UKinstitute (Journals)
Not a member yet
873 research outputs found
Sort by
The Long-Term Consequences of Childhood Maltreatment for Adult Survivors: A chronic price to pay
Child abuse reports are made every ten seconds in the United States, a country with one of the poorest records among industrialized nations, reports an average of five children dying daily due to abuse and neglect in 2019. This literature review furnishes a synopsis and essential analysis of child maltreatment, including abuse and neglect, and examines its numerous processes and complex effects on individuals, families, and society. Childhood maltreatment can include physical, sexual, and emotional can lead to Adverse Childhood Effects (ACE). These effects may have a detrimental impact on one's development, social skills, immediate and long-term physical well-being, mental health, and mortality. Although parents and caregivers determine their children's rearing practice, there must be procedures in place for medical professionals and schools to intervene when childhood maltreatment occurs. Moreover, the definition of abuse and state laws vary; therefore, there is a necessity for universal designations as to what entails maltreatment and abuse, and deterrents must be put in place federally to reduce childhood maltreatment
Larangan Jual Beli Pakaian Bekas Impor (Thrift) oleh Pemerintah Ditinjau dari Perspektif Negara Kesejahteraan
Konsep dasar dari negara hukum kesejahteraan adalah pemerintah memiliki kewajiban tidak hanya mewujudkan keamanan atau ketertiban suatu negara, namun juga terkait dengan keadilan sosial, kesejahteraan, dan kemakmuran dari warga negaranya. Upaya untuk mewujudkan negara kesejahteraan tersebut salah satunya dilaksanakan dengan membuat kebijakan larangan jual beli pakaian bekas impor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji keabsahan jual beli pakaian bekas impor dan mengkaji peran negara dalam perspektif negara kesejahteraan guna mewujudkan kesejahteraan sosial. Penelitian ini mengaplikasikan metode penelitian hukum normatif, dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian mengetengahkan bahwa jual beli pakaian bekas impor secara yuridis tidak memiliki keabashan, begitupun jika dilihat dari perspektif hukum perjanjian, karena perjanjian jual beli pakaian bekas impor tersebut bertentangan dengan syarat sah perjanjian yang keempat (kausal yang halal). Adapun dibuatnya kebijakan tersebut oleh pemerintah merupakan pelaksanaan fungsi mengatur dalam kerangka negara kesejahteraan, yang dimaksudkan dan diwujudkan dalam bentuk pembuatan norma hukum umum-abstrak in casu peraturan perundang-undangan (regel) casu quo UU Perdagangan dan Peraturan Menteri Perdagangan
Penyuluhan dan Pembagian Buku Digital Kepada Suami Tentang Tanda Bahaya Pada Ibu Hamil di Desa Penyengat Olak
Husband's participation during pregnancy is very important in improving maternal health. Health education given to husbands or fathers-to-be can increase participation in health programs. Husband's participation can be in the form of emotional support, informational support, instrumental support and appraisal support. According to IDHS, 2017: 256, most husbands (89%) accompany mothers during pregnancy pressures and the highest proportion are fathers aged 25-29 (92%), this shows that husbands have assisted in pregnancy pressures, but the data is not Does your husband know what are the danger signs of pregnant women? This community service activity will be carried out from January to October 2022, the activities will be carried out in the form of counseling and distribution of digital books to husbands about danger signs for pregnant women in Penyengat Olak Village, Jambi Outer City District, Muaro Jambi Regency in 2022. The results of this community service are as many as 7 (23.3%) husbands of pregnant women had good knowledge before being given counseling and digital books and as many as 29 (96.6%) had good knowledge about danger signs in pregnant women in Penyengat Olak Village, Muaro Jambi Regency in 2022. It is hoped that with this community service activity so that husbands can know, identify and participate in detecting danger signs in wife's pregnancy so that they can carry out early detection and carry out appropriate handling of pregnant women with danger signs in pregnancy and can become a companion who is on standby for the wife in going through her period. her pregnancy. Abstrak: Partisipasi suami dalam masa kehamilan sangat penting dalam meningkatkan kesehatan ibu. Pendidikan Kesehatan yang diberikan kepada suami atau calon ayah dapat meningkatkan partisipasi dalam program kesehatan. Partisipasi suami bisa dalam bentuk dukungan emosional, dukungan informasi, dukungan instrumental serta dukungan penilaian. Menurut SDKI, 2017:256, sebagian besar suami (89%) menemani ibu pada saat pemeriksaan kehamilan dan persentase tertinggi adalah ayah umur 25-29 (92%), hal ini menunjukan bahwa suami sudah mendapingi dalam pemeriksaan kehamilan, namun data yang ada tidak menunjukan apakah suami mengetahui apa saja tanda bahaya ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dari bulan Januari– Oktober 2022, kegiatan yang akan dilakukan berupa penyuluhan dan pembagian buku digital kepada suami tentang tanda bahaya pada ibu hamil di Desa Penyengat Olak Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2022. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah sebanyak 7(23.3%) suami ibu hamil memiliki pengetahuan baik sebelum diberikan penyuluhan dan buku digital dan sebanyak 29 (96.6%) memiliki pengetahuan baik tentang tanda bahaya pada ibu hamil di di Desa Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2022. Diharapkan dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini agar suami dapat mengetahui, mengenali dan turut berpartisipasi dalam mendeteksi tanda bahaya dalam kehamilan istri agar dapat dilakukan deteksi dini serta melakukan penanganan yang tepat pada ibu hamil tanda bahaya dalam kehamilan dan dapat menjadi pendamping yang siaga bagi istri dalam melaui masa kehamilannya
Workshop Pembelajaran Tematik Berbasis Metode Permainan (game method) Dalam Upaya Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan Bagi Guru- Guru SD.N Tegineneng Kabupaten Pesawaran
Pembelajaran merupakan keterpaduan dua aktifitas diantaranya aktivitas mengajar dan belajar. Pada tingkat Sekolah Dasar telah diterapkan pendekatan pembelajaran tematik yang merupakan pembelajaran terpadu yakni menggabungkan beberapa mata pelajaran dalam satu tema. Pada kenyataannya pembelajaran tematik masih memiliki beberapa kendala untuk diterapkan oleh guru-guru diantaranya guru belum memahami makna tematik yang sesuai dengan tuntutan kurikulum. Keberhasilan dalam pembelajaran tematik bukan sekedar dititik beratkan pada sarana prasarana ataupun media akan tetapi cara menyajikan pembelajaran juga perlu diperhatikan. Guru-guru harus memiliki keterampilan atau kreatifitas dalam menentukan bagaimana pembelajaran tematik itu disampaikan. Salahsatu cara yang dapat dilakukan adalah menentukan metode pembemjaaran yang tepat disesuaikan dengan kondisi dan karakter siswa. Melihat karakteristik siswa sekolah dasar yang senang bermain maka pengabdian ini akan memberikan pengetahuan pada guru-guru tentang metode permainan yang digunakan dalam proses pembelajaran tematik dalam memaksimalkan media/alat peraga sehingga tercapai situasi pembelsajarasn yang menyenangkan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru-guru tentang metode permainan, mengenalkan macam-macam metode permainan yang dapat digunakan dalam pembelajaran tematik dan guru terampil dalam menentukan metode permainan dalam pembelajaran tematik. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah dengan menggunakan Metode Ceramah, Tanya Jawab dan simulasi
Sosialisasi Keselamatan Kerja pada Kapal Penangkap Ikan di Kabupaten Karawang
The need for fisheries resources as a source of animal protein encourages the development of capture fisheries businesses. Not infrequently a fishing business in the field of shipping due to lack of care and work cause human souls to become victims. The spirit of the fishermen to go to sea is the main indicator in increasing capture fisheries production in Karawang Regency. However, it is very unfortunate that this was not followed by the awareness of the fishermen about the dangers of working at sea without using personal safety equipment. Therefore, the Karawang Polytechnic of Maritime Affairs and Fisheries Study Program provides training to fishermen on the importance of safety in shipping. As a form of realization of the contents of the Tridarma of Higher Education and the social responsibility and professionalism of a Higher Education in community empowerment towards equitable development. Socialization of Occupational Safety on Fishing Vessels in Karawang Regency is carried out by lecture, question and answer, and demonstration methods. The training materials provided include positioning exercises and anchoring maps with sea charts in Karawang waters, training in the use of map anchoring equipment sets for shipping, training in the use of red hand flares for safety in emergency conditions, training in the use of parachutes signals for safety in emergency conditions, training in the use smoke signal for safety in emergencies, training in the use of lifebuoys for safety in shipping, and training in the use of life jackets. This community service activity was attended by 15 fishermen