebesar 19%, dan Kebun Campuran ke Tegalan/ladang sebesar 161,68 Ha atau sebesar 19%, 2). Konversi lahan permukiman mengalami peningkatan dan mengurangi luasan danau 0,01 Ha atau atau 0,002%, Hutan Lahan Kering sebesar 1,13 Ha atau 0,009%, Perkebunan sebesar 45,4 Ha atau 1,40%, dan juga sudah mengkonversi lahan sawah 5,04 Ha atau 1,87%.
Kata kunci: Transformasi Spasial; Konversi Lahan; GIS
Abstract: Spatial transformation of land use in the Modayag-Modayag Barat District, Bolaang Mongondow Timur Regency, underwent a significant change between 2013 - 2019. One of the things that triggered this was the position of the Modayag-Modayag Barat District which borders several regencies and cities in North Sulawesi Province, including Bolaang Mongondow Regency, Kotamobagu City and South Minahasa Regency, so that they have their own regional appeal. The purpose of this study is to analyze and identify land that is undergoing transformation and which has experienced the largest increase in area, including identifying what lands have been converted into settlements. The data used are the 2013 land cover shapefile and the 2019 land cover shapefile. The research method used is quantitative through a GIS spatial analysis approach using ArcGIS version 8.0, and supporting tools for land change analysis. This research can be concluded: 1). The largest land conversion and an increase occurred in mixed gardens to forest by 452 ha or 46%, mixed gardens to plantations by 188.45 ha or 19%, and mixed gardens to dry fields/fields by 161.68 ha or 19%. 2). Residential land conversion has increased and reduced the lake area by 0.01 Ha or or 0.002%, Dry Land Forest by 1.13 Ha or 0.009%, Plantation by 45.4 Ha or 1.40%, and has also converted rice fields 5, 04 Ha or 1.87%.
Keywords: Spatial Transformation; Land Conversion; GI
STUDI LITERATUR: PENGARUH GEMPA TERHADAP JEMBATAN
Abstrak: Studi Literatur: Pengaruh Gempa Terhadap Jembatan. Kerusakan jembatan akibat gempa bumi menghasilkan kerusakan fisik dan efek ekonomi terhadap sistem transportasi. Faktor gempa bumi dalam memberikan efek kerusakan pada gempa dipengaruhi pula dengan variabel-variabel lainnya, diantaranya Metode, Bentuk Gelagar, Bahan Jembatan, Bentuk dan Panjang Bentang, serta Panjang Total Jembatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan yang signifikan berdasarkan kriteria yang digunakan oleh penelitian sebelumnya melalui studi literatur hasil penelitian. Dalam penelitian ini akan dijabarkan, hasil-hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya yang dibagi berdasarkan enam variabel penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Tahapan penelitian ini dimulai dari pemilihan topik tujuan, mencari dan memilih artikel yang sesuai, menganalisis dan mensintesis litertur, serta mengorganisasikan penulisan argument. Berdasarkan studi literatur yang dilakukan pada keenam variabel penelitian, penjabaran terlengkap mengenai pengaruh gempa terhadap jembatan dijelaskan melalui variabel metode penelitian, bagian-bagian jembatan yang paling menerima pengaruh gempa adalah pilar serta gelagar jembatan. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa terdapat variabel lainnya yang belum dijabarkan secara rinci sejauh apa pengaruhnya terhadap kerusakan jembatan sebagai akibat dari terjadinya gempa bumi. Merujuk hasil penelitian ini, maka analisis terhadap variabel lainnya sangat dibutuhkan dan berpotensi untuk memberikan hasil dan sudut pandang yang berbeda terkait faktor yang mempengaruhi kerusakan jembatan akibat gempa bumi.
