UKinstitute (Journals)
Not a member yet
    873 research outputs found

    Mesin Multifungsi bagi petani Jagung Di Desa Buntu Bedimbar

    Get PDF
    Buntu Bedimbar Village is a village located on Jalan Batang Kuis Pasar VIII, Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency, North Sumatra Province. The location of this village is a rural area where there are still many fields or rice fields that are used for farming to meet living needs. The urgency of this community service is related to partner problems, namely the absence of tools or technology that can assist in the process of peeling, shelling and chopping corn cobs, all work activities are carried out manually which in the end prolongs the work process time and has an impact on obtaining final results that are not optimal. The solution is to create a mechanical system of tools/machines for peeling, shelling and chopping corn cobs, to speed up the work process of corn farmers. The aim of this community service is to help solve problems faced by partners, namely by applying appropriate technology in the form of a multifunctional machine combining shellers, shellers and corn cob choppers using mechanical power that has been assembled in the mechanization of one work system. The implementation method is by coming directly to the location. partners, discussions look for partners' problems and then provide a solution, namely by making a multifunctional tool with a combination of mechanical system peeler, sheller and corn chopper. This tool works once to produce 3 outputs in the form of (corn peeler, corn sheller and corn cob chopper). The results of community service activities that have been carried out to date show that the community can accept this activity well, the tools provided can function and can help ease the work of corn farmers, especially during the harvest season

    Pengembangan Model Permainan untuk Meningkatkan Gerak Dasar Manipulatif dan Kerjasama Peserta Didik Sekolah Dasar Kelas Bawah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model permainan untuk mengembangkan gerak dasar manipulatif dan kerjasama secara bersama-sama bagi peserta didi SD yang telah disesuaikan dengan kurikulum serta karakteristik siswa SD. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan 4D, 4D merupakan kepanjangan dari Define, Design, Development, Dissemination. Define. Uji coba skala kecil dilakukan di SD N 3 Bantul. Uji coba skala besar dilakukan di SD Muh serut dan SD N 1 Bantul. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pedoman pengamatan (observasi), catatan lapangan, lembar evaluasi, angket skala nilai validasi dan rubrik penilaian. Hasil penelitian ini menghasilkan empat macam model permainan yakni: (1) permainan boltik, (2) permainan tembakan api, (3) permainan meningjau, (4) permainan ular emas. Model permainan disusun dalam bentuk buku pedoman berjudul Model permainan untuk mengembangkan gerak dasar manipulatif dan kerjasama peserta didik sekolah dasar kelas bawah. Berdasarkan penilaian para ahli materi dan guru dapat disimpulkan bahwa model permainan untuk mengembangkan kemampuan gerak dasar manipulatif sesuai dengan kurikulum dan karakteristik SD. Selain itu, model permainan ini dapat mengembangkan kemampuan kerjasama peserta didik sehingga layak digunakan dalam pembelajaran SD

    Psikoedukasi untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental Remaja di Kabupaten Kupang

    Get PDF
    Remaja memerlukan dukungan sosial untuk meningkatkan literasi kesehatan mental. Psikoedukasi literasi kesehatan mental dilakukan dengan tujuan agar remaja memiliki literasi tentang kesehatan mental dan mengetahui tentang cara mengatasi masalah kesehatan mental baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Kegiatan ini dilaksanakan di Gereja Imanuel Manefu Baumata, Kabupaten Kupang. Sebanyak 27 remaja mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini. Penelitian quasi eksperimen dengan one-group pretest-posttest design dilakukan terhadap 27 partisipan untuk mengukur efektivitas psikoedukasi. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa psikoedukasi literasi kesehatan mental berpengaruh terhadap pemahaman remaja tentang kesehatan mental, t (26) = -7,217, p kurang dari 0,001, d = -1,389. Abstract. Adolescents need social support to improve mental health literacy. Mental health literacy psychoeducation was carried out with the purpose that adolescents have literacy about mental health and know about how to deal with mental health problems both for themselves and for others. This activity was held at Imanuel Manefu Baumata Church, Kupang Regency. A total of 27 teenagers participated in this community service activity. A quasi-experimental study with one-group pretest-posttest design was carried out on 27 participants to measure the effectiveness of the psychoeducation. The results of the hypothesis testing show that psychoeducation of mental health literacy has an effect on adolescents’ understanding on mental health, t (26) = -7,217, p less than 0.001, d = -1,389

