Jurnal Ilmiah Kanderang Tingan
Not a member yet
263 research outputs found
Sort by
Pengembangan Angket Respon Mahasiswa Terhadap Penggunaan Laboratorium Virtual Selama Pandemi Covid-19
In the covid-19 pandemic, teaching and learning activities was conducted online. Thus, we need an application that can support distance learning, including the practicum process in the laboratory. Virtual laboratory is considered to be the main solution in replacing the learning process in the laboratory. However, by utilizing virtual laboratory in the learning process did not necessarily hone students' practical skills. Therefore, we aimed to develop and to explore the validity and reliability of Student responses questionnaire towards the virtual laboratories during the Covid-19 pandemic. This research was research and development adopting the 4D model. This research involved 2 evaluation experts and 63 students of chemistry department of UNY selected based on purposive sampling technique. The research instruments were content validation sheets for experts and developed questionnaires for construct validation. The data were analyzed with descriptive qualitative technique to describe product development process data, Aikens' V analysis to analyze content validity data, Exploratory Factor Analysis to analyze construct validity data, and Cronbach Alpha analysis to analyze questionnaire reliability using SPSS 20. The results revealed that the student response questionnaire towards virtual laboratory has been successfully developed using the 4D model consisting of 11 statements. All statements in the questionnaire were proved valid based on construct validity and reliable. From the findings, the student response questionnaire is ready to be used for further research related to student responses to learning media.Pada masa pandemi covid-19, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara daring agar proses pembelajaran tetap berjalan, sehingga diperlukan suatu aplikasi yang dapat mendukung berlangsungnya pembelajaran, tak terkecuali proses praktikum di laboratorium. Penggunaan laboratorium virtual dinilai mejadi solusi utama dalam menggantikan proses pembelajaran di laboratorium. Akan tetapi penggunaan laboratorium virtual belum tentu dapat mengasah keterampilan praktikal siswa di laboratorium. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan membuktikan validitas dan reliabilitas angket respon mahasiswa terhadap penggunaan laboratorium virtual selama pandemic covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan mengadopsi model 4D. Penelitian ini melibatkan 2 orang ahli evaluasi dan 63 mahasiswa semester 3 prodi kimia UNY yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi konten untuk ahli dan produk angket untuk validasi konstruk. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan data proses pengembangan produk, analisis Aikens’nV untuk menganalisis data validitas konten, Analisis Faktor Eksploratori untuk menganalisis data validitas konstruk, serta analisis Cronbach Alpha untuk menganalisis reliabilitas angket dengan bantuan software SPSS 20. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa angket respon mahasiswa terhadap penggunaan laboratorium virtual telah berhasil dikembangkan dengan 4D model dan berjumlah 11 pernyataan. Semua butir pernyataan dalam angket dinyatakan valid berdasarkan validitas konstruk dan bersifat reliabel. Oleh karena itu, angket respon mahasiswa yang telah dikembangkan siap digunakan untuk penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan respon mahasiswa terhadap media pembelajaran.a era pandemi covid-19, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara daring agar proses pembelajaran tetap berjalan, sehingga diperlukan suatu aplikasi yang dapat mendukung berlangsungnya pembelajaran, tak terkecuali proses praktikum di laboratorium. Penggunaan laboratorium virtual dinilai mejadi solusi utama dalam menggantikan proses pembelajaran di laboratorium. Akan tetapi penggunaan laboratorium virtual belum tentu dapat mengasah keterampilan praktikal siswa di laboratorium. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan membuktikan validitas dan reliabilitas angket respon mahasiswa terhadap penggunaan laboratorium virtual selama pandemic covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan mengadopsi model 4D. Penelitian ini melibatkan 2 orang ahli evaluasi dan 63 mahasiswa semester 3 prodi kimia UNY yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi konten untuk ahli dan produk angket untuk validasi konstruk. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan data proses pengembangan produk, analisis Aikens’nV untuk menganalisis data validitas konten, Analisis Faktor Eksploratori untuk menganalisis data validitas konstruk, serta analisis Cronbach Alpha untuk menganalisis reliabilitas angket dengan bantuan software SPSS 20. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa angket respon mahasiswa terhadap penggunaan laboratorium virtual telah berhasil dikembangkan dengan 4D model dan berjumlah 11 pernyataan. Semua butir pernyataan dalam angket dinyatakan valid berdasarkan validitas konstruk dan bersifat reliabel. Oleh karena itu, angket respon mahasiswa yang telah dikembangkan siap digunakan untuk penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan respon mahasiswa terhadap media pembelajaran
