e Journals Directory Universitas Islam Syekh-Yusuf
Not a member yet
2296 research outputs found
Sort by
Pengaruh E-Service Quality Aplikasi Andal By Taspen Terhadap Kepuasan Penerima Dana Pensiun Di Kota Padang
Studi ini memiliki tujuan untuk mengetahui sejauh mana E-Service Quality aplikasi Andal by Taspen berpengaruh terhadap kepuasan penerima pensiun di Kota Padang. Permasalahan dalam penelitian ini berawal dari penggunaan aplikasi Taspen Otentikasi untuk para penerima dana pensiun, di mana banyak pensiunan mengalami kendala karena proses otentikasinya tergolong rumit. Sebagai upaya penyelesaian, PT Taspen mengembangkan dan meluncurkan aplikasi Andal by Taspen yang dibuat lebih sederhana dan lebih ramah pengguna, sehingga memudahkan para pensiunan dalam proses otentikasi. Dalam penelitian ini, digunakan metode kuantitatif asosiatif dengan jumlah sampel 100 pensiun di Kota Padang yang menggunakan aplikasi Andal by Taspen sejak Januari 2025. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Variabel pada studi ini meliputi E-Service Quality (X) dan kepuasan pensiun (Y). Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistik 23.0. Penemuan penelitian membuktikan terdapat pengaruh variabel E-Service Quality aplikasi Andal by Taspen (X) terhadap kepuasan penerima dana pensiun (Y) di Kota Padang dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai T hitung 8,943 > T tabel 1,984 maka hipotesis pada penelitian ini diterima.
Kata Kunci: Aplikasi Andal by Taspen, E-Service Quality, Kepuasan Pensiu
Penguatan Peran Masyarakat Dalam Pembangunan Wisata Pantai Natal Berbasis Kearifan Lokal di Kecamatan Natal: Indonesia
Kecamatan Natal terletak di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Terdiri dari beberapa kelurahan dimana salah satunya adalah Kelurahan Pasar II Natal. Kelurahan Pasar II Natal merupakan kelurahan yang berada di daerah pantai yang panjangnya sekitar 170 Mil sehingga sangat potensial dikembangkan menjadi wisata pantai. Masyarakat berinisistif membangun Wisata Pantai Natal yang bersebelahan dengan Lapangan Merdeka di pusat kota Kecamatan Natal. Dengan memanfaatkan nilai-nilai kearifan lokal yang sering ditampilkan dalam berbagai upacara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah maupun Masyarakat di Lapangan Merdeka Kota Kecamatan Natal, membuat masyarakat memanfaatkan keramaian orang-orang yang berkumpul untuk berjualan berbagai makanan khas daerah, kerajinan tangan maupun permainan anak-anak disana. Banyaknya pedagang yang membuka lapak di sepanjang pantai menjadikan tempat wisata yang diberi nama Wisata Pantai Natal. Permasalahannya adalah pemerintah daerah setempat belum membuat regulasi yang mengatur keberadaan wisata Pantai Natal maupun para pedagang yang berjualan disana, sehingga terlihat belum tertata dan terkesan seadanya saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penguatan peran masyarakat dalam pembangunan Wisata Pantai Natal berbasis kearifan lokal di Kecamatan Natal. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan dan pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal sudah berjalan cukup baik, namun pengembangan untuk masyarakat belum di dukung secara penuh oleh pemerintah daerah. Hal ini akhirnya pengembangan wisata dilakukan oleh kemandirian masyarakat dalam mewujudkan wisata berdasarkan nilai-nilai budaya dan kepercayaan yang diyakini oleh masyarakat dengan menjaga dan merpertahankan konsep tersebut.Kecamatan Natal terletak di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Terdiri dari beberapa kelurahan dimana salah satunya adalah Kelurahan Pasar II Natal. Kelurahan Pasar II Natal merupakan kelurahan yang berada di daerah pantai yang panjangnya sekitar 170 Mil sehingga sangat potensial dikembangkan menjadi wisata pantai. Masyarakat berinisistif membangun Wisata Pantai Natal yang bersebelahan dengan Lapangan Merdeka di pusat kota Kecamatan Natal. Dengan memanfaatkan nilai-nilai kearifan lokal yang sering ditampilkan dalam berbagai upacara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah maupun Masyarakat di Lapangan Merdeka Kota Kecamatan Natal, membuat masyarakat memanfaatkan keramaian orang-orang yang berkumpul untuk berjualan berbagai makanan khas daerah, kerajinan tangan maupun permainan anak-anak disana. Banyaknya pedagang yang membuka lapak di sepanjang pantai menjadikan tempat wisata yang diberi nama Wisata Pantai Natal. Permasalahannya adalah pemerintah daerah setempat belum membuat regulasi yang mengatur keberadaan wisata Pantai Natal maupun para pedagang yang berjualan disana, sehingga terlihat belum tertata dan terkesan seadanya saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penguatan peran masyarakat dalam pembangunan Wisata Pantai Natal berbasis kearifan lokal di Kecamatan Natal. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang terlibat dalam proses pembangunan Wisata Pantai Natal masih perlu mendapat pembinaan dan bantuan dari pemerintah daerah baik berupa regulasi dan pelatihan agar mampu meningkatkan kunjungan wisatawan melalui pelayanan wisata yang baik. Sedangkan masyarakat setempat juga perlu diberikan sosialisasi untuk mendukung terwujudnya Wisata Pantai Natal yang menarik
PEMANFAATAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM APLIKASI MOBILE UNTUK PENGENALAN CAGAR BUDAYA PEMALANG
he lack of public awareness—especially among younger generations—regarding the importance of cultural heritage preservation presents a major challenge in the digital era. This study aims to develop and evaluate the effectiveness of an educational mobile application based on interactive multimedia to introduce cultural heritage in Pemalang Regency. The application, "Garda Cagar Budaya," was developed using a hybrid approach (HTML, CSS, JavaScript within the Android framework) and applied the ADDIE development model. A quasi-experimental method was used with pretest and posttest involving 10 vocational school students. Results showed a significant improvement in cultural understanding after using the app, with an average normalized gain of 0.483. Additionally, users responded positively to the app's visuals, appeal, and ease of use. This study demonstrates that interactive multimedia in mobile applications can serve as both an effective educational tool and a means of preserving local culture in a technology-adaptive way.Kurangnya kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya pelestarian cagar budaya menjadi tantangan besar di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas aplikasi mobile edukatif berbasis multimedia interaktif dalam memperkenalkan cagar budaya Kabupaten Pemalang. Aplikasi "Garda Cagar Budaya" dikembangkan menggunakan pendekatan hybrid (HTML, CSS, JavaScript dalam kerangka Android) dan menerapkan model pengembangan ADDIE. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu dengan pretest dan posttest yang melibatkan 10 siswa SMK. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman budaya setelah penggunaan aplikasi, dengan rata-rata gain normalisasi sebesar 0,483. Selain itu, pengguna memberikan respons positif terhadap aspek visual, daya tarik, dan kemudahan penggunaan aplikasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa multimedia interaktif dalam aplikasi mobile dapat menjadi sarana edukatif sekaligus upaya pelestarian budaya yang efektif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi
IMPLEMENTASI METODE MIX MARKETING UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PADA KONVEKSI SEPATU ONETIXS
Home industry konveksi sepatu Onetixs adalah home industry yang memproduksi produk sepatu. Saat ini, produk sepatu menghadapi masalah untuk meningkatkan penjualan sepatu Onetixs. Hal ini disebabkan oleh produk Onetixs sendiri belum lama rilis dan permintaan pasar yang belum stabil. Penelitian ini bertujuan untuk upaya meningkatkan penjualan sepatu Onetixs dengan menggunakan metode mix marketing 7p (promotion,price,place,product,process,people,physicalevidence), mix marketing 7p merupakan metode yang digunakan yang berhubungan dengan kepuasan konsumen.penelitian ini menggunakan metode kualitatif. data yang dikumpulkan melalui dokumentasi,kuesioner,observasi dan laporan penjualan selama 4 bulan. dalam mengolah data, peneliti menggunakan aplikasi SPSS versi 23. teknik pengambilan sampel menggunakan rumus lemeshow sebanyak 96 responden. instrument penelitian ini menggunakan kuesioner validitas dan reliabilitas. Hasil dari validitas r table sebesar 0,200. Setiap butir pernyataan ini memperoleh hasil (r hitung) bernilai lebih besar dari r table semua butir pernyataan dapat dinyatakan valid. reliabilitas dengan hasil 0,963 berdasarkan nilai Alpha Cronbach meningkatkan penjualan sepatu Onetixs sangat reliabel. Hasil dari persebaran data, promotion 50% people 49% place 47,9% price 46,9% process 43,8% product 42,7% physical evidence 42%. Maka dari itu, bahwa promotion merupakan faktor terbesar yang mempengaruhi untuk meningkatkan penjualan
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT-BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN KEWIRAUSAHAAN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH
Penerapan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) di sekolah menengah memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan kreativitas dan keterampilan kewirausahaan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh PjBL terhadap kedua aspek tersebut, mengingat pentingnya keterampilan 4C (creativity, critical thinking, collaboration, and communication) dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental One-Group Pretest-Posttest, melibatkan 25 siswa di SMK Teknologi Informatika YPML Tangerang. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara signifikan meningkatkan kreativitas dan keterampilan kewirausahaan siswa, dengan nilai signifikansi p<0,05 pada uji paired sample t-test. Temuan ini mengindikasikan bahwa PjBL tidak hanya membantu siswa dalam mengembangkan ide kreatif tetapi juga mempersiapkan mereka untuk tantangan dunia kerja melalui pengalaman praktis. Penelitian ini merekomendasikan integrasi PjBL dalam kurikulum pendidikan kewirausahaan untuk memfasilitasi pengembangan keterampilan yang relevan dan aplikatif di kalangan siswa.Penerapan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) di sekolah menengah memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan kreativitas dan keterampilan kewirausahaan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh PjBL terhadap kedua aspek tersebut, mengingat pentingnya keterampilan 4C (creativity, critical thinking, collaboration, and communication) dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental One-Group Pretest-Posttest, melibatkan 25 siswa di SMK Teknologi Informatika YPML Tangerang. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara signifikan meningkatkan kreativitas dan keterampilan kewirausahaan siswa, dengan nilai signifikansi p<0,05 pada uji paired sample t-test. Temuan ini mengindikasikan bahwa PjBL tidak hanya membantu siswa dalam mengembangkan ide kreatif tetapi juga mempersiapkan mereka untuk tantangan dunia kerja melalui pengalaman praktis. Penelitian ini merekomendasikan integrasi PjBL dalam kurikulum pendidikan kewirausahaan untuk memfasilitasi pengembangan keterampilan yang relevan dan aplikatif di kalangan siswa
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN PENGAJARAN KONTEKSTUAL PADA PELAJARAN EKONOMI TERHADAP KREATIVITAS DAN HASIL PEMBELAJARANtual pada pelajaran ekonomi terhadap kreativitas dan hasil pembelajaran
Penelitian ini mengaplikasikan metode kuantitatif dengan pendekatan kuasi-eksperimental, menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian meliput 13 siswa dalam satu kelas yang telah ditentukan setelah memperoleh izin penelitian, dengan seluruh populasi dijadikan sampel. Pada kelas eksperimen, diterapkan metode pembelajaran teaterikal sementara metode pembelajaran konvensional digunakan pada kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa soal tes disusun berdasarkan indikator kreativitas dan hasil belajar siswa dengan masukan dari para ahli. Hasil analisis menunjukkan distribusi data yang tidak normal, namun uji-t Welch digunakan sebagai metode alternatif yang lebih tahan terhadap perbedaan ukuran atau varians antar kelompok. Meskipun hasil Paired Samples Test tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara data pretest dan posttest, varians antar kelompok dinyatakan homogen dengan nilai signifikansi > 0,05 pada berbagai metode uji. Kesimpulannya, tidak ada perbedaan yang cukup signifikan antara data pretest dan posttest, meskipun analisis masih dilakukan dengan metode yang tepat
ANALISIS HUKUM PENYELESAIAN HUTANG PIUTANG PERSEROAN TERBATAS DALAM LIKUIDASI UNDANG-UNDANG NO. 40 TAHUN 2007
In business practice, not all limited liability companies can maintain performance, leading some to liquidation. Liquidation is the stage of settling a company’s assets and liabilities after dissolution. This study aims to analyze (1) the regulation of debt settlement in liquidated limited liability companies; (2) the mechanism for determining liquidators under Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies; and (3) obstacles faced by liquidators in the settlement process. This research uses a normative legal method with a juridical-normative approach. The results show that debt settlement during liquidation is carried out by the liquidator based on principles of justice and legal certainty. If company assets are sufficient, debts are settled without bankruptcy proceedings; otherwise, liquidation must proceed through bankruptcy under Law No. 37 of 2004 on Bankruptcy and Suspension of Debt Payment Obligations. Major obstacles include late liquidator appointment, asset misappropriation, and delayed creditor claims. Consistent enforcement of Articles 142–147 of the Company Law is essential to ensure legal certainty in liquidation.
