Jurnal Universitas Dharma Andalas
Not a member yet
1127 research outputs found
Sort by
Menumbuhkembangkan Motivasi Belajar Untuk Menggapai Cita-Cita Siswa Di SMAN 4, SMKN 7, SMKN 8 Dan SMKS Muhammadiyah 1 Kota Padang
The motivation of senior high school students in class XII of Padang city is still relatively low and the reinforcement of certain subject concepts according to the independent curriculum is also lacking. This has an impact on the low academic achievement of students and the number of graduates accepted at State Universities each year is still not optimal. The purpose of community service activities is to increase the number of senior high school graduates in class XII of Padang city accepted at various State Universities each year.
The method of implementing the activity is in accordance with the solution offered in the form of lecture, discussion and counseling methods. The solution offered to senior high school students in class XII of Padang city provides counseling on learning motivation and reinforcement of certain subject concepts according to the independent curriculum. This solution is expected to have an impact on the number of senior high school graduates in class XII of Padang city accepted at various State Universities each year increasing by around more than 80%.
Learning motivation is intrinsic and extrinsic and is related to the learning process, making students more enthusiastic in learning. Reinforcement of certain subjects is a positive response given by teachers to students in the learning process as feedback so that students can maintain or improve good behavior
Studi Analisis Dampak Lalu Lintas Akibat Pembangunan Gedung Fase VII Pasar Raya Kota Padang
The city of Padang is the capital city of West Sumatra Province which is located on the west coast of the island of Sumatra, in a position between 0°44' and 01°08' South Latitude and between 100°05' and 100°34' East Longitude. The construction of Phase VII Pasar Raya Padang City is located on Jalan M. Yamin, Jalan Sandang Pangan and Jalan Pasar Raya Kampung Jao Village, Padang Barat District. The construction site is in a commercial and office area. The increase in traffic volume due to the development will cause conflict between the amount of traffic generated and the capacity of the roads around Pasar Raya Phase VII, Padang City. This study aims to analyze the impact of traffic around the area due to the development of Pasar Raya Phase VII, Padang City. The analysis carried out includes generation and attraction analysis, analysis of road performance, and analysis of handling traffic impacts on existing traffic conditions, construction and operational periods. The results showed that the performance of the road section in the existing traffic conditions obtained the results of the loading, namely with V/C Ratio ranging from 0.12 to 0.84 with service level A to service level D. Then in traffic conditions during the construction period, namely V/C ratio ranging from 0.16 to 0.88. And finally in operational traffic conditions with V/C ratios ranging from 0.05 to 0.94.Kota Padang adalah Ibu kota Provinsi Sumatera Barat yang terletak di pesisir pantai barat pulau Sumatera, berada pada posisi antara 0°44' dan 01°08' Lintang Selatan serta antara 100°05' dan 100°34' Bujur Timur. Pembangunan Fase VII Pasar Raya Kota Padang terletak pada Jalan M. Yamin, Jalan Sandang Pangan dan Jalan Pasar Raya Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat. Lokasi pembangunan berada di daerah perdagangan dan perkantoran. Peningkatan volume lalulintas akibat pembangunan tersebut akan menimbulkan ketidakseimbangan antara jumlah lalulintas yang di bangkitkan dan kapasitas jalan di sekitar Pasar Raya Fase VII Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lalulintas disekitar kawasan akibat pembangunan Pasar Raya Fase VII Kota Padang. Analisis yang dilakukan meliputi analisis bangkitan dan tarikan, analisis kinerja ruas jalan, dan analisis penanganan dampak lalulintas pada kondisi lalu lintas eksisting, masa konstruksi dan operaional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ruas jalan pada kondisi lalu lintas eksisting didapatkan hasil pembebanan yaitu dengan V/C Ratio mulai dari 0,12 sampai dengan 0,84 dengan tingkat pelayanan A sampai tingkat pelayanan D. Kemudian pada kondisi lalu lintas masa konstruksi yaitu dengan V/C ratio mulai dari 0,16 sampai 0,88. Dan yang terakhir pada kondisi lalu lintas operasional dengan V/C ratio mulai dari 0,05 sampai 0,94
Pengaruh Sosial Media Overload Terhadap Performa Akademik Mahasiswa S1 Manajemen Universitas Dharma Andalas
Academic performance refers to an individual's learning outcomes expressed in quantitative form during their education, serving as evidence that they have fulfilled their duties and responsibilities (Lestari, 2019). To achieve satisfactory academic performance, students are required to engage in learning activities, develop their mindset, and actively participate in the learning process at university. Academic performance is influenced by both internal and external factors. According to Fitri (2019), students' behavior in using social media during lectures includes not paying attention to the material being taught, resulting in an inability to answer questions related to the subject matter. Some students even choose to sit in less visible areas, such as the back or the middle of the classroom, to use their phones during lectures. However, if social media and the internet are used appropriately, deviant learning behaviors can be corrected, ensuring that students still achieve satisfactory learning outcomes.This issue is also observed at Dharma Andalas University, where students are becoming increasingly dependent on social media in their studies. Based on a sample of 144 undergraduate management students in their 5th and 7th semesters, it was found that social media overload has a significant impact on academic performance.