Kajian Pengaruh Sekolah Adiwiyata Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan
This study aims to study the influence of the adiwiyata school movement on the quality of education. This type of research is experimental research with a quantitative approach. This study compares environmental literacy, attitudes towards the environment, reading literacy, and numeracy literacy between adiwiyata schools and schools with adiwiyata potential. Data in the form of numbers obtained from reading literacy tests, numeracy literacy tests, environmental literacy tests and environmental care attitude questionnaires. The population in this study were 9 junior high schools with details of 3 schools that had achieved adiwiyata in the last five years and 6 public junior high schools with adiwiyata potential in Jekan Raya sub-district. Samples were taken randomly, where one school represented an adiwiyata school and one school represented adiwiyata potential. The sampling technique uses cluster random sampling (clustered random sampling). The result is that SMPN 9 Palangka Raya represents an adiwiyata school and SMPN 11 represents adiwiyata potential. The instruments used to collect data in this study were in the form of a questionnaire (questionnaire), objective test items, and interview guidelines and observation guidelines as supporting instruments. Data were analyzed statistically using Minitab software. The results of the study showed (1) the environmental literacy of SMPN 11 students was higher than that of SMPN 9 with a 95% confidence level, which means that there was no influence of adiwiyata schools on environmental literacy. (2) Students' attitudes towards the environment at SMPN 11 are better than SMPN 11 with a 95% confidence level, which means that there is no influence from Adiwiyata schools on students' attitudes towards the environment. (3) The reading literacy of SMPN 9 students is the same as SMPN 11 with a 95% confidence level, which means that there is no influence of adiwiyata schools on reading literacy. (4) The numeracy literacy of SMPN 11 students is more than SMPN 9 with a 95% confidence level, which means that there is no influence of adiwiyata schools on environmental literacy in numeracy. (5) Student achievement in both schools in the last five years is relatively the same.Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian pengaruh gerakan sekolah adiwiyata terhadap kualitas pendidikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini membandingkan literasi lingkungan, sikap terhadap lingkungan, literasi membaca, dan literasi numerasi antara sekolah adiwiyata dan sekolah berpotensi adiwiyata. Data berupa angka yang diperoleh dari tes literasi membaca, tes literasi numerasi, tes literasi lingkungan dan angket sikap peduli lingkungan. Populasi dalam penelitian ini adalah 9 SMP dengan perincian 3 sekolah yang meraih adiwiyata dalam lima tahun terakhir dan 6 SMP Negeri yang potensi adiwiyata di kecamatan Jekan Raya. Sampel diambil secara acak, dimana satu sekolah mewakili sekolah adiwiyata dan satu sekolah mewakili potensi adiwiyata. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling (pengambilan sampel acak bergerombol). Hasilnya adalah SMPN 9 Palangka Raya mewakili sekolah adiwiyata dan SMPN 11 mewakili potensi adiwiyata. Instrumen yang dipergunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah berbentuk quesioner (angket), instrumen soal tes objektif, dan pedoman wawancara serta pedoman observasi sebagai instrumen pendukung. Data dianalisis secara statistik menggunakan software minitab. Hasil penelitian menunjukkan (1) Literasi lingkungan dari siswa-siswa SMPN 11 lebih dari SMPN 9 dengan tingkat kepercayaan 95% yang berarti tidak ada pengaruh sekolah adiwiyata terhadap literasi lingkungan. (2) Sikap siswa terhadap lingkungan di SMPN 11 lebih baik dari SMPN 11 dengan tingkat kepercayaan 95% yang berarti tidak ada pengaruh sekolah adiwiyata sikap siswa terhadap lingkungan. (3) Literasi membaca dari siswa SMPN 9 sama dengan SMPN 11 dengan tingkat kepercayaan 95% yang berarti tidak ada pengaruh sekolah adiwiyata terhadap literasi membaca. (4) Literasi numerasi dari siswa SMPN 11 lebih dari SMPN 9 dengan tingkat kepercayaan 95% yang berarti tidak ada pengaruh sekolah adiwiyata terhadap literasi lingkungan numerasi. (5) Prestasi siswa di kedua sekolah dalam lima tahun terakhir relatif sama
