UKinstitute (Journals)
Not a member yet
873 research outputs found
Sort by
Peningkatan Pengetahuan dan Pemasangan Metodekontrasepsi Jangka Panjang(MKJP) di Dusun Lembar Barat Desa Lembar Selatan Lombok Barat
Pelayanan program Keluarga Berencana pelaksanaannya senantiasa terintegrasi dengan kegiatan kelangsungan hidup ibu, bayi dan anak serta penanggulangan masalah Kesehatan dan kesetaraan gender sebagai salah satu upaya pemecahan hak-hak reproduksi kepada masyarakat. Memperhatikan hal-hal tersebut, maka operasional pelaksanaan program KB perlu dikelola secara lebih serius, professional dan berkesinambungan sehingga upaya-upaya tersebut dapat memberikan kepuasan bagi semua pihak baik klien maupun pemberi pelayanan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesertaan masyarakat dalam berKB, terhindar dari masalah kesehatan, reproduksi, meningkatkan kesejahteraan keluarga. Berdasarkan pendataan yang telah kami laksanakan di Dusun Lembar Barat, diperoleh data bahwa dari 240 PUS, akseptor KB sebanyak 152 orang (62,50%), dimana persentase pengunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang masih rendah yaitu sebanyak 37 orang (15,41%). Hal ini karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai Metode Kontrasepsi Jangka Panjang sehingga penggunaannya masih sangat rendah. Berdasarkan masalah tersebut kami melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat Penyuluhan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang pada tanggal 2 Desember 2021 di balai dusun. Sebanyak 15 orang peserta diberi kuisioner pre tes sebelum penyuluhan, selanjutnya penyampaian materi dengan media lembar balik dan power point dan diakhiri dengan pengisian kuisioner post tes. Terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang setelah kegiatan berlangsung terlihat dari perbedaan nilai rerata kuisioner pre test senilai 55,5% menjadi 98,2% pada saat post test dan adanya pengguna baru MKJP Implan sebanyak 9 orang setelah diberikan penyuluhan
Penyelesaian Sengketa Gadai Syariah Atas Jaminan Barang Gadai Syariah
Ekonomi dan dunia bisnis juga selalu diikuti oleh perkembangan kebutuhan akan kredit, dan pemberian fasilitas kredit yang selalu memerlukan jaminan, hal ini demi keamanan pemberian kredit tersebut dalam arti piutang yang meminjamkan akan terjamin dengan adanya jaminan. Dalam konteks inilah letak pentingnya lembaga jaminan itu. Lembaga keuangan merupakan lembaga yang menjadi perantara keuangan dan jasa ekonomi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Lembaga keuangan di Indonesia dapat dibagi menjadi lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan non-bank. Gadai merupakan salah satu kategori dari perjanjian utang-piutang yang mana untuk kepercayaan dari orang yang berpiutang. orang yang berhutang menggadaikan barangnya sebagai jaminan terhadap utangnya itu. Barang sebagai jaminan tetap milik orang yang menggadaikan tetapi dikuasai oleh penerima gadai. Lembaga pegadaian melaksanakan kegiatan usaha penyaluran uang pinjaman atas dasar hukum gadai. Debitur/Nasabah ada kalanya tidak memenuhi kewajibannya sesuai waktu yang disepakati. Setelah melalui peringatan terlebih dahulu, dan tidak melakukan perpanjangan, maka lembaga pegadaian mempunyai hak untuk mengambil pelunasan piutangnya dengan cara melelang barang jaminan gadai yang dibawah kekuasaannya. Pegadaian Syariah menerapkan pelelangan dengan sistem penjualan marhun. pelaksanaanya dengan Fatwa DSN No: 25/DSN-MUI/III/2002 bagian kedua butir 5 b yang mengatur tentang penjualan marhun. Apabila jatuh tempo, murtahin harus memperingatkan rahn untuk segera melunasi utangnya. Apabila rahn tetap tidak melunasi utangnya, maka marhun dijual paksa/dieksekusi.Hasil Penjualan Marhun digunakan untuk melunasi utang, biaya pemeliharaan dan penyimpanan yang belum dibayar serta biaya penjualan. Kelebihan hasil penjualan menjadi milik rahn dan kekurangannya menjadi kewajiban rahin. Berdasarkan pasal tersebut dapat dijelaskan bahwa sebelum lelang dilakukan, pegadaian harus memberikan somasi atau peringatan terlebih dahulu kepada pemberi gadai, pelelangan yang akan dilakukan pegadaian juga harus memenuhi syarat-syarat yang dilakukan. Barang gadai tersebut dilelang pada waktu yang telah ditentukan oleh pegadaian syariah. Meskipun pegadaian syariah mempunyai hak untuk mengambil pelunasan piutangnya dengan cara