Abstract: Literature Study: Effect of Earthquake on Bridges. Damage to bridges during earthquakes results in physical damage and economic effects on the transportation system. The earthquake factor in giving the effect of damage to the earthquake is also influenced by other variables, including the method, the shape of the girder, the bridge material, the shape and length of the span, and the total length of the bridge. The purpose of this study was to see significant differences based on the criteria used by previous studies through a literature study of research results. In this study, the results of research conducted by previous researchers are divided based on six research variables. The research method used is descriptive qualitative method. The stages of this research start from selecting the topic of interest, finding and selecting appropriate articles, analyzing and synthesizing literature, and organizing argument writing. Based on the literature study conducted on the six research variables, the most complete description of the effect of the earthquake on the bridge is explained through the variables of the research method, the parts of the bridge that are most affected by the earthquake are the pillars and bridge girders. The results of this study provide information that there are other variables that have not been described in detail to what extent they affect bridge damage as a result of the earthquake. Referring to the results of this study, analysis of other variables is needed and has the potential to provide different results and perspectives regarding the factors that affect bridge damage due to earthquakes
ANALISIS RISIKO PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PENCEGAH PENULARAN COVID-19
Abstrak: Analisis Risiko Penggunaan Alat Pelindung Diri Pencegah Penularan Covid-19. Virus SARS-CoV-2 menjadi perhatian internasional karena kemudahan penyebarannya dari satu orang ke orang yang lain, dan menunjukkan bahwa individu tanpa gejala dapat menularkan virus. Virus ini memiliki laju infeksi sangat tinggi khususnya di Indonesia terutama yang terjadi pada pertengahan tahun 2021 ini. Tingginya tingkat infeksi virus corona yang menjangkiti tenaga kesehatan menuntut untuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap saat bertugas untuk melindungi penyebaran penularan virus tersebut. APD merupakan elemen mendasar yang penting untuk membatasi penularan virus dan melindungi penggunanya. Kelengkapan APD Pencegah Covid-19 yang digunakan pada area tingkat perlindungan 3B adalah penutup kepala, masker N95, masker bedah, google, sarung tangan pertama, sarung tangan kedua, pelindung wajah, coverall, cover shoes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko berkaitan dengan penggunaan APD pencegah penularan COVID-19 yang digunakan oleh tenaga kesehatan di RSIGM Unissula. Analisis risiko penggunaan APD dalam penelitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Hasil dari metode FMEA diperoleh nilai RPN tertinggi pada APD jenis masker N95 dengan nilai sebesar 256. Penentuan top level event pada metode FTA berdasarkan risiko dari penggunaan masker N95 yang paling berbahaya yaitu terjadinya gangguan pernafasan.
Abstract: Risk Analysis of Using Personal Protective Equipment to Prevent Covid-19 Transmission. The SARS-CoV-2 virus is of international concern because of the ease with which it can spread from person to person, and demonstrating that asymptomatic individuals can transmit the virus. This virus has a very high infection rate, especially in Indonesia, especially in the middle of 2021. The high level of corona virus infection that infects health workers demands the use of complete Personal Protective Equipment (PPE) while on duty to protect the spread of the virus transmission. PPE is a fundamental element that is important to limit the transmission of the virus and protect its users. The completeness of the Covid-19 Preventing PPE used in the 3B level of protection area is a head cover, N95 mask, surgical mask, google, first glove, second glove, face shield, coverall, shoe cover. This study aims to analyze the risks associated with the use of PPE to prevent the transmission of COVID-19 used by health workers at RSIGM Unissula. The risk analysis of the use of PPE in this study uses the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) and Fault Tree Analysis (FTA) methods. The results of the FMEA method obtained the highest RPN value on PPE type N95 masks with a value of 256. The determination of the top level event in the FTA method was based on the risk of using the most dangerous N95 mask, namely the occurrence of respiratory problems
