Raharja Open Journal Systems
Not a member yet
1655 research outputs found
Sort by
Sistem Pendukung Keputusan Mata Pelajaran Pilihan Siswa Menggunakan Metode Simple Additive Weighting dan Weighted Product
Sistem pendukung keputusan memiliki peran krusial dalam memfasilitasi pengambilan keputusan yang tepat, terutama dalam bidang pendidikan. Di SMA Negeri 2 Bojonegoro, penerapan Kurikulum Merdeka Belajar memberikan siswa kebebasan untuk memilih mata pelajaran yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. Namun, siswa masih sering mengalami kesulitan dalam menentukan jurusan yang tepat, yang bisa berdampak buruk pada karier mereka di masa depan. Untuk mengatasi masalah ini, dikembangkanlah sebuah sistem pendukung keputusan yang memanfaatkan metode Simple Additive Weighting dan Weighted Product.
Penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Simple Additive Weighting dan Weighted Product dalam sistem pendukung keputusan sangat efektif, dengan skor pengujian system usability scale masing-masing sebesar 84,75 dan 86. Skor ini masuk dalam kategori excellent dengan grade scale B, menandakan bahwa sistem ini layak digunakan. Sistem pendukung keputusan tidak hanya membantu siswa dalam memilih mata pelajaran yang sesuai, tetapi juga meningkatkan efisiensi guru dalam memberikan bimbingan yang lebih tepat dan terstruktur.
Sistem pendukung keputusan yang dikembangkan di SMA Negeri 2 Bojonegoro dapat memudahkan penyajian informasi nilai rapor siswa saat kelas 10, memberikan rekomendasi jurusan kuliah, serta menentukan mata pelajaran pilihan yang sesuai dengan kemampuan dan minat siswa. Dengan demikian, sistem ini memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas keputusan siswa serta prestasi akademik mereka
Analisis Sentimen Komentar Instagram Terkait Persepsi Hidup Sehat Menggunakan Algoritma BERT-LSTM
The perception of a healthy lifestyle is crucial for physical and mental well-being, especially with the rising cases of non-communicable diseases in Indonesia. Instagram is an effective platform for education, enabling sentiment analysis of the perception of a healthy lifestyle using comment data from posts on the @ayosehat.kemkes account. This involves data collection and preprocessing, labeling, and splitting the data into training, validation, and testing sets. By combining the BERT-LSTM algorithm to classify sentiment into positive, negative, and neutral, the testing results showed that the best model achieved an accuracy of 89.20%, with a precision of 89.49%, recall of 89.20%, and an F1-score of 88.74%, with an 80:10:10 dataset split ratio
Penerapan Metode RAD dalam Rancang Website Pemasaran Rumah Pada PT Bumi Lingga Pertiwi
Industri properti terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan hunian yang layak. PT Bumi Lingga Pertiwi (BLP Property) berupaya meningkatkan kepercayaan konsumen melalui pengembangan situs web pemasaran yang dilengkapi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode AHP-SMARTER. Penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) untuk mempercepat proses pengembangan situs web dengan melibatkan pengguna secara aktif. Framework Laravel, React, dan MySQL digunakan untuk membangun sistem yang efisien dan terstruktur. Hasil implementasi menunjukkan bahwa situs web ini dapat menyajikan informasi properti secara interaktif serta memberikan rekomendasi hunian yang sesuai dengan preferensi pengguna. Pengujian menggunakan blackbox mendapatkan hasil yang sesuai dan berjalan sesuai dengan fungsionalitasnya. Dengan adanya situs web ini, BLP Property diharapkan dapat memperkuat citra positif perusahaan, meningkatkan pengalaman pengguna, dan mendukung pemasaran properti secara efektif
Analisis Perbandingan Test Case Prioritization Menggunakan Algoritma Greedy dan Algoritma Hill Climbing
Software Testing merupakan salah satu langkah penting dalam memastikan suatu software tetap unggul serta dapat berjalan dan digunakan oleh masyarakat luas, software testing dapat dilakukan menggunakan Regression Testing untuk memastikan software tidak mengalami kerusakan atau terdapat bug baru setelah perubahan terjadi. Regression Testing digunakan untuk menghemat waktu dan biaya pengujian dengan menerapkan Test Case Prioritization yang berfungsi agar software tester dapat memilih test case yang paling penting untuk dilakukan pengujian berdasarkan penggunaan algoritma Greedy dan algoritma Hill Climbing yang digabungkan dengan parameter lain seperti Severity Rating, dan matriks Average Percentage Fault Detection (APFD). Fokus penelitian ini adalah mencari urutan prioritas test case berdasarkan hasil pengujian Regression Testing pada website demoblaze.com berdasarkan perbandingan algoritma Greedy dan algoritma Hill Climbing yang digabungkan dengan parameter Severity Rating berdasarkan nilai APFD tertinggi. Hasil dari penelitian menunjukkan penggunaan algoritma Hill Climbing lebih efektif dalam menentukan prioritas test case dengan memperoleh nilai APFD sebesar 0.91, sedangkan algoritma Greedy mendapatkan nilai APFD sebesar 0.9