Abstrak
Performa akademik yaitu hasil belajar seseorang yang dinyatakan dalam bentuk kuantitatif selama menempuh pendidikan, sebagai bukti bahwa seseorang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya (Lestari, 2019). Untuk mendapatkan performa akademik yang memuaskan, setiap mahasiswa dituntut untuk melakukan kegiatan belajar, mengembangkan pola pikir dan menjalankan proses pembelajaran di perguruan tinggi. performa akademik dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Menurut Fitri, (2019) perilaku mahasiswa dalam menggunakan media sosial saat mengikuti perkuliahan dalam kelas adalah tidak memperhatikan materi yang diajarkan sehingga tidak mampu menjawab pertanyaan terkait materi yang sedang diajarkan. Bahkan mahasiswa mencari tempat duduk yang sedikit tersembunyi dari perhatian dosen yaitu di bagian belakang atau di bagian paling tengah, sehingga dapat membuka handphone saat perkuliahan berlangsung. Namun jika penggunaan media sosial dan internet tidak disalah gunakan oleh mahasiswa, maka perilaku belajar yang sudah menyimpang dapat diluruskan sehingga hasil belajar yang diperoleh pun tetap memuaskan. Sebagaimana di Universitas Dharma Andalas mengenai perilaku mahasiswa dalam belajar yang mulai ketergantungan dengan sosial media. Dari 144 sampel mahasiswa prodi S1 Manajemen semester 5 dan semester 7 diperoleh bahwa adanya pengaruh signifikan social media overload terhadap performa akademik
Pemanfaatan Konsep Diferensial Dalam Strategi Pengembangan Bisnis
Basic mathematical concepts in economics are crucial in learning economic mathematics. One fundamental mathematical concept used in the field of economics is differential calculus. By utilizing differentials, business owners can make calculated decisions based on data, allowing them to make decisions that benefit the company. This research employs a systematic literature review and differential mathematics theory, specifically the Susceptible-Infected-Recovered (SIR) model, to measure the effectiveness of applying differential concepts in business development strategies. Konsep-konsep dasar matematika dalam ekonomi sangat penting dalam pembelajaran matematika ekonomi. Salah satu konsep dasar matematika yang digunakan dalam bidang ekonomi ialah konsep diferensial. Dengan memanfaatkan diferensial, pemilik bisnis dapat mengambil keputusan yang telah diperhitungkan berdasarkan data. Dengan demikian keputusan yang di ambil dapat memberikan keuntungan kepada Perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ialah Systematic Literature Review (SLR) dan teori differensial matematika, untuk mengukur efektivitas penerapan konsep diferensial dalam strategi pengembangan bisnis
Klasterisasi Rumah Sakit berdasarkan Kunjungan Pasien menggunakan Algoritma K-Means: Data 2019-2023
Hospitals play a vital role in providing healthcare services to the community. Every day, patients visit hospitals to receive medical care. Over time, patient visit data continues to grow, resulting in a massive accumulation of data. This large volume of patient visit data can be clustered using data mining algorithms, providing strategic insights for resource management, facility planning, and improving the quality of healthcare services. The purpose of this study is to classify hospitals based on the number of patient visits over the past five years. The clustering process was conducted using the K-Means Clustering Algorithm. The research data was obtained from the Satu Data Sumbar website. Hospital patient visit data was grouped into three clusters. The results indicate that Cluster 1 (K1) represents hospitals with very high visit intensity, Cluster 2 (K2) represents hospitals with medium visit levels, and Cluster 3 (K3) represents hospitals with low visit levels.
