Direktori Jurnal Elektronik Universitas Imelda Medan
Not a member yet
    1151 research outputs found

    TINGKAT KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA FARMASI PADA MATA AJAR BIOLOGI SEL

    Get PDF
    ABSTRAK  Setiap orang memiliki tingkat kemampuan berpikir kritis yang tinggi, kemampuan berpikir dapat dikategorikan dari yang tersendah hingga tertinggi berdasarkan dari tingkat kritis jawaban yang diukur melalui pemberian soal-soal yang memiliki penalaran tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kulitatif yang bertujuan mendeskripsikan tingkat kemampuan berpikir mahamahasiswa prodi Farmasi Universitas Imelda Medan (UIM) dalam menyelesaikan masalah yang ditemukan dalam pembelajaran biologi sel yang dikaitkan ke dalam bidang farmasi dan secara kontekstual dapat dianalisis di kehidupan sehari-hari. Kriteria kemampuan berpikir kritis yang menjadi standar penilaian ialah  standar intelektual bernalar (kejelasan, ketepatan, ketelitian, relevansi, kelogisan, kedalaman, dan keluasan).  Prosedur pengambilan data dengan memberikan instrumen berupa pertanyaan dalam bentuk pilihan berganda, studi kasus dan uraian. Subjek peelitian adalah mahamahasiswa semester dua prodi sarjana farmasi UIM tahun akademik 2019/2020 dalam menyelesaikan masalah pada mata ajaran biologi sel terdiri dari tingkat kemampuan berpikir kritis 3 (kritis), tingkat kemampuan berpikir kritis 2 (cukup kritis), tingkat kemampuan berpikir kritis 1 (kurang kritis), dan tingkat kemampuan berpikir kritis 0 (tidak kritis). Sampel dalam penelitian berjumlah 38 orang. Berdasarkan hasil yang diperolah 50% mahamahasiswa dikategorikan memiliki tingkat berpikir cukup kritis

    PENETAPAN KADAR SENYAWA NITRIT YANG TERDAPAT PADA IKAN ASIN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTMETRI UV-VIS

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian senyawa nitrit yang terdapat pada ikan asin yang dijual di daerah sekitar Belawan, Medan dan Sibolga. Analisis senyawa nitrit dilakukan dengan metode spektrofotometri Uv-Vis yang dapat digunakan untuk menetapkan kadar natrium nitrit dalam ikan asin. Metode ini didasarkan pada reaksi diazotasi antara asam nitrit (dari natrium nitrit dalam suasana asam) dengan amin aromatis primer (asam sulfanilat) membentuk garam diazonium. Selanjutnya direaksikan dengan naftiletilendiamin membentuk senyawa berwarna dan diukur absorbansinya pada panjang gelombang 420,00 nm. Hasil penelitian menunjukkan kadar rata-rata natrium nitrit yang terdapat pada sampel ikan asin yang berasal dari Belawan sebesar 40,34 mg/kg dan pada ikan asin yang berasal dari Medan sebesar 21,32 mg/kg dan pada ikan asin yang berasal dari Sibolga sebesar 30,58 mg/kg. Hal ini menunjukkan bahwa kadar rata-rata natrium nitrit yang terdapat pada sampel tersebut tidak melebihi batas maksimum penggunaan natrium nitrit sesuai Permenkes No.722/Menkes/Per/IX/88 tentang bahan tambahan makanan yaitu 125 mg/kg dan amandemen Internasional tentang penggunaan pengawet natrium nitrit dengan batas maksimum 150 mg/kg

    ANALISIS KEBUTUHAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP BEBAN KERJA DI BAGIAN REKAM MEDIS MENGGUNAKAN METODE (WORK LOAD INDICATOR STAFFING NEED) DI RUMAH SAKIT UMUM PERMATABUNDA MEDAN TAHUN 2019