    Implementasi Model SMART Bisnis UMKM Pengrajin Olahan Limbah Rumah Tangga (Sampah Plastik) Melalui Galeri Bisnis Terpadu Pada Usaha Mila Accessories Kelurahan Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan (Implementation of the SMART Model for MSME Business in Household Waste (Plastic Waste) Craftsmanship through an Integrated Business Gallery at Mila Accessories, Tanah 600 Village, Medan Marelan District)

    Get PDF
    Kekuatan ekonomi yang selama ini menjadi penunjang ekonomi negara Indonesia maupun daerah adalah kehadiran pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM). Saat ekonomi dunia dan Indonesia mengalami resesi, justru pelaku UMKM tidak sedikit pun terkena dampak negative resesi ekonomi tersebut. Kreativitas dan kemampuan masyarakat dalam menyalurkan ide dan kreasinya dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia diwujudkan dalam beragamnya produk UMKM. UMKM kerajinan tangan dari olahan limbah rumah tangga yang ada di Kota Medan khususnya Kelurahan Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan yaitu Mila Accessories, dimana usaha ini tetap survive sejak 2012 dengan jumlah pegawai sebanyak 5 orang secara system pengupahan borongan yang direkrut dari tetangga sekitar. Usaha ini juga mampu melewati berbagai kesulitan usaha seperti dampak pandemic Covid 19 yang baru ini terjadi. Permasalahan utama yang menjadi kendala usaha mitra Malaya Nst berupa pemasaran manajemen usaha (keuangan) dan legalitas usaha. Solusi yang tim pengabdian berikan untuk mengatasi kendala usaha diatas dengan merancang dan membangunkan sebuah gallery bisnis bersifat offline dan online yang dikemas menjadi gallery bisnis yang dibuat dengan konsep terpadu antara offline dan online dalam bentuk “Smart Bisnis Gallery Malaya Nst”. Gallery bisnissecara offline dilengkapi dengan dekorasi sebagian ruangan usaha yang ada di rumah ibu Kumalawaty sebagai pemilik usaha Malaya NST, dekorasi steeling yang sudah ada sebelumnya, mendesign meja pribadi menjadi meja kantor sekaligus meja demo produksi, Banner, Spanduk Usaha, Plank Papan Usaha. Adapun meja kantor disediakan perlengkapan manajemen usaha dan perangkat keuangan seperti kwitansi, faktur, bukukas, buku besar, perlengkapan ATK, kalkulator, buku pedoman Standar Akuntansi Keuangan (SAK), dll. Gallery bisnis secara online berupa upgrade media social usaha mitra yang berbayar untuk menarik jumlah viewr atau followers seperti pemasangan Facebook Advs, Tiktok berbayar, Instagram Insight dan beberapa perlengkapan alat untuk pembuatan video konten usaha seperti tripod lighting yang dibuat untuk Live Streaming dengan latar dari gallery offline yang sudah di dekorasi. Tutorial penggunaan Smart Bisnis Gallery Malaya Nst ini dilakukan tim pengabdian kepada mitra melalui beberapa tahapan yaitu : a) persiapan perlengkapan dan bahan galley bisinis offline dan online; b) melakukan pembersihan dan pembangunan untuk pendekorasian gallery bisnis offline dan online; c) melakukan Sosialisasi Pelatihan kepada mitra tentang penggunaan Smart Bisnis Gallery Malaya Nst (secara terpadu antara offline dan online); d) melakukan Pamerandan Launching Smart Bisnis Gallery Bisnis Malaya Nst yang diresmikan oleh Wakil Rektor I Universitas Amir Hamzah dan Lurah Tanah 600 Medan dan dihadiri oleh mitra, tim pengabdian, pelaku UMKM dan masyarakat setempat. Impact Smart Bisnis Gallery Malaya Nst terhadap usaha mitra mengalami peningkatan terhadap pemasaran dan penjualan yang dibuktikan dengan meningkatnya jumlah orderan penjualan saat pameran berlangsung, produk dikenal dari pihak kelurahan dan mendapat orderan untuk kelengkapan kelurahan, terjadi peningkatan viewers/followers, jumlah like n coomment di media social mitra, mendapat tawaran pembinaan UMKM dari kelurahan. Untuk bidang legalitas sedang berproses untuk pendaftaran hak merk usaha mitra di lembaga terkait, dimana nama merk yang sedang proses pendaftaran Hak Merk yaitu Malaya Nst.Abstract. The economic strength that has been supporting the economy of Indonesia and the regions is the presence of micro, small and medium enterprises (MSMEs). When the world economy and Indonesia experienced a recession, MSMEs were not affected in the least by the negative impact of the economic recession. The creativity and ability of the community to channel their ideas and creations by utilizing available resources are manifested in a variety of MSME products. MSME handicrafts from household waste processing in Medan City, especially in Tanah 600 Village, Medan Marelan District, namely Mila Accessories, where this business has survived since 2012 with 5 employees using a piecework wage system recruited from neighbors. This business is also able to overcome various business difficulties such as the impact of the recent Covid 19 pandemic. The main problems that are obstacles to Malaya Nst's partner businesses are marketing, business management (finance) and business legality. The solution that the community service team provides to overcome the above business obstacles is by designing and building an offline and online business gallery which is packaged into a business gallery created with an integrated concept between offline and online in the form of "Smart Business Gallery Malaya Nst". The offline business gallery is equipped with decoration of some of the business rooms in Mrs. Kumalawaty's house as the owner of the Malaya NST business, decoration of the existing steeling, designing a personal table into an office table as well as a production demo table, Banners, Business Banners, Business Board Planks. The office table is provided with business management equipment and financial tools such as receipts, invoices, cash books, ledgers, stationery equipment, calculators, Financial Accounting Standards (SAK) manuals, etc. The online business gallery is in the form of a paid upgrade of partner business social media to attract the number of viewers or followers such as installing Facebook Advs, paid Tiktok, Instagram Insight and some equipment for making business content videos such as lighting tripods made for Live Streaming with a background from the decorated offline gallery. This tutorial on using the Malaya Nst Smart Business Gallery is carried out by the service team to partners through several stages, namely: a) preparation of equipment and materials for offline and online business galleys; b) cleaning and building for decorating offline and online business galleries; c) conducting Training Socialization to partners on the use of the Malaya Nst Smart Business Gallery (integrated between offline and online); d) Conducting an Exhibition and Launching of the Malaya Nst Smart Business Gallery Business which was inaugurated by the Vice Chancellor I of Amir Hamzah University and the Head of Tanah 600 Medan and attended by partners, community service teams, UMKM actors and the local community. The impact of the Malaya Nst Smart Business Gallery on partner businesses has increased in marketing and sales as evidenced by the increasing number of sales orders during the exhibition, products are known from the village and receive orders for village equipment, there is an increase in viewers/followers, the number of likes and comments on partner social media, receiving offers of UMKM coaching from the village. For the legality sector, the registration of partner business trademark rights is currently in progress at the relevant institution, where the brand name that is in the process of registering Trademark Rights is Malaya Nst

