Warta Dharmawansa : Journal of Dharmawangsa University
Not a member yet
3034 research outputs found
Sort by
Pemerataan Pendidikan Kawasan Perbatasan (Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Guru di Perbatasan Indonesia-Malaysia).
Kegiatan PKM di SMA Negeri 1 Sajingan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia. Permasalahan yang diperhatikan penelitian ini pada tantangan yang dihadapi oleh guru-guru perbatasan dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, Sehingga dengan pelatihan agar guru dapat memahami dan menerapkan Kurikulum Merdeka secara efektif. Prosedur pelaksanaan kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh ketua PKM dan berlanjut kegiatan inti pelatihan. Mitra pengabdian yaitu SMAN 1 Sajingan dengan metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi ceramah, diskusi interaktif. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator untuk mendukung guru-guru dalam proses pembelajaran. Pentingnya pelatihan ini mengingat minimnya pengetahuan tentang kurikulum baru di daerah tersebut. Pelatihan yang dilakukan mencakup materi tentang penyusunan tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran dan pengembangan modul ajar, dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan berpusat pada siswa. Para guru sangat antusias dan aktif berpartisipasi dalam sesi praktik yang dipandu oleh pemateri. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, sehingga terjadinya pemerataan pendidikan. Pelatihan yang dilakukan tidak hanya meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan di kawasan perbatasan. Dengan dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak, diharapkan potensi anak-anak di daerah tersebut dapat berkembang secara optimal, tanpa terhalang oleh letak geografis yang terpencil. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam upaya pemerataan pendidikan di Indonesia, khususnya di daerah yang membutuhkan perhatian lebih
PENGARUH LITERASI DIGITAL DAN PRAKERIN TERHADAP KESIAPAN BERWIRAUSAHA DIGITAL MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UPU
Untuk mengetahui keberhasilan literasi digital dan prakerin terhadap kesiapan berwirausaha digital mahasiswa fakultas hukum universitas potensi utama hal inilah dilakukan untuk mengetahui gambaran terhadap kesiapan berwirausaha mahasiswa fakultas hukum universitas potensi utama. Variabel penelitian ini ada dua yaitu, variabel bebas meliputi pengaruh literasi digital dan prakerin, sedangkan untuk variabel terikatnya adalah kesiapan berwirausaha mahasiswa fakultas hukum. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 50 orang yaitu dari semester lima berjumlah 25 orang dan semester tujuh berjumlah 25 orang. Hasil yang diketahui setelah melakukan penelitian ini adalah terdapat pengaruh literasi digital terhadap kesiapan berwirausaha digital mahasiswa fakultas hukum universitas potensi utama. berpengaruh yang positif dan signifikan terhadap kesiapan dalam berwirausaha digital Terdapat pengaruh literasi digital secara bersama- sama terhadap kesiapan berwirausaha mahasiswa fakultas hukum semester lima dan semester tujuh. Sedangkan, prakerin tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan berwirausaha digital. Berdasarkan hasil dan temuan penelitian fakultas hukum perlu mengembangkan kesiapan berwirausaha digital mahasiswa melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan wirausaha digital yang diperlukan oleh mahasiswa fakultas hukum untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka sendiri di era digital.Kata Kunci : literasi digital, prakerin, berwirausah
The Influence Of Work Environment And Career Development On Employee Performance At PT. PLN Nusantara Power Umro Uphk Medan
This study aims to determine the effect of work environment and career development on employee performance at PT. PLN Nusantara Power UMRO UPHK Medan. The research method used quantitative data. The results of this study indicate that the significant value of the work environment variable (X1) is smaller than the probability value of 0.05, or a value of 0.000 Ftable 3.10 with a significance value of 0.001 smaller than 0.05. So it can be concluded that simultaneously the work environment and career development affect employee performance at PT. PLN Nusantara Power UMRO UPHK Medan. The R Square value has a value of 0.767. Thus, the contribution of the current ratio of the work environment (X1) and career development (X2) to profitability is 76.7% and the remaining 23.3% is influenced by other independent factors or variables
Pendampingan Partisipasi Masyarakat dalam Pemetaan IMAP Untuk Peningkatan Kualitas Infrastruktur Permukiman Berkelanjutan
Program Pengabdian dilaksanakan dengan tujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat Desa Bulalo dalam proses perencanaan dan pemeliharaan infrastruktur permukiman melalui proses penyusunan IMAP (identifikasi masalah dan analisis potensi). IMAP merupakan pendekatan yang strategis untuk perencanaan infrastruktur untuk mendukung pembangunan yang efisien, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta kondisi lingkungan. IMAP bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan prioritas infrastruktur sehingga pemerintah dapat mengambil keputusan berbasis data dalam merancang Infrastruktur permukiman masyarakat sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat secara berkelanjutan. Hasil survei awal sebelum dilaksanakan pendampingan menunjukkan bahwa terdapat 9 orang dari 15 responden yang didampingi di Desa Bulalo tidak peduli terhadap penyusunan IMAP dan menganggap bahwa perencanaan infrastruktur sepenuhnya adalah tanggung jawab pemerintah. Hasil survei pasca-pendampingan menunjukkan terdapat peningkatan signifikan terhadap indikator kepedulian, sekitar 14 responden dari 15 responden (93,3%) merasa termotivasi untuk peduli terlibat dalam penyusunan IMAP. Selain itu, ternyata hasil pendampingan berdampak terhadap peningkatan responden, 13 orang menyatakan paham dalam penyusunan IMAP yang sebelumnya tidak ada yang paham dalam penyusunan IMAP. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian yang mengoptimalkan pendampingan lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat terkait perencanaan infrastruktur, serta mendorong partisipasi aktif masyarakt dalam pemeliharaan infrastruktur yang berkelanjutan. Dengan adanya data IMAP yang dituangkan dalam peta IMAP, maka masyarakat dan pemerintah desa memiliki dasar yang kuat untuk menentukan prioritas pembangunan yang relevan dan sesuai kebutuhan. Hasil pengabdian ini menggarisbawahi pentingnya pendampingan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat terutama kepedulian dan pengetahuan masyarakat terhadap perencanaan dan pemeliharan infrastruktur permukiman agar infrastruktur terbangun dapat dimanfaatkan secara berlanjutan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat
Pemberdayaan UMKM Desa Tanah Putih dalam Pengolahan Pie Singkong dan Penyusunan Rancangan Usaha UMKM
Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu untuk memperkenalkan inovasi produk pengolahan pie singkong, memberdayakan wanita tani yang tergabung dalam UMKM DTP dalam mengolah pie singkong serta mengedukasi dan membantu UMKM dalam menyusun rencana usaha UMKM. Metode yang digunakan adalah melalui kegiatan penyuluhan, edukasi dan pendampingan yang secara terintegrasi dilakukan oleh anggota UMKM, mahasiswa dan dosen Jurusan Agribisnis Universitas Negeri Gorontalo selama 5 hari pada Bulan Mei 2024. Kegiatan pengabdian pada masyrakat di UMKM Tanah Putih menhasilkan inovasi produk berupa pie singkong yang dihasilkan dengan Kerjasama antara masyarakat, mahasiswa dan dosen serta menjadi merupakan output utama dari kegiatan ini. Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan penyusunan rancangan usaha UMKM diketahui bahwa nilai R/C ratio sebesar 1,31 yang berarti bahwa usaha pie singkong dapat dikatakan layak dan dilaksanakan oleh UMKM Desa Tanah. Hasil evaluasi menunjukan pelaksanaan kegiatan pengabdian dapat meningkatkan keterampilan dan pemahaman peserta terhadap pengolahan produk dan penyusunan rancangan usaha serta memiliki potensi keberlanjutan yang baik. Meskipun demikian untuk keberlanjutan pengolahan produk yang diolah secara rumahan oleh ibu rumah tangga masih membutuhkan tambahan modal dari pihak eksternal seperti pemerinthah atau investor lainny
Implementasi Alat Peraga Remlab SP1 Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa dalam Pembelajaran Fisika
Mata pelajaran Fisika merupakan mata pelajaran yang kurang diminati siswa sekolah menengah karena identik dengan rumus-rumus yang sulit. Penggunaan alat peraga pendidikan dapat membantu siswa untuk memahami konsep suatu materi pelajaran dengan lebih baik. Sayangnya, tidak semua sekolah memiliki sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai, termasuk ketersediaan alat peraga. Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan alat peraga RemLab SP1 dan mengevaluasi dampak penggunaan alat ini dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi kelistrikan, khususnya rangkaian listrik. Peserta kegiatan pengabdian adalah guru Fisika dan 23 orang siswa kelas XII MA Muhammadiyah 1 Kota Malang. Kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi, pemaparan penggunaan alat peraga, dan praktik penggunaan alat RemLab SP1 oleh siswa dan guru. Berdasarkan kuesioner kegiatan yang diisi oleh siswa, diketahui bahwa terjadi perubahan tingkat pemahaman siswa terhadap materi kelistrikan yang lebih baik setelah menggunakan alat RemLab SP1. Selain itu, kemampuan siswa dalam mengukur hambatan, tegangan, dan menghitung hambatan pengganti pada rangkaian seri, paralel, dan kombinasi juga menjadi lebih baik. Dari kegiatan ini juga diketahui bahwa penggunaan kombinasi berbagai metode pembelajaran lebih disukai oleh siswa, yang meliputi metode ceramah klasikal, dan demo dengan alat peraga maupun dengan virtual lab
PERAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN IMPOR PADA BIDANG PENGEMBANGAN PERDAGANGAN LUAR NEGERI DINAS PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL PROVINSI SUMATERA UTARA
Penelitian ini berjudul ”Peran Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Impor Pada Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian Perdagangan Energi Dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara”. Meskipun sudah adanya sistem pendataan digital dalam proses pelayanan masih, dibutuhkan tenaga sumber daya manusia dalam melayani segala bentuk pelayanan kepengurusan ekspor maupun impor. Akan tetapi pelayanan pada Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral pada Bidang PPLN belum begitu menguasai sistem sehingga membutuhkan waktu dalam melakukan proses pelayanan. Kompetensi pegawai dalam proses pelayanan dibutuhkan karena untuk menciptakan kualitas pelayanan yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran sumber daya manusia dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik pada Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral bidang PPLN. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu memberikan gambaran secara objektif terkