Aisyah Journal Of Informatics and Electrical Engineering
Not a member yet
162 research outputs found
Sort by
Sistem Pendukung Keputusan Promosi Kenaikan Pangkat Jabatan Fungsional Pegawai Terbaik Berdasarkan Nilai Angka Kredit Menggunakan Metode Weighted Product dan Promethee
Pengukuran kinerja karyawan pada pemerintahan sangat penting guna evaluasi dan perencanaan masa depan. Penilaian prestasi kerja penting bagi badan pemerintahan untuk menetapkan tindakan kebijaksanaan selanjutnya. Penilai cenderung beranggapan bahwa dia harus bersikap baik terhadap karyawannya, jadi nilai yang diberikan baik terhadap semua aspek penilaian bias. Penilai seringkali dipengaruhi oleh faktor: umur, ras, dan jenis kelamin sehingga sangat mempengaruhi peringkat karyawan.
Algoritma promethee memiliki tingkat akurasi tertinggi yaitu 86.37% sedangkan weighted product sebesar 80.89% maka selisih diantaranya sebesar 6%. Model algoritma Prometheedapat melakukan perangkingan secara acak tanpa melihat kelompok golongan, yang artinya jika ada 100 data maka metode promethe akan melakukan system perhitunga rangking sesuai dengan angka kredit tertinggi tanpa melihat terlebih dahulu kelompok golongan yang ada. Rule yg dihasilkan algoritma prometheemelalui bererapa tahap lebih banyak daripada rule weighted product. Berdasarkan akurasi yg dihasilkan prototype menunjukkan bahwa metode dan prototype yg diterapkan sudah baik dalam memprediksi keputusan kenaikan jabatan fungsional berdasarkan angka kredit
PERANCANGAN SISTEM APLIKASI UJIAN ONLINE BERBASIS WEB PADA SMA NEGERI 1 KALIREJO
Dunia pendidikan mengalami perkembangan yang sangat pesat yang didukung oleh inovasi-inovasi yang terlahir dari perkembangan teknologi informasi, antara lain penerapan ujian online. Sistem ujian ketika ujian tengah semester maupun akhir semester masih bersifat konvensional yang artinya ujian dilakukan dengan menggunakan kertas (Paper-Based Test) yang boros kertas dan waktu. Sistem ujian online (Computer-Based Test) merupakan bagian dari sistem informasi pendidikan yang sudah menerapkan teknologi informasi dengan menawarkan efisiensi dan efektifitas. Dalam penelitian ini penulis membuat suatu sistem ujian online yang berbasiskan web pada SMA Negeri 1 Kalirejo sebagai salah satu sekolah menengah di Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah. Metode pengembangan sistem ujian online berbasis website ini menggunakan prototype. yaitu bagian dari produk yang mengekspresikan logika maupun fisik antarmuka eksternal yang ditampilkan. Sistem ujian online memberikan manfaat yaitu tidak perlu melakukan pengadaan kertas ujian dan menghemat waktu untuk koreksi ujian sehingga efisiensi dan efektitas yang menjadi tujuan pembuatan sistem ujian online dapat tercapai.
Kata Kunci : Ujian Online, Sistem Aplikasi, PHP, MySQ
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN JURUSAN DI SMA YADIKA NATAR DENGAN ALGORITMA FUZZY C-MEANS
Dalam proses pendidikan di sekolah, perbedaan masing-masing siswa harus diperhatikan karena dapat menentukan baik buruknya prestasi belajar siswa. Tujuan sekolah yang mendasar adalah mengembangkan semua bakat dan kemampuan siswa selama proses pendidikan.
masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah “ Bagaimana Mengelompokan siswa Sekolah Menengah Atas ( SMA ) Untuk Meningkatkan Akurasi dalam Proses pengelompokan siswa dalam pemilihan Jurusan berdasarkan nilai prestasi siswa di masa yang akan datang”.
Proses klastering dalam penelitian ini dilakukan dengan menentukan jumlah klaster yang terbentuk di awal proses sesuai dengan jumlah kelompok (Jurusan) yang diinginkan. Dengan demikian, tidak dapat dipastikan berapa sesungguhnya jumlah klaster ideal yang terbentuk dari data nilai siswa yang ada, sehingga akurasi hasil pengelompokkan tidak dapat terukur
Fundamental Harvest Program Reception using AHP Method
The Government program in tackling the economic crisis that has occurred so far is by providing direct assistance to very poor families (KSM) in every village throughout Indonesia. The Family Hope Program (PKH) is one of the government's conditional aid programs as a form of compensation from the fuel price increase, which certainly affects the lives of the wider community, including the poor. In order for the expected results to be more accurate and the system designed is arranged systematically, the authors decided to use Analytical Hierarcy Process (AHP). This decision support model will describe the problem of multi-factor or multi-criteria into a form of hierarchy, From the results of the test the shrill and weight of PKH assistance is the type of work of the head of the family is not fixed in the first rank with 4.9 shrill. With the results of the output is feasible or not prospective recipient in PKH, obtained from the comparison of the lamda weight of the rating category with the weight value of the predetermined ratio
PENERAPAN METODE LOGIKA FUZZY DALAM MENGETAHUI KECERDASAN MENGATASI MASALAH PELAMAR KERJA MELALUI TES ADVERSITY QUOTIENT (AQ)
Adversity Quotient (AQ) dapat berperan dalam memberikan gambaran kepada individual berkaitan dengan seberapa jauh individual mampu bertahan menghadapi kesulitan dan mampu untuk mengatasinya. AQ merupakan salah satu faktor yang dapat dipakai untuk mendukung kesuksesan, selain IQ yang tinggi atau EQ yang bagus.
