Jurnal Online Universitas Teuku Umar
Not a member yet
4257 research outputs found
Sort by
THE EFFECT OF DIFFERENCES IN THE LENGTH OF SOAKING TIME FOR THE THYROXIN HORMONE ON THE GROWTH RATE OF FRESH WATER LOBSTER (Cherax quadricarinatus)
Freshwater lobster is one of the lobster commodities that is not widely known by society today. Freshwater lobsters have a high selling value on the market, so information on growth hormones is needed to increase the growth of freshwater lobsters, so that they can meet market demand. Thyroxine hormone is a hormone produced by the thyroid gland which functions to form, store and release substances related to regulating metabolic rate. Therefore, this study aims to see how different soaking times for the thyroxine hormone affect the growth rate of freshwater lobsters and to determine the optimal time for soaking freshwater lobsters using the thyroxine hormone. The research method used in the research was a Completely Randomized Design (CRD) method with 4 treatments and 3 three replications. The treatments carried out were: PHT0 (control), PHT1 (soaking for 12 hours/0.1 mg/L), PHT2 (soaking for 24 hours/0.1 mg/L), PHT3 (soaking for 36 hours/0.1 mg/L). Parameters observed: Absolute Weight Growth, Absolute Length Growth, Daily Growth Rate, Survival Rate (SR), and Water Quality Observations. The results of the research showed that the best soaking time for the thyroxine hormone on the growth of freshwater lobsters (Cherax quadricarinatus) was in PHT2 (24 hours), and the lowest was in PHT0 (control) treatment
IDENTIFIKASI DAN STATUS KONSERVASI HASIL TANGKAPAN IKAN PARI YANG DI DARATKAN DI PPI UJONG BAROH, KABUPATEN ACEH BARAT
AbstrakIkan pari (Batoidea) adalah salah satu jenis ikan bertulang rawan (Chondrichthyes) yang memiliki tubuh pipih dengan sirip dada yang melebar menyerupai sayap. Ikan pari dapat ditemukan di berbagai jenis perairan laut, mulai dari perairan dangkal hingga laut dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis spesies, jumlah dan status konservasi ikan pari yang didaratkan di PPI Ujong Baroh. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam pengambilan data dengan cara survey dan observasi langsung ke lokasi PPI Ujong Baroh. Analisis data yang digunakan dalam penelitian menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian bahwasanya tercat adanya lima jenis spesies ikan pari yang didaratkan di PPI Ujong Baroh seperti, Maculabatis macruraI (pari minyak) Pateobatis uarnacoides (pari pasir) Himantura leoparda (pari macan) Taeniurops meyeni (pari sapi) dan Rhynchobatus australiae (pari kekeh) spesis paling banyak terdapat adalah pari minyak berjumlah 72 ekor (56%) dan paling sedikit adalah pari kekeh cuma berjumlah 2 ekor (2%) dan konservasi dari lima spesies jenis ikan pari hanya satu spesies yang termasuk dalam kategori perlindungi nasional, yaitu Rhynchobatus australiae (pari kekeh) bersetatus Critical Endangered (CR) menurut IUCN dan Appendix II CITES. Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Baroh di Aceh Barat merupakan pusat aktivitas perikanan utama di pesisir Barat Sumatra. PPI ini menjadi lokasi utama pendaratan hasil tangkapan nelayan, termasuk ikan pari yang berasal dari perairan Samudra. Keberadaan PPI ini mendukung aktivitas nelayan setempat yang difasilitasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan sehingga diharapkan pengelolaan dan pemanfaatannya dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan serta mendorong pengembangan sektor perikanan di wilayah aceh baratKata Kunci: Ikan pari, Identifikasi, Konservasi, PPI Ujong Baroh
Integrative morphological and molecular approaches to the identification of stranded marine mammals
The phenomenon of marine mammal stranding is a complex conservation issue, with species identification often hindered by degraded carcass conditions. This research aimed to identify the species of a stranded marine mammal found in the waters of Aceh Jaya, Indonesia, using both morphological and molecular approaches. Fieldwork was conducted from August 2023 to January 2024 at Ketapang Beach, Krueng Sabee, Aceh Jaya. Initial morphological identification, based on observed physical characteristics and existing literature, showed consistency with Kogia breviceps. However, severe specimen degradation prevented accurate identification of several key features (gills and body color), highlighting the inherent limitations of morphological methods for degraded carcasses. To overcome these limitations, molecular identification was performed. Tissue samples were subjected to DNA extraction using the DNeasy Blood and Tissue Kit, followed by Polymerase Chain Reaction (PCR) amplification of the mitochondrial Control Region (D-loop) gene using L15812/H16498 primers. Agarose gel electrophoresis confirmed successful amplification of a 523 bp target DNA fragment, although a smear indicating degradation was observed. DNA sequencing was subsequently performed and analyzed using MEGA 11 software and the Basic Local Alignment Search Tool (BLAST) algorithm against the NCBI GenBank database. BLAST analysis definitively identified the stranded marine mammal as Kogia breviceps, with a Query Cover of 93-95% and Percent Identity of 98.80-99.32% compared to reference sequences. This study concludes that molecular identification is crucial and accurate for species determination of degraded stranded marine mammals. This research recommends strengthening national stranding response protocols to include molecular sampling and enhancing genetic laboratory capacity to support marine mammal conservation efforts in Indonesi
Antosianin sebagai senyawa bioresponsif dalam kemasan cerdas untuk indikator kesegaran pangan: tinjauan komprehensif
Kemasan cerdas terus berkembang karena mampu memberikan informasi kualitas pangan secara real-time. Salah satu jenis kemasan cerdas adalah indikator kesegaran. Indikator kesegaran didasarkan pada penggunaan pewarna yang sensitif terhadap variasi pH yang menyebabkan perubahan yang terlihat pada warna indikator. Antosianin cocok sebagai indikator karena memiliki spektrum serapan warna yang bervariasi menurut pH, suhu, dan keberadaan gas tertentu. Tulisan ini merangkum berbagai penelitian dalam persiapan indikator kesegaran berbasis antosianin dan aplikasinya dalam pemantauan kesegaran pangan. Literatur nasional dan internasional yang relevan ditinjau dan disusun. Faktor-faktor yang memengaruhi kinerja antosianin dan prinsip perubahan warna yang responsif terhadap pH juga ditinjau pada tulisan ini. Kesegaran pangan berkaitan dengan perubahan kimia akibat aktivitas mikroba. Oleh karena itu, indikator kesegaran harus ditempatkan di dalam kemasan. Jenis dan konsentrasi ekstrak antosianin berperan penting dalam menentukan sejauh mana perubahan karakteristik kemasan. Indikator kesegaran dapat dikembangkan dari antosianin dengan polimer atau campuran polimer, seperti pati, kitosan, polivinil alkohol, selulosa mikrokristalin, dan gelatin. Indikator kesegaran menggunakan antosianin menunjukkan potensinya sebagai indikator kesegaran pangan. Stabilitas label kesegaran dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan teknologi nano
PERAN PELATIHAN DAN LINGKUNGAN ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DI SEKTOR TELEKOMUNIKASI: STUDI KASUS PT. TELKOM INDONESIA REGIONAL V KTI MAKASSAR
This study aims to determine how much training and organizational environment affect employee performance. The type of research used in this study is quantitative with a sample of 67 respondents. The data collection technique uses a questionnaire technique. The data analysis technique used is multiple linear analysis. The results of this study Based on the results of the analysis, it shows that training has a positive and significant effect on employee performance and the organizational environment has a positive and significant effect on employee performance at PT Telkom Indonesia Regional V KTI Makassar.Keywords: training, organizational environment, employee performance
Analisis Pengaruh Variasi NaCl terhadap Kinerja Elektrokoagulasi dalam Penyisihan Logam Berat Zn2+ dan Pb pada Ballast Water Untuk Mencegah Pencemaran di Perairan Laut
Ballast water kapal berpotensi mencemari lingkungan laut karena mengandung logam berat seperti timbal (Pb2+2+2+) dan seng (Zn2+). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode elektrokoagulasi dengan variasi dosis NaCl dan waktu kontak dalam menurunkan konsentrasi Pb2+2+2+ dan Zn2+ pada ballast water. Proses elektrokoagulasi dilakukan menggunakan elektroda aluminium dengan arus searah (DC) 5 A pada volume sampel 10 L. Variasi dosis NaCl yang digunakan adalah 0, 1,5, 2, dan 2,5 mg/L, sedangkan waktu kontak adalah 30, 60, 90, dan 120 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi awal Pb2+ sebesar 2,99 mg/L dapat ditekan hingga 0,005 mg/L pada dosis NaCl 2,5 mg/L setelah 120 menit, dengan efisiensi penyisihan 99,83%. Sementara itu, konsentrasi awal Zn2+ sebesar 12,9 mg/L sudah berhasil dihilangkan hingga lebih dari 99% yaitu sejak menit ke-30 pada dosis 2–2,5 mg/L NaCl. Penambahan NaCl terbukti meningkatkan konduktivitas larutan sehingga mempercepat pembentukan flok Al(OH)3 yang berfungsi mengadsorpsi ion logam berat. Dengan demikian, elektrokoagulasi dengan penambahan NaCl dinilai efektif, efisien, dan ramah lingkungan untuk mengurangi kandungan logam Pb2+2+2+dan Zn2+ pada ballast water sebelum dibuang ke laut
Analisis Tutupan Lamun di Perairan Pulau Weh, Pesisir Pelabuhan Balohan Sabang