    Get PDF
    Human Resources (HR) is needed so that the availability of qualified medical personnel and in accordance with the needs of medical personnel needed to ensure the implementation of health development in order to improve the highest degree of public health. The purpose of this research is to know the planning of human resources (HR) needs of the medical record unit at the Medan Permata Bunda Hospital This type of research is descriptive. The method used in this study is the method of observation and interviews. The population in this study was a medical record unit of 9 people. Samples were taken by total sampling. Available working time based on the amount of effective work totaling 2475 / year, in 1 effective working day is 7 hours. The number of outpatient visits was 43669 patients / year, while the number of inpatient visits was 9284 patients / year. The standard time allowance for officers is 0.01 minutes. Based on the calculation of workforce requirements using the WISN formula that has been carried out in the medical record unit of the Permata Bunda General Hospital in Medan, there were 13 officers, and the number of officers in the medical record unit was 9 people. It is recommended to Permata Bunda General Hospital to add 4 medical record officers with D3 Medical Record education qualifications

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INTRA UTERINE FETAL DEATH (IUFD)

    Get PDF
    Latar Belakang : Intra Uterine Fetal Death atau IUFD adalah kondisi janin yang meninggal di dalam kandungan setelah kehamilan berusia 20 minggu. Beberapa kasus IUFD tidak bisa dicegah, untuk mengurangi resiko tenaga kesehatan bisa mewaspadai penyebabnya dan melakukan langkah pencegahan yang tepat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Intra Uterin Fetal Death di RSU Imelda Medan Metode Penelitian : Metode yang digunakan dala penelitian ini dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 90 orang terdiri dari 45 orang dengan kasus Intra Uterin Fetal Death dan 45 orang yang tidak mengalami Intra Uterin Fetal Death sebagai kontrol. Instrument penelitian yang digunakan adalah check list. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil Penelitian : Hasil analisis uji Chi-square terhadap hubungan umur ibu dengan kejadian IUFD didapatkan nilai ? value = 0,594 (? > 0,05) artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur ibu dengan kejadian IUFD, umur kehamilan dengan kejadian IUFD didapatkan nilai ? value = 1,000 (? > 0,05) artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur kehamilan dengan kejadian IUFD. Sedangkan hasil analisis uji Chi-square terhadap hubungan kadar Hb dengan kejadian IUFD didapatkan nilai ? value = 0,010 (? < 0,05) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kadar Hb dengan kejadian IUFD. Kesimpulan : Dari hasil penelitian terdapat tidak ada hubungan antara umur ibu dan umur kehamilan dengan kejadian Intra Uterine Fetal Death, dan terdapat hubungan antara kadar Hb dengan kejadian Intra Uterine Fetal Deat

    PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI TERHADAP PERILAKU PETANI DI DESA PETUKEL BLANG JORONG KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2019

