KHARISMA Journals (STMIK KHARISMA Makassar)
Not a member yet
301 research outputs found
Sort by
ANALISIS DAN PENINGKATAN PERFORMA WEBSITE COMFYLEARN MENGGUNAKAN STRESS TOOLS
The ComfyLearn website is a supporting platform for educational applications for children aged 3–6 years old that provides information and application downloads. The initial performance audit showed low scores, namely Lighthouse at 42%, PageSpeed 72%, Pingdom 78%, and GTmetrix 80%. This study aims to analyze and improve the performance of the ComfyLearn website using four stress tools: Lighthouse, PageSpeed Insights, Pingdom, and GTmetrix. The research method includes initial analysis, implementation of improvements based on Lighthouse recommendations, and evaluation of the results of the improvements. Data was collected quantitatively through real-time audits of each tool. Improvements focused on five main variables: FCP, LCP, TBT, CLS, and SI. The final results showed a significant performance improvement with a Lighthouse score reaching 99, GTmetrix 93, Pingdom 84, and PageSpeed 79.Website ComfyLearn adalah platform pendukung dari aplikasi edukatif anak usia 3–6 tahun yang menyediakan informasi dan unduhan aplikasi. Audit performa awal menunjukkan skor rendah, yakni Lighthouse sebesar 42%, PageSpeed 72%, Pingdom 78%, dan GTmetrix 80%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkan performa website ComfyLearn menggunakan empat stress tools, yaitu Lighthouse, PageSpeed Insights, Pingdom, dan GTmetrix. Metode penelitian meliputi analisis awal, implementasi perbaikan berdasarkan rekomendasi Lighthouse, dan evaluasi hasil perbaikan. Data dikumpulkan secara kuantitatif melalui audit real-time dari setiap tools. Perbaikan difokuskan pada lima variabel utama, yaitu FCP, LCP, TBT, CLS, dan SI. Hasil akhir menunjukkan peningkatan performa signifikan dengan skor Lighthouse mencapai 99, GTmetrix 93, Pingdom 84, dan PageSpeed 79
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DATA PADI BERBASIS WEBSITE DI DESA RIAS MENGGUNAKAN RAPID APPLICATION DEVELOPMENT
Penelitian ini bertujuan mengembangkan website sistem informasi data padi sebagai media pengelolaan data pertanian di Desa Rias. Permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah proses pencatatan dan pengelolaan hasil panen yang masih dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan keterlambatan informasi serta risiko ketidaktepatan data. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD), yang menekankan pada kecepatan dan fleksibilitas dalam proses perancangan melalui tahapan perencanaan kebutuhan, perancangan prototipe, implementasi, dan pengujian. Pengujian dilakukan menggunakan metode User Acceptance Testing (UAT) dengan pengguna admin, untuk menilai fungsionalitas dan kesesuaian sistem terhadap kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengintegrasikan data padi dari petani secara terpusat, menyediakan panel admin sebagai pusat kontrol dan analisis, serta menampilkan visualisasi data panen dan penjualan dalam bentuk grafik interaktif. Seluruh komponen sistem berfungsi dengan baik sesuai kebutuhan pengguna. Dengan demikian, website ini efektif mendukung digitalisasi pertanian dan meningkatkan efisiensi pengelolaan data padi di Desa Rias
Design and Implementation of a Sales Information System to Optimize Operations at Terash Cafe
Terash Cafe faced operational challenges due to a manual ordering system, which led to human errors and workflow difficulties. This research aims to design and build an integrated web-based sales information system to address these issues. The system features a main function as an online ordering system via QR Code to enhance service efficiency and reduce errors. The system was developed using the Rapid Application Development (RAD) method with the Laravel framework and a MySQL database. System testing was conducted through functional testing and User Acceptance Testing (UAT) involving the admin, cashier, kitchen staff, and customers. The UAT results showed a high level of acceptance, with satisfaction scores of 85% from the admin (post-questionnaire adjustment), 80% from both the cashier and kitchen staff, and 82% from customers. This system is proven to be feasible and effective in minimizing human error and optimizing operations at Terash Cafe.Terash Cafe menghadapi tantangan operasional akibat sistem pemesanan yang masih manual, menyebabkan human error dan kesulitan dalam alur kerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem informasi penjualan berbasis web yang terintegrasi untuk mengatasi masalah tersebut. Sistem ini memiliki fungsi utama sebagai sistem pemesanan online melalui QR Code untuk meningkatkan efisiensi layanan dan mengurangi kesalahan. Pengembangan sistem ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) dengan framework Laravel dan database MySQL. Pengujian sistem dilakukan melalui pengujian fungsional dan User Acceptance Test (UAT) yang melibatkan admin, kasir, dapur, dan pelanggan. Hasil UAT menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi dengan skor kepuasan sebesar 85% dari admin (setelah penyesuaian kuesioner), 80% dari kasir dan dapur, serta 82% dari pelanggan. Sistem ini terbukti layak digunakan dan efektif dalam meminimalisir human error dan mengoptimalkan operasional di Terash Cafe
Desain Prototype Mobile Classes Dengan Menggunakan Model Lean UX
Classes is a website-based information system application that contains such as student academic information that can be accessed by student anytime and anywhere. With Classes, it is hoped this website can help students find out academic information about each student such as student profile, attendance, teacher profile, list of grades, materials orteaching materials for each subject. Classes has a weakness, that it is still in the form of a website and not yet based on a mobile device or application, so using Classes is still less effective and efficient for users who expect a mobile version of Classes along with the development of technology. By looking at this problem, the author provides a solution by applying the Lean UX method in designing prototype for Classes mobile devices which can then be developed further so as to help users who expect a mobile display. In creating a prototype for the Classes mobile device, the author used supporting editing software, namely Figma, so that the user interface of this mobile device can present information in a friendly, interesting and informative way for Classes users according to aech user’s needs. And with this research, the author hopes that Classes can become the main access medium for all information related to student’s and teacher’s academics, and the appearance of the Classes mobile device will become more attractive in terms of appropriate User Interface (UI) and User Experience (UX) with user needsClasses merupakan aplikasi sistem informasi berbasis web yang berisikan informasi akademik peserta didik dan bisa diakses kapan saja. Dengan adanya Classes, diharapkan dapat membantu siswa-siswi untuk mengetahui informasi akademik peserta didik seperti biodata peserta didik, presensi, biodata guru, daftar nilai, materi atau bahan ajar dari setiap mata pelajaran. Classes memiliki kelemahan yaitu masih berbentuk website dan belum berbasis mobile device atau aplikasi sehingga penggunaan Classes masih kurang efektif dan efisien bagi pengguna yang mengharapkan adanya versi mobile dari Classes ini seiring dengan berkembangnya teknologi. Dengan melihat permasalahan ini, penulis memberi solusi dengan menerapkan metode Lean UX dalam perancangan prototype untuk mobile device Classes yang kemudian dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga membantu pengguna yang mengharapkan adanya tampilan dalam bentuk mobile. Dalam membuat prototype mobile device Classes penulis menggunakan software editing pendukung yaitu Figma agar user interface dari mobile device ini dapat menyajikan informasi dengan cara yang ramah, menarik, dan informatif bagi pengguna Classes sesuai dengan kebutuhan user. Dengan adanya penelitian ini, penulis berharap Classes dapat menjadi media akses utama untuk semua informasi yang berkaitan dengan akademik peserta didik dan pengajar, dan tampilan dari mobile device Classes menjadi lebih menarik dari segi User Interface (UI) dan User Experience (UX) yang sesuai dengan kebutuhan penggun
PENGEMBANGAN UI UX PADA WEB CATERING JELITA MENGGUNAKAN METODE FIVE PLANES
Penelitian ini berlatar belakang pentingnya transformasi digital dalam industri food and beverage, khususnya melalui situs web yang user-friendly untuk usaha catering seperti Catering Jelita. Evaluasi awal menunjukkan bahwa situs web Catering Jelita memiliki masalah usability dengan skor SUS 21 ("Worst Imaginable"), terutama pada proses pemesanan, informasi produk, dan navigasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang UI/UX situs web Catering Jelita menggunakan metode Five Planes guna meningkatkan usability dan kepuasan pengguna. Metode penelitian melibatkan validasi prototipe kepada 20 calon pengguna aktif dan pengukuran menggunakan kuesioner SUS. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dengan skor SUS rata-rata 78,125, yang termasuk dalam kategori "Excellent" dan menunjukkan bahwa prototipe dapat diterima oleh pengguna. Kesimpulannya, metode Five Planes efektif dalam perancangan ulang UI/UX, meningkatkan usability website Catering Jelita, meskipun ada ruang untuk perbaikan lebih lanjut pada aspek visual dan responsivitas