PERANCANGAN MESIN PENGHANCUR LIMBAH MULTIPLEX DAN BLOCKBOARD DENGAN MEMPERTIMBANGKAN ASPEK ERGONOMI DAN EKONOMI
Abstrak: Perancangan Mesin Penghancur Limbah Multiplex dan Blockboard dengan Mempertimbangkan Aspek Ergonomi dan Ekonomi. Meningkatnya pesanan furniture CV. Bahana Raya mengakibatkan melimpahnya limbah kayu. CV. Bahana Raya menghasilkan limbah potongan multiplex dan blockboard rata-rata 5-7 m3 /hari. Limbah multiplex yang berupa potongan dan serpihan kayu tersebut, selama ini hanya digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak dan sisanya dibakar begitu saja sebagai sampah. Limbah multiplex dan blockboard yang berupa potongan-potongan dan serpihan kayu yang tidak lagi dimanfaatkan. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan solusi dalam penanganan limbah yang ada berupa penciptaan mesin Penghancur limbah multiplex dan blockboard. Peneliti ingin mengembangkan alat atau mesin yang mampu mengatasi semua kelemahan tersebut. Dengan mempertimbangkan aspek ergonomi dan ekonomi, peneliti dapat menentukan merancang mesin yang sesuai dengan kebutuhan dan menyesuaikan postur pekerja. Hasil dari penelitian ini adalah terciptanya sebuah mesin Penghancur Limbah Multiplex dan Blockboard yang memiliki beberapa keunggulan dari mesin serupa yang sudah ada, hasil serbuk yang lebih halus sesuai dengan kriteria bahan baku MDF (0,43 g/m3). Dari segi analisis ekonomi hasil perhitungan payback period mesin Penghancur Limbah Multiplex dan Blockboard diperoleh 48 hari. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut menjadi solusi atas permasalahan penanganan limbah di CV. Bahana Raya
Kata kunci: Mesin Penghancur Limbah Multiplex dan Blockboard ; multiplex; blockboard; Ergonomi; Payback Period
Abstract: Design Of Multiplex dan Blockboard Waste Machine by Considering Ergonomics and Economics Aspects. Increased orders for furniture CV. Bahana Raya results in an abundance of production waste. CV. Bahana Raya produces an average of 5-7 m3/day of multiplex and blockboard waste. So far, the multiplex waste in the form of pieces and wood chips has only been used as fuel for stoves to cook employee lunches and the rest is simply burned as waste. Multiplex and blockboard waste in the form of pieces and chips of wood that are no longer being used. This research was conducted to provide solutions in waste handling in the form of the creation of multiplex and blockboard waste crushing machines. Researchers want to develop tools or machines that are able to overcome all these weaknesses. By considering ergonomic and economical aspects, researchers can determine which machine to design according to the needs and adjust the worker's posture. The result of this research is the creation of a Multiplex and Blockboard Waste Crusher machine which has several advantages over similar existing machines, finer powder according to the criteria for MDF raw material (0.43 g/m3). In terms of economic analysis, the results of calculating the payback period for the Multiplex and Blockboard Waste Crusher machines are 48 days. Based on the results of these calculations, it is a solution to the problem of waste handling at CV. Bahana Raya
Keywords: Axiomatic Design of multiplex and blockboard waste machine; multiplex; blockboard; Ergonomic; Payback Perio
EVALUASI ALINEMEN VERTIKAL PADA RUAS JALAN DESA TIMBONG KECAMATAN BANGGAI TENGAH KABUPATEN BANGGAI LAUT
ABSTRAK
Penelitian ini di lakukan di desa Timbong Kecamatan Banggai Tengah Kabupaten Banggai Laut,Sulawesi Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian perencanaan alinemen vertical berdasarkan kondisi lalu lintas saat ini dengan menggunakan pedoman Bina Marga No.038/TBM?1997.
Berdasarkan hasil evaluasi dengan data kendaraan, di dapat lebar jalur dan bahu ideal menurut penetuan lebar jalur dan bahu jalan sebesar 6,0m dan 1,0m.sedangkan hasil evaluasi kecepatan rencana, berdasarkan persamaan yang telah ditentukan untuk jarak pandang henti dengan kecepatan rencana 28,83m sampai dengan 35,61m. dan dengan melihat hasil pengukuran aktual lebar jalur pada alinemen vertikal sesuai bahkan melebihi lebar ideal yang telah ditentukan yaitu 6,40m tetapi belum memiliki bahu jalan, nilai kelandaian sebesar 10% tidak sesuai dengan aturan yaitu maksimum 9% tapi masih dikategorikan aman. Maka dari itu harus adanya penambahan rambu lalu lintas di ruas jalan desa Timbong Kecamatan Banggai Tengah, Kabupaten Banggai Laut karena melihat kelandaian yang di miliki 10%, hal ini agar pengguna jalan lebih berhati-hati untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan walaupun jalan tersebut masih dikategorikan aman.
