Portal E-Journal UNDARIS Ungaran (Univ. Darul Ulum Islamic Centre Sudirman)
Not a member yet
    302 research outputs found

    Harmonisasi Upacara Keagamaan Dan Proses Sosial Di Kalangan Muslim Pedesaan: Kasus Empat Desa Di Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang

    Get PDF
    Abstrak Upacara keagamaan yang biasa dilakukan oleh masyarakat Sumowono Kabupaten Semarang, yang sudah mendarah daging hingga kini, merupakan fenomena yang tak bisa dilepaskan dengan akar sejarah kepercayaan-kepercayaan yang pernah dianut oleh masyarakat Jawa itu sendiri. Masalah penelitiannya terfokus pada bagaimana pelaksanaan upacara keagamaan dan proses sosial di kalangan masyarakat muslim pedesaan di Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang dan bagaimana persepsi masyarakat mengenai arti penting upacara keagamaan dan proses sosial di kalangan masyarakat muslim pedesaan di Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskripstif. Teori yang digunakan adalah teori fungsionalisme struktural, struktur sosial dan pranata sosial tersebut berada dalam suatu sistem sosial yang berdiri atas bagian-bagian atau elemen-elemen yang saling berkaitan dan menyatu dalam keseimbangan. Ada tujuh upacara keagamaan yang sampai saat ini masih diperingati oleh masyarakat Sumowono yaitu : sura (muharam), selametan rajaban, selametan mauludan yang, selametan ruwahan, selametan likuran, selametan bodonan, dan selametan besaran yang dilaksanakan pada tanggal 10 zulhijjah. Masyarakat senantiasa melakukan proses ritual upacara dalam rangka melestarikan budaya leluhur dengan berbagai simbul. Adapun besaran biaya yang dikeluarkan untuk pelaksanaan upacara keagamaan dan proses sosial adalah bervariasi.Kata Kunci:     harmonisasi; keagamaan; sosial Religious ceremonies are usually done by people Sumowono Semarang District, which is ingrained until now, is a phenomenon that can not be released to the historical roots of the beliefs that once embraced by the Java community itself. Problem research focused on how the implementation of religious ceremonies and social processes among rural Muslim communities in the District of Semarang District Sumowono and how people's perceptions of the importance of religious ceremonies and social processes among rural Muslim communities in the District Sumowono Semarang District. This research is a descriptive qualitative research type. The theory used is the theory of structural functionalism, social structures and social institutions that are in a social system that stands on the parts or elements that are interrelated and integrated in the balance. There are seven religious ceremony is still celebrated by the community Sumowono namely: suras (sacred), selametan Rajaban, selametan mauludan that, selametan ruwahan, selametan likuran, selametan bodonan, and selametan magnitude of which was held on 10 Zulhijjah. The people always perform the ceremonial ritual process in order to preserve the ancestral culture with various symbols. The amount of costs incurred for the implementation of religious ceremonies and social processes is varied

    Pentingnya Pengenalan Tentang Perbedaan Individu Anak Dalam Efektifitas Pendidikan

    Get PDF
    Abstrak Mengenal anak berarti mengenal respons dan tingkah lakunya dalam bermacam-macam situasi. Mengenal tidak hanya berarti atau meliputi pengumpulan data-data dan tingkah laku tentang anak, karena data itu sendiri hanya dapat dipergunakan dengan baik jika bertalian dengan situasi dan waktu dimana fakta tersebut telah diperoleh. Perbedaan individual yang perlu dipertimbangkan dalam pelaksanaan pengajaran dikelas adalah faktor-faktor yang menyangkut kesiapan anak untuk menerima pengajaran karena perbedaan tersebut akan menentukan sistem pendidikan secara keseluruhan. Perbedaan-perbedaan tersebut harus diselesaikan dengan pendekatan individualnya juga, tetapi tetap disadari bahwa pendidikan tidak semata-mata bertujuan untuk mengembangkan individu sebagai individu, tetapi juga dalam kaitannya dengan pola kehidupan masyarakat yang bervariasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan individu adalah: self concept (konsep diri), locus of control, kecemasan yang dialami anak didik, motivasi hasil belajar. Kata kunci:  individu, pendidikan The Importance of Introduction to the Differences of Individual Children in Education Effectiveness Knowing that children recognize and respond to their behavior in various situations. Knowing not only mean or include data collection and the behavior of the child, because the data itself can only be used properly concerned with the situation and the facts which have been obtained. Individual differences should be considered in the implementation of teaching in class are factors related to the readiness of children to receive instruction for those differences will determine the educational system as a whole. These differences should be resolved by individual approach as well, but still realize that education is not solely aimed at developing the individual as an individual, but also in relation to the life of the community vary. Factors that affect individual differences is the concept of self (self-concept), locus of control, anxiety experienced by students, motivation to learn the results

