e Journals Directory Universitas Islam Syekh-Yusuf
Not a member yet
2296 research outputs found
Sort by
Students’ Difficulties in Listening Sessions through Liveworksheets At SMP Puri Artha Karawang
Many students do not have a sufficient level of listening skill. Students’ difficulties in listening include the areas of pronunciation, stress, intonation, vocabulary, and syntactic structure. This study aimed to investigate listening sessions through LiveWorksheets at SMP Puri Artha Karawang. This study included 25 students from grade seven. In conducting the study, the researcher applied a descriptive qualitative method. The researcher used semi-structured interview questions as the instrument of this research. The findings show that students faced listening difficulties mostly because of different speaker accents. Mostly, the students used entertaining media to overcome this challenge. Moreover, it is also found that out of nine difficulties found, seven are related to listening in general and two are related specifically to the use of LiveWorksheets which are unclear audio/sounds and technical error
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR DINAS PERTANIAN KABUPATEN MAPPI
This study aims to analyze the influence of leadership style, work motivation, and job satisfaction on employee performance at the Office of Agriculture in Mappi Regency. The research employs a quantitative approach with an associative design, involving 73 employees as respondents. Data were collected through a questionnaire measuring the variables of leadership style, work motivation, job satisfaction, and employee performance. The analysis results indicate that leadership style significantly affects employee performance, with a t-value of 2.211 and a significance level of 0.001. Work motivation also shows a significant influence with a t-value of 2.880 and a significance level of 0.004. However, job satisfaction does not demonstrate a significant effect on employee performance, with a t-value of 0.404 and a significance level of 0.060. The coefficient of determination (R²) indicates that 48.2% of the variation in employee performance can be explained by these three independent variables. This study concludes that enhancing leadership style and work motivation can improve employee performance, while job satisfaction needs to be increased to contribute more significantly to performance. Recommendations are provided for management to improve communication and attention to employee welfare to enhance overall organizational performance.
Keywords: Leadership Style, Work Motivation, Job Satisfaction, Employee Performance, Department of Agricultur
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DENGAN PENGEMBANGAN KARIR SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PT. INSPIRASI INDONESIA BERDAYA
Training is a fundamental factor for employees. Furthermore, the training will impact the quality of service to customers. This study aims to analyze the effect of training on service quality with career development as an intervening variable at PT. Inspirasi Indonesia Berdaya. This study used a quantitative method with a sample of 84 employees of PT. Inspirasi Indonesia Berdaya. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression and path analysis. The results of this study indicate that training has no effect on service quality. Furthermore, training also has no effect on career development. Meanwhile, career development has a positive and significant effect on service quality. Meanwhile, training has a positive and significant effect on service quality through career development. This study contributes to human resource management theory and has practical implications for companies to improve service quality and employee career development. The results of this study can be used as a reference for companies to improve employee training, as well as develop employee careers to improve service quality.
Keywords: Training, Service Quality, Career Development, Intervening Variable, PT. Inspirasi Indonesia Berdaya, Employees
Automated Blind SQL injection Dengan Script Pyton Menggunakan Metode PTES untuk Eksploitasi Keamanan Database E-goverment
Perkembangan pesat dalam teknologi informasi telah memberikan dampak signifikan terhadap keamanan sistem e-government, terutama dengan meningkatnya risiko ancaman siber seperti serangan SQL Injection. SQL Injection adalah metode yang memungkinkan penyerang menyusup ke dalam sistem basis data dengan tujuan mengakses informasi yang bersifat sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengeksploitasi kerentanan SQL Injection pada website Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, di mana ditemukan adanya kerentanan SQL Injection. Melalui pendekatan Penetration Testing Execution Standard (PTES), penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap, dimulai dengan pemindaian kerentanan menggunakan alat otomatis Acunetix, yang mendeteksi adanya 6 kerentanan kritis yang ada pada situs target yang mana dengan presentasi resiko dari 90% hingga 