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persentase tutupan lamun di perairan Pulau Weh, khususnya di pesisir Pelabuhan Balohan, Sabang. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode transek kuadran pada dua titik pengamatan. Transek kuadran ukuran 50x50 cm diletakkan dengan jarak 5 m pada garis pengamatan sepanjang 30 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya satu jenis lamun ditemukan di lokasi penelitian, yaitu Halodule uninervis, yang dikenal memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap lingkungan berpasir dan arus tenang. Nilai kerapatan lamun berkisar antara 145–484 individu per kuadran, dengan persentase tutupan masing-masing 31% pada titik 1 dan 69% pada titik 2. Faktor lingkungan seperti kecerahan dan pH menjadi penentu utama perbedaan tutupan, di mana kecerahan lebih tinggi (1,6 m) dan pH basa (9,3) pada titik 2 mendukung pertumbuhan vegetatif lamun yang optimal. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kualitas perairan, khususnya tingkat kecerahan dan pH, memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas H. uninervis di habitat pesisir tropis. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam upaya pengelolaan dan konservasi ekosistem lamun di wilayah Sabang secara berkelanjutan
The Effect of Student Guidance Policy Implementation on Student Management on the Discipline of Students in Public Junior High Schools in Madiun City
This study aims to analyze the effect of implementing student guidance policies in student management on the discipline of students in public junior high schools in Madiun City. The research employs a quantitative descriptive method using a survey technique with a sample of 367 students from grades 7, 8, and 9. Data collection was conducted through validated and reliable questionnaires. The findings reveal a strong correlation (Pearson correlation = 0.660) between the implementation of student guidance policies and student discipline, indicating that well-executed policies significantly influence student behavior. The student guidance policies evaluated include enforcement of school rules, character development programs, strict attendance monitoring, and consistent application of sanctions and rewards. The results emphasize the importance of comprehensive student management policies in fostering disciplined behavior, supporting the notion that student development requires active collaboration among schools, teachers, and stakeholders. These findings align with the theoretical framework that structured and continuous guidance creates a conducive and orderly learning environmen
Sistem Akuntansi dan Anggaran Berbasis Kinerja Dalam Mewujudkan Akuntabilitas Pemerintah Daerah di Kabupaten Aceh Barat Daya
This study examines the effects of the Government Accounting System, Clarity of Budget Targets, and Performance-Based Budgeting on the Accountability of Government Agency Performance (AKIP) in the Department of Agriculture and Food, Southwest Aceh Regency. Using purposive sampling, 35 employees directly involved in budgeting processes were selected as respondents. Data were analyzed using multiple linear regression. The results show that the Government Accounting System, Clarity of Budget Targets, and Performance-Based Budgeting each have a significant positive effect on AKIP. Simultaneously, these three variables also influence AKIP, indicating that effective accounting practices, clear budget objectives, and performance-oriented budgeting collectively enhance government performance accountability. Future studies are encouraged to include additional variables, broader samples, and different methods to strengthen generalizability
DOMINASI PEREMPUAN DALAM KAJIAN KEAGAMAAN DI PINEM ACEH BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena dominasi perempuan dalam partisipasi kajian keagamaan di lingkungan masyarakat. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sejumlah informan perempuan dan laki-laki berusia muda. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi perempuan mengikuti kajian keagamaan sangat beragam, mulai dari keinginan memperdalam ilmu agama, memperbaiki diri, hingga mencari ketenangan batin. Faktor penceramah juga menjadi penentu utama minatnya, terutama jika penyampaian materi dilakukan secara menarik, komunikatif, dan relevan secara emosional. Sebaliknya, partisipasi laki-laki cenderung lebih rendah, dipengaruhi oleh faktor teknis seperti jarak lokasi, durasi ceramah, dan gaya penyampaian yang dianggap membosankan. Temuan ini menunjukkan bahwa perempuan lebih responsif terhadap kajian keagamaan yang menyentuh aspek spiritual dan emosional, sementara laki-laki lebih memilih bentuk kajian yang praktis dan fleksibel. Analisis menggunakan teori tindakan rasional James Coleman mengungkap bahwa keputusan mengikuti kajian merupakan hasil pertimbangan logis yang mempertimbangkan manfaat spiritual, emosional, dan sosial. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan dakwah yang lebih adaptif terhadap preferensi audiens lintas gender, serta penguatan peran perempuan sebagai aktor strategis dalam pembinaan keagamaan masyarakat