    PENGARUH TANGIBILITY ASSET, PROFITABILITY, SIZE, BUSINESS RISK DAN GROWTH OPPORTUNITIES, TERHADAP KEBIJAKAN LEVERAGE PERUSAHAAN

    Get PDF
    ABSTRACTThe differences of the result research of factors which influence the policy of company leverage, push the writer to do re-research to get the current research. The research is focused on several factors which cover active structure, profitability, the company size, business risk and the company growth level in order to be known how the independent variable influence toward dependent variable.The object research is taken from the manufacture company which are listed and go public in Jakarta Stock Exchange from 2000 to 2004. The research sample is taken by using purposive sampling method with judgement type sample sampling, the sample taken fulfill the requirement and special criteria. The research takes sample from 40 companies.The research sample shows that the influences of active structure, profitability, the company size, the business risk and the company growth level toward the company leverage policy as a whole are 23% and 77% respectively the others are company leverage structure, so does the variable of the company growth level. While for the profitability variable, the company size and business risk have influences toward the company leverage policy.Keywords : Tangibility Asset, Profitability, Size, Business Risk, Growth Opportunities and Leverage

    PENGARUH KONFLIK KERJA, KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DEPARTEMEN SEWING (Studi Empiris Pada PT Liebra Permana di Bawen Kabupaten Semarang)

    Get PDF
     Konflik kerja yang terjadi dalam suatu perusahaan berpengaruh terhadap penurunan kinerja karyawan, sehingga dapat menyebabkan tidak tercapainya tujuan dan harapan perusahaan. Secara teori mengatakan bahwa konflik kerja tidak bisa dihindari tetapi bisa diminimalkan agar konflik kerja tidak mengarah pada perpecahan, permusuhan yang dapat mengakibatkan suatu organisasi mengalami kerugian karena menurunnya kinerja karyawan. Kepemimpinan yang efektif dan mampu menciptakan komunikasi kerja yang kondusif dapat meningkatkan kinerja karyawan. Secara teori mengatakan bahwa pemimpin yang melaksanakan kepemimpinannya dengan efektif dan dapat menggerakkan orang kearah tujuan yang dicita-citakan, akan menjadi panutan dan teladan. Sebaliknya pemimpin yang keberadaannya hanya sebagai figur dan tidak memiliki pengaruh akan mengakibatkan kinerja karyawan dan organisasi menjadi lambat atau menurun. Motivasi kerja akan berdampak pada peningkatan kinerja, namun sebaliknya karyawan yang bekerja tanpa adanya motivasi kerja akan cenderung malas dalam bekerja tanpa target yang optimal. Secara teori mengatakan peningkatan motivasi kerja akan memberikan peningkatan yang sangat berarti bagi peningkatan kinerja karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah konflik kerja, kepemimpinan, motivasi kerja secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan departemen sewing pada PT Liebra Permana?. Tujuan penelitian untuk mengetahui ada atau tidak ada pengaruh konflik kerja, kepemimpinan, motivasi kerja secara parsial dan simultan terhadap kinerja karyawan departemen sewing pada PT Liebra Permana.Jenis penelitian eksplanatori dan lokasi penelitian di PT Liebra Permana, yang terletak dijalan Soekarno-Hatta Km 31 Desa Harjosari Bawen-Semarang kode pos 50661 Jawa Tengah-Indonesia. Populasi 2.160 orang dan sampel sebanyak 96 responden dengan menggunakan rumus slovin dan teknik sampling menggunakan random sampling.Hasil penelitian diketahui persamaan regresi berganda Y = 2,359 - 0,009X1  + 0,811X2  +0,125X3.  Uji t (parsial) diketahui konflik kerja terhadap kinerja karyawan menunjukkan thitung  -0,352 0,05 artinya konflik kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan. Kepemimpinan terhadap kinerja karyawan menunjukkan thitung 22,421 > ttabel 1,986 dan signifikan 0,000 ttabel 1,986 dan signifikan 0,002 Ftabel 2,700 dan sig. 0,000 < 0,05 artinya konflik kerja, kepemimpinan, motivasi kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.Disarankan untuk mengurangi konflik kerja dapat dilakukan dengan pembagian tekanan kerja dan tuntutan tugas yang adil. Manajemen perusahaan dapat memilih pemimpin yang melaksankan kepemimpinannya dengan efektif yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi perusahaan. Pemberian motivasi oleh pimpinan dapat dilakukan dengan memberikan dorongan berupa pengakuan dan penghargaan atas prestasi kerja yang baik. Karyawan lebih meningkatkan kinerja dengan kualitas output yang baik sehingga kerusakan produksi dapat ditekan seminimal mungkin