Faktor-Faktor Yang Menpengaruhi Hasil Belajar Mata Kuliah Alat Berat Dan Pemindahan Tanah Mekanis Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan FT UNP
Learning is a process of interaction between the delivery of the message to the recipient via the media messenger. Lessons take place effectively and efficiently will result in maximum learning results. Factors that affect learning outcomes are individual factors include the physical and spiritual conditions of students, and students of environmental conditions around, social and non-social, as well as the factor of learning approach. Factor approach to learning was an attempt by both teachers and students that includes strategies and methods in the learning process. Based on the observation of the learning process at SMK 5 of Padang found more teachers dominate the classroom, so that active students in the classroom is not visible. Low student learning outcomes SMK 5 of Padang caused by various factors. One of these students are less actively involved in the learning process. Statics studies more are understanding the concepts and formulas, requires an understanding of older students with exercises that much. By using the expository method, the dominance of teachers more reduced. Guided Note Taking is studies active students who can assist in the learning process so that students can be independent in understanding and being able to build his own knowledge. This study aims to determine differences in the results of class X student TGB1-A SMK 5 of Padang after the application of the expository method using Guided Note Taking a class X TKB-A which uses conventional learning. This research uses research Quasi-Experimental (quasi-experiment). This type of research design Pretest-Posttest Control Group Design. Pre-test conducted before implementing learning to know the students' prior knowledge. After application of the expository method using a guided note taking increased learning outcomes in the experimental group compared with the control group.Penelitian ini berawal dari masalah hasil belajar mahasiswa yang belum optimal pada mata kuliah Alat Berat dan Pemindahan Tanah Mekanis. Melihat masalah tersebut, maka dilakukan penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar mata kuliah Alat Berat dan Pemindahan Tanah Mekanis Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan FT UNP. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif dengan jumlah populasi sebanyak 78 orang mahasiswa tahun masuk 2013. Dengan jumlah sampel sebayak 78 orang mahasiswa, sampel diambil dengan menggunakan teknik Total Sampling.Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan menggunakan angket dengan skala likert yang menggunakan 4 pilihan jawaban, yang terdiri dari pernyataan positif dan negatif. Jumlah pernyataan dalam angket sebanyak 53 butir pernyataan. Data sekunder diperoleh dari dosen yang mengajar mata kuliah Alat Berat dan Pemindahan Tanah Mekanis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk Faktor internal yang mempengaruhi hasil belajar yaitu aspek fisiologis sebesar 70,4%, intelegensi 78% sedangkan perhatian sebesar 58,4%, minat yaitu sebesar 74%, untuk bakat 69,4%, motivasi 75,8% dan kesiapan sebesar 79%. Sedangkan untuk faktor eksternal yang mempengaruhi hasil belajar yaitu cara orang tua mendidik dengan persentase 84%, hubungan antar keluarga 92,6%, keadaan ekonomi keluarga yaitu 85,2%, suasana rumah 88,4%, metode mengajar 71,47%, hubungan dosen dengan mahasiswa sebesar 70,4%, sedangkan hubungan mahasiswa dengan mahasiswa sebesar 74,8%, sarana dan prasarana pembelajaran 74,6%, dan lingkungan tempat tinggal sebesar 74,8%. Faktor insternal yang paling berpengaruh terhadap hasil belajar mata kuliah Alat Berat dan Pemindahan Tanah Mekanis Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan FT UNP yaitu dengan sub indikator kesiapan sebesar 79%, sedangkn faktor eksternal yang paling berpengaruh terhadap hasil belajar mata kuliah Alat Berat dan Pemindahan Tanah Mekanis Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan FT UNP yaitu dengan sub indikator hubungan antar keluarga sebesar 92,6%
Keterlibatan Pembelajaran Online Mahasiswa FKIP Selama Pandemi Covid-19 Berdasarkan Gender dan Domisili : Analisis Dengan Metode Rasch