menjual barang gadai yang dikuasainya melalui pelelangan umum, di dalam implementasi operasi pegadaian syariah hampir mirip dengan pegadaian konvensional. Menurut istilah syara‟, yang dimaksud dengan rahn ialah menjadikan suatu benda bernilai menurut pandangan syara‟ sebagai tanggungan utang, dengan adanya benda yang menjadi tanggungan itu seluruh atau sebagian uang dapat diterima. Apabila debitur tidak dapat melunasi pinjamannya, maka kreditur dalam hal ini pegadaian syariah berhak melelang barang jaminan (marhun) dari debitur. Lelang merupakan salah satu jenis jual beli dimana pembeli menawarkan barang ditengah keramaian lalu para pembeli saling menawar dengan harga tinggi sampai pada batas harga tertinggi dari satu pembeli, lalu terjadi akad dan pembeli tersebut mengambil barang dari penjual. Pegadaian dalam memberikan pinjaman harus ada barang jaminan (marhun) dari debitur
Pendampingan manajemen pembesaran ikan nila di Pokdakan Mina Berkah Mandiri Kabupaten Bangka
Pertumbuhan populasi manusia terus meningkat sehingga pemenuhan kebutuhan protein hewani ikan menjadi tantangan utama dalam menjaga ketahanan pangan. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah mengetahui penerapan probiotik pada usaha pembesaran ikan nila di Pokdakan Mina Berkah Mandiri. Metode memuat mengenai waktu kegiatan PKM yang dilaksanakan mulai bulan Agustus hingga Nopember 2023, mulai dari persiapan kolam, pencarian benih ikan dan pakan pellet, pemeliharaan ikan, penggunaan probiotik Probio_FmUBB, pembuatan artikel jurnal dan pelaporan. Kegiatan ini bertempat di kolam STC Agro sebagai anggota Pokdakan Mina Berkah Mandiri Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Metode partisipatif dilakukan dimana menekankan pada peran dan partisipasi aktif dari pengelola kolam STC Agro dalam pembesaran ikan nila. Hasil PKM menunjukan bahwa monitoring kualitas air dapat membantu kondisi air agar terjaga pada level yang optimal untuk hidupnya biota budidaya. Parameter kualitas air seperti suhu, pH, dan oksigen terlarut (DO) dapat dikendalikan dengan lebih baik, mengurangi risiko stres pada ikan dan meminimalkan kemungkinan penyakit. Penggunaan teknologi probiotik Probio_FmUBB ini menjadi solusi praktis untuk mengatasi kendala dalam pengelolaan lingkungan budidaya. Penggunaan formulasi pakan yang dicampur probiotik berdasarkan kebutuhan gizi ikan nila telah mengoptimalkan konsumsi pakan. Informasi kematian ikan terjadi dimana-mana, kolam ikan yang sudah diberi probiotik Probio_FmUBB baik pada pakan pellet maupun pada air kolam langsung dapat memberikan dampak positif. Perbedaan daya adaptasi dan kerentanan ikan terbukti dengan adanya kematian yang relatif sedikit di kolam STC Agro dibandingkan dengan kematian ikan di kolam Pokdakan Kulong Kelat Pagarawan
Mendorong aktualisasi remaja dalam berorganisasi dan memupuk jiwa kepemimpinan
Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan kepada siswa SMK Negeri 4 Kota Bengkulu, mendorong dan memotivasi siswa agar lebih giat, mengembangkan rasa memiliki, kebersamaan, kepedulian serta mengembangkan kreativitas serta inovasi-inovasi dalam berorganisasi guna meningkatkan kemampuan soft skill dan hard skill siswa. Sasaran kegiatan ini adalah para siswa SMK Negeri 4 Kota Bengkulu yang aktif dalam organisasi siswa intra sekolah (OSIS). Metode kegiatan dilakukan secara langsung (tatap muka) melalui pemaparan materi organisasi dan kepemimpinan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan yaitu tahap persiapan, tahap observasi, tahap pelaksanaan, tahap penulisan laporan, dan tahap evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan ini, siswa mengembangkan pemahaman dan wawasan tentang pentingnya organisasi karena mereka hidup dalam kelompok dan bekerja sama untuk mencapai tujuan organisasi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga akan memahami pentingnya keterampilan kepemimpinan yang diperoleh mahasiswa ketika berperan aktif dalam suatu organisasi
Penggunaan media booklet pada kader untuk meningkatkan kepatuhan berobat penderita hipertensi