This research was conducted in Timbong village, Central Banggai District, Banggai Laut Regency, Central Sulawesi. The purpose of this study is to evaluate the suitability of vertical paragraph planning based on current traffic conditions using Bina Marga guidelines No.038/TBM?1997.Based on the evaluation results with vehicle data, the ideal lane and shoulder width according to the track width and shoulder of the road is 6.0m and 1.0m.while the results of the evaluation of the speed of the plan, based on the equation stipulated for the stop visibility with a plan speed of 28.83m to 35.61m. and by looking at the actual measurement results of the width of the path on the corresponding vertical paragraph even exceeding the ideal specified width of 6.40m but not yet having the shoulder of the road, the base value of 10% does not comply with the rules which is a maximum of 9% but is still categorized as safe. Therefore, there should be the addition of traffic signs in the road section of Timbong Sub-District of Banggai Tengah, Banggai Laut Regency because it sees thelandaan that has 10%, this is so that road users are more careful to anticipate accidents even though the road is still categorized as safe
ANALISIS PENYEBAB KECATATAN DAN USULAN PERBAIKAN PADA PRODUK SOPAK MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFECT ANALYSIS
Abstrak: Analisis penyebab kecacatan dan usulan perbaikan pada produk sopak dengan menggunakan metode Failure mode and efect analysis (FMEA). Penelitian ini bertujuan untuk menghindari segala bentuk kegagalan dalam produksi dan proses pengembangan, juga memperkirakan masalah dan menemukan cara yang paling ekonomis untuk menghentikan kegagalan tersebut, digunakan metode Failure mode and effect analysis sebagai strategi pencegahan. Metode Failure mode and effect analysis diterapkan untuk menganalisis kemungkinan terjadinya kegagalan, dengan tujuan untuk meningkatkan faktor keamanan dan pada akhirnya tercapai kepuasan pelanggan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan kegagalan yang dominan pada bagian pengelasan antara lain waktu mengelas kurang antara lapis ke lapis berikutnya, penyebab kegagalan yang dominan pada proses bentuk tidak simetris antara lain penempatan plat tidak sesuai, Penyebab kegagalan yang dominan pada proses painting antara lain waktu flash off kurang antara lapis ke lapis berikutnya. Untuk menghindari kegagalan dalam membuat produk maka disarankan untuk perusahaan sebagai tempat atau obyek penelitian, diharapkan agar dapat menerapkan kebijakan yang sesuai pengamatan ini, dengan tujuan akan bermanfaat bagi perusahaan dimasa yang akan datang.
Kata Kunci : Failure mode and effect analysis, kegagalan, kebijakan, ekonomis.
Abstract: Analyzing the causes of defects and proposed improvements to the sopak product using the Failure mode and effect analysis (FMEA) method. This study aims to avoid all forms of failure in the production and development process, also predict problems and find the most economical way to stop these failures, using the FMEA method as a prevention strategy. The FMEA method is applied to analyze the possibility of failure, with the aim of increasing the safety factor and ultimately achieving customer satisfaction. Based on research that has been done, the dominant failures in the welding section include less welding time between layers to the next layer, the dominant causes of failure in the asymmetrical shape process include inappropriate plate placement, the dominant causes of failure in the painting process include flash off time is not enough bertween one layer to another. To avoid failure in making the product, it is recommended that the company as a place or object of research is expected to be able to implement policies that are in accordance with this observation, with the aim that it will be useful for the company in the future.