This study aims to analyze the online learning activities that are most often carried out, the constraints that students have, responses to online learning and students' understanding of the material delivered by lecturers. This study used a survey method using an online questionnaire with the Google Forms platform. This research was conducted at FKIP Palangka Raya University with a total of 34 students. The sampling technique used is simple random sampling with a sample of all students. Data collection techniques through questionnaires, observation and documentation. Test the validity of the items in this study using the content validity test while the reliability test using the test-retest technique. The application of online learning at the FKIP of Palangka Raya University uses the zoom application in the form of learning by lecturers providing explanations of material. The obstacle that students have in online learning is a weak internet network, because the majority of students live in areas with poor signal. As a result, students have a lack of understanding of the material presented by the lecturer. This online learning is very good to use, it's just that it has to be supported by adequate infrastructure and training needs to be provided for lecturers who are unable to explore the use of technology.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan pembelajaran online yang paling sering dilakukan, kendala yang dimiliki mahasiswa, respon terhadap pembelajaran online dan pemahaman mahasiswa terhadap materi yang disampaikan oleh dosen. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan kuesioner secara online dengan platform google form. Penelitian ini dilaksanakan di FKIP Universitas Palangka Raya dengan jumlah 34 orang mahasiswa. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan sampel semua mahasiswa. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi dan dokumentasi. Uji validitas butir dalam penelitian ini menggunakan uji validitas isi sedangkan uji reliabilitasnya menggunakan teknik test-retest. Penerapan pembelajaran online di FKIP Universitas Palangka Raya menggunakan aplikasi zoom dengan bentuk pembelajaran dosen memberikan penjelasan materi. Kendala yang dimiliki dalam pembelajaran online oleh mahasiswa adalah jaringan internet yang lemah, dikarenakan mayoritas mahasiswa bertempat tinggal di daerah yang susah sinyal. Akibatnya, mahasiswa memiliki pemahaman yang kurang terhadap materi yang disampaikan oleh dosen. Pembelajaran online ini sangat baik untuk digunakan hanya saja harus didukung infrastruktur yang memadai dan perlu diberikan pelatihan bagi dosen yang tidak mampu mendalami penggunaan teknologi
Pengaruh Persepsi Mahasiswa tentang Program PPG dan Profesi Guru Terhadap Minatnya Menjadi Guru
The purpose of this study was to determine the effect of student perceptions of the PPG program and the teaching profession on interest in becoming a teacher in students of mathematics education at the University of Palangka Raya. This research is a causal associative study conducted in the Mathematics Education Study Program, FKIP UPR. The research instrument used was a questionnaire. The classical assumption tests are: normality test with Kolmogorov Smirnov, multicollinearity test with variance inflation factor (VIF) and heteroscedasticity test using scatter plot method. Data analysis used linear regression, namely t test, F test and R-Square (coefficient of determination) with Minitab 16 application. The results showed that; (1) there is a positive and significant effect between the perception of mathematics students about the PPG program and their interest in becoming a teacher, with a regression coefficient of 0.0495 and a value of > (6.50 > 1.99) and p-value = 0.000 <0.05. (2) there is no significant positive effect between student perceptions of the teaching profession on interest in becoming a teacher, with a regression coefficient of 0.0495 and a value of > (1.04 > 1.66) and p-value = 0.299 > 0.05. (3) there is a significant positive effect on the perception of mathematics students towards the PPG program and the teaching profession on interest in becoming a teacher, the value of > (35.62 > 3.09) and p-value = 0.000 <0.05. (4) The R-Square value of 0.404 or 40.4% means that the influence given by the combination of perceptions of mathematics students about the PPG program and the teaching profession on interest in becoming a teacher is 40.4% while the remaining 59.6% is influenced by other variables.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Persepsi Mahasiswa Tentang Program PPG dan Profesi Guru Terhadap Minat Menjadi Guru Pada Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Palangka Raya.. Penelitian ini merupakan penelitian assosiatif kausal yang dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UPR sebanyak 103 mahasiswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket. Uji asumsi klasik yaitu: uji normalitas dengan Kolmogorov Smirnov, uji multikolinearitas dengan variance inflation factor (VIF) dan uji heteroskedastisitas dengan metode scatter plot. Analisis data menggunakan regresi linear, yaitu uji t, uji F dan R-Square (koefisien determinasi) dengan aplikasi Minitab 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) ada pengaruh positif dan signifikan antara persepsi mahasiswa matematika tentang program PPG dengan minat menjadi guru, dengan koefisien regresi sebesar 0,05095 dan nilai > (6,50 > 1,99) dan p-value = 0,000 < 0,05. (2) tidak ada pengaruh positif yang signifikan antara persepsi mahasiswa tentang profesi guru terhadap minat menjadi guru, dengan koefisien regresi sebesar 0,0495 dan nilai > (1,04 > 1,66) dan p-value = 0,299 > 0,05. (3) ada pengaruh positif yang signifikan persepsi mahasiswa matematika terhadap program PPG dan profesi guru terhadap minat menjadi guru, nilai > (35,62 > 3,09) dan p-value = 0,000 < 0,05. (4) Nilai R-Square sebesar 0,404 atau 40,4% artinya bahwa pengaruh yang diberikan oleh kombinasi persepsi mahasiswa matematika tentang program PPG dan profesi guru terhadap minat menjadi guru sebesar 40,4% sedangkan sisanya 59,6% dipengaruhi variabel lain
Pengembangan Bahan Ajar Modul Biologi pada Materi Metode Ilmiah di Kelas X SMA Negeri 2 Pangkalan Bun
The purpose of writing this article is to assess the feasibility of biology teaching materials (learning modules) in the Scientific Method material for class X SMA This study uses a quasi-experimental method. The research design uses a one group pretest-posttest design. Test the effectiveness of the module using a one group pretest-posttest design only which involves 54 students of class X MIPA class of 2022/2023. Observations made at Pangkalan Bun 2 Public High School in biology subjects, it was found that the scientific method material contained misconceptions so researchers needed to develop teaching materials related to the scientific method. The feasibility of the material in teaching materials (learning modules) is evaluated at three stages of development, namely initial investigation, curriculum analysis, concept analysis, and at the same time this research also ensures the feasibility of the modules that have been developed. The results of the pretest and posttest analysis given to the treatment class showed an increase in the completeness score of 66.67%. The class given the implementation of the scientific method module experienced an increase in value from 11.11% to 77.78%. Data analysis using N- Gain shows the class where the scientific method module is implemented shows an N-Gain score of 0.32 which indicates a medium category n-Gain value, even though the N-Gain effectiveness category obtained shows a percentage of 52.56% indicating less effective . This shows that the biology module material for scientific method is quite feasible to use.Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menilai kelayakan bahan ajar (modul pembelajaran) biologi pada materi Metode Ilmiah kelas X SMA. Penelitian ini menggunakan metode Quasi eksperimen. Desain penelitian menggunakan design one group pretest-posttest. Uji efektivitas modul menggunakan one group pretest-posttest design only yang melibatkan 54 siswa kelas X MIPA angkatan 2022/2023. Observasi yang dilakukan di SMA Negeri 2 Pangkalan Bun pada mata pelajaran biologi, didapati bahwa materi metode ilmiah terdapat miskonsepsi sehingga peneliti perlu melakukan pengembangan bahan ajar terkait metode ilmiah. Kelayakan materi pada bahan ajar (modul pembelajaran) dievaluasi pada tiga tahap pengembangan yaitu investigasi awal, analisis kurikulum, analisis konsep, serta pada saat yang sama riset ini juga memastikan kelayakan modul yang telah dikembangkan. Hasil analisis pretest dan posttest yang diberikan pada kelas perlakuan menunjukkan adanya peningkatan nilai ketuntasan sebesar 66,67%. Kelas yang diberikan implementasi modul metode ilmiah mengalami peningkatan nilai dari 11,11% menjadi 77,78%. Data hasil analisis menggunakan N-Gain menunjukkan kelas dimana diimplementasikan modul metode ilmiah menunjukkan nilai score N-Gain sebesar 0,32 yang menunjukkan nilai n-Gain katagori sedang, meskipun katagori efektifitas N-Gain yang diperoleh menunjukkan persentase 52,56% menunjukkan kurang efektif. Ini menunjukkan bahan ajar modul biologi materi metode ilmiah cukup layak untuk digunakan
Pengaruh Intensitas Penggunaan Game Online Terhadap Disiplin Belajar Siswa SMA Negeri 2 Palangka Raya