Sistem pendukung keputusan sebagai sebuah sistem berbasis komputer yang membantu dalam proses pengembilan keputusan. Pada penelitian ini diusulkan suatu pendekatan dalam menghitung nilai antara jumlah nilai tes AQ dengan pendidikan yang telah ditempuh dengan metode fuzzy tsukamoto.
Hasil pengujian didapat bahwa seseorang yang memiliki pendidikan rendah maka kemampuan mengatasi masalahnya sedang, sedangkan pendidikan sedang maka kemampuan mengatasi masalahnya sedang, dan pendidikan tinggi maka kemampuan mengatasi masalahnya tinggi. Metode sampel yang digunakan adalah judgment sampling yaitu sampel yang dipilih atau diterapkan berdasarkan kesesuaiannya dengan tujuan penelitian.
 
MODEL BERBASIS K-NEAREST NEIGHBOR DALAM PENENTUAN PENERIMA BEASISWA
Sistem pengambilan keputusan untuk menentukan penerima beasiswa BBM masih belum optimal yaitu menggunkan sistem seleksi berkas. Setiap ada pengajuan beasiswa yang diajukan mahasiswa, maka untuk menganalisa berkas pengajuan beasiswa BBM membutuhkan waktu yang relatif lama. Model ini untuk mengetahui tingkat akurasi antara metode nearest neighbor dan naive bayesian classification dalam menentukan penerima beasiswa BBM.
Saat ini pemilihan penerima beasiswa BBM dilakukan manual dan melalui hasil IPK Saja. Penilaian dengan jumlah mahasiswa yang banyak sangat menyulitkan pihak perguruan tinggi STIKes Aisyah Pringsewu, hasil penilaian dan pertimbangan pengambilan keputusan cenderung lebih subjektif, sehingga cenderung terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan akhir mahasiswa mana yang layak mendapatkan beasiswa BBM. Oleh karena itu Diperlukan sistem pendukung keputusan yang akan memudahkan pemilihan siswa berprestasi dan membuat keputusan yang efektif dan efisien. K-NEAREST NEIGHBOR merupakan metode yang akan digunakan dalam memberikan referensi kepada pihak perguruan tinggi STIKes Aisyah Pringsewu dalam menentukan penerima beasiswa BBM. Sistem pendukung keputusan ini merupakan alat bantu yang dapat memberikan solusi dalam proses pemilihan mahasiswa peneriam beasiswa BBM secara komputerisasi dengan harapan lebih efektif dan efisien serta tepat dan akurat. Hasil penelitian membuktikan bahwa model ini mampu membantu perguruan tinggi STIKes Aisyah Pringsewu dalam proses seleksi pemilihan mahasiswa yang akan mendapatkan beasiswa BBM dengan tingkat akurasi 80
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN SISWA BERPRESTASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHP DAN TOPSIS
Pemilihan siswa berprestasi menjadi sesuatu yang penting selain untuk lebih meningkatkan motivasi siswa yang juga agar mendapatkan bibit unggul yang akan dibina agar lebih berprestasi lagi. Saat ini pemilihan siswa berprestasi dilakukan manual dan melalui hasil raport saja. Penilaian dengan jumlah siswa yang banyak sangat menyulitkan pihak sekolah, hasil penilaian dan pertimbangan pengambilan keputusan cenderung lebih subjektif, sehingga cenderung terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan akhir siswa mana yang berprestasi. Oleh karena itu Diperlukan sistem pendukung keputusan yang akan memudahkan pemilihan siswa berprestasi dan membuat keputusan yang efektif dan efisien. AHP dan TOPSIS merupakan metode yang akan digunakan dalam memberikan rekomendasi kepada siswa yang berprestasi sesuai dengan yang diharapkan. Sistem pendukung keputusan ini merupakan alat bantu yang dapat memberikan solusi dalam proses pemilihan siswa berprestasi secara komputerisasi agar lebih efektif dan efisien serta tepat dan akurat. Hasil penelitian membuktikan bahwa aplikasi ini mampu membantu madrasah dalam proses seleksi pemilihan siswa berprestasi dengan metode AHP yang lebih baik dari metode TOPSIS
Analisa Metode Fuzzy Mamdani Dan Sugeno Untuk Deteksi Daerah Rentan Banjir : Studi Kasus Kecamatan Pringsewu
Kerentanan adalah keadaan atau kondisi yang dapat mengurangi kemampuan masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi bahaya atau ancaman bencana. Tujuan dari mengetahui kerentanan adalah untuk mengurangi kemungkinan dampak yang merugikan yang diakibatkan oleh bencana. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana membandingkan metode fuzzy mamdani dan fuzzy sugeno untuk mendeteksi daerah rentan banjir di Kecamatan Pringsewu. Dengan dibangunnya prototipe untuk menentukan daerah rentan banjir pada Kecamatan Pringsewu, ini dapat dijadikan upaya untuk mengurangi resiko banjir baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi bencana. Penelitian ini menghasilkan simpulan yaitu aman, rentan dan banjir. Untuk perhitungan dimulai dengan menentukan himpunan fuzzy masing-masing variabel, pembentukan aturan fuzzy (implikasi), komposisi aturan menggunakan fungsi MAX, penegasan (defuzzifikasi). Sementara dalam prototipe dimulai menggunakan Graphic User Interface, kemudian dilakukan melengkapi kode pada sofware Matlab R2013a agar desain deteksi kerentanan dapat berfungsi. Setelah prototipe deteksi kerentanan banjir berhasil dibuat, data monografi Kecamatan Pringsewu dapat diinputkan kedalam prototipe. Selanjutnya akan diproses menggunakan metode Fuzzy Inference System yang telah dimasukan kedalam prototipe, kemudian hasil akan muncul dan hasil akhir metode Mamdani memiliki nilai akurasi 70% dan metode Sugeno memiliki nilai akurasi 48,33%. Sehingga dari hasil pengujian tersebut, menunjukan bahwa metode Mamdani lebih baik akurasinya dibandingkan dengan metode Sugeno
PERANCANGAN APLIKASI PENJUALAN TAPIS LAMPUNG BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN ALGORITMA STRING MATCHING
Berbagai masalah yang dialami pelanggan pada saat akan melakukan pembelian tapis seperti, tidak mengetahui tapis apa yang dicari, keterbatasan informasi mengenai produk tapis yang dicari dan jumlah persediaan produk. Hal ini disebabkan belum tersedianya katalog elektronik berbasis mobile yang dapat membantu dan mempermudah pelanggan dalam mencari informasi mengenai produk tapis.
Maraknya pengguna smartphone android di kalangan masyarakat dengan berbagai kelebihannya seharusnya permasalahan di atas tidak harus terjadi lagi. Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan layanan yang dapat membantu dan mempermudah pelanggan dalam mencari dan melakukan pembelian produk tapis online melalui smartphone android. Pada aplikasi ini menerapkan algoritma pencocokan string Brute Force pada search box sebagai algoritma dalam aplikasi pencarian produk tapis. Hasil pencarian yang ditampilkan berupa detail produk tapis beserta lama waktu pencarian. Metode yang digunakan dalam pengembangan aplikasi ini adalah metode prototype dan menggunakan UML (Unified Modeling Language) sebagai alat bantu pemodelan sistem. Hasil dari penelitian pada toko Ninda Tapis Lampung dapat disimpulkan bahwa dengan adanya aplikasi penjualan tapis online dapat mempermudah pelanggan dalam mencari informasi produk dan melakukan pemesanan produk tapis secara online
LANGKAH – LANGKAH TAKTIS PENGEMBANGAN E-GOVERNMENT UNTUK PEMERINTAHAN DAERAH (PEMDA) KABUPATEN PRINGSEWU
Informasi merupakan suatu komoditi yang berharga di era globalisasi untuk dikuasai dalam rangka meningkatkan daya saing suatu organisasi. Hal ini terlihat dari berbagai inisiatif penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang muncul dibeberapa Pemda. Tetapi kenyataannya pemanfaatan TIK ini masih belum memberikan dampak yang signifikan bagi produktifitas Pemda. Salah satu penyebabnya yang dominan adalah tidak sinkronnya tujuan kegiatan-kegiatan Pemda dengan tujuan Kegiatan yang di lakukan oleh pemerintah dengan menggunakan Teknologi Informasi untuk memberikan layanan kepada masyarakat (e-Government) itu sendiri. Tulisan ini membahas langkah-langkah taktis pengembangan e-Government berdasarkan teori dari berbagai instansi yang telah menerapkan e-Government dan akan menghasilkan hasil yang optimal