Analisis Tingkat Penerimaan Pengguna Terhadap Aplikasi Beli.In Menggunakan Technology Acceptance
This study aims to analyze the level of user acceptance towards the Beli.in application using the Technology Acceptance Model (TAM). TAM was chosen as the analytical tool to understand the factors influencing user acceptance of the technology. The study focused on three TAM variables: perceived ease of use, perceived usefulness, and actual use. Data were collected from 32 respondents using a questionnaire. The research findings showed that respondents positively accepted the Beli.in application. The percentage of agreement for the perceived ease of use variable reached 74.06%, indicating that the application is considered easy to use in the process of searching and obtaining information about products. The perceived usefulness variable reached a percentage of 67.5%, indicating that the application is considered beneficial in helping users find daily necessities. However, the actual use variable had a lower percentage at 52.5%, indicating that there is still room to improve application usage. In conclusion, the results of this study provide an overview of user perceptions towards the Beli.in application.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan pengguna terhadap aplikasi Beli.in menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Model TAM dipilih sebagai alat analisis untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pengguna terhadap teknologi. Penelitian ini berfokus pada tiga variabel TAM: (perceived ease of use), (perceived usefulness), dan (actual use). Data dikumpulkan dari 32 responden menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden secara positif menerima aplikasi Beli.in. Persentase persetujuan pada variabel perceived ease of use mencapai 74,06%, menunjukkan bahwa aplikasi ini dianggap mudah digunakan dalam proses pencarian dan memperoleh informasi barang. Variabel persepsi perceived usefulness mencapai persentase sebesar 67,5%, menunjukkan bahwa aplikasi ini dianggap memiliki manfaat dalam membantu proses pencarian barang kebutuhan sehari-hari. dan variabel actual use memiliki persentase lebih rendah yaitu 52,5%, menandakan bahwa masih ada ruang untuk meningkatkan penggunaan aplikasi. Dalam kesimpulannya, hasil penelitian ini menyajikan gambaran tentang persepsi pengguna terhadap aplikasi Beli.in
RE-DESIGN SISTEM KATEGORI PADA STARTUP WARSHOP DENGAN METODE USER CENTERED DESIGN
This study redesigns the category feature interface on the WarShop application using the user-centered design method to improve the user experience. The goal is to make it easier for users to find the products they want specifically and quickly. Data was obtained through interviews and observations of 10 WarShop users, where 9 users felt that the existing category features were not specific, causing users to take longer to find the products they wanted. The user-centered design method was chosen because it involves users from the beginning of the design process, resulting in a better interface that meets user needs. This interface design resulted in a more specific category feature that helps users find items directly according to the category they are looking for, and provides recommendations for similar products based on the product being searched for using keywords or the product being displayed. After the redesign, an evaluation was carried out using testing with the metrics task success, time on task, and error metrics with five users who had been previously interviewed, based on research indicating that the majority of usability issues can be found by the first five users tested. There were no problems found in the task success test and the error test resulted in an average error rate for all tasks of 0%, while in the time on task, some users exceeded the time limit. However, this is because users were interested in other products displayed based on category and recommendations.
