Jurnal Universitas Dharma Andalas
Not a member yet
    1127 research outputs found

    Edukasi Dan Sosialisasi Financial Technology (FINTECH) Pada Pelajar SMK 2 Dan SMK Cendana Kota Padang Panjang

    Full text link
    Perkembangan Era Society 5.0 yang ditandai dengan pencatatan data elektronik (big data). Selain itu, keberadaan konektivitas internet ke perangkat fisik (internet of things) menjadikan pencatatan buku besar elektronik (block chain) sebagai sistem baru dalam teknologi saat ini. Kebutuhan manusia untuk mendapatkan informasi dan berbagai layanan elektronik lainnya semakin meningkat dikarenakan oleh kemajuan teknologi yang sangat pesat. Era digitalisasi telah merasuk ke seluruh sendi kehidupan manusia termasuk salah satunya di bidang keuangan yang dikenal dengan istilah Financial Technology (Fintech). Perkembangan Fintech beberapa tahun terakhir ini sangat signifikan. Tercatat per tahun 2022 di Indonesia, Fintech berbasis pembayaran ada 58, Fintech berbasis Lending mencapai 164 dan fintech berbasis crowd funding ada 2 dengan lebih dari 74 triliun rupiah transaksi pinjaman online. Walaupun di satu sisi, Fintech memberikan manfaat dan berbagai kemudahan bagi Masyarakat, namun di sisi lain Fintech juga menyebabkan permasalahan-permasalahan yang membahayakan bagi Masyarakat bahkan generasi muda. Salah satu kasus yang paling viral saat ini adalah pinjaman online yang juga rentan terjadi pada generasi Z. Beberapa faktor yang membuat Generasi Z rentan terjerat pinjol, di antaranya: rendahnya literasi keuangan, Gaya hidup yang tidak bijak, tekanan sosial untuk mengikuti teman, Perilaku FOMO dan YOLO, dan kebiasaan membagikan informasi pribadi di media sosial.Oleh karena itu, perlu dilakukan edukasi dan sosialisasi mengenai Fintech agar generasi Z dapat terhidar dari bahaya pinjaman online dan memahami penggunaan Fintech dengan lebih bijaksana. Pengabdian ini dilakukan di SMK 2 dan SMK Cendana Kota Padang Panjang. Pengabdian ini dilakukan dengan bentuk sosialisasi kepada pelajar/siswa

    Literasi Keuangan Syariah Bagi Pelajar Di MAN 2 Dan MA Kauman Muhammadiyah Kota Padang Panjang Sumatera Barat

    Full text link
    Indonesia sebagai negara dengan jumlah populasi penduduk Muslim terbesar di duniamemiliki potensi menjadi salah satu pusat keuangan dan ekonomi syariah di tingkat regionalmaupun global. Potensi ini harus didukung dengan tingkat kesadaran dan literasi masyarakatyang tinggi dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah. Edukasi terkait ekonomi dankeuangan syariah telah dilakukan oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Kemenag danKemendikbud melalui unit kerjanya masing-masing. Namun, edukasi tersbut belum menyentuhunit yang lebih mendasar seperti keluarga dan individu. Sehingga menurut data yang diperoleholeh OJK, literasi keuangan syariah di Indonesia saat ini masih dalam kategori sangat rendah.Penyebab kondisi literasi keuangan Syariah yang rendah tersebut salah satunya adalah karenapenduduk Muslim Indonesia sebagai mayoritas di Indonesia tidak dapat merasakan secaralangsung dampak positif ekonomi dan keuangan Syariah. Menurut peta jalan literasi ekonomidan keuangan syariah KNKS (Komite Nasional Keuangan Syariah), terdapat 8 fase yangdialami oleh individu dalam materi literasi ekonomi dan keuangan syariah. Fase keempat dalammateri literasi ekonomi dan keuangan Syariah dimulai sejak usia 16 tahun hingga usia 18 tahunatau masa pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia. Fase ini adalahfase mempelajari pengetahuan lanjutan ekonomi dan keuangan Syariah disertai dengan latihanpraktek. Kelompok usia ini diharapkan telah dapat dilatih untuk memiliki kemampuanmengelola ekonomi dan keuangan secara syariah. Oleh karena itu, kami berharap dapatmenambah pengetahuan dan pemahaman siswa/i level Sekolah Menengah Atas MAN 2 Padangdan MA Kauman Muhammadiyah Padang Panjang mengenai Keuangan Syariah agar dapatdipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari

    Membangkitkan Minat Wirausaha Pelajar Sma Di Era Digital Kepada SMAN 1 Bayang Dan SMAN 2 Bayang Kabupaten Pesisir Selatan