who live in Karawang Regency.Abstrak: Kebutuhan akan sumberdaya perikanan sebagai salah satu sumber protein hewani mendorong pengembangan usaha perikanan tangkap. Tidak jarang suatu usaha perikanan dibidang perkapalan karena kurang teliti dalam perawatan dan pekerjaannya mengakibatkan jiwa manusia menjadi korban. Semangat melaut para nelayan adalah indikator utama dalam peningkatan produksi perikanan tangkap di Kabupaten Karawang. Namun sangat disayangkan hal ini tidak diikuti dengan adanya kesadaran para nelayan akan bahaya bekerja di laut tanpa menggunakan alat keselamatan diri. Oleh karena itu Program Studi Teknik Penangkapan Ikan Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang memberikan pelatihan kepada para nelayan akan pentingnya keselamatan dalam pelayaran. Sebagai salah satu bentuk realisasi dari isi Tridarma Perguruan Tinggi dan tanggung jawab sosial serta profesionalisme suatu Perguruan Tinggi dalam pemberdayaan masyarakat menuju pemerataan pembangunan. Sosialisasi Keselamatan Kerja Pada Kapal Penangkap Ikan di Kabupaten Karawang dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi. Materi pelatihan yang diberikan antara lain latihan penentuan posisi dan menjangka peta dengan peta laut di perairan karawang, latihan penggunaan set peralatan menjangka peta untuk pelayaran, latihan penggunaan red handflare untuk keselamatan pada kondisi darurat, latihan penggunaan parachute signal untuk keselamatan pada kondisi darurat, latihan penggunaan smoke signal untuk keselamatan pada kondisi darurat, latihan penggunaan lifebouy untuk keselamatan dalam pelayaran, dan latihan penggunaan life jacket. Kegiatan pengabdian masyarakat ini di ikuti oleh 15 orang nelayan yang tinggal di Kabupaten Karawang
Integrasi Kewenangan KPPU dengan Penyidik Kepolisian dalam Penegakan Hukum Persaingan Usaha Pasca Putusan KPPU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi terkait upaya integrasi kewenangan antara KPPU dengan Kepolisian RI dalam penegakan hukum persaingan usaha Pasca Putusan oleh KPPU. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undang (statute approach), pendekatan konpseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menjalankan tugasnya, KPPU dapat bekerjasama dengan Penyidik dalam hal ini Polri. Hubungan yang dibangun dengan pihak Kepolisian dalam penegakkan hukum di bidang persaingan usaha ini tentunya sangat terbatas, hal ini karena Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat ini telah mengamanatkan kepada KPPU sebagai lembaga yang mempunyai kewenangan mutlak (utama) untuk melakukan penegakan hukum di bidang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat
Kajian Yuridis terhadap Influencer Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penegakan hukum dan pengawasan hukum persaingan usaha terhadap influencer oleh komisi pengawas persaingan usaha berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif, dengan menggunakan pendekatan konseptual dan pendekatan Undang-Undang. Hasil penelitian ini yaitu ketentuan UU Nomor 5 tahun 1999 beserta seluruh pengaturan pelaksananya dalam rangka pengimplementasian hukum persaingan usaha, pengawasan terhadap influencer dapat dilakukan oleh Komisi Pengawas Persaiangan Usaha Sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yaitu pada Pasal 35 tentang tugas dari KPPU itu sendiri. Tugas KPPU sebagaimana yang diatur dalam undang-undang tersebut memberikan kewenagan untuk mengawasi setiap kegiatan usaha, termasuk usaha dengan influencer
Program Optimalisasi Skill Siswa SMK pada Bidang Fotografi dan Videografi untuk Persiapan Menghadapi Dunia Kerja
Dewasa ini, persaingan akan dunia kerja semakin ketat. Jumlah pencari kerja dengan lapangan pekerjaan yang tersedia tidak sebanding (Arifin Sani, 2019). Para pencari kerja haruslah memiliki skill atau keterampilan agar mempunyai nilai lebih pada saat mencari pekerjaan. Salah satu skill yang saat ini banyak dibutuhkan di tengah pesatnya perkembangan teknologi adalah skill fotografi dan videografi. SMK Safinatul Huda yang lulusannya nanti diharapkan siap untuk menghadapi dunia kerja belum pernah mendapatkan pembekalan ataupun pelatihan seputar Fotografi dan Videografi. Metode yang dapat diterapkan adalah dengan memberikan pelatihan seputar Fotografi dan Videografi. Pelatihan tersebut terlebih dahulu diberikan beberapa pemaparan terkait pengetahuan apa saja yang diperlukan, kemudian dilakukan praktek langsung. Berdasarkan hasil dari kegiatan pelatihan yang telah dilakukan, seluruh peserta kegiatan pelatihan yang awalnya sama sekali tidak memiliki pengetahuan seputar fotografi dan videografi menjadi bisa. Hal tersebut ditunjukkan oleh beberapa foto dan video yang telah dihasilkan dan berdasarkan testimoni dari beberapa peserta pelatihan.