    Get PDF
    ABSTRACT The use of personal protective equipment is one way to prevent the occurrence of pesticide poisoning. Pesticides can enter the body through the skin and respiratory system. According to WHO around the world, there have been 4 hundred thousand to 2 million pesticide poisoning. The purpose of this study was to determine the effect of health education on the use of personal protective equipment to behavior in Petukel Blang Jorong Village, Bandar District, Bener Meriah District in 2019. This study used a pre-experimental design with one group pretest and posttest design, the population in this study were all farmers 456 people use pesticides. The sampling technique used was accidental sampling, with a total sample of 30 people. The instrument used was a questionnaire and leaflet. Data analysis was performed by univariate and bivariate using the Wilcoxon signed rank test. The results of the study that the behavior before being given health education about the use of personal protective equipment the majority less than 15 respondents (50%), the behavior after being given health education about the use of personal protective equipment the majority of 21 respondents (70%). Statistical test results with Wilcoxon test the influence of the influence of health education on the use of personal protective equipment to behavior in the Bluk Jorong Petukel Village, Bandar District, Bener Meriah Regency in 2019 with a P-value of 0,000. The conclusion of this research is the influence of health education on the use of personal protective equipment to behavior in the Petukel Blang Jorong Village, Bandar Meriah District in 2019. It is recommended for village officials to be able to provide information about the use of personal protective equipment to farmers so as to reduce the occurrence of poisoning to farmers.Pemakaian alat pelindung diri merupakan salah satu cara pencegahan terjadinya keracunan pestisida. Pestisida dapat masuk kedalam tubuh melalui kulit dan sistem pernapasan. Menurut WHO di seluruh dunia terajadi 4 ratus ribu- 2 juta mengalami keracunan pestisida. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan tentang penggunaan alat pelindung diri terhadap perilaku di Desa Petukel Blang Jorong Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain Pra-eksperimen dengan rancangan one group pretes and posttest, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani yang menggunakan pestisida sebanyak 456 orang. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling, jumlah sampel sebanyak 30 orang. Instrumen yang digunakan menggunakan kuesioner dan leflet. Analisa data dilakukan denganunivariat dan bivariat menggunakanWilcoxon signed rank test. Hasil penelitian bahwa perilaku sebelum diberikan penyuluhan kesehatan tentang penggunaan alat pelindung diri mayoritas kurang sebanyak 15 responden (50%), perilaku sesudah diberikan penyuluhan kesehatan tentang penggunaan alat pelindung diri mayoritas baik sebanyak 21 responden (70%). Hasil uji statistik dengan uji wilcoxon pengaruh pengaruh penyuluhan kesehatan tentang penggunaan alat pelindung diri terhadap perilaku di Desa Petukel Blang Jorong Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Tahun 2019 dengan nilai P-value 0,000. Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh penyuluhan kesehatan tentang penggunaan alat pelindung diri terhadap perilaku di Desa Petukel Blang Jorong Kecamatan Bandar Meriah Tahun 2019. Disarankan untuk pihak aparat desa untuk dapat memberikan informasi tentang penggunaan alat pelindung diri yang baik pada petani sehingga mengurangi terjadinya keracunan pada petani

    ANALISIS LUAS RUANGAN BERDASARKAN KEBUTUHAN RAK DI RUANG PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM MADANI MEDAN TAHUN 2019

    Get PDF
    ABSTRAK Rekam medis disimpan dalam rak penyimpanan agar terjaga kerahasiaanya, terhindar dari kerusakan dan mempermudah petugas dalam pengambilan dan pengembalian rekam medis. Agar pelayanan menjadi efektif dan efesien, selain memerlukan rak penyimpanan yang cukup, juga perlu ruangan penyimpanan yang bisa memuat rak penyimpanan tersebut agar dapat menyimpan berkas rekam medis pasien dalam jangka waktu tertentu guna pemeriksaan diwaktu yang akan datang dan memudahkan pengambilan kembali oleh petugas. Maka dari itu peneliti bertujuan untuk menegetahui luas ruangan berdasarkan kebutuhan rak saat ini di Rumah Sakit Umum Madani Medan tahun 2019. Penelitian ini menggunakan  metode deskriptif kuantitatif yaitu dengan memaparkan hasil penelitian apa adanya dan membandingkan dengan teori kemudian diambil kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini adalah ruang penyimpanan berkas rekam medis rawat jalan, dan objek dalam penelitian ini adalah berkas rekam medis dan rak penyimpanan rawat jalan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah rak penyimpanan berkas rekam medis rawat jalan di RSU Madani medan adalah 8 rak dengan luas ruangan 18,99 m2. Jika saat ini rumah sakit memiliki 8 rak, maka rumah sakit perlu menyediakan 10 rak lagi sehingga luas ruangan menjadi 48,82 m2 agar luas ruangan dapat tercukupi dan dapat memuat rak sesuai kebutuhan rumah sakit  sehingga tidak menyulitkan petugas penyimpanan dalam pengambilan maupun pengembalian rekam medis pasien.   Kata Kunci    :  Rekam Medis, Rak Penyimpanan, Luas Ruangan   ABSTRACT Medical records are stored in a storage rack to maintain confidentiality, avoid damage and make it easier for officers to retrieve and return medical records. In order for the service to be effective and efficient, in addition to requiring adequate storage shelves, storage rooms that can also contain storage shelves are needed so that they can store patient medical record files for a certain period of time for future examinations and facilitate retrieval by officers. Therefore the researcher aims to determine the area of ??the room based on the needs of the current shelves at the Medan Madani General Hospital in 2019. This research uses a quantitative descriptive method by describing the results of the research as it is and comparing with the theory then conclusions are drawn. The subjects in this study were the outpatient medical record file storage room, and the object in this study was the medical record file and outpatient storage rack. The results of this study indicate that the number of outpatient medical record file storage racks in Medan Madani General Hospital is 8 shelves with an area of ??18.99 m2. If the hospital currently has 8 shelves, the hospital needs to provide 10 more shelves so the room area becomes 48.82 m2 so that the room area can be fulfilled and can load the shelves according to the hospital's needs so that it does not make it difficult for the storage staff to retrieve or return the patient's medical record