Penelitian ini merancang ulang antarmuka fitur kategori pada aplikasi WarShop menggunakan metode user centered design untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Tujuannya adalah mempermudah pengguna dalam menemukan produk yang diinginkan secara spesifik dan cepat. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap 10 pengguna WarShop, di mana 9 pengguna merasa fitur kategori yang ada tidak spesifik, sehingga menyebabkan pengguna membutuhkan waktu lebih lama untuk mencari produk yang diinginkan. Metode user centered design dipilih karena melibatkan pengguna sejak awal proses desain, hasilnya adalah antarmuka yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Perancangan antarmuka ini menghasilkan fitur kategori yang lebih spesifik, yang membantu pengguna menemukan barang secara langsung sesuai dengan kategori yang dicari, dan memberikan rekomendasi produk serupa berdasarkan produk yang dicari menggunakan kata kunci atau produk yang sedang ditampilkan. Setelah perancangan ulang, dilakukan evaluasi dengan pengujian menggunakan metrik task success, time on task, dan errors kepada lima pengguna yang telah diwawancara sebelumnya, dengan dasar penelitian yang menunjukkan bahwa mayoritas masalah kegunaan dapat ditemukan oleh lima pengguna pertama yang diuji. Pengujian task success tidak ditemukan masalah dan pengujian errors menghasilkan rata-rata tingkat kesalahan semua tugas 0%, sedangkan pada time on task beberapa pengguna melebihi batas waktu. Namun, hal ini dikarenakan pengguna tertarik dengan produk lain yang ditampilkan berdasarkan kategori dan rekomendasi
PERANCANGAN APPLICATION PROGRAMMING INTERFACE PADA WEBSITE SAHEB MENGGUNAKAN ARSITEKTUR REST
Saheb is a web-based pet shop application built with Next.js and Firebase, offering pet product sales and online veterinary consultation services. However, Saheb faces challenges in integrating with third-party applications and system efficiency due to its reliance on Firebase. This study aims to design a REST API using Express.js to enhance modularity, integration, and application performance. The research methodology includes literature review, REST API design using layered architecture principles, and JWT authentication implementation. Evaluation shows that the REST API implementation reduced Firebase resource usage by 57.66% and significantly improved website performance, with average reductions in Speed Index, TBT, and LCP times. The integration of the REST API with third-party applications successfully facilitates interaction without direct Firebase connections. The study concludes that the implementation of REST API improves the efficiency, scalability, and performance of the Saheb application, and opens up opportunities for further development.Saheb adalah aplikasi petshop berbasis web yang dibangun menggunakan framework Next.js dan Firebase, Saheb menyediakan penjualan produk hewan peliharaan dan layanan konsultasi dengan dokter hewan secara online. Namun, Saheb menghadapi kendala dalam integrasi dengan aplikasi pihak ketiga dan efisiensi sistem yang terpengaruh oleh ketergantungan pada Firebase. Penelitian ini bertujuan merancang REST API menggunakan Express.js untuk meningkatkan modularitas, integrasi, dan kinerja aplikasi. Metode penelitian meliputi studi literatur, perancangan REST API dengan prinsip layered architecture, dan implementasi autentikasi menggunakan JWT. Evaluasi menunjukkan bahwa implementasi REST API mengurangi penggunaan sumber daya Firebase sebesar 57,66% dan meningkatkan performa website secara signifikan, dengan penurunan rata-rata waktu Speed Index, TBT, dan LCP. Integrasi REST API dengan aplikasi pihak ketiga berhasil memfasilitasi interaksi tanpa koneksi langsung ke Firebase. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan REST API meningkatkan efisiensi, skalabilitas, dan kinerja aplikasi Saheb, serta membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut
IMPLEMENTASI ALGORTIMA AES DAN BCRYPT UNTUK PENGAMANAN DATA PENGGUNA PADA WEBSITE JAHITKU