100% merupakan kerentanan yang bersifat berbahaya dan kerentanan Time-based SQL Injection mencapai presentase risiko 100%. Berdasarkan hasil pemindaian, skrip Python berhasil untuk menebak nama 1 database, 9 tabel, 5 kolom dan kredensial berupa nama pengguna, dan kata sandi admin dengan memodifikasi payload dan permintaan HTTP dari hasil pemindaian. Penelitian ini berhasil mengeksploitasi sistem dan mendapatkan akses ke halaman admin yang berisi banyak informasi penting dan pribadi, memperkuat temuan bahwa kerentanan Time-based SQL Injection dapat dimanfaatkan untuk memperoleh data yang sensitif. Hasil penelitian ini memberikan kesadaran untuk meningkatkan keamanan situs web e-government guna melindungi informasi sensitif warga. Namun, dengan menggunakan teknik custom script pyton untuk mengeksploitasi database pada kerentanan sql injection ini masih Sering kali website target menjadi tidak responsif (down), mengakibatkan penundaan dan menurunkan efisiensi uji penetrasi. Penelitian ini menyoroti pentingnya metode yang lebih aman dan efisien agar website tetap stabil selama pengujian.Perkembangan pesat dalam teknologi informasi telah memberikan dampak signifikan terhadap keamanan sistem e-government, terutama dengan meningkatnya risiko ancaman siber seperti serangan SQL Injection. SQL Injection adalah metode yang memungkinkan penyerang menyusup ke dalam sistem basis data dengan tujuan mengakses informasi yang bersifat sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengeksploitasi kerentanan SQL Injection pada website Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, di mana ditemukan adanya kerentanan SQL Injection. Melalui pendekatan Penetration Testing Execution Standard (PTES), penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap, dimulai dengan pemindaian kerentanan menggunakan alat otomatis Acunetix, yang mendeteksi adanya 6 kerentanan kritis yang ada pada situs target yang mana dengan presentasi resiko dari 90% hingga 100% merupakan kerentanan yang bersifat berbahaya dankerentanan Time-based SQL Injection mencapai presentase risiko 100%. Berdasarkan hasil pemindaian, skrip Python berhasil untuk menebak nama 1 database, 9 tabel, 5 kolom dan kredensial berupa nama pengguna, dan kata sandi admin dengan memodifikasi payload dan permintaan HTTP dari hasil pemindaian. Penelitian ini berhasil mengeksploitasi sistem dan mendapatkan akses ke halaman admin yang berisi banyak informasi penting dan pribadi, memperkuat temuan bahwa kerentanan Time-based SQL Injection dapat dimanfaatkan untuk memperoleh data yang sensitif. Hasil penelitian ini memberikan kesadaran untuk meningkatkan keamanan situs web e-government guna melindungi informasi sensitif warga. Namun, dengan menggunakan teknik custom script pyton untuk mengeksploitasi database pada kerentanan sql injection ini masih Sering kali website target menjadi tidak responsif (down), mengakibatkan penundaan dan menurunkan efisiensi uji penetrasi. Penelitian ini menyoroti pentingnya metode yang lebih aman dan efisien agar website tetap stabil selama pengujian
Deteksi Anomali dan Serangan pada Jaringan Blockchain Menggunakan Machine Learning di MATLAB
Jaringan blockchain, yang mendasari cryptocurrency serta aplikasi terdesentralisasi, sangatrentan terhadap berbagai jenis anomali dan serangan, termasuk serangan 51%, serangansybil, dan aktivitas bot yang manipulatif. Insiden-insiden ini dapat merusak integritas data,mengganggu konsensus, dan menyebabkan kerugian finansial yang besar (Werbach, 2018).Oleh karena itu, deteksi dini perilaku anomali dalam jaringan blockchain sangat krusial(Ahmed dkk., 2016). Penelitian ini mengusulkan sebuah proses pengidentifikasian anomali danpotensi serangan dalam jaringan blockchain dengan memanfaatkan algoritma machinelearning (ML) yang dikembangkan menggunakan MATLAB. Pendekatan ini mencakuppengumpulan data on-chain dan metrik jaringan dari API penjelajah blockchain publik, sepertiCoinGecko (CoinGecko API Documentation), diikuti oleh pra-pemrosesan dan ekstraksi fituruntuk menghasilkan indikator relevan terkait perilaku penambang, seperti harga Bitcoin danvolume perdagangan. Penelitian ini menggunakan algoritma unsupervised machine learning,yaitu isolation forest dan One-Class SVM, dengan memanfaatkan MATLAB Statistics andMachine Learning Toolbox. Hasilnya divisualisasikan melalui fasilitas plot MATLAB, yangakan menunjukkan anomali yang terdeteksi dan kemudian membandingkan kinerja dari keduaalgoritma tersebut. Dari hasil simulasi yang dilakukan isolation forest berhasil mendeteksilonjakan signifikan dalam harga dan volume sebagai anomali, sementara One-Class SVM,pada pengaturan yang digunakan, tidak dapat secara visual mengidentifikasi anomali dalamdataset yang digunakan, hal ini mengindikasikan perlunya penyesuaian kembali model danparameter yang digunakan. Penelitian ini membuktikan bahwa MATLAB dapat digunakansebagai alat yang sangat efektif untuk analisis data blockchain, dan memungkinkan estimasiawal terhadap terjadinya ancaman keamanan dan kesehatan pada jaringan secarakeseluruhan.Jaringan blockchain, yang