Keywords: Hospitals play a vital role in public health services. Every day, patients visit hospitals to receive medical care. Over time, patient visit data will continue to accumulate, creating a massive volume of data that requires strategic management. This situation necessitates an in-depth analysis to understand patient visit patterns, aiding the effective management of hospital resources. This study aims to classify hospitals based on the number of patient visits over the past five years, providing strategic insights for resource management, facility planning, and improving the quality of healthcare services. The hospital classification process utilizes the K-Means Clustering Algorithm. The research data was obtained from the Satu Data Sumbar website. The patient visit data is categorized into three clusters: Cluster 1 (K1) represents hospitals with very high visit intensity, Cluster 2 (K2) represents hospitals with moderate visit levels, and Cluster 3 (K3) represents hospitals with low visit levels. These findings provide valuable insights for policymakers to optimize healthcare services
Pengembangan Aplikasi Bengkel Las di Kediri dengan Metode Extreme Programming
In the ever-evolving software development industry, efficient methodologies are crucial for delivering high-quality applications on time. Extreme Programming (XP) is one of the methodologies adopted for various types of software projects, offering flexibility and responsiveness to user feedback. This study aims to apply the XP method in the development of an online welding workshop mobile application and document the process and results. The main goal is to explore how XP practices contribute to the development of a functional mobile application and provide valuable insights for future application development strategies. The XP method was applied over a seven-week period, focusing on small iteration planning (small releases), Test-Driven Development (TDD), and Continuous Integration (CI). These techniques were employed to ensure efficient development, continuous testing, and close collaboration with users to meet their needs. The application of XP in this project demonstrated its effectiveness in delivering a functional, user-focused mobile application in a short timeframe. This study documents the entire XP process and can serve as a reference for future development strategies, particularly in mobile and web app development.Dalam industri pengembangan perangkat lunak yang terus berkembang, metodologi yang efisien sangat penting untuk menghasilkan aplikasi berkualitas tepat waktu. Extreme Programming (XP) adalah salah satu metodologi yang diadopsi untuk berbagai jenis proyek perangkat lunak, memberikan fleksibilitas dan responsivitas terhadap umpan balik pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode XP dalam pengembangan aplikasi mobile bengkel las online dan mendokumentasikan proses serta hasilnya. Tujuan utama adalah untuk mengeksplorasi bagaimana praktik XP berkontribusi dalam pengembangan aplikasi mobile yang fungsional dan memberikan wawasan berharga untuk strategi pengembangan aplikasi di masa mendatang. Metode XP diterapkan selama tujuh minggu dengan fokus pada perencanaan iterasi kecil (small releases), pengembangan berbasis pengujian (Test-Driven Development/TDD), dan integrasi berkelanjutan (Continuous Integration/CI). Teknik-teknik ini diterapkan untuk memastikan pengembangan yang efisien, pengujian berkelanjutan, dan kolaborasi erat dengan pengguna untuk memenuhi kebutuhan mereka. Penerapan XP dalam proyek ini menunjukkan efektivitasnya dalam menghasilkan aplikasi mobile yang fungsional dan berfokus pada pengguna dalam waktu yang singkat. Penelitian ini mendokumentasikan keseluruhan proses XP dan dapat menjadi referensi untuk strategi pengembangan di masa depan, khususnya dalam pengembangan aplikasi mobile dan web
Implementasi Metode ARAS dalam Penentuan Kelayakan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
A house is a primary need that everyone must have, yet not everyone can afford to purchase it outright. Therefore, a bank is needed as a financial institution to provide financial assistance through credit disbursement. Bank Syariah Indonesia (BSI) offers several Home Ownership Credit (HOC) programs with the Murabahah sale and purchase contract. The current analysis of eligibility determination for granting KPR credit at Bank BSI does not yet utilize an appropriate method for decision-making. This study aims to design a Decision Support System (DSS) using the Additive Ratio Assessment (ARAS) method to assist Bank BSI in analyzing KPR customer data quickly, accurately, and precisely. The ARAS method focuses on comparison with an ideal solution, ensuring that the best alternative approaches optimal conditions based on the specified