This study aims to determine how much influence the intensity of using online games has on the learning discipline of SMA Negeri 2 Palangka Raya students. The research method used is a quantitative method, where in quantitative research the main instruments are the results of interviews, observations and questionnaires. In this study the data collection techniques used were interviews, observations, and questionnaires. This research was conducted at SMA Negeri 2 Palangka Raya, October 2022 – November 2022. In this study, data analysis techniques were used for normality tests, homogeneity tests and simple correlation analysis. The results of this study indicate that the intensity of using online games contributes to the learning discipline of class XII IPS students at SMA Negeri 2 Palangka Raya by 39%. It can be concluded that the learning discipline of class XII IPS students at SMA Negeri Palangka Raya is influenced by the intensity of using online games by 39%, while 61% is determined by internal and external factors which include the physical and environmental conditions of students.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh intensitas penggunaan game online terhadap disiplin belajar siswa SMA Negeri 2 Palangka Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, dimana dalam penelitian kuantitatif instrument utama adalah hasil wawancara, observasi dan angket. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan angket. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Palangka Raya, Bulan Oktober 2022 – Noverber 2022. Dalam penelitian ini menggunakan teknik anilisis data uji normalitas, uji homogenitas dan analisis korelasi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa intensitas penggunaan game online memberikan kontribusi terhadap disiplin belajar siswa kelas XII IPS SMA Negeri 2 Palangka Raya sebesar 39%. Dapat disimpulkan bahwa disiplin belajar siswa kelas XII IPS SMA Negeri Palangka Raya dipengaruhi oleh intensitas penggunaan game online sebesar 39%, sedangkan 61% ditentukan oleh faktor internal dan eksternal yang meliputi kondisi fisik dan lingkungan siswa
Penerapan Strategi Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi Pendidikan
In this ever-evolving and complex context, the need for leaders who are able to face various challenges in the world of education is increasingly important. Transformational leadership, which focuses on motivating and inspiring organizational members to reach their full potential, has been recognized as a potentially powerful approach to coping with change and achieving better results. Through this research, it adopts a library research approach with the aim of gathering information and scientific papers related to literature reviews in the field of literature. The results of the analysis show that the implementation of transformational leadership strategies has a significant impact on the performance of educational organizations. Leaders who adopt this approach are able to create an inspiring work environment, encourage innovation, and develop collaboration among staff and faculty members. The ability to articulate a strong vision, provide intrinsic drive, and facilitate ongoing professional development are key elements of successful transformational leadership. However, several challenges were found in the implementation of transformational leadership strategies, such as resistance to change and the need for adequate support and training. Therefore, this research also suggests steps that can be taken to overcome these obstacles and maximize the benefits of implementing transformational leadership strategies in improving the performance of educational organizations. In conclusion, the implementation of transformational leadership strategies has a significant role in improving the performance of educational organizations. By inspiring, motivating and developing individuals, leaders who adopt this approach are able to create a productive and innovative work environment. As such, this research contributes to our understanding of how transformational leadership can be an important factor in achieving success in educational organizations.Dalam konteks yang terus berkembang dan kompleks ini, kebutuhan akan pemimpin yang mampu menghadapi tantangan yang beragam dalam dunia pendidikan semakin penting. Kepemimpinan transformasional, yang fokus pada memotivasi dan menginspirasi anggota organisasi untuk mencapai potensi maksimal mereka, telah diakui sebagai pendekatan yang berpotensi kuat dalam mengatasi perubahan dan mencapai hasil yang lebih baik. Melalui Penelitian ini mengadopsi pendekatan studi kepustakaan (library research) dengan tujuan menghimpun informasi dan karya tulis ilmiah yang terkait dengan literature review di bidang kepustakaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi strategi kepemimpinan transformasional berdampak signifikan terhadap kinerja organisasi pendidikan. Para pemimpin yang menerapkan pendekatan ini mampu menciptakan lingkungan kerja yang inspiratif, mendorong inovasi, dan mengembangkan kolaborasi di antara staf dan anggota fakultas. Kemampuan untuk mengartikulasikan visi yang kuat, memberikan dorongan intrinsik, dan memfasilitasi pengembangan profesional secara berkelanjutan merupakan elemen utama dari kepemimpinan transformasional yang berhasil. Namun, ditemukan beberapa tantangan dalam implementasi strategi kepemimpinan transformasional, seperti resistensi terhadap perubahan dan kebutuhan akan dukungan dan pelatihan yang memadai. Oleh karena itu, penelitian ini juga menyarankan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasi kendala-kendala ini dan memaksimalkan manfaat dari penerapan strategi kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kinerja organisasi pendidikan. Kesimpulannya, penerapan strategi kepemimpinan transformasional memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan kinerja organisasi pendidikan. Dengan menginspirasi, memotivasi, dan mengembangkan individu, pemimpin yang menerapkan pendekatan ini mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan inovatif. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman kita tentang bagaimana kepemimpinan transformasional dapat menjadi faktor penting dalam mencapai keberhasilan organisasi pendidikan
Keefektifan Grup Whatsapp Dalam Pembentukan Community Of Inquiry (CoI) Melalui Blended Learning Pada Materi Penyetaraan Reaksi
The aim of this study was to know the effectiveness of WhatsApp group in creating Community of Inquiry (CoI) through blended learning in Balancing Chemical Equations. The object research was 30 students of 1 Giri senior High School. The research method used was descriptive qualitative. The success rate of CoI through blended learning can be seen from the relationship of the three elements of the CoI framework: social relations, appropriate teaching methods, and cognitive aspect. The social relations of this study were characterized by the variety of learning resources used by students in discussion forums in WhatsApp group, either of textbooks, videos, or sources from the internet. This was because students felt comfortable as evidenced by the quantity of interaction among students and the interaction of students with educators in discussion forums. The success of the teaching element was observed from the process of providing facilities and guidance. The facility for establishing CoI through blended learning in this study was accommodated by the WhatsApp group. While the guidance carried out by educators is done by explaining the learning flow and directing students to actively interact and provide reinforcement for answers. The success of the cognitive aspect was obtained from the passage of all stages of CoI in constructing the Balancing Chemical Equations material. In this study, it was known that the exploration and integration stages dominate more than the other steps. This indicated that students were able to focus themselves on questions posed by other students related to teaching materials by seeking information through various sources.The aim of this study was to know the effectiveness of WhatsApp group in creating Community of Inquiry (CoI) through blended learning in Tujuan dari penelitian in adalah untuk mengetahui keefektifan penggunakan grup WhatsApp dalam pembentukan komunitas inkuiri melalui blended learning pada materi Penyetaraan Reaksi Kimia. Objek penelitian adalah 30 siswa kelas X MIPA 7 SMAN 1 Giri, Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Tingkat keberhasilan pembentukan CoI melalui blended learning dapat ditinjau dari hubungan tiga unsur kerangka CoI, yaitu: hubungan sosial, metode mengajar yang tepat, serta adanya tingkat pemahaman yang dicapai (aspek kognitif). Hubungan sosial dari penelitian ini ditandai dengan variasi sumber belajar yang digunakan oleh peserta didik dalam forum diskusi di grup WhatsApp, baik berupa buku paket, video, maupun sumber dari internet. Hal ini dikarenakan peserta didik merasa nyaman yang dibuktikan dengan kuantitas interaksi antar peserta didik serta interaksi peserta didik dengan pendidik di forum diskusi. Keberhasilan unsur pengajaran teramati dari proses penyediaan fasilitas dan bimbingan. Fasilitas pembentukan CoI melalui blended learning dalam penelitian ini diakomodasi oleh grup WhatsApp. Sedangkan