mendasari cryptocurrency serta aplikasi terdesentralisasi, sangat rentan terhadap berbagai jenis anomali dan serangan, termasuk serangan 51%, serangan sybil, dan aktivitas bot yang manipulatif (Luu dkk., 2016). Insiden-insiden ini dapat merusak integritas data, mengganggu konsensus, dan menyebabkan kerugian finansial yang besar (Werbach, 2018). Oleh karena itu, deteksi dini perilaku anomali dalam jaringan blockchain sangat krusial (Ahmed dkk., 2016). Penelitian ini mengusulkan sebuah proses pengidentifikasian anomali dan potensi serangan dalam jaringan blockchain dengan memanfaatkan algoritma machine learning (ML) yang dikembangkan menggunakan MATLAB. Pendekatan ini mencakup pengumpulan data on-chain dan metrik jaringan dari API penjelajah blockchain publik, seperti CoinGecko (CoinGecko API Documentation), diikuti oleh pra-pemrosesan dan ekstraksi fitur untuk menghasilkan indikator relevan terkait perilaku penambang, seperti harga Bitcoin dan volume perdagangan. Penelitian ini menggunakan algoritma unsupervised machine learning, yaitu isolation forest dan One-Class SVM, dengan memanfaatkan MATLAB Statistics and Machine Learning Toolbox. Hasilnya divisualisasikan melalui fasilitas plot MATLAB, yang akan menunjukkan anomali yang terdeteksi dan kemudian membandingkan kinerja dari kedua algoritma tersebut. Dari hasil simulasi yang dilakukan isolation forest berhasil mendeteksi lonjakan signifikan dalam harga dan volume sebagai anomali, sementara One-Class SVM, pada pengaturan yang digunakan, tidak dapat secara visual mengidentifikasi anomali dalam dataset yang digunakan, hal ini mengindikasikan perlunya penyesuaian kembali model dan parameter yang digunakan. Penelitian ini membuktikan bahwa MATLAB dapat digunakan sebagai alat yang sangat efektif untuk analisis data blockchain, dan memungkinkan estimasi awal terhadap terjadinya ancaman keamanan dan kesehatan pada jaringan secara keseluruhan
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KURANGNYA SOPAN SANTUN ANAK SEKOLAH DASAR KELAS V SDN SINDANGGALIH
Research on the factors causing the lack of good manners among elementary school children is very important. in the digital era and rapid social change, understanding these factors is important to adapt educational approaches to current developments. This research aims to examine the factors that cause children's lack of good manners in elementary schools and to examine the manners reflected by fifth grade students at SDN Sindanggalih. This research uses a descriptive qualitative method because it involves direct study of the research subject. This method relies on postpositivism philosophy and aims to understand the natural conditions of the research object. The researcher acted as the main instrument in collecting data through triangulation, and data analysis was carried out qualitatively based on the results of research findings regarding the factors causing the lack of good manners in class V elementary school children at SDN Sindanggalih. There are several factors that influence the lack of good manners in elementary school children. The formation of students' polite character is greatly influenced by education, be it education in the family, education in the community environment, and education in the school environment. The factors that cause the lack of good manners in elementary school children are usually obtained from the environment and indeed their character is like that. It is not enough if children are given polite lessons only at school. Again, the basis for forming students is from their family environment.Abstrak Penelitian tentang faktor penyebab kurangnya sopan santun di kalangan anak sekolah dasar sangat penting di era digital dan perubahan sosial yang cepat. Pemahaman tentang faktor-faktor ini penting untuk menyesuaikan pendekatan pendidikan dengan perkembangan zaman. penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji faktor penyebab kurangnya sopan santun anak di sekolah dasar dan untuk mengkaji sopan santun yang dicerminkan siswa kelas V di SDN Sindanggalih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif karena melibatkan studi langsung pada subjek penelitian. Metode ini bertumpu pada filsafat postpositivisme dan bertujuan untuk memahami kondisi alamiah dari objek penelitian. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam mengumpulkan data melalui triangulasi, dan analisis data dilakukan secara kualitatif. Berdasarkan hasil temuan penelitiaan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi kurangnya sopan santun anak sekolah dasar. Terbentuknya karakter sopan santun peserta didik sangat dipengaruhi oleh pendidikan, baik itu pendidikan dalam keluarga, pendidikan lingkungan masyarakat, dan pendidikan dalam lingkungan sekolah. Faktor penyebab kurangnya sopan santun anak sekolah dasar biasanya didapat dari lingkungan dan memang karakter mereka yang seperti itu. Tidak cukup jika anak di berikan pelajaran sopan santun hanya di sekolah saja, tetapi perlu adanya dasar pembentukan sikap sopan santun peserta didik dari lingkungan keluarga.