    Aplikasi Total Quality Management Dalam Lembaga Pendidikan Islam

    Get PDF
    Abstrak Diera kontemporer dunia pendidikan dikejutkan dengan adanya model pengelolaan pendidikan berbasis industri. Pengelolaan model ini mengandaikan adanya upaya pihak pengelola institusi pen­didikan untuk meningkatkan mutu pendidikan berdasarkan manajemen perusahaan. Secara filosofis, konsep ini menekankan terhadap perbaikan yang berkelanjutan untuk mencapai tujuan dan kepuasaan pelanggan. Aplikasi Total Quality Management di beberapa lembaga pendidikan sudah mulai nampak dewasa ini. Hal ini disebabkan semakin tingginya persaingan antar lembaga pendidikan Islam. Unsur Total Quality Management meliputi 10 hal yang sama persis dengan apa yang diajarkan oleh islam, baik didalam AL-quran maupun Al-hadits. 10 unsur itu, yaitu: fokus pada pelanggan, baik pelanggan internal maupun pelanggan eksternal, obsesi terhadap kualitas, penggunaan pendekatan ilmiah dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah, komitmen jangka panjang; kerja sama tim (team­work); adanya keterlibatan dan pemberdayaan karyawan, perbaikan proses secara berkesinambungan, adanya pendidikan dan pelatihan yang bersifat bottom-up, kebebasan yang terkendali, adanya kesatuan tujuan. Jika aplikasi unsur Total Quality Management yang telah disebutkan dilaksanakan oleh lembaga pendidikan Islam secara serius, maka diyakini peningkatan kualitas outpit yang diharapkan akan dengan mudah dapat dicapai dan akan dapat bersaing dengan lembaga pendidikan lain baik di tingkat nasional bahkan internasional sekalipun.Kata Kunci: Total Quality Management; pendidikan Islam The contemporary world of education is struck by the industry-based education management model. The management of this model presupposes the efforts of managers of educational institutions to improve the quality of education based on company management. Philosophically, this concept emphasizes on continuous improvement to achieve customer objectives and satisfaction. Total Quality Management applications in some educational institutions are beginning to appear today. This is due to the increasing competition among Islamic educational institutions. The Total Quality Management element includes 10 things that are exactly the same as what is taught by Islam, both in the Quran and Al-hadith. The 10 elements are: customer focus, both internal and external customers, obsession with quality, use of scientific approach in decision making and problem solving, long-term commitment; Teamwork; Employee engagement and empowerment, continuous process improvement, bottom-up education and training, controlled freedom, unity of purpose. If the application of the mentioned Total Quality Management element is implemented by the Islamic education institution seriously, then it is believed that the improvement of outpit quality which is expected to be easily achieved and will be able to compete with other educational institutions both at national and even international level

    PENGARUH PERPUTARAN KAS, PIUTANG, PERSEDIAAN, DAN MODAL KERJA TERHADAP RENTABILITAS EKONOMI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2011-2014

    Get PDF
    Abstrak indoAbstrak englis

    PENGARUH KEDISIPLINAN, PRESTASI, PENGEMBANGAN SDM TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU (BPMPPT) KABUPATEN SEMARANG

    Get PDF
    Kinerja pegawai merupakan aset penting yang dimiliki instansi. Untuk memperoleh kinerja yang baik perlu memperbaiki kedisiplinan, prestasi dan pengembangan SDM. Kedisiplinan pada instansi bertujuan untuk menertibkan pegawai, prestasi kerja untuk mendorong semangat kerja pegawai sedangkan pengembangan SDM mampu merubah pegawai untuk mengembangkan kemampuan yang di miliki. Rumusan masalah penelitian ini adalah adakah pengaruh kedisiplinan, prestasi dan pengembangan SDM terhadap kinerja pegawai di BPMPT Kabupaten semarang?.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh kedisiplinan, prestasi dan pengembangan SDM terhadap kinerja pegawai BPMPT Kabupaten Semarang.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kausal. Analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan relabilitas, analisis regresi berganda dan sederhana, korelasi berganda dan sederhana, determinasi dan uji t serta uji f. Hasil penelitian menunjukkan kedisiplinan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai BPMPT dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,393 dan nilai t hitung 2,513 > t tabel 0,3494. Prestasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai BPMPT dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,171 dan nilai t hitung 2,168 > t tabel 0,3494. Pengembangan SDM berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai BPMPT dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,348 dan nilai t hitung 2,325 > t tabel 0,3494. Kedisiplinan, prestasi dan pengembangan SDM berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai fhitung 4,179>Ftabel 4.17 dan nilai sign 0,015a .Instansi sebaiknya menegakkan kedisiplinan dengan memperinci kembali peraturan – peraturan kerja yang ingin diterapkan sehingga pegawai lebih paham dan tidak melakukan pelanggaran, memberikan insentif berupa bonus dan penghargaan agar tingkat prestasi pegawai meningkat dan sering mengikuti seminar untuk mengembangkan kemampuan pegawai dalam menguasai program baru dalam instansi