    GAMBARAN STRESS KERJA PETUGAS REKAM MEDIS BAGIAN DISTRIBUSI DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN

    Get PDF
    ABSTRAK   Stress kerja dapat dialami oleh semua orang tanpa terkecuali pekerja di rumah sakit dan merupakan konsekuensi dari peristiwa di tempat kerja  yang menuntut keterlibatan fisik dan psikis karyawan secara berlebihan (Triatna, 2015). Stress kerja yang berlangsung secara terus menerus dapat menyebabkan perubahan emosional dan perilaku seperti mudah tersinggung dan sulit berkonsentrasi, sehingga dapat menurunkan motivasi kerja seseorang dan berakibat pada penurunan kualitas kerja. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran stress kerja petugas rekam medis bagian distribusi  di RSUP H. Adam Malik Medan.  Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif. Sampel yang digunakan peneliti dengan mengambil seluruh petugas distribusi yang berjumlah 5 orang. Variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat orang yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti, instrumen penelitian berupa kuesioner yang diberikan kepada responden untuk melihat gambaran stress kerja petugas rekam medis bagian distribusi. Analisis data pada penelitian ini disajikan dalam bentuk tabel distribusi. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 5 responden bahwa mayoritas stress kerja dapat disimpulkan bahwa sebanyak 4 responden (80%) mengalami stress kerja, dan minoritas stress kerja sebanyak 1 responden (20%). Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa gambaran stress kerja petugas rekam medis bagian distribusi di RSUP H. Adam Malik Medan mayoritas mengalami stress kerja. Saran peneliti kepada pihak rumah sakit agar memberikan fasilitas berupa alat pengangkut barang kepada petugas rekam medis dibagian distribusi untuk mempermudah pengiriman berkas rekam medis ke poliklinik dan hal ini dapat mengurangi beban kerja petugas rekam medis dalam mengangkat barang berat

    RANCANGAN KEBUTUHAN RAK DAN LUAS RUANGAN PENYIMPANAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT PUTRI HIJAU

    Get PDF
      ABSTRAK Rekam medis disimpan dalam ruang penyimpanan agar memudahkan dalam pengambilan dan pengembalian berkas rekam medis. Kunjungan pasien yang meningkat mengakibatkan penambahan ketebalan dan penambahan rekam medis baru, sehingga rak menjadi penuh mengakibatkan proses penyimpanan dan pengembalian  kembali menjadi terhambat dan mengakibatkan kerusakan fisik pada berkas rekam medis. Maka peneliti bertujuan untuk mengetahui kebutuhan rak dan luas ruangan penyimpanan rekam medis di Rumah Sakit Putri Hijau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yaitu dengan memaparkan hasil penelitian apa adanya dan membandingkan dengan teori kemudian diambil kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini adalah ruang penyimpanan berkas rekam medis, objek dalam penelitian ini adalah berkas rekam medis dan rak penyimpanan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah rak penyimpanan berkas  rekam medis di Rumah Sakit Putri Hijau adalah 20 rak dengan luas ruangan 100 m2. Terdapat 15 rak dengan luas ruangan 75 m2 diruang aktif dan 5 rak dengan luas ruangan 25m2 diruang inkatif. Dengan luas ruangan aktif yang telah tersedia mampu menampung penambahan kebutuhan rak rekam medis  aktif sebanyak  2 unit,  sehingga dengan tercukupinya rak  penyimpanan rekam medis dapat memudahkan petugas dalam menyimpan dan mengembalikan berkas rekam medis pasien serta terjaga kerahasiaan dan terhindar dari kerusakan fisik dokumen rekam medis.   Kata Kunci : Rekam Medis, Rak Penyimpanan, Luas Ruangan.   ABSTRACT Medical records are stored in a storage room to make it easier to retrieve and return medical record files. Increased patient visits result in increased thickness and addition of new medical records, so that the shelves become full resulting in the process of storage and return to be hampered and cause physical damage to the medical record file. Then the researchers aimed to determine the need for shelves and spacious medical record storage room at Putri Hijau Hospital. This research uses descriptive quantitative method that is by describing the results of the research as it is and comparing with the theory then conclusions are drawn. The subjects in this study were the medical record file storage space, the object in this study was the medical record file and storage rack. The results of this study indicate that the number of medical record file storage shelves at the Putri Hijau Hospital is 20 rack with room area of ??100 m2. There are 15 shelves with a room area of ??75 m2 in an active room and 5 shelves with a room area of ??25 m2 in an inclusive room. With an active room area that is available to accommodate the need for additional active medical record shelves as much as 2 units, so that adequate storage of medical record shelves can facilitate officers in storing and returning patient medical record files and maintaining confidentiality and avoiding physical damage to medical record documents