Sebagian besar pasien yang mengalami hipertensi ditemukan memiliki tingkat kepatuhan gaya hidup sehat yang tergolong rendah. Tidak patuhnya pasien hipertensi terhadap gaya hidup sehat mengakibatkan tidak terkontrolnya tekanan darah. Tekanan darah sistolik dan diastolik harus selalu dikontrol agar tetap dalam batas normal karena komplikasi hipertensi akan terjadi apabila tekanan darah tidak dikendalikan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media booklet pada kader untuk meningkatkan kepatuhan berobat penderita hipertensi. Metode pengabdian kepada masyarakat menggunakan pemberian edukasi berupa penggunaan media booklet pada kader. Sebelum pemberian edukasi, tim pengabdi melakukan pengukuran pengetahuan dan setelah pemberian edukasi diukur lagi pengetahuan penderita hipertensi. Pendampingan pasien Hipertensi dengan pemberian booklet, kotak obat dan pemasangan poster sebagai upaya pemberdayaan dapat meningkatkan pengetahuan
Pelatihan Digital Marketing Dalam Upaya Meningkatkan Penghasilan Blambanan Tapis Negeri Katon Kabupaten Pesawaran, Lampung
Technology has been developing rapidly, so people inevitably have to follow the development of technology, otherwise, they will be left behind. The utility of social media is the most effective marketing tool because everyone from different backgrounds actively uses it. With social media, businessmen can interact widely with various groups to market their products. Therefore, the products that are offered have a great opportunity to be sold. The main problem faced by Blambanan Tapis is the lack of knowledge in online marketing, especially e-commerce. The lack of knowledge about digital marketing inspires community service teams to provide training on the usage of information and communication technology. If they understand the importance of digital marketing for business opportunities, it is expected that they will be motivated to use digital marketing as a means of communication and business opportunities for their business and can practice it directly by utilizing social media. Based on that problem, the solution given to partners is to provide materials related to digital marketing. The methods used are lectures, questions and answers, training, and evaluation. The goal of this training is the implementation of the introduction of digital marketing to increase the income of Blambanan Tapis. Abstrak: Teknologi berkembang sangat pesat, sehingga masyarakat mau tidak mau harus mengikuti perkembangan teknologi, jika tidak maka akan tertinggal. Menggunakan media sosial sebagai alat pemasaran yang paling efektif karena orang-orang dari berbagai latar belakang aktif menggunakannya. Melalui media sosial, para pelaku ekonomi dapat berinteraksi secara luas dengan berbagai kalangan untuk memasarkan produknya. Oleh karena itu, apa yang ditawarkan mempunyai peluang besar untuk dijual. Permasalahan utama yang dihadapi Blambanan Tapis adalah kurangnya pengetahuan tentang pemasaran online, khususnya e-commerce. Minimnya pengetahuan tentang pemasaran digital mendorong crowdsourcing untuk memberikan pelatihan tentang cara menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Jika Blambanan Tapis memahami pentingnya pemasaran digital bagi peluang bisnis, maka semoga Blambanan Tapis termotivasi untuk menggunakan pemasaran digital sebagai sarana komunikasi dan peluang bisnis untuk usahanya, dan dapat menerapkannya secara langsung menggunakan media sosial. Berdasarkan permasalahan mitra yang kurang memiliki informasi mengenai pemasaran digital, maka solusi yang ditawarkan kepada mitra adalah dengan memberikan materi terkait pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, pelatihan dan evaluasi. Adapun target yang dimaksudkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk pelaksanaan pengenalan pemasaran digital dengan tujuan untuk meningkatkan penghasilan Blambanan Tapis
Tugas dan Wewenang KOMPOLNAS dalam Pengawasan Fungsional terhadap Kinerja Penyidik POLRI
Dasar Hukum Kewenangan KOMPOLNAS di atur dalam Pasal 38 ayat (2) Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang POLRI dan Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2011 tentang KOMPOLNAS Pasal 7 yang memiliki kewenangan yang sama yaitu mengumpulkan dan menganalisis data, memberikan saran dan pertimbangan lain kepada Presiden dan menerima saran dan keluhan dari masyarakat mengenai kinerja kepolisian dan menyampaikan kepada Presiden dan Peraturan Kapolri Nomor 12 Tahun 2009 tentang Pengawasan dan Pengendalian Penanganan Perkara Pidana di Lingkungan POLRI Pasal 3–4 dan Pasal 133-138. Kewenangan eksternal (KOMPOLNAS) dan kewenangan internal (Wassidik dan