bimbingan yang dilakukan oleh pendidik dilakukan dengan cara menjelaskan alur pembelajaran dan mengarahkan peserta didik untuk aktif berinteraksi serta memberikan penguatan jawaban. Keberhasilan aspek kognitif didapatkan dari berjalannya semua tahapan CoI dalam mengkonstruk materi Penyetaraan Reaksi Kimia. Pada penelitian ini, diketahui bahwa tahap eksplorasi dan integrasi lebih mendominasi dibandingkan tahap yang lainnya. Hal ini mengindikasikan bahwa peserta didik mampu memfokuskan dirinya terhadap pertanyaan yang diajukan oleh peserta didik lain terkait materi ajar dengan mencari informasi melalui berbagai sumber.Balancing Chemical Equations. The object research was 30 students of 1 Giri senior High School. The research method used was descriptive qualitative. The success rate of CoI through blended learning can be seen from the relationship of the three elements of the CoI framework: social relations, appropriate teaching methods, and cognitive aspect. The social relations of this study were characterized by the variety of learning resources used by students in discussion forums in WhatsApp group, either of textbooks, videos, or sources from the internet. This was because students felt comfortable as evidenced by the quantity of interaction among students and the interaction of students with educators in discussion forums. The success of the teaching element was observed from the process of providing facilities and guidance. The facility for establishing CoI through blended learning in this study was accommodated by the WhatsApp group. While the guidance carried out by educators is done by explaining the learning flow and directing students to actively interact and provide reinforcement for answers. The success of the cognitive aspect was obtained from the passage of all stages of CoI in constructing the Balancing Chemical Equations material. In this study, it was known that the exploration and integration stages dominate more than the other steps. This indicated that students were able to focus themselves on questions posed by other students related to teaching materials by seeking information through various sources
Strategi Pedagang Pasar Kahayan Dalam Meningkatkan Pendapatan Saat Pandemi Di Palangka Raya
The Kahayan Market in Palangka Raya City is one of the largest markets in Palangka Raya City. The purpose of this study was to determine the income of traders before and during the Covid pandemic. The research approach used is a qualitative approach. This approach is carried out on all research objects so that the data search process can run easily and according to plan. Data sources are divided into two, namely primary data and secondary data. 1) Primary data is data obtained by researchers directly from informants which can be in the form of direct interviews with research informants. Informants in this study are: traders in the Kahayan market, Palangka Raya City. 2) Secondary data or supporting data are data obtained indirectly from the research object. In this study secondary data was obtained by collecting data and retrieving information in the form of documents, the internet, photographs and some literature. Journals that are considered relevant to the research problem. Research Results: Their economy is only supported by income that day. Their income is very low because when they don't work or trade, their income also doesn't exist.Pasar Kahayan yang ada di Kota Palangka Raya merupakan salah pasar terbesar yang ada di Kota Palangka Raya Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan pedagang sebelum dan saat adanya pendemi covid. Pendekatan penelitian yang digunakan ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan ini dilakukan pada semua objek penelitian agar proses pencarian data dapat berjalan dengan mudah dan sesuai rencana. Sumber data terbagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder. 1) Data primer merupakan data yang diperoleh peneliti secara langsung dari informan yang dapat berupa wawancara langsung dengan informan penelitian. Informan dalam penelitian ini yaitu: para pedagang di pasar Kahayan Kota Palangka Raya. 2) Data sekunder atau data pendukung merupakan data yang diperoleh secara tidak langsung dari objek penelitian. Dalam penelitian ini data sekunder diperoleh dengan mengumpulkan data dan mengambil informasi berupa dokumen, internet, foto dan beberapa literature. Jurnal yang dianggap relevan dengan masalah penelitian. Hasil Penelitian: Ekonomi mereka yang setiap harinya hanya ditopang oleh pendapatan pada hari itu juga. Pemasukan menjadi sangat rendah karena ketika mereka tidak bekerja atau berdagang, maka pendapatan mereka juga tidak ada