Keywords: Accounts Receivable, liquidation, Limited Liability Compan
SOFT POWER PENEGAKAN HUKUM DALAM PENANGANAN TERHADAP TINDAK PIDANA TERORISME GUNA MEWUJUDKAN KETAHANAN NASIONAL
Soft power in handling acts of terrorism refers to an approach that does not rely solely on armed force, but emphasizes persuasion, diplomacy, and the strengthening of positive values to prevent and address extremism. This study aims to reduce the potential for radicalization and create conditions that support social harmony through education, community empowerment, and the dissemination of strong alternative narratives. The objective of this thesis is to identify and analyze the efforts of the West Nusa Tenggara Regional Police in handling the bombing incident at the Umar bin Khattab Islamic Boarding School in Bima, West Nusa Tenggara, as well as to examine the investigation process carried out by the police in addressing the case. The research employs a normative juridical method, which is conducted based on primary legal materials by reviewing legal theories, concepts, principles, and statutory regulations relevant to the study. The findings show that the handling of the explosion case at the UBK Islamic Boarding School by the West Nusa Tenggara Regional Police demonstrates a humanistic and soft power–based approach. The defendant, Abrory, was legally proven to have committed an act of terrorism under Law No. 15 of 2003 and was initially sentenced to 17 years in prison by the Tangerang District Court, but the sentence was increased to life imprisonment on appeal.
Keywords: Soft power, terrorism, crime, law enforcemen
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL BERDASARKAN PRINSIP-PRINSIP HAK ANAK (STUDI DI WILAYAH HUKUM POLRES TANGERANG)
This study aims to analyze the implementation of policies on legal protection for child victims of sexual crimes, identify the impacts caused by sexual violence against children, and develop efforts to minimize the problems faced by child victims of sexual violence. This study focuses on the Tangerang Police. The method used is a normative legal method within a qualitative framework, which involves a study of legal literature such as court decisions, laws and regulations, and legal doctrines, as well as an evaluation of the substance, structure, and culture of law through document studies, content analysis, and in-depth interviews with various related parties to provide a comprehensive picture of legal protection for children as victims of sexual abuse, especially in the jurisdiction of the Tangerang Police, with the aim of offering recommendations for improvements in the legal system and child protection mechanisms. The results of the study show that the implementation of legal protection policies for child victims of sexual crimes includes various laws and coordination between the police and related agencies, although it still faces challenges in its implementation. In addition, sexual abuse of children has a negative impact on the physical and mental health of victims, and the implementation and focus on child trauma recovery still need to be strengthened. Efforts to minimize sexual violence against children require a holistic approach involving law enforcement, education, public awareness, government protection, and psychological support and rehabilitation for victims.
Keywords: Legal protection, sexual violence, children's rights
ANALISA PERTIMBANGAN MAJELIS HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR: 198/PID.B/2020/PN SRL)
Crime is increasing in various aspects of life, even though criminal law, both material and formal, as well as the punishment system have been implemented in eradicating crime. One form of crime is aggravated theft. The aim to be achieved is, firstly, to find out and analyze the application of the Material Criminal Law to perpetrators of criminal acts of theft with weights in decision number 198/Pid.B/2020/PN Srl. Second, to find out and analyze whether judges in giving sanctions to perpetrators of criminal acts of theft with weights reflect legal certainty. Third, to find out and analyze the considerations of the Panel of Judges in deciding criminal case Number: 198/Pid.B/2020/PN Srl. The research method used is normative juridical research. The research method used is the normative legal research method. The results of the research are first, theft in aggravating circumstances is translated as special theft, namely as a theft in a certain way so that it is more serious and therefore is threatened with a higher maximum sentence, namely more than five years' imprisonment or more than the previous sentence. threatened under Article 362 of the Criminal Code. Second, aggravated theft or theft is qualified as regulated in Articles 363 and 365 of the Criminal Code. Doctrine or legal theory (legal theory) plays an important role in guiding the Panel of Judges to formulate decisions that are of good quality and able to accommodate the objectives of the law, namely justice, certainty and usefulness of the law. The element of certainty in law is closely related to order in society, because certainty is the essence of order itself. Guarantees of legal certainty will emerge if the state has adequate and effective facilities to implement existing regulations. Certainty means a provision or determination. Third, based on the judge's considerations, which in his considerations refer to both juridical and non-juridical aspects, according to the author of decision number 198/Pid.B/2020/PN Srl, he has fulfilled the principle of legal certainty.
Keywords: Crime, theft with aggravation, legal certainty.