    Defeatist Beliefs and Schizotypy in Adolescents and Emerging Adults

    Get PDF
    Defeatist beliefs involved overgeneralized negative beliefs regarding the ability to successfully perform tasks and accomplish goals. These cognitive errors have been shown to affect one’s ability to accurately assess and react in social situations and serve as hallmarks of many mood disorders. These negative beliefs also exist at high rates in adults with schizophrenia spectrum diagnoses. There is evidence for these beliefs existing during prodromal periods in young adults at-risk for psychosis, especially if they exhibit motivational or interpersonal difficulties (negative symptoms). However, there is little known about when these beliefs first emerge and whether they predate clinical disorder during earlier life stages where only subclinical presentations of risk (schizotypy) may be present. To address this research gap and help to inform cognitive-behavioral interventions targeting defeatist belief structures, we investigated the relations between defeatist beliefs and schizotypy in a sample of adolescents and emerging adults. Participants were 86 high school students (ages 14-17) and 270 college students (ages 18-22). Participants completed a 30-minute, self-report survey on defeatist beliefs and schizotypy. Our analyses found little difference in mean or standard deviation in defeatist beliefs or schizotypy between our two samples, with a robust positive association (r=0.46) when the samples where aggregated. These findings suggests that defeatist beliefs correspond with subclinical risk more-or-less on a continuum during this wider period of life potentially helping to understand variability in symptom severity. Future research is needed to clarify the nature of this relationship and to inform future interventions. Our finding suggests that cognitive behavioral approaches, which are well suited to target and modify defeatist beliefs, could serve a preventative role in the risk for future psychosis in at-risk adolescents and emerging adults