Propam) dalam pengaturannya jika ditelisik berdasarkan dasar hukumnya tidak terdapat konflik kewenangan walaupun KOMPOLNAS sebagai lembaga pengawas independen memiliki peran dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja POLRI secara umum termasuk juga didalamnya terkait penyidikan yang dilakukan penyidik POLRI. Namun di satu sisi, Wassidik dan Propam juga memiliki peran dalam mengawasi penyidikan tersebut. Hal ini dalam praktiknya bisa saja terjadi jika terdapat interpretasi atau perbedaan pandangan yang berkaitan dengan pengawasan penyidikan yang meliputi prosedur, standar atau kebijakan lain yang berlaku dalam penyidikan, sehingga diperlukan koordinasi antara KOMPOLNAS dengan POLRI. Ruang lingkup pengawasan fungsional KOMPOLNAS terhadap kinerja POLRI adalah terbatas pada fungsi Sumber Daya manusia (SDM) yaitu kegiatan pemantauan dan penilaian terhadap kinerja dan integritas anggota dan pejabat POLRI sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan. Pengawasan yang dilakukan terhadap penyidik POLRI ruang lingkupnya terbatas pada pengawasan internal yang dilakukan oleh Perwira Pengawas
Desain Arsitektur Data Administrator Kependudukan Sistem Informasi Desa
Based on the 2014 Village Law on village autonomy and its tools, it is expected that each village must have an innovation and regulation of population system management in their respective villages. The village apparatus is a village located in the Jombang regency area that has an aggressive population in carrying out village development in the field of infrastructure along with an information system in population services and budgeting in development, so it needs innovation about the Village Information System that can provide convenience for the community in managing the population system and transparency in budgeting village costs. The use of village information systems will begin with the design of the population administrator's data architecture. This research uses the method used is the life cycle of waterfall system development and designing web-based and online population village information systems. This population administrator data architecture design will be able to provide convenience in managing the population system in the community to develop villages towards smart cities
Kewenangan Jaksa Mengajukan Peninjauan Kembali Perkara Pidana
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa dasar dan batasan dari kewenangan jaksa dalam mengajukan upaya hukum luar biasa peninjauan kembali perkara pidana. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan Undang-Undang, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Hasil penelitian ini bahwa Kitab Undang-Undang Hukum Acara (KUHAP) Pasal 263 ayat (1) sudah mengatur secara limitatif yang berhak mengajukan Peninjauan Kembali hanya terpidana atau ahli warisnya saja. Namun setelah terbitnya UU No 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan perubahan atas UU No 16 Tahun 2004 di dalam Pasal 30C Huruf H disebutkan Jaksa diberikan kewenangan untuk dapat mengajukan Peninjauan Kembali tetapi berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi memutuskan menghapus Pasal 30C Huruf H UU No 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan
Sosialisasi Perhitungan Numerik Terkait Forecasting Pengunjung Hotel (Studi di Hotel Primebiz Surabaya)
The huge increase in the number of hotels has led to stiff competition. In the past, competition generally emphasized the quality of hotel services and facilities, but now it is also necessary to improve the ability to manage hotels efficiently. The Covid pandemic has forced hotel management to think and work hard to increase revenue and reduce costs without reducing the quality of service to guests who stay overnight. Hotels that are managed efficiently will be able to win the competition. Therefore, making forecast models and accurate estimates will help hotel managers manage hotels effectively and efficiently, so it is necessary to develop software for forecasting and estimation systems. In this community service activity, we synergize management knowledge with mathematics so that it can be used more easily, accurately, effectively and efficiently in hotel management. In this activity socialization of simulations or numerical calculations related to hotel visitor forecasting is carried out