e Journals Directory Universitas Islam Syekh-Yusuf
Not a member yet
    2296 research outputs found

    Usulan Perbaikan Beban Kerja Berdasarkan Nilai Efektivitas Melalui Pendekatan Analisis Beban Kerja: Analisis Beban Kerja; Metode Pendekatan Analisis Beban Kerja; Tenaga Kerja Optimal

    No full text
    PT XYZ merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang memiliki fokus terhadap produksi bahan kimia khusus untuk berbagai sektor industri. Perusahaan tersebut memiliki Departemen Maintenance yang bertugas melayani kegiatan pemeliharaan atau maintenance diseluruh bagian perusahaan, termasuk pada bagian produksi dan office. Penelitian yang dilakukan termasuk kedalam jenis penelitian deskriptif, dimana pada penelitian ini menggunakan metode pendekatan analisis beban kerja yang berfokus pada pemahaman dan evaluasi beban kerja yang dialami oleh karyawan Departemen Maintenance dalam konteks pekerjaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 4 karyawan yang mengalami beban kerja lebih dari 100%, yang meliputi Foreman Maintenance 214%, Operator Maintenance 1 223%, Operator Maintenance 2 211%, Operator Maintenance 3 231 %. Dari hasil usulan perbaikan beban kerja yang dilakukan, maka usulan perbaikan beban kerja yang dapat diberikan adalah berupa penambahan operator maintenance sebanyak 5 orang, sehingga beban kerja karyawan departemen maintenance menjadi 97,7% yang berarti bahwa beban kerja dalam kondisi normal (mendekati 100%).PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang memiliki fokus terhadap produksi bahan kimia khusus untuk berbagai sektor industri. Perusahaan tersebut memiliki Departemen Maintenance yang bertugas melayani kegiatan pemeliharaan atau maintenance diseluruh bagian perusahaan, termasuk pada bagian produksi dan office. Penelitian yang dilakukan termasuk kedalam jenis penelitian deskriptif, dimana pada penelitian ini menggunakan metode pendekatan analisis beban kerja yang berfokus pada pemahaman dan evaluasi beban kerja yang dialami oleh karyawan Departemen Maintenance dalam konteks pekerjaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 4 karyawan yang mengalami beban kerja lebih dari 100%, yang meliputi Foreman Maintenance 214%, Operator Maintenance 1 223%, Operator Maintenance 2 211%, Operator Maintenance 3 231 %. Dari hasil usulan perbaikan beban kerja yang dilakukan, maka usulan perbaikan beban kerja yang dapat diberikan adalah berupa penambahan operator maintenance sebanyak 5 orang, sehingga beban kerja karyawan departemen maintenance menjadi 97,7% yang berarti bahwa beban kerja dalam kondisi normal (mendekati 100%)