Kata Kunci: faktor penyebab sopan santun; sopan santun; kualitatif deskripti
PENGARUH PEMBINAAN PEMERINTAH, PHRI DAN STAKEHOLDER LAINNYA TERHADAP RETENSI KARYAWAN HOTEL MELALUI VARIABEL INTERVENING PELATIHAN
High employee turnover is a strategic issue in the hospitality sector, particularly at MaxOne Hotel & Resort Makassar. This study aims to analyze the effect of guidance from the government, the Indonesian Hotel and Restaurant Association (PHRI), and other stakeholders on employee retention, with training as an intervening variable. A quantitative approach was used by distributing questionnaires to 118 respondents, then processed using SPSS software. The results show that the guidance from the government and PHRI has a direct, positive, and significant effect on employee retention. Stakeholder guidance does not have a direct significant effect, but it has a significant indirect effect through training. Simultaneously, all three forms of guidance positively contribute to retention. Training was found not to mediate the effect of government and PHRI guidance, but it fully mediates the effect of stakeholder guidance. This concludes that training is a crucial path in the effectiveness of external guidance. Thus, an integrated guidance strategy involving the active role of stakeholders needs to be developed to enhance employee loyalty and continuity of employment in the hotel sector.
Keywords: Hospitality Industry, Human Resource Management, Employee Training, Stakeholder Coaching, Employee Retentio
Peran Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga Dan Pariwisata Dalam Memfasilitasi Sanggar Tari Di Kabupaten Mojokerto
The Indonesian nation is a nation rich in arts and culture. Traditional Indonesian dance as one form of culture that is a national heritage must be preserved and its authenticity maintained. Mojokerto Regency is one of the relics of the Majapahit kingdom that has many cultural heritages. The Department of Culture, Youth, Sports, and Tourism (Disbudporapar) plays an important role in preserving traditional dance by facilitating dance studios. This study aims to examine the role of Disbudporapar in facilitating dance studios as an effort to preserve traditional dance in Mojokerto Regency. The methods in this study use literature reviews, interviews, and observations. Informants consist of the Head of Culture, studio owners, and dancers involved in studio activities. The results of the study are guided by the principle of the role of local government according to Iyas Yusuf which shows that Disbudporapar plays a role as a regulator, facilitator, and dynamic in the development of dance studios. As a regulator, Disbudporapar establishes policies that support the preservation of traditional dance. As a facilitator, they provide support in the form of funding, providing necessary infrastructure. As a dynamic, Disbudporapar encourages community participation and collaboration with various parties to increase awareness and interest in traditional dance. Through these roles, Disbudporapar contributes significantly to increasing awareness and interest in traditional dance, thus supporting the sustainability and development of local culture.Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan seni budaya. Kesenian tari tradisional Indonesia sebagai salah satu bentuk budaya yang merupakan harta warisan bangsa wajib dijaga kelestarian dan keasliannya. Kabupaten Mojokerto termasuk salah satu peninggalan kerajaan majapahit yang mempunyai banyak warisan budaya. Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) berperan penting dalam pelestarian tari tradisional melalui memfasilitasi sanggar tari. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran Disbudporapar dalam memfasilitasi sanggar tari sebagai upaya pelestarian seni tari tradisional di Kabupaten Mojokerto. Metode dalam penelitian ini menggunakan tinjauan literatur, wawancara, dan observasi. Informan terdiri dari Kepala Bidang Kebudayaan, pemilik sanggar, dan penari yang terlibat dalam kegiatan sanggar. Hasil penelitian berpedoman pada prinsip peran pemerintah daerah menurut Iyas Yusuf yang menunjukkan bahwa Disbudporapar berperan sebagai regulator, fasilitator, dan dinamisator dalam pengembangan sanggar tari. Sebagai regulator, Disbudporapar menetapkan kebijakan yang mendukung pelestarian tari tradisional. Sebagai fasilitator, mereka menyediakan dukungan berupa pendanaan, menyediakan sarana prasarana yang diperlukan. Sebagai dinamisator, Disbudporapar mendorong partisipasi masyarakat dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran dan minat terhadap seni tari tradisional. Melalui peran-peran ini, Disbudporapar berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran dan minat terhadap seni tari tradisional, sehingga mendukung keberlanjutan dan pengembangan budaya lokal
Employee Performance Analysis at the Regional Development Planning, Research, and Development Agency (Bappeda Litbang) of Ambon City
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas kerja dan ketepatan waktu pegawai di Bappeda Litbang Kota Ambon sebagai indikator efektivitas organisasi dalam menjalankan fungsi perencanaan dan pengembangan daerah. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam kepada beberapa informan kunci di institusi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kerja pegawai secara umum sudah baik, dengan kemampuan menyelesaikan tugas sesuai standar mutu dan kuantitas yang ditetapkan. Namun, terdapat tantangan pada aspek pelayanan dan kedisiplinan waktu kerja yang masih perlu diperbaiki. Faktor inisiatif, komunikasi, kemampuan pegawai, serta kepemimpinan yang mendukung menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja pegawai secara menyeluruh. Dengan peningkatan yang terpadu pada kualitas kerja dan ketepatan waktu, Bappeda Litbang diharapkan dapat menjalankan tugasnya secara lebih efektif dan efisien.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik di Kota Ambon dengan fokus pada dimensi-dimensi utama seperti keandalan, daya tanggap, jaminan, empati, dan bukti fisik. Tujuannya adalah mengevaluasi efektivitas penyelenggaraan layanan serta mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan studi kasus dan observasi lapangan di Kota Ambon. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, analisis dokumen, dan survei yang melibatkan penyedia dan penerima layanan. Model SERVQUAL digunakan sebagai alat untuk menilai indikator kualitas layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa dimensi layanan telah memenuhi harapan masyarakat, masih terdapat kesenjangan yang cukup besar terutama dalam hal daya tanggap dan jaminan. Keterbatasan infrastruktur dan sumber daya manusia menjadi faktor utama penyebab ketidakefisienan layanan. Selain itu, adopsi teknologi juga belum merata di berbagai sektor pelayanan. Keterbatasan penelitian ini terletak pada ruang lingkup yang hanya mencakup Kota Ambon dan belum mempertimbangkan variasi layanan publik di daerah lain. Ketergantungan pada data kualitatif juga dapat menimbulkan subjektivitas dalam analisis. Studi ini memberikan kontribusi dalam bidang administrasi publik dengan menyajikan wawasan terkait penilaian kualitas layanan pada tingkat pemerintahan daerah. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi pembuat kebijakan dan lembaga pemerintah dalam upaya meningkatkan pelayanan publik
PROTOTYPE SENSOR PENDETEKSI SUHU DAN KELEMBABAN MENGGUNAKAN 7 SEGMENT DISPLAY
This research introduces a prototype of a temperature and humidity sensing sensor specially designed for use in PT.ARMY SECURITY's Server room, utilizing a 7-segment Display. The purpose of this prototype is to monitor and Display the levels of temperature and humidity within the Server room, providing valuable information in maintaining optimal operational conditions. By utilizing a 7-segment Display, this prototype offers a visual representation of the measured values, allowing for quick and easy interpretation. This Abstract highlights the significance of such sensors in Server rooms, emphasizing their potential benefits in ensuring Server system stability and performance. It is hoped that this research can contribute significantly to the development of temperature and humidity monitoring technology in Server rooms.Penelitian ini memperkenalkan sebuah prototipe sensor pendeteksi suhu dan kelembaban yang dirancang khusus untuk digunakan pada ruang Server PT.ARMY SECURITY, dengan menggunakan 7 Segment Display. Tujuan dari prototipe ini adalah untuk memantau dan menampilkan tingkat suhu dan kelembaban dalam ruang Server, memberikan informasi yang berharga dalam menjaga kondisi operasional yang optimal. Dengan memanfaatkan 7 Segment Display, prototipe ini menawarkan representasi visual dari nilai-nilai yang diukur, memungkinkan interpretasi yang cepat dan mudah. Abstrak ini menyoroti pentingnya sensor semacam ini dalam ruang Server, dengan menekankan manfaat potensialnya dalam memastikan stabilitas dan kinerja sistem Server. Diharapkan bahwa penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam pengembangan teknologi monitoring suhu dan kelembaban pada ruang Server