    Peningkatan pengetahuan lansia hipertensi dalam menangani kecemasan dengan latihan relaksasi nafas dalam di UPT Yayasan Sosial Tuna Runggu Wicara dan Lanjut Usia Pematangsiantar

    Get PDF
    Hipertensi merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia, terutama menyerang masyarakat dengan lanjut usia. Hipertensi menjadi salah satu faktor resiko kardiovaskular utama sebagai penyebab kematian dini pada masyarakat dunia. Hipertensi adalah suatu penyakit degeneratif dimana tekanan darah sistolik 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Hipertensi merupakan peringkat keenam penyakit tertinggi di Indonesia mencapai 34,1%. Sementara itu, penderita hipertensi pada lansia di Sumatera Utara berjumlah 14.993 jiwa. Lanjut usia yang menderita hipertensi akan lebih mungkin untuk mengalami stress atau kecemasan. sehingga perlu diberikan latihan relaksasi nafas dalam untuk menurunkan kecemasan pada lansia. Pelaksanaan pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa pemberian edukasi. Subjek atau sasaran pada kegiatan ini adalah lansia dengan hipertensi yang tinggal di UPT Yayasan Sosial Tuna Rungu Wicara dan lanjut Usia Pematangsiantar sebanyak 12 orang. Hasil pengabdian masyarakat diperoleh bahwa sebelum edukasi mayoritas pengetahuan responden adalah kurang sebanyak 7 orang (59%) dan setelah mendapatkan edukasi tingkat pengetahuan responden meningkat menjadi 9 orang (75%). Responden juga mengungkapkan terjadi penurunan kecemasan pada diri mereka. Hal ini menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman responden sebelum dan sesudah pemberian edukasi sehingga terjadi penurunan kecemasan responden

    Hubungan Pengetahuan Ibu dan Dukungan Suami terhadap Pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Kecematan Mamuju

    Get PDF
    Metode kontrasepsi jangka panjang memiliki tingkat efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan metode KB lainnya. Jenis MKJP adalah IUD, implan, MOW dan MOP. Cakupan keikutsertaan KB MKJP di Kabupaten Mamuju tahun 2021 masih rendah yaitu 12,1%, jauh di bawah rata-rata nasional 23,1% (SDKI, 2017) dan target nasional di tahun 2021 25,93%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan dukungan suami terhadap  pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Kecematan Mamuju. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan desain sequential explanatory designs, dimana pada tahap pertama penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif (survei cross sectional) dan pada tahap kedua dilakukan dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data kuantitatif dengan dengan kuesioner, data kualitatif dengan indepth interview, dan studi dokumen, sampel sebanyak 121 orang responden dengan teknik proportional stratified random sampling.Analisis data yang digunakan untuk data kuantitatif adalah analisis univariat, analisis bivariat dengan uji statistik chi square test. Analisa data kualitatif menggunakan analisa tematik dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian berdasarkan Chi Square Test menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (p value = 0,028) dan dukungan suami (p value = 0,23) terhadap keikutsertaan KB MKJP. Artinya bahwa tingkat pengetahuan ibu merupakan variabel yang berpengaruh pada WUS untuk memutuskan menggunakan KB MKJP  disusul dukungan suami. KIE dan konseling yang efektif dari tenaga kesehatan sangat dibutuhkan bagi PUS dalam menentukan kontrasepsi yang tepat dan efektif dalam menjarangkan atau membatasi kehamilan

    Analisis perilaku asertif menolak penyalahgunaan narkoba pada siswa SMPN 2 Bungku Timur