Exploration of juvenile delinquency in grade X students at SMK X Kupang city
Juvenile delinquency is a problem that occurs in a deviant adolescent environment so that adolescents take actions that harm themselves, family, school and the environment. The purpose of this study was to explore forms of juvenile delinquency, factors of juvenile delinquency, the impact of juvenile delinquency, and school efforts in managing juvenile delinquency. Data collection techniques are observation and interviews. Data analysis techniques used Interpretative Phenomenological Analyisis (IPA). Referencial Adequacy Checks and Member Checks as techniques to strengthen data credibility. Sampling in this study used Purposive sampling technique with a total of 6 respondents. The results of this study show that the influence of juvenile delinquency is greater influenced by association with peers
Pemberdayaan Keluarga Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Lansia
The increasing life expectancy in Indonesia is a sign that the government must be more serious in improving programs related to the elderly, especially the health of the elderly in a comprehensive manner so that the welfare of the elderly is getting better and they can live properly. Family support is needed to maintain the health of the elderly, to improve the quality of life of the elderly. The main health problem experienced by the elderly population worldwide is non-communicable diseases. The targets of this community service activity are posyandu cadres and families who have the elderly. This type of activity is community service in the form of health education related to elderly health problems, providing training to families, filling out the Family Health Monitor board and the "Healthy Elderly, Happy Family" module and conducting home visits to analyze the health of the elderly directly and the risk factors that threaten the health of the elderly. This community service activity was conducted from April 11 to June 26, 2021. This service was conducted in the Rewarangga Health Center Area, East Ende District, Ende Regency, NTT Province. This activity was attended by 10 elderly posyandu cadres and 30 families who have the elderly. There is a need for further community service activities in this area, due to its difficult access and signal location, so the public is rarely exposed to the latest health information. Abstrak: Meningkatnya angka harapan hidup di Indonesia merupakan pertanda bahwa pemerintah harus lebih serius dalam meningkatkan program-program yang berkaitan dengan lanjut usia terutama kesehatan lanjut usia secara komprehensif agar kesejahteraan lanjut usia semakin baik dan dapat hidup dengan layak. Dukungan keluarga sangat diperlukan dalam menjaga kesehatan lansia, guna meningkatkan kualitas hidup lansia. Masalah kesehatan utama yang dialami oleh penduduk lanjut usia di seluruh dunia adalah penyakit tidak menular. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah kader posyandu dan keluarga yang memiliki lansia. Jenis kegiatannya adalah pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan terkait masalah kesehatan lansia, memberikan pelatihan kepada keluarga, mengisi papan Pemantau Kesehatan Keluarga dan modul “Lansia Sehat, Keluarga Bahagia” serta melakukan kunjungan rumah untuk menganalisis kesehatan lansia. lansia secara langsung dan faktor risiko yang mengancam kesehatan lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 11 April s/d 26 Juni 2021. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Area Puskesmas Rewarangga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, Provinsi NTT. Kegiatan ini diikuti oleh 10 kader posyandu lansia dan 30 keluarga yang memiliki lansia. Kesimpulan: Perlu adanya kegiatan pengabdian masyarakat lebih lanjut di daerah ini, karena lokasinya yang sulit diakses dan sulit sinyal, sehingga masyarakat jarang terpapar informasi kesehatan terkini