    ANALYSIS OF OPERATING REPORT FORM DESIGN IN SPECIAL KIDNEY RASYIDA MEDAN

    No full text
    Abstract   Form design is the activity of designing a form based on the transaction needs of service activities and the preparation or preparation of organizational reports. The surgery report is a surgical procedure for patients. To find out the design of the operation report form at the Rasyida Kidney Special Hospital in 2018. This type of research is a qualitative descriptive study. This research was conducted at the Rasyida Kidney Hospital in Medan, the population and sample used in this study were 1 Operation Report form used at the Rasyida Kidney Hospital in Medan, using the observation method. Based on the results of research on the design of the operation report form in Medan Rasyida Kidney Hospital, the anatomic aspects have not included a complete form heading and there is no clear introduction. From the physical aspect it is not appropriate because it still uses Kuwarto paper with a weight of 70 grams. While the content aspect is appropriate because it has been adapted to the 2008 Minister of Health Regulation. Based on the results of the study it can be suggested that the paper material should be replaced with A4 paper of at least 80 grams to reduce the risk of tearing and the need to add an explanation about filling out the operating report

    SKRINING DAN KARAKTERISASI SIMPLISIA DAUN TEMPUYUNG (Sonchus arvensis.L)

    Get PDF
    Daun Tempuyung (Soncus arvensis. L) merupakan tanaman gulma yang digunakan sebagai obat tradisional yang mempunyai prospek pengembangan industri obat modern menjadi fitofarmaka.. Tempuyung yang merupakan suku Asteraceae ini mempunyai nama yang beragam pada masing-masing daerah.Daun tempuyung di Indonesia sering digunakan sebagai obat untuk “menghancurkan” batu ginjal.Menurut penelitian terdahulu diketahui bahwa di dalam daun tempuyung terkandung kalium yang mempunyai kadar yang cukup tinggisehingga  Kehadiran kalium ini membuat batu ginjal, berupa kalsium karbonat, tercerai berai melalui efek diuretiknya.Hasil pemeriksaan mikroskopis ditemukan fragmen dari Kristal kalsium oksalat yang berbentuk jarum, kelenjar minyak atsiri, rambut kelenjar, rambut penutup, tipe anisositik dan berkas pembuluh. Hasil pemeriksaan karakterisasi simplisia diperoleh kadar air 5,33%, kadar sari larut dalam air 28,27%, kadar sari larut dalam etanol 9,42%, kadar abu total 16,44%, kadar abu tidak larut dalam asam 0,61%. Hasil penapisan fitokimia menunjukkan adanya senyawa  golongan flavonoida, alkaloida, tannin, antrakuinon, glikosida,steroida/terpenoida dan saponin

    1,088

    full texts

    1,151

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Direktori Jurnal Elektronik Universitas Imelda Medan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