    Get PDF
    Saat ini, penyalahgunaan narkoba merupakan masalah yang membutuhkan upaya preventif, terutama pada kalangan pelajar yang berfokus pada bagaimana siswa dapat beperilaku asertif menolak penyalahgunaan narkoba. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) untuk mengidentifikasi perilaku asertf menolak penyalahgunaan narkoba pada siswa SMPN 2 Bungku Utara (2) Untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya perbedaan perilaku asertif menolak penyalalahgunaan narkoba antara siswa laki-laki dan siswa perempempuan di SMPN 2 Bungku Utara. Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di SMP Negeri 2 Bungku Utara Sulawesi Tngah. Adapun peserta penngabdian ini berjumlah 30 orang siswa kelas dua yang terdaftar pada tahun ajaran 20203/2024 dan terdiri dari 18 orang laki-laki dan 12 orang perempuan dengan usia 12-15 tahun yang diambil secara purposive (non rendomaized sample.) Pengumpulan data menggunakan angket perilaku asrtif menolak penyalahgunaan narkoba pada siswa SMP yang adopsi dari Nurwahyuni [1]. Pengujian data menggunakan analis deskriftif dan uji t dengan bantuan statists versi 26. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata prilaku asertif seluruh siswa kelas 2 SMPN 2 Bungku Utara sebesar 66,300 dengan standar deviasi sebesar 4,00. Hal ini menunjukka bahwa perilaku asertif menolak penyalahgunaan narkoba pada siswa SMPN 2 Bungku Utara tergolog kategori rendah. Hasil uji t tidak berpasangan (independent sampel t test) menunjukkan nilai t-hitung sebesar 0,55 lebih bsar dari 0,05. Hal ini brarti tidak adak ada perbedaan perilaku asertif menolak penyalahgunaan narkoba antara siswa laki-laki dan perempuan dengan SMPN Bungku Utara Sulawsi Tenga

    Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Dengan Baby Massage di PMB Hj. Saidatunnisa, S.Si.T., Bdn., M.Kes

    Get PDF
    Baby massage atau pijat bayi merupakan stimulus touch atau terapi sentuh yang sangat populer dikalangan masyarakat. Dikatakan terapi sentuh karena melalui pijat bayi inilah akan terjadi komunikasi yang nyaman dan dapat meningkatkan Bounding Attachment antara ibu dan bayi. Baby massage ini salah satu bentuk stimulasi dini yang sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak. Pengabdian masyarakat ini bertjuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pemahaman dan praktek tentang pijat bayi kepada masyarakat terkhususnya ibu yang memiliki bayi agar dapat melakukan secara mandiri pijat bayi kepada anaknya. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah dengan menggunakan metode penyuluhan, ceramah untuk memberikan teori tentang pijat bayi dan demonstrasi cara menstimulasi perkembangan dengan melakukan pijat bayi dengan sasaran ibu yang memiliki anak umur 3 bulan – 1 tahun yang berjumlah 15 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah didapatkan adanya peningkatan pengetahuan pada peserta. Terlihat dari nilai pre test (sebelum dilakukan penyuluhan) paling rendah 8 dan paling tinggi 10 sedangkan nilai post test (setelah dilakukan penyuluhan) paling rendah 14 dan paling tinggi 15. Nilai rata-rata pengetahuan ibu stimulasi tumbuh kembang anak dengan baby massage saat dilakukan pretes didapatkan rerata skor 9,33. Setelah peserta diberikan penyuluhan tentang stimulasi tumbuh kembang anak dengan baby massage, didapatkan skor postest 14,67 sehingga terdapat kenaikan skor sebesar 5,33 point. Dari hasil rerata ini terlihat kenaikan nilai pengetahuan pretest dan posttes yang cukup signifikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan adanya edukasi tentang stimulasi tumbuh kembang anak dengan baby massage diharapkan dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu untuk secara aktif memberikan stimulasi kepada anaknya agar tumbuh kembangnya dapat optimal

    Kualitas Hidup Pasien ODGJ dalam Proses Recovery yang Menjalani Terapi Okupasi Hortikultural di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Timur

    Get PDF
    The prevalence of People with Mental Disorders in Gorontalo Province reaches 0.15% of the total population of 1,804 people. This amount is an accumulation of people with mental disorders in the City and District of Gorontalo Province covering mild to severe mental disorders. Mental disorders do not only have an impact on individual therapy but also on the patient's family and community. Mental patients in the recovery process are also difficult to accept in the community, this can reduce the patient's quality of life. Horticultural occupational therapy is one of the therapies that can be given to patients in the recovery period. Objective: To describe the quality of life of patients with mental disorders in the recovery process after being given horticultural occupational therapy. Methodology: This study uses a qualitative descriptive phenomenology design using through indepth interviews for the quality of life of mentally disturbed patients in the recovery process after being given hortucultural occupational therapy. Results: The results of the study found three themes consist became physically active, being motivated and hope for being productive and need family support. Conclusion: Horticultural occupational therapy can improve the quality of life of patients with mental disorders in the recovery process

    781

    full texts

    873

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UKinstitute (Journals)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