Perancangan Video Promosi Wisata Menggunakan Pendekatan MDLC: Studi Kasus Gunung Dago Bogor
Video promosi wisata memiliki peran penting dalam membentuk citra destinasi pariwisata di era digital, mempengaruhi persepsi dan keputusan wisatawan dalam memilih tujuan wisata. Wisata Alam Gunung Dago di Bogor, yang sebelumnya dikelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan dan kini menjadi koperasi Kowista Gunung Dago, menghadapi tantangan dalam promosi. Promosi yang dilakukan sebelumnya masih bersifat tradisional, seperti dari mulut ke mulut dan dokumentasi sederhana di media sosial, sehingga kurang menarik dan hanya dikenal oleh wisatawan lokal. Penelitian ini bertujuan merancang video promosi untuk memperkenalkan Wisata Alam Gunung Dago, meliputi profil, objek wisata, fasilitas, dan kegiatan. Metode penelitian meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, analisis MDLC (Multimedia Development Life Cycle), serta perancangan media menggunakan Adobe Premiere Pro 2019 dan Adobe Photoshop CC 2019. Konsep Produksi Media mengikuti tahapan pre production, production, dan post production. Diharapkan video promosi ini dapat menarik lebih banyak pengunjung dan memperkenalkan Wisata Alam Gunung Dago kepada masyarakat luas, khususnya di luar wilayah lokal, sehingga dapat meningkatkan jumlah pengunjung setiap tahunnya
Strategi Video Promosi untuk Meningkatkan Pemasaran Pariwisata Villa Saung Benteng Gunung Salak Bogor
Permintaan masyarakat akan penginapan dengan fasilitas lengkap dan kenyamanan tinggi mendorong kebutuhan akan strategi promosi yang efektif, khususnya dalam bentuk media visual. Villa Saung Benteng, yang berlokasi di Taman Nasional Halimun Gunung Salak, Kabupaten Bogor, belum memiliki video promosi untuk menyampaikan keunggulan layanan dan fasilitas yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media promosi berbentuk video guna meningkatkan visibilitas dan daya tarik Villa Saung Benteng kepada calon konsumen. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, studi pustaka, dan analisis SWOT. Proses produksi video dilakukan menggunakan perangkat lunak Adobe Premiere Pro, Photoshop, dan After Effects. Hasil penelitian berupa video promosi berdurasi ±3 menit yang menampilkan profil, fasilitas, serta atmosfer villa, dirancang untuk dipublikasikan melalui Instagram dan YouTube. Media ini diharapkan dapat meningkatkan minat calon pelanggan, memperluas jangkauan pemasaran, serta mendukung peningkatan okupansi villa
Analisis ‘Four Driven in Buying Behavior’ sebagai Dasar Preferensi Konsumen untuk UMKM
Penelitian ini akan menganalisis Empat Dorongan Utama (Four Driven) didalam Preferensi Konsumen yang terdiri dari Inner Driven, Physical Driven, Social Driven dan Financial Driven dalam preferensi Konsumen untuk melihat dorongan mana yang lebih intens dalam satu sektor pasar UMKM, sehingga para pelaku UMKM bisa memprediksi strategi apa yang akan diambil baik dari sisi penyediaan barang dan jasa ataupun strategi bisnis marketing dan penjualannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dimana dimulai dengan penjelasan teknik pengambilan survey , pencatatan dan pengolahan survey pada group responden terpilih, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan tabel Four Driven in Buying Behavior dengan Teknik Konversi, setelah itu dilakukan skor penilaian hasil Konversi, lanjut dengan Analisa Statistik Rata-rata secara Mean Average dan Weighted Average untuk mendapatkan Nilai Persentase Akhir sampai tahap terakhir dengan visualisasi grafik. Group Responden A mencatatkan skor tertinggi untuk Financial Driven (F driven) dan Physical Driven (P driven) dengan persentase masing-masing sebesar 29% dan 28%. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen dalam kelompok ini lebih memprioritaskan pertimbangan finansial dan aspek fisik dalam pengambilan keputusan pembelian mereka. Di sisi lain, Group Responden B menunjukkan skor tertinggi untuk Inner Driven (I driven) dan Financial Driven (F driven) dengan persentase 31% dan 25%, mengindikasikan bahwa konsumen dalam kelompok ini lebih terdorong oleh motivasi internal dan pencarian makna dalam pembelian mereka, meskipun tetap mempertimbangkan aspek finansial. Dengan demikian, pemahaman yang mendalam tentang preferensi ini dapat membantu UMKM dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan konsume
PELATIHAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA DI ERA DIGITAL PADA UMKM DI KELURAHAN KAYU MANIS TANAH SAREAL BOGOR
Manajemen sumber daya manusia memiliki peran yang sangat penting dalam kesuksesan usaha, terutama pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Karyawan merupakan aset utama bagi perusahaan, sehingga pengelolaan sumber daya manusia yang baik akan memberikan dampak besar terhadap keberlanjutan dan kemajuan usaha.