    Full text link
    Setelah menamatkan pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA), tidak semua pelajar akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Banyak siswa akan langsung mencari pekerjaan. Sementara itu persaingan untuk mendapatkan pekerjaan juga sangat ketat. Akibatnya sebagian siswa tamatan SMA akan menjadi pengangguran atau setengah menganggur. Salah satu solusi yang bisa dijadikan alternatif adalah dengan membuka lapangan kerja sendiri atau berwirausaha. Kondisi ini merupakan tantangan dalam dunia pendidikan yaitu menyiapkan mental siswa tamatan SMA untuk terjun dalam dunia kerja. Dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini tim ingin membangkitkan minat berwirausaha kepada para siswa SMA, pentingnya berwirausaha dan melatih diri berwirausaha sejak masih di bangku sekolah. Tumbuhnya minat yang besar dalam berwirausaha akan mendorong siswa tersebut untuk berani, kreatif, menimba banyak pengalaman berwirausaha sejak masih muda. Para pelajar juga diajak untuk menggali potensi diri, mengembangkan rasa percaya diri, menambah pengetahuan kewirausahaan, memahami cara pemasaran yang baik dan memanfaatkan digital marketing untuk memperluas pemasaran. Diharapkan, setelah menamatkan sekolah para siswa dapat membuka usaha untuk dirinya sendiri dan kalau berkembang bisa memberi lapangan kerja bagi orang lain

    Pemahaman Etnomatematika Dalam Kearifan Lokal Suku Baduy Dan Suku Dayak

    Full text link
    Etnomatematika merupakan pendekatan yang mengkaitkan konsep matematika dengan konteks budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan konsep-konsep matematika yang terkandung dalam budaya lokal suku Baduy dan suku Dayak melalui pendekatan etnomatematika. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber relevan seperti jurnal, prosiding, dan skripsi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua suku memiliki praktik budaya yang mengandung unsur matematis, seperti sistem bilangan, pengukuran, geometri, transformasi, hingga simbolis dalam ritual dan kerajinan. Suku baduy menerapkan konsep matematika dalam sistem kalender, pertanian, anyaman, dan permaian tradisonal. Sementara itu, suku Dayak menunjukkan penerapan matematika dalam arsitektur rumah adat, pola tenun, sistem perladangan, serta simbol geometris dalam ukiran dan pakaian adat. Penelitian ini menegaskan bahwa etnomatematika dapat menjadi jembatan antara budaya lokal dan pendidikan matematika kontekstual yang lebih inklusif dan bermakna. &nbsp

    Sosialisasi Pengenalan Dunia Kampus Menyongsong Impian Siswa Di SMAN 8, SMAS Pertiwi 1, SMAS Pertiwi 2 Dan SMAS Pembangunan Labor UNP Kota Padang Provinsi Sumatera Barat

    Full text link
    There are several percent of grade XII high school students in Padang city who do not understand the importance of studying at university and the constraints of tuition fees for those who are less fortunate. This has an impact on the relatively low mindset for the intelligence of the nation in the future. The purpose of community service activities is to increase the number of grade XII high school graduates in Padang city with scholarships accepted at State Universities every year. The method of implementing activities according to priority problems with the solutions offered in the form of lectures, discussions and counseling methods. The solution offered to grade XII high school students in Padang city provides counseling on the importance of studying at university and scholarships for those who are less financially able. This solution is expected to have an impact on the number of high school graduates in Padang city accepted at State Universities every year increasing by around more than 80%. Continuing education to university is very important because it can increase knowledge and skills, open up career opportunities and develop personality. To continue their education, prospective students can obtain various types of scholarships provided by the government and the private sector

    Pengembangan Usaha Kedai Andi Di Indarung Kota Padang Provinsi Sumatera Barat

    Full text link
    Andi shop business is located in Indarung, Padang city, West Sumatra province. So far, the business has not had any touch of Information Technology and Appropriate Technology. The food sold is priced at an average of IDR 8,000 per portion and various types of drinks are priced at IDR 5,000 per glass. In running its business, Andi shop is assisted by her wife and 3 children so that there is no payment of wages/salaries for workers. The turnover of Andi shop business is around IDR 600,000 per day. Marketing of Andi shop business is only around Indarung market and regular customers who routinely shop every day. Because there is always a continuous demand for food and drinks every day, the marketing prospects of Andi shop business are quite good to be developed in the future. The priority problem of Andi shop business is currently related to marketing problems with the solution of providing promotional counseling via digital marketing to expand market segmentation to consumers. The method of implementing activities is in accordance with the solutions offered in the form of discussion methods, counseling and practice. The purpose of community service activities is so that partners can develop well and continue in the future in the long term. Partner income is also expected to increase by around 10% per year so that it can increase the income of Andi shop business owners in particular and the economy of Padang city and West Sumatra province in general