criteria. The results of this study can help Bank BSI determine the eligibility of KPR credit disbursement more effectively, and the system can rank customer data as eligible or not eligible based on predefined value thresholds.Rumah merupakan kebutuhan Primer yang harus dimiliki oleh setiap orang, dan tidak semua orang dapat membelinya secara tunai. Maka dibutuhkan sebuah Bank sebagai lembaga keuangan agar dapat memberikan bantuan dana penyaluran kredit. Bank Syariah Indonesia (BSI) mempunyai sejumlah program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan akad jual beli Murabahah. Analisis penentuan kelayakan pemberian kredit KPR pada Bank BSI yang sedang berjalan belum menggunakan metode yang tepat dalam mengambil keputusan. Tujuan penelitian ini merancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Additive Ratio Assessment (ARAS) untuk membantu Bank BSI dalam menganalisis data Nasabah KPR dengan cepat, tepat dan akurat. Metode ARAS fokus pada perbandingan dengan solusi ideal, memastikan alternatif terbaik mendekati kondisi optimal berdasarkan kriteria yang ditentukan. Hasil penelitian ini dapat memudahkan bank BSI dalam menentukan kelayakan pemberian kredit KPR lebih efektif, dan Sistem ini mampu melakukan perankingan data Nasabah berupa layak atau tidak layak berdasarkan batasan nilai yang telah ditentukan
Sosialisasi Penentuan Siswa Terbaik pada SMAN 4 Padang Menggunakan Metode WASPAS
At SMAN 4 Padang, the process of determining the best students is still carried out manually, does not use a computerized system and there is no decision-making method for analyzing data. As a result, this process is often very long and the results of decisions are not precise and accurate. The purpose of this Community Service (PKM) is to provide socialization to SMAN 4 Padang in making decisions appropriately and accurately using the Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) method, this method combines two models, namely the weighted sum model (WPM) and the weighted product model (WCM). The system implementation into the application uses the PHP programming language and MySQL database. The assessment criteria used are Attendance (C1), Personality (C2), Achievement (C3), Extracurricular (C4), and Final Report Value (C5). Several samples of data have been tested, where students with code A2 get the highest score, which is 0.7566 are declared the best students. After socializing and implementing the new system design, it can make it easier for SMAN 4 Padang schools to make decisions quickly, precisely, and accurately
IMPLEMENTASI PETA INTERAKTIF BERBASIS WEB UNTUK LOKASI SPBU PERTAMINA DI KOTA PADANG
Penggunaan teknologi peta interaktif berbasis web telah menjadi solusi efektif dalam memberikan informasi lokasi secara real-time dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan peta interaktif untuk lokasi SPBU Pertamina di Kota Padang, sehingga memudahkan pengguna dalam menemukan lokasi SPBU terdekat, lengkap dengan informasi detail seperti nama, alamat, koordinat geografis, dan layanan yang tersedia. Sistem ini dibangun menggunakan teknologi Leaflet.js dan OpenStreetMap, yang memungkinkan integrasi data lokasi dengan visualisasi peta yang dinamis. Data lokasi SPBU diperoleh dari survei dan database instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem peta interaktif ini mampu meningkatkan aksesibilitas informasi bagi masyarakat umum, khususnya pengguna kendaraan bermotor di Kota Padang. Sistem ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan di kota-kota lain untuk kebutuhan serupa
Etnomatematika Dalam Sistem Penanggalan Dan Tradisi Pertanian Pada Suku Baduy
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberadaan dan penerapan konsep-konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari masyarakat adat Suku Baduy melalui pendekatan etnomatematika. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research), dengan mengumpulkan data dari berbagai literatur akademik yang relevan dan kredibel. Hasil kajian menunjukkan bahwa masyarakat Baduy secara turun-temurun menerapkan berbagai konsep matematis yang terintegrasi erat dalam praktik budaya mereka, seperti dalam sistem penanggalan kolenjer untuk menentukan waktu kegiatan penting, serta sistem pertanian ngahuma yang mencakup perhitungan musim tanam, hasil panen, dan pembagian hasil menggunakan satuan lokal. Temuan ini menegaskan bahwa matematika tidak hanya hadir di ruang kelas, tetapi juga hidup dalam budaya dan tradisi masyarakat. Pendekatan etnomatematika dapat memperkaya pembelajaran kontekstual sekaligus melestarikan pengetahuan lokal yang bernilai. Dengan demikian, pendekatan etnomatematika tidak hanya penting untuk memperkaya pembelajaran kontekstual di sekolah, tetapi juga berperan dalam pelestarian pengetahuan lokal yang bernilai tinggi