OJS Universitas Mulia (E-Journals)
Not a member yet
513 research outputs found
Sort by
Simulasi Sistem Antrian dengan Menggunakan Model SCSP dan MCSP dengan Menggunakan MATLAB
Simulasi merupakan alat yang tepat untuk digunakan terutama jika diharuskan untuk melakukan eksperimen dalam rangka mencari komentar/hasil terbaik dari entity-entity sistem. Hal ini dikarenakan sangat mahal dan memerlukan waktu yang lama jika eksperimen dicoba secara real. Dengan melakukan studi simulasi maka dalam waktu singkat dapat ditentukan keputusan yang tepat serta dengan biaya yang tidak terlalu besar karena semuanya cukup dilakukan dengan komputer. Pendekatan simulasi diawali dengan pembangunan model sistem nyata. Model tersebut harus dapat menunjukkan bagaimana berbagai entity dalam sistem saling berinteraksi sehingga benar-benar menggambarkan perilaku sistem. Setelah model dibuat maka model tersebut ditransformasikan ke dalam program komputer sehingga memungkinkan untuk disimulasikan
STRATEGIS SISTEM INFORMASI PADA INSTITUSI PENDIDIKAN TINGGI DENGAN MENGGUNAKAN KERANGKA FRAMEWORK, ANALISIS PEST DAN SWOT
Banyak institusi pendidikan tinggi melakukan pengembangan teknologi informasi hanya berdasarkan apa yang mereka percayai atau rekomendasi dari kolega atau vendor. Tidak semua perguruan tinggi paham dan mengerti bagaimana melakukan pengembangan SI/TI dilembaganya, hal ini dikarenakan tidak semua perguruan tinggi bidang keilmuannya berbasis SI/TI. Pengembangan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SI/TI) membutuhkan perencanaan yang matang untuk menghindari kerugian yang lebih besar dari sisi finansial dan investasi. Pengembangan SI/TI yang tidak sistematis akan terkesan tambal sulam, hanya memenuhi kebutuhan sesaat, tidak ada skala prioritas dan tidak sesuai dengan kebutuhan bisnis Perguruan Tinggi baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Perencanaan strategis sistem informasi merupakan pendekatan sistematis mengenai apa yang dianggap paling efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan informasi. Pendekatan strategis sistem informasi yang dikemukakan oleh John Ward and Joe Peppard (2002) yang akan mendasari penulisan ini dengan menggunakan kerangka Framework dan analisys PEST serta SWOT. Hasil analisis ini diharapkan akan menjadi kerangka acuan perencanaan strategis yang merujuk kepada rencana bisnis setiap perguruan Tinggi
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENANGANAN PELANGGARAN PEMILU DENGAN MENGGUNAKAN SMS GATEWAY (Studi Kasus Pada Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kutai Barat)
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin memudahkan Pengawasan baik di Tngkat Kabupaten, Panwaslu Kecamatan, Pengawas Pemilu Lapangan serta masyarakat secara umum. Salah satunya dengan cara mengembangkan Sistem Informasi Penanganan Pelanggaran Pemilu Dengan Menggunakan SMS Gateway yang sangat mungkin untuk diterapkan di Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kutai Barat. Sistem Iinformasi melalui SMS Gateway diharapkan dapat mengoptimalkan sistem pendistribusian informasi yang sedang berjalan di Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kutai Barat, Panwaslu Kecamatan, Pengawas Pemilu Lapangan serta masyarakat untuk mengetahui semua kegiatan yang ada di Panwaslu Kabupaten Kutai Barat.
Pada penelitian ini dihasilkan sebuah rancangan Aplikasi sistem informasi penanganan Pelanggaran yang di lakukan oleh Panwaslu Kabupaten Kutai Barat dengan menggunakan SMS Gateway berbasis web dengan menggunakan CodeIgniter dan Gammu. Perancangan dimulai dengan dengan melakukan identifikasi kebutuhan sistem.
Hasil dari perancangan Sistem Informasi Penanganan Pelanggaran selanjutnya memberikan Bimbingan Teknis dan sosialisasi ke masyarakat umum tentang cara pelaporan pelanggaran, No SMS senter diberikan kepada Panwaslu Kecamatan, Pengawas Pemilu Lapangan, setelah Panwaslu Kabupaten Kutai Barat menerima laporan pelanggaran selanjutnya Panwaslu Kabupaten melakukan investigasi dan mengumpulkan barang bukti, Panwaslu Kabupaten Kutai Barat baru bisa menentukan apakah jenis pelangaran tersebut masuk dalam pelanggaran administrasi, Pelanggaran Pidana atau Kode Etik, selanjutnya berkas dikembalikan lagi ke admin untuk dimasukan kedalam sistem, agar sewaktu-waktu Panwaslu Kecamatan, Pengawas Pemilu Lapangan dan masyarakat umum dapat dengan mudah dalam mengetahui pelanggaran-pelanggaran apa saja yang terjadi hanya dengan cara mengakses melalui Handpone dengan cara sms. Aplikasi ini mempunyai tiga tab menu utama yaitu tab menu SMS Server, Pengumuman Umum dan Pengumuman Pelanggaran. Hasil dari perancangan ini dapat digunakan sebagai acuan yang terstruktur untuk pembuatan program dan uji coba pengembangan sistem informasi penanganan pelanggaran melalui SMS Gateway di Panwaslu Kabupaten Kutai Barat