Keywords: Failure mode and effect analysis, failure, policy, economical
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN FASILITAS PEJALAN KAKI DI RUAS JALAN JENDRAL SUDIRMAN KOTA GORONTALO
Interaksi sosial yang terjadi di ruas jalur penelitian mengakibatkan konflik antar pejalan kaki sering terjadi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis nilai arus dan kecepatan yang terjadi di ruas jalan jendral sudirman kota gorontalo serta mencari nilai tingkat kenyamanan dan pelayanan fasilitas pedestrian yang terjadi di ruas jalan tersebut. Untuk metode survey yang digunakan yakni menggunakan teknik manual dan dianalisis dengan metode HCM 1985. Berdasarkan hasil survey dan analisis data diketahui karakteristik jalur pejalan kaki di ruas jalan jendral sudirman kota gorontalo yaitu sebagai berikut : Nilai Arus (flow) di Segmen I yaitu sebesar 2 org/m/min dan di Segmen II yaitu 1,3 org/m/min, Nilai Kecepatan Rata-rata (speed) diperoleh yaitu 37,4 m/min, Nilai Kepadatan (density) di Segmen I yaitu sebesar 1,9 org/m2 dan di Segmen II yaitu 1,2 org/m2, Nilai Ruang (space) di Segmen I yaitu sebesar 0,5 org/m2 dan di Segmen II yaitu 0,7 org/m2, Nilai Rasio pejalan kaki di Segmen I yaitu sebesar 0,02 dan di Segmen II yaitu 0,01, dan termasuk kedalam nilai tingkat pelayanan (LOS) “B” dengan tingkat kenyamanan sedikit kurang nyaman
IMPLEMENTASI METODE BUSINESS TO COSTUMER PADA SISTEM INFORMASI TOKO KGS RIZKY MOTOR
Implemantasi Business To Costumer (B2C) merupakan bagian e-commerce dalam bentuk jual-beli produk yang melibatkan perusahaan penjual yang secara online melalui media website. Sistem yang sedang berjalan saat ini masih menggunakan sistem manual atau offline. Ini terjadi apabila pelanggan konsumen membeli produk sparepart harus datang langsung ke tokonya. Pada implementasi business to customer ini pada Toko Kgs Rizky Motor berupa online melalui media website yang mencakup berbagai informasi bagi pelaku consumer tentang penjualan sparepart secara online, dapat menampilkan produk-produk sparepart, cara pembelian pemesanan, keranjang belanja, catalog, akun pengusaha dan kontak pengusaha. Pada penelitian ini konsep tahapan-tahapan menggunakan metode waterfall dengan mengikuti alur proses analisis kebutuhan, desain sistem, coding dan implementasi, penerapan dan pemeliharaan.. Hal ini juga memakan waktu biaya yang dikeluarkan bisa jadi lebih tinggi. Dengan salah satu upaya adanya menggunakan implementasi E-Commerce business to customer diharapkan terus meningkatkan pelaku konsumen yang terjangkau dan memudahkan pelaku konsumen ingin membeli produk sparepart tanpa harus datang langsung ketoko pada saat jam tertentu. Hal ini dapat membantu menghemat biaya yang dikeluarkan. Sistem informasi yang dibangun mengimplementasikan tahapan-tahapan pengembangan dengan bahasa pemrograman PHP dengan Adobe Dreamweaver CS 5 dan My SQL menggunakan XAMPP
KAJIAN SKALA RUANG KOTA D/H DALAM PERSPEKTIF SOUNDSCAPES (STUDI KASUS KAWASAN PUSAT KOTA MANADO)
Abstrak: Kajian Skala Ruang Kota d/h Dalam Perspektif Soundscapes (Studi Kasus Kawasan Pusat Kota Manado). Bunyi hanyalah satu komponen dari pengalaman orang-orang di tempat tersebut : ada juga pengalaman visual, suhu, angin, vegetasi, bahan yang berbeda dari permukaan lantai, keamanan fisik dari tempat itu, kegiatan mereka sendiri dan kegiatan orang lain terlihat jelas di tempat ini. Baku kebisingan yang ada di Indonesia ialah baku tentang tingkat kebisingan dalam kawasan dan lingkungan menurut Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor : Kep-48/Menlh/11/1996. Tujuan penelitian ini untuk menemukan nilai kebisingan dan dimensi skala d/h agar kenyamanan bunyi dapat dirasakan dalam ruang kota. Penelitian dilaksanakan di pusat kota Manado tepatnya di kawasan Taman Kesatuan Bangsa, dengan menggunakan mix methods melalui rumus LAeq 10 menit dan Leq Siang, untuk mendapatkan baku kebisingan dalam kawasan. Hasil penelitian menemukan jika nilai d/h semakin kecil maka akan terasa semakin bising suatu kawasan dan untuk mengimbangi kesan bising suatu kawasan agar terasa normal dan nyaman dilakukan dengan cara membuat perbandingan d/h agar sama dengan nilai 4.
Kata Kunci : Kebisingan, Kenyamanan, Skala d/h.