    STRATEGI PENGEMBANGAN KREATIVITAS DALAM MENGUASAI TEKNOLOGI YANG TERINTEGRASI DI MAN 1 KOTA TANGERANG BANTEN

    Get PDF
     Technological developments that continue to develop require that students at MAN 1 Tangerang City, which is marked by technological developments, need to develop creativity that is in line with the times, such as an orientation towards technological progress itself with various learning applications that support them to be skilled and able to balance the use of technology in Integration is still at the implementation and adaptive level, this is to increase creative abilities. Creativity does not immediately appear in students, but a stimulus needs to be given to build creativity. Efforts to build creativity can start by giving freedom of expression, providing creative tools, inviting students to carry out activities together, motivating students to give them a lot of time and managing it, inviting them to study technology with various multimedia that supports learning and respecting and appreciating ideas. they. Media that is considered capable of helping improve student learning outcomes is media that can combine elements of images, text, animation from PowerPoint, multimedia presentations, video editors, email, WAG discussions, Canva and many other technological media. So this school can be built by creating education that is creativity-oriented, multidisciplinary curriculum, problem-based learning, design thinking, and freedom of expression with technology. The author's research method is qualitative methodology, which is a particular tradition in social knowledge that fundamentally depends on human observation. Next, in collecting data the author applied three steps, namely direct inspection of the field (observation), then interviews, and finally documentation. The data analysis carried out consisted of several stages, namely data reduction, then data presentation, and drawing conclusions.Perkembangan  teknologi  yang  terus  berkembang  menuntut  peserta  didik di MAN 1 Kota Tangerang yang di tandai dengan perkembangan teknologi perlu dilakukan adanya pengembangan kreativitas yang selaras dengan zamannya seperti orientasinya pada kemajuan teknologi itu sendiri dengan berbagai aplikasi pembelajaran yang mendukung mereka untuk terampil serta mampu mengimbangin pemanfaatan teknologi dalam integrasi memang masih berada dalam tataran implementatif  dan adaptif,  hal tersebut memang untuk meningkatan kemampuan kreativitas. Kreativitas tidak serta merta muncul dalam diri peserta didik namun perlu di berikan stimulus untuk membangun kreativitas. Upaya membangun kreativitas dapat dimulai dengan memberikan kebebasan ekspresi, menyediakan alat kreatif, mengajak peserta didik untuk melakukan aktivitas bersama, memotivasi peserta didik untuk banyak memberikan mereka waktu dan mengelolanya, mengajak untuk mempelajari teknologi dengan berbagai multimedia yang mendukung pembelajaran serta menghargai dan mengapresiasi ide-ide  mereka. Media yang di anggap mampu untuk membantu meningkatkan  hasil  belajar  peserta  didik  adalah  media  yang  dapat menggabungkan unsur gambar, teks, animasi dari powerpoint, multimedia presentasi, video editor, email, WAG discussion, Canva dan masih banyak media teknologi yang lainnya. Maka di sekolah  ini  bisa  dibangun  dengan  menciptakan  pendidikan  yang  berorientasi  pada  kreativitas, kurikulum multidisiplin, pembelajaran berbasis masalah, pemikiran desain, dan kebebasan berekspresi dengan teknologi. Metode penelitian yang penulis lakukan adalah dengan metodologi  kualitatif yang merupakan tradisi tertentu dalam pengetahuan sosial yang secara fundamental bergantung dari pengamatan manusia. Selanjutnya, dalam mengumpulkan data penulis menerapkan tiga langkah, yakni tinjauan langsung kelapangan (observasi), selanjutnya wawancara, dan terakhir dokumentasi. Analisis data yang dilakukan terdiri dari beberapa tahap, yakni reduksi data, selanjutnya penyajian data, dan penarikan data kesimpulan.           &nbsp

    Azhari, Ainul FILOSOFI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MENURUT AL-GHAZALI: : Integrasi Spiritualitas Dan Pengetahuan