    Potensi Eklusivitas Pendidikan Islam di Indonesia

    No full text
    Latar belakang tulisan ini didasarkan pada perkembangan pendidikan Islam di Indonesia akhir-akhir ini. Di mana system pendidikan Islam mengalami geliat yang cukup signifikan di tengah dualisme system kelembagaan pendidikan di Indonesia (Kemenag dan Kemendiknas). Geliat system pendidikan Islam terlihat dari pembaharuan-pembaharuan secara bertahap seperti kurikulum, manajerial dan system kelembagaan. Adapun metode kajian yang digunakan dalam tulisan ini dengan analisis logis sistematis. Artinya penulis mengamati realitas actual pendidikan Islam yang berkembang kemudian dianalisis berdasarkan alur pikir logis. Hasil analisis yang diperoleh adalah geliat system pendidikan Islam di Indonesia akhir-akhir ini  mendapat respon positif dari masyarakat dengan indikasi meningkatnya animo dan dukungan myarakat terhadap pendidikan Islam. Bertemunya dua unsur yakni geliat pendidikan Islam dan tingginya respon positif masyarakat sesungguhnya menyimpan potensi eklusifitas tersendiri yang dapat menghambat perkembangannya. Potensi eklusifitas pendidikan Islam terkait dengan tuntutan pendidikan Islam terhadap doktrinisasi agama. Doktrinisasi agama yang tidak diimbangi dengan wawasan kebangsaan tentu akan berpotensi eklusif. Mengingat Indonesia adalah Negara pancasilais bukan Negara Islam. Potensi eklusifitas pendidikan Islam ini menjadi realitas yang perlu disadari seluruh komponen bangsa

    Pendekatan Sosiologis Dalam Studi Islam

    Get PDF
    Abstrak Pentingnya pendekatan sosiologis dalam memahami agama dapat dipahami karenabanyak sekali ajaran agama yang berkaitan dengan masalah sosial. Jalaludin Rakhmattelah menunjukkan betapa besarnya perhatian agama yang dalam hal ini adalah Islamterhadap masalah sosial. Namun dewasa ini, sosiologi agama mempelajari bagaimanaagama mempengaruhi masyarakat, dan boleh jadi agama maysrakat mempengaruhikonsep agama. Pendekatan sosiologi memiliki peranan yang sangat penting dalam usahauntuk memahami dan menggali makna-makna yang sesungguhnya dikehendaki oleh al-Qur’an. Selain disebabkan oleh Islam sebagai agama yang lebih mengutamakan hal-halyang berbau sosial daripada individual yang terbukti dengan banyaknya ayat al-Qur’andan Hadis yang berkenaan dengan urusan muamalah (sosial), hal ini juga disebabkanbanyak kisah dalam al-Qur’an yang kurang bisa dipahami dengan tepat kecuali denganpendekatan sosiologi. Kata kunci: paradigma, sosiologis, islam Sosiological Approach In Islamic Study The importance of the sociological approach to understanding religion is understandablebecause many religious teachings related to social problems. Jalaluddin Rahmat has shownhow much attention to religion in this case is Islam against social problems. But today, thesociology of religion studying how religion affects the community, and may be religionmaysrakat affect the concept of religion. Sociological Approaches have a very important rolein efforts to understand and explore the true meanings intended by the Koran. Besidescaused by Islam as a religion that prefers things that smelled of social rather than individualevidenced by the many verses of the Koran and the Hadith concerning muamalah affairs(social), it also caused a lot of stories in the Qur'an less can be understood properly unlesswith a sociological approach

    Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kepekaan Sosial Anak Di Kehidupan Sehari-hari

    Get PDF
    Abstrak Pendidikan Agama Islam secara umum dapat dipahami sebagai upaya untuk meningkatkan keimanan, pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang agama Islam sehingga menjadi pribadi muslim yang beriman dan bertakwa serta berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pendidikan agama Islam memiliki peran penting dan menjadi solusi utama dalam menumbuhkan dan meningkatkan kepekaan sosial anak dengan mengahayati dan mengamalkan nilainilai dan ajaran agama yang terkandung didalam al-Qur’an dan al-Sunnah. Kata kunci: pendidikan agama islam; kepekaan sosial The Role of Islamic Religious Education in Increasing Children's Social Sensitivity In Everyday Life Islamic education in general can be understood as an attempt to increase faith, understanding, appreciation and practice of Islam so that it becomes a private Muslim faith and piety and morality in personal life, society, nation and state. Islamic religious education has an important role and be the main solution to increase the sensitivity and improve the children's social mengahayati and practice the values and teachings contained in the Qur'an and Sunnah

    205

    full texts

    302

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal E-Journal UNDARIS Ungaran (Univ. Darul Ulum Islamic Centre Sudirman)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