Salah satu tantangan utama yang dihadapi UMKM, terutama di kelurahan Kayumanis, adalah dalam hal pengelolaan sumber daya manusia. di era digital saat ini, penggunaan teknologi dalam pengelolaan sumber daya manusia menjadi hal yang sangat krusial. UMKM di Kelurahan Kayu Manis seringkali kesulitan untuk mengikuti perkembangan teknologi, baik dari segi infrastruktur maupun keterampilan sumber daya manusia dalam memanfaatkannya.
Beberapa masalah yang sering dihadapi dalam melakukan evaluasi kinerja dan pengembangan sumber daya manusia karena keterbatasan dalam sistem yang dapat memonitor dan menganalisis kinerja karyawan secara objektif.
Oleh karena itu, pengusaha perlu memperlakukan karyawan dengan tepat agar tetap termotivasi, produktif, dan loyal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap peningkatan kinerja dan produktivitas sumber daya manusia UMKM dengan bantuan teknologi di UMKM di Kelurahan Kayu Manis, Tanah Sareal, Bogor. Salah satu teknologi digital yang dapat membantu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya manusia adalah sistem absensi digital. Sistem ini dapat memonitor dan menganalisis kinerja karyawan secara objektif. Sehingga dengan adanya teknologi digital, pelaku usaha UMKM dapat meningkatkan kinerja dan daya saing usaha.
Kata Kunci: Manajemen Sumber Daya Manusia, UMKM, Teknologi Digital, Sistem Absensi Digital, Pelatihan, Kinerja, Kayumani
CNN Algorithm for Herbal Leaf Classification Using MobileNetV2 and ResNet50V2
Indonesia is home to over 30,000 types of herbal plants, with approximately 1,200 species utilized as raw materials for alternative and traditional medicine. Leaves play a crucial role in herbal medicine preparation. However, many people struggle to identify different herbal leaves due to their similar appearances, making classification difficult. Each leaf possesses unique characteristics such as shape, size, midrib, stalk, blade, and type, which can be used for differentiation. To assist in identifying herbal leaves, a classification system based on image recognition is essential. Convolutional Neural Networks (CNN) are deep learning algorithms designed for processing two-dimensional image data. Model performance can be enhanced through transfer learning, with MobileNetV2 and ResNet50V2 being widely used architectures. These pretrained models have been trained to recognize images with high accuracy. This study focuses on classifying herbal plants based on leaf shape using CNN architectures from MobileNetV2 and ResNet50V2. The evaluation results show that the MobileNetV2 architecture, with a 90%:10% data split, achieved an accuracy of 98.51%, precision of 98.92%, recall of 98.51%, and an F1-score of 98.56%. These findings indicate that CNN with transfer learning can effectively classify herbal leaves with high accuracy
Efforts To Increase The Efficiency Of Wireless Power Transfer (Literature Study): Upaya Peningkatan Efisiensi Transfer Daya Nirkabel (Studi Literatur)
One of the important issues in the electric power system is the problem of distributing electrical energy from one place to another which is relatively expensive. In addition to requiring many cables/conductors and a good protection system, the installation is also not easy. Therefore, the cost of installing the distribution channel will be expensive. In addition, the stretch of cables/conductors can interfere with the beauty of the room. For this reason, experts have conducted research for quite a long time to design an electrical energy distribution system that can be used to distribute electrical energy without using cables or wirelessly. With this wireless system, in addition to saving cable material costs and maintenance costs, it can also reduce heavy loads. In addition, the stretch of cables/conductors does not interfere with the beauty of the room.
Wireless Power Transfer System (WPT) is a system for distributing electrical energy from one place to another without using cables. In other words, the system for distributing electrical energy from one device to another without passing through physical media in the form of electrical cable/conductor channels. With the development of WPT technology, the electrical energy distribution system that occurs can be more efficient and easier to install.
Many studies have been conducted by experts to improve the efficiency of the power distributed. Efforts that have been made are for example by adding a barrier (shielding), adding metamaterials, making coil designs in circular and hexagonal shapes, using antennas made of aluminum or copper, and so on.
With the results of this study, it is hoped that one day this wireless electrical energy distribution technology can be implemented with high efficiency