    Komparasi Metode Waspas Dan Metode Vikor Dalam Menentukan Mobil LCGC Terbaik

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) dan metode VIsekriterijumsko KOmpromisno Rangiranje (VIKOR) dalam menentukan mobil Low Cost Green Car (LCGC) terbaik. Studi kasus dilakukan pada showroom mobil di Kota Padang dengan mempertimbangkan delapan kriteria penilaian, yaitu harga OTR, kapasitas mesin, konsumsi bahan bakar,tenaga max, torsi max, desain eksterior, desain interior dan akselarasi. Metode WASPAS digunakan untuk memperoleh peringkat kendaraan melalui kombinasi model penjumlahan dan perkalian terbobot, sedangkan metode VIKOR difokuskan pada kompromi solusi berdasarkan jarak terhadap alternatif ideal positif dan negatif. Pengujian akurasi dilakukan dengan menggunakan korelasi Rank Spearman untuk mengukur tingkat kesesuaian hasil peringkat masing-masing metode dengan preferensi konsumen aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode VIKOR memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan metode WASPAS, dengan nilai koefisien korelasi Rank Spearman sebesar 0,9761 yang termasuk kategori sangat kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode VIKOR lebih efektif digunakan dalam sistem pendukung keputusan untuk pemilihan mobil LCGC yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di showroom Kota Padang

    Perancangan Decision Support System Berbasis Website Untuk Pengawasan Risiko Pada Institusi Pengawas Tenaga Nuklir

    Full text link
    Safety risk surveillance at nuclear facilities is an important element in ensuring the protection of workers, the public, and the environment from radiation hazards. The Nuclear Power Supervisory Institution manages large data related to nuclear safety risk surveillance. However, this very large and diverse volume of data causes difficulties in adequate processing and analysis, thus hampering the speed and accuracy of supervisory decision making. The main obstacle faced is data management that is still manual and less integrated so that the risk monitoring process becomes less efficient. Therefore, this research designs a website-based Decision Support System (DSS) with the Analytic Hierarchy Process (AHP) method to assist the decision-making process that is more objective, accurate, and based on risk priorities in nuclear safety. The results showed that the use of the AHP method in DSS was able to provide priority weights for risk criteria in an objective and structured manner. Consistency Ratio (CR) of 0.0066 shows a good level of assessment consistency. This system facilitates data visualization and presents safety risk inspection priority recommendations effectively through an interactive dashboard. The designed DSS is expected to improve the efficiency and effectiveness of nuclear safety risk monitoring at the Nuclear Power Supervisory Institution

    Perencanaan Pemenuhan Kebutuhan Biaya Material Baja Tulangan Gedung X Pada Wilayah Jawa Tengah

    Full text link
    Penelitian ini membahas mengenai perencanaan pembesian pada Gedung X pada wilayah Jawa Tengah. Material konstruksi adalah elemen dasar yang digunakan dalam pembangunan, mulai dari struktur utama hingga detail finishing. Besi adalah salah satu material utama dalam proyek konstruksi, namun rentan terhadap karat jika tidak disimpan dengan benar. Rantai pasok konstruksi mencakup koordinasi semua bagian dari pemasok, kontraktor dan pengguna jasa. Rantai pasok konstruksi mencakup 5 sumber utama yaitu manusia, peralatan, metode, dan pendanaan. Konstrol biaya meruapakan bagian dari manajemen biaya konstruksi yang harus dijalankan secara terus-menerus. Kontrol biaya dapat memberikan gambaran berupa progress pekerjaan, hubungan biaya dengan schedule pekerjaan, identifikasi potensi masalah dan milestone valid sesuai dengan rencana kerja. Besar voleme pengadaaan pembesian selama masa konstruksi 12 bulan pada Gedung X sebesar 540.272,49 kg dengan total biaya sebesar Rp 7.004.092.612,22. Proses pengadaan material ke area konstruksi memerlukan tahapan untuk membantu kontrol, tahapan tersebut menimbulkan siklus pengadaan material konstruksi. Siklus atau tahap akan berjalan dengan baik dan benar jika dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh pihak yang terlibat

    Pelayanan Administrasi Kependudukan Masyarakat Desa Gemalasari Kabupaten Kepulauan Meranti Berbasis Android

    Full text link
    The village office has various tasks related to government, empowerment, development and guidance in the village. At the Village Office, various services are provided such as processing certificates, processing death certificates, and various other administrative services. The Gemalasari Village Office is also the center of village government, where various village government activities are carried out. for example, applying for KTP, making marriage certificates, making birth and death certificates, as well as distributing government programs. Apart from that, the village office can also be a place for marriage registration. This research aims to make it easier for village officials to manage required administrative correspondence using only smartphones

    1,085

    full texts

    1,127

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Dharma Andalas
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