Abstract: Study of Urban Spatial Scale d/h in Soundscapes Perspective (Case Study of Manado City Center Area). Sound is only one component of the experience of people in the place: there is also the visual experience, temperature, wind, vegetation, different materials of the floor surface, the physical safety of the place, their activities, and the activities of others visible in this place. The existing noise standard in Indonesia is the standard for noise levels in the area and the environment according to the Decree of the State Minister of the Environment Number: Kep-48/Menlh/11/1996. The purpose of this study was to find the noise value and the dimensions of the d/h scale so that the comfort of sound can be felt in urban spaces. The research was carried out in the center of Manado city, precisely in the National Unity Park area, using mixed methods using the LAeq 10 minutes formula and Leq Siang, to get the noise standard in the area. The results of the study found that if the d/h value is smaller, the area will feel noisier, and to compensate for the noisy impression of an area so that it feels normal and comfortable, it is done by making a d/h comparison to be equal to a value of 4.
Keywords: Noise, Comfort, d/h Scale
 
ANALISIS PENINGKATAN KESELAMATAN PADA PERSIMPANGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE TRAFFIC CONFLICT TECHNIQUE (NEAR-MISSED ACCIDENT): Studi Kasus: (Jl. Raja Eyato-Jl. HJ. A.R Konio.Bsc-Jl. Moh Yamin)
ABSTRAK
Konsep dasar transportasi yakni memudahkan mobilisasi dari titik asal (Point of Origin) menuju titik tujuan (Point of Destination). Salah satu unsur yang cukup penting dalam transportasi adalah keselamatan dari pengguna transportasi, dalam hal ini disebut sebagai pengendara. Untuk itu perlu agar dapat dilakukan sebuah studi yang dapat meningkatkan keselamatan dalam berkendara.Dalam penelitian ini menggunakan metode Traffic Conflict Technique (TCT) Near-Missed Accident yang ditemukan dan dikembangkan oleh Lund University Swedia. TCT merujuk pada hubungan antara perilaku pengguna jalan dengan kejadian kecelakaan. secara umum, dapat menghasilkan pengklasifikasian terkait faktor-faktor yang menyebabkan sebuah konflik atau kecelakaan. Pada studi kali ini mengambil lokasi di Kota Gorontalo, yaitu persimpangan yang menghubungakan Jl. Raja Eyato-Jln. A. R. Konio, Bsc.-Jln. Moh. Yamin. Lokasi tersebut cukup representatif dengan fokus penelitian, karena persimpangan tersebut memiliki volume arus lalu lintas yang cukup padat, sehingga terkadang sering terjadi kemacetan dan pelanggaran-pelanggaran lalu lintas lainnya. Berdasarkan hasil penelitian Rata-rata Time to Accident (TA) yang diperlukan untuk mengelak atau evasive sekitar 0.1 detik; Seluruh konflik yang terjadi masuk dalam klasifikasi Serious Conflict; jenis konflik yang terjadi adalah konflik berpotongan (Crossing); serta, dari empat konflik yang terjadi di lokasi penelitian mayoritas pengguna jalan yang sering terlibat konflik adalah pengendara bentor yang selanjutnya masuk dalam kategori jenis kenderaaan bermotor atau MC.
Kata Kunci: Analisis, Keselamatan, Lalu Lintas
ABSTRACT
The basic concept of transportation is to facilitate mobilization from the Point of origin towards to the point of destination. One of element of that is quite important in transportation users that refer to the riders. It is need to be done a research about that to improve riding safety.This study used Traffic Conflict Technique method (TCT) Near-Missed Accident discovered and developed by Lund Swedish University. TCT refers to the relationship between road user behavior in the event of an accident generally be able to produce classifications Related to factors that cause a conflict or accident. This research conducted in Gorontalo City, at the junction connecting Jln. Raja Eyato-Jln. A. R. Konio, Bsc.-Jln.Moh. Yamin. The location is quite representative with a focus of research, because the intersection has a fairly heavy volume of traffic flow, so that sometimes traffic jams and past violations often occur to the other cross.Based on results, the Average of Time to Accident (TA) that needed to evade or evasive for about 0,1 seconds; Whole conflict that is occurs included in the classification of Serious Conflict; the type of conflict that occurs is crossing and, from four conflicts that occurred at the location research on the majority of road users who are often involved in conflict Bentor riders who subsequently fall into the category of vehicle type motorized or MC.
Keywords: Analysis, Safety, Traffi