User data security is a very important aspect in web-based information systems. This research aims to implement the AES and Bcrypt algorithms to protect user data stored in the MySQL database on the Jahitku website, a startup that has only been built in a relatively short time and does not yet have an adequate security system. The method used follows the flow of software development, starting with a literature study, analyzing system requirements, and designing system architecture. The data used for evaluation is qualitative data in the form of user data generated from 30 dummy data. In this implementation, AES 256 CBC and Bcrypt algorithms are applied to encrypt and hash user data. The evaluation results show that AES can perform encryption with an average time of 0.378 ms and decryption of 0.260 ms, and has a good level of randomness compared to other symmetric algorithms such as DES and Blowfish, with an Avalanche Effect of 50.27%. Meanwhile, Bcrypt requires an average hashing time of 369.045 ms and verify time of 145.569 ms. Although Bcrypt's Avalanche Effect only reaches 36.65%, Bcrypt can still produce unique hashes for the same input and shows good resistance to Brute Force Attacks compared to other hashing algorithms such as MD5, SHA1, and SHA256. This implementation succeeded in increasing the security of user data on the Jahitku website, making a positive contribution to startup development, and increasing user confidence in the services provided.Keamanan data pengguna merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi berbasis website. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan implementasi algoritma AES dan Bcrypt guna melindungi data pengguna yang disimpan di database MySQL pada website Jahitku, sebuah startup yang baru dibangun dalam waktu yang relatif singkat dan belum memiliki sistem keamanan yang memadai. Metode yang digunakan mengikuti alur pengembangan perangkat lunak, dimulai dengan studi literatur, analisis kebutuhan sistem, dan perancangan arsitektur sistem. Data yang digunakan untuk evaluasi adalah data kualitatif berupa data pengguna yang dihasilkan dari 30 data dummy. Dalam implementasi ini, algoritma AES 256 CBC dan Bcrypt diterapkan untuk mengenkripsi dan menghashing data pengguna. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa AES dapat melakukan enkripsi dengan rata-rata waktu 0,378 ms dan dekripsi 0,260 ms, serta memiliki tingkat keacakan yang baik dibandingkan algoritma simetris lainnya seperti DES dan Blowfish, dengan Avalanche Effect sebesar 50,27%. Sementara itu, Bcrypt membutuhkan waktu hashing rata-rata 369,045 ms dan waktu verify 145,569 ms. Meskipun Avalanche Effect Bcrypt hanya mencapai 36,65%, Bcrypt tetap dapat menghasilkan hash yang unik untuk input yang sama dan menunjukkan ketahanan yang baik terhadap Brute Force Attack dibandingkan algoritma hashing lainnya seperti MD5, SHA1, dan SHA256. Implementasi ini berhasil meningkatkan keamanan data pengguna pada website Jahitku, memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan startup, dan meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap layanan yang diberikan
ANALISIS DAN OPTIMASI KINERJA APLIKASI POTIO MENGGUNAKAN LOAD TESTING JMETER
Optimasi database dan kode terbukti menurunkan error hingga 0% serta meningkatkan throughput dan waktu respon aplikasi Potio meskipun beban pengguna tinggi. Potio merupakan aplikasi pengingat konsumsi obat bagi penderita penyakit kronis. Pengujian kinerja dilakukan menggunakan uji beban (load testing) dengan Apache JMeter pada enam titik layanan utama (endpoint) dengan skenario 50, 100, dan 150 pengguna serentak. Hasil awal menunjukkan penurunan performa pada 150 pengguna, ditandai dengan meningkatnya waktu respon, turunnya throughput, dan munculnya error. Dua eksperimen dilakukan, yaitu peningkatan kecepatan jaringan internet serta optimasi database dan kode. Hasil menunjukkan bahwa meskipun peningkatan jaringan memberi dampak positif, optimasi database dan kode lebih konsisten memperbaiki performa, terbukti dari penurunan error hingga 0%. Kesimpulannya, perbaikan sisi sistem lebih efektif dibanding hanya mengandalkan peningkatan jaringan