    No full text
    The philosophy of Islamic religious education according to Al-Ghazali reflects a harmonious integration between spirituality and knowledge. Al-Ghazali, a famous medieval Islamic scholar, viewed education as a means to achieve the balanced goals of spirituality and knowledge. Al-Ghazali's thoughts became the basis for the development of a holistic Islamic education system. This research is qualitative research that is descriptive analytical in nature. Data collected through observation, interviews and documentation. The method applied in this research is a library search and the data analysis technique uses content analysis, because this research relies on text and aims to provide a description of the research results. The results of this research show that the integration of spirituality in Islamic religious education emphasizes the importance of developing students' character and morality. Al-Ghazali emphasized that education is not only about mastering knowledge, but also about self-transformation towards moral and spiritual perfection. Good Islamic religious education must be able to guide students to achieve spiritual awareness, adherence to religious values, and development of an Islamic personality. Apart from that, the integration of knowledge in Islamic religious education according to Al-Ghazali emphasizes the importance of aligning science with Islamic values. Education must help students understand the world holistically, including spiritual, moral and intellectual aspects. Al-Ghazali refers to the idea that science without spirituality can lead to moral paralysis and loss of the true purpose of life. In this context, Islamic religious education according to Al-Ghazali not only provides an understanding of religious teachings, but also encourages intellectual exploration and critical thinking. The integration of spirituality and knowledge creates students who are not only skilled in academics, but also have noble character and spiritual depth. Thus, the philosophy of Islamic religious education according to Al-Ghazali offers a holistic view of education, which aims to form individuals who are spiritually and intellectually balanced.Filosofi pendidikan agama Islam menurut Al-Ghazali mencerminkan integrasi yang harmonis antara spiritualitas dan pengetahuan. Al-Ghazali, seorang cendekiawan Islam abad pertengahan yang terkenal, memandang pendidikan sebagai sarana untuk mencapai tujuan spiritualitas dan pengetahuan yang seimbang. Pemikiran Al-Ghazali ini menjadi dasar bagi pengembangan sistem pendidikan Islam yang holistik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analitis. Data yang dikumpulkan melalui observasi, interview dan dokumentasi. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu berupa studi pustaka (library search) dan teknik analisis datanya menggunakan content analysis, karena penelitian ini bertumpu pada teks dan bertujuan untuk memberikan deskripsi hasil penelitiannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Integrasi spiritualitas dalam pendidikan agama Islam menekankan pentingnya pengembangan karakter dan moralitas siswa. Al-Ghazali menekankan bahwa pendidikan bukan hanya tentang penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang transformasi diri menuju kesempurnaan moral dan spiritual. Pendidikan agama Islam yang baik harus mampu membimbing siswa untuk mencapai kesadaran spiritual, kepatuhan terhadap nilai-nilai agama, dan pengembangan kepribadian yang islami. Selain itu, integrasi pengetahuan dalam pendidikan agama Islam menurut Al-Ghazali menekankan pentingnya menyelaraskan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Islam. Pendidikan harus membantu siswa memahami dunia secara holistik, mencakup aspek spiritual, moral, dan intelektual. Al-Ghazali merujuk pada ide bahwa ilmu pengetahuan tanpa spiritualitas dapat mengarah pada kepincangan moral dan kehilangan tujuan hidup yang sejati. Dalam konteks ini, pendidikan agama Islam menurut Al-Ghazali tidak hanya memberikan pemahaman tentang ajaran agama, tetapi juga mendorong eksplorasi intelektual dan pemikiran kritis. Integrasi antara spiritualitas dan pengetahuan menciptakan siswa yang tidak hanya terampil dalam bidang akademis, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki kedalaman spiritual. Dengan demikian, filosofi pendidikan agama Islam menurut Al-Ghazali menawarkan pandangan holistik terhadap pendidikan, yang bertujuan untuk membentuk individu yang seimbang secara spiritual dan intelektual

    Peranan Masyarakat Sipil dalam Peningkatan Akuntabilitas Birokrasi Melalui Pengawasan Publik yang Aktif

    Get PDF
    Tujuan penelitian adalah menganalisis peran masyarakat sipil (organisasi) dalam meningkatkan akuntabilitas birokrasi melalui pengawasan publik. Masyarakat sipil memiliki peran penting dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan politik di Indonesia dan negara lain. Fungsinya sebagai jembatan antara pemerintah dan warga, meningkatkan partisipasi publik, mengadvokasi perubahan kebijakan. Beberapa contoh organisasi Non Pemerintah (NGO) tersebut, adalah: (1) WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia); (2) Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA); (3) Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Penelitian menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan lokus pada organisasi masyarakat sipil yang berhasil memantau kinerja birokrasi dan berfokus pada studi kasus berbagai organisasi masyarakat sipil yang telah berhasil memantau kinerja birokrasi dengan menggunakan tinjauan literatur yang komprehensif untuk mengeksplorasi temuan-temuan penelitian terbaru.  Tiga teori yang menguatkan penelitian, yaitu Bovens (akuntabilitas), Putman (teori partisipasi publik) dan peran lembaga Ombudsman dalam menyelesaiakn aduan atau keluhan pelayanan publik dan mendorong pengawasan preventif yang dilakukan oleh masyarakat sipil. Hasil penelitian menunjukkan peran masyarakat sipil dapat melakukan, seperti: (1) Pengawasan Pemerintah; (2) Advokasi Kebijakan; (3) Pemberdayaan Masyarakat; (4) Pendidikan dan Kesadaran Publik. Sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan efektifitas organisasi masyarakat sipil, akseptabilitas informasi, dan dukungan entitas pemerintah.Peran masyarakat sipil dalam mendorong akuntabilitas birokrasi tidak dapat diabaikan karena masyarakat sipil memiliki tanggung jawab penting melalui pengawasan publik. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menganalisis peran kunci masyarakat sipil dalam mendorong akuntabilitas birokrasi dari sudut pandang pengawasan publik. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan berfokus pada studi kasus berbagai organisasi masyarakat sipil yang telah berhasil memantau kinerja birokrasi dengan menggunakan tinjauan literatur yang komprehensif untuk mengeksplorasi temuan-temuan penelitian terbaru. Beberapa teori yang relevan yaitu teori akuntabilitas publik oleh Bovens. Teori ini menekankan pentingnya transparansi, pertanggungjawaban, dan responsibilitas dalam menjaga akuntabilitas birokrasi. Selain itu, teori pengawasan publik dalam peranan ombudsman juga mengemukakan bagaimana masyarakat sipil dapat menjalankan perannya dalam mengawasi kinerja birokrasi. Lalu teori terakhir, teori partisipasi masyarakat sipil oleh Putnam menyoroti pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan untuk meningkatkan akuntabilitas birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan peran masyarakat sipil dalam mengawasi dan meningkatkan akuntabilitas birokrasi pemerintah sangat penting. Melalui berbagai mekanisme seperti pengawasan publik, pemantauan anggaran, penyelidikan korupsi, dan advokasi reformasi. Ada beberapa faktor yang memengaruhi efektivitas keterlibatan masyarakat sipil, termasuk tingkat partisipasi warga, akses terhadap informasi, dukungan dari entitas pemerintah, dan kemampuan organisasi masyarakat sipil itu sendiri

    PUBLISH OR PERISH: ANALISIS BIBLIOMETRIKA PERAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PROMOSI PARIWISATA TAHUN 2021-2022

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam promosi pariwisata pada tahun 2021-2022 melalui pendekatan bibliometrika. Dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari artikel-artikel terindeks tentang pariwisata dan media sosial, kami akan mengeksplorasi tren, pola, dan dampak penggunaan media sosial dalam mempromosikan destinasi pariwisata. Metode analisis bibliometrik akan digunakan untuk mengidentifikasi jumlah publikasi, kolaborasi penelitian, serta kata kunci yang paling umum terkait topik ini. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi pihak-pihak yang terlibat dalam industri pariwisata dan strategi pemasaran melalui media sosial.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam promosi pariwisata pada tahun 2021-2022 melalui pendekatan bibliometrika. Dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari artikel-artikel terindeks tentang pariwisata dan media sosial, kami akan mengeksplorasi tren, pola, dan dampak penggunaan media sosial dalam mempromosikan destinasi pariwisata. Metode analisis bibliometrik akan digunakan untuk mengidentifikasi jumlah publikasi, kolaborasi penelitian, serta kata kunci yang paling umum terkait topik ini. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi pihak-pihak yang terlibat dalam industri pariwisata dan strategi pemasaran melalui media sosial

    Perbandingan Administrasi Publik Negara Inggris Dan Australia

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji perbandingan administrasi publik antara Inggris dan Australia melalui metode kualitatif dengan studi pustaka, yang melibatkan tinjauan mendalam terhadap berbagai referensi dari jurnal, buku dan artikel. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi perbedaan sistem administrasi publik kedua negara, dengan fokus pada bentuk negara, pemerintahan, sistem politik, serta konteks sejarah dan budaya yang membentuk keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Inggris dan Australia memiliki kesamaan dalam struktur dasar sistem pemerintahan, terdapat perbedaan signifikan dalam penerapan dan pengelolaan administrasi publik di kedua negara tersebut. Di Inggris, sistem pemerintahan cenderung lebih terikat pada tradisi dan aturan-aturan yang mapan, yang dipengaruhi oleh warisan monarki dan sejarah panjang sistem parlementer. Sebaliknya, Australia menunjukkan fleksibilitas yang lebih tinggi dan lebih terbuka terhadap perubahan dan inovasi, dengan komitmen yang kuat terhadap prinsip-prinsip demokrasi liberal. Peran masyarakat sipil dan partisipasi publik juga lebih terstruktur dan diakomodasi dalam sistem pemerintahan Australia, sementara Inggris lebih mengandalkan proses informal dalam administrasi publiknya. Perbedaan ini mencerminkan pengaruh latar belakang sejarah, budaya, dan politik masing-masing negara dalam membentuk karakteristik administrasi publik mereka. Hasil ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana konteks nasional dapat mempengaruhi dinamika pemerintahan dan administrasi publik di negara-negara tersebut.  Penelitian ini membahas tentang perbandingan administrasi publik antara Inggris dan Australia melalui analisis aspek bentuk negara, bentuk pemerintahan, sistem pemerintahan, sistem politik, serta sejarah dan budaya dari kedua negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan sistem administrasi Inggris dan Australia. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui studi pustaka, dengan mengkaji berbagai referensi dari buku dan artikel. Australia adalah negara federasi dengan negara bagian dan wilayah otonom, dan Inggris adalah monarki konstitusional dengan sistem politik yang didasarkan pada demokrasi liberal. Namun, Inggris memiliki tradisi politik yang panjang dan kaya, termasuk sistem common law, parlemen Westminster, dan kebebasan berbicara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun Inggris dan Australia memiliki banyak prinsip dasar yang sama dalam administrasi negara, kedua negara tersebut telah mengembangkan sistem yang unik berdasarkan konteks sejarah dan sosial masing-masing. Inggris cenderung lebih menekankan pada tradisi dan kesinambungan, sementara Australia lebih inovatif dan adaptif, khususnya dalam konteks federalisme

    Relasi Quintuple Helix Dalam Membangun Kota Kreatif (Studi Pembangunan Kota Probolinggo Orientasi Kearifan Lokal): Studi Pembangunan Kota Probolinggo Orientasi Kearifan Lokal

    No full text
    Pembangunan daerah diorientasikan untuk pertumbuhan ekonomi namun memperhatikan alam yang berkelanjutan, kehidupan sosial budaya, dan kerifan lokal. Namun tidak mudah menjalankan pembangunan daerah dengan orientasi tersebut. Terlebih beberapa pihak masih berfokus pada kepentingan masing-masing dan minim inovasi. Hal ini berubah sejak kemunculan konsep pembangunan kota kreatif. Parameter dari kota kreatif terdiri dari ekonomi kreatif, golongan kreatif, dan lingkungan kreatif. Pembangunan kota kreatif dikaitkan adanya quintuple helix sebagai aktor yang menjalankan kemampuan masing-masing dan dikolaborasikan. Hal ini menarik untuk diteliti lebih dalam, khususnya pembangunan ekokraf yang berhubungan dengan quintuple helix pada subjek Kota Probolinggo. Metode penelitian yang diterapkan merupakan metode kualitatif deskriptif. hasil riset menjelaskan relasi quintuple helix pada pembangunan Kota Probolinggo menuju kota kreatif. Pembangunan ekokraf dapat berjalan baik dengan adanya pengoptimalan peran Quintuple helix Seluruh pihak menjalankan kemampuan sesuai bagian sistem secara maksimal. Peran Quintuple helix yang berjalan efektif dapat mendukung paramater Kota Kreatif di Kota Probolinggo.Pembangunan diarahkan pada pembangunan berkelanjutan. Khususnya paradigma pengembangan pembangunan nasional berbasis masyarakat. Konsep pembangunan nasional yang diorientasikan bersama masyarakat dilaksanakan dengan pertumbuhan yang diarahkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Pembangunan daerah berkaitan dengan konsep ekonomi keberlanjutan, daya citra kota, fokus arah dan prioritas pembangunan kota, serta kesepakatan dan peran partisipasi masyarakat guna memposisikan energi kreatif menjadi energi utama kota. Salah satu konsep pembangunan adalah kota kreatif. Kategori kota kreatif meliputi potensi ekonomi kreatif, golongan kreatif, dan lingkungan kreatif. Pembangunan kota kreatif juga melibatkan peran dari pihak yang memiliki porsi tugas dengan konsep quintuple helix. Hal ini menarik peneliti melakukan riset mendalam terkait pembangunan kota kreatif di Kota Probolinggo dengan relasi quintuple helix. Metode penelitian yang diterapkan merupakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokus riset di Kota Probolinggo. hasil riset menjelaskan relasi quintuple helix pada pembangunan Kota Probolinggo menuju kota kreatif. Relasi Quintuple helix tergolong efektif dalam pembangunan Kota Probolinggo dengan prinsip kota kreatif meliputi akademisi, Pemerintah Kota Probolinggo, pelaku industri, masyarakat Kota Probolinggo, dan lingkungan alami di Kota Probolinggo. Seluruh pihak memiliki peran masing-masing. Model pembangunan kota kreatif di Kota Probolinggo dapat mewujudkan sustainable development dan ekonomi kreatif dengan mengelola kearifan dan potensi lokal

    IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM JUAL BELI PRODUK MY FEET DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN

    No full text
    The purpose of this research is to determine the implementation of Act Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. This research includes a typology of empirical juridical research. The results of this study will show that the implementation of Consumer Protection as regulated in Act Number 8 of 1999 in dispute resolution mediation sessions held at BPSK is divided into 2 stages, namely; before the trial and during the trial process. The protection provided before the trial takes place, namely by providing services in receiving consumer reports and lawsuits, summoning business actors, selecting methods used in resolving disputes and appointing a dispute resolution trial panel, this is the implementation of the basic principles of consumer protection and the regulations of Act Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, which in its implementation is in accordance with Consumer Rights, Business Actors' Obligations and Business Actors' actions which are prohibited in sales and purchase agreements, with the presence of elements of defective will, lack of consumer awareness and weak law enforcement officials are indicators that consumer protection is not yet effective. Consumers have not fully exercised their rights as disadvantaged consumers Kata kunci : Perlindungan Konsumen, Jual Beli, Produk My Fee

    KEBIJAKAN HUKUM UNTUK MENINGKATKAN SANKSI PIDANA PENJARA PADA TINDAK PIDANA RINGAN

    Get PDF
    Indonesia existence as a rule of law state is characterized by several basic elements, such as recognition and protection of human rights, equality before the law, government organized based on law and so on. Therefore, the aim of punishment cannot be separated from the aim of the law in general to achieve material and spiritual welfare of society as well as undesirable acts, criminal threats for an act which is not desired by society as a criminal act in accordance with the article to which it applies. The rise of minor criminal offenses is the focus of this research, considering that there are several sanctions for criminal acts of imprisonment in minor criminal offenses which are considered less in accordance with applicable regulations, and even lack a sense of justice in them. This research is a type of normative juridical legal research. The data used in this research is secondary data, namely data obtained through literature study in the form of books, legislation, scientific journals and other reading related to research. The results of the research show that the application of sanctions in prison in the Bale Bandung District Court Decision Number 1077/Pid.B/2016/PN.Blb and the decision in the Busrin case are not in accordance with the criminal acts committed by the perpetrators which should be included in light crimes, so that causing harm to the victim. The effectiveness of sanctions for minor crimes by applying imprisonment to the perpetrators currently shows that it is not yet effective, because the resolution of general criminal cases, especially minor crimes, still uses a penal solution where the sentence imposed on perpetrators of minor crimes is a prison sentence that is not in accordance with the crime. his crime. With this, it is hoped that law enforcement agencies can apply the article according to the crime and pay more attention to the various elements of justice in it.   Keywords: Legal policy, effectiveness, prison criminal sanction

    Empirical study of Indonesian Banks Group 1 based on Core Capital (KBMI 1): The Impact of Bank Internal Factors on Non-Performing Loan Moderated by BOPO: The Impact of Bank Internal Factors on Non-Performing Loan Moderated by BOPO

    No full text
    This research explores the NPL of Indonesian banks which are categorized in the Core Capital group of up to IDR 6 trillion or KBMI 1. The research sample is 25 conventional KBMI 1 banks that are on the Indonesia Stock Exchange from 2016-2021. Analysis based on panel data consists of 4 independent variables (CAR, LDR, NIM, CASA); a moderating variable (BOPO) and dependent variable (NPL); and run by multiple linear regression and moderating regression analysis. Statistical results show that all independent variables have no significant direct effect on the dependent variable, while BOPO only strengthens the effect of CAR research to pursue substantive results. Keywords: CAR, LDR, NIM, CASA, BOPO.

    1,577

    full texts

    2,296

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e Journals Directory Universitas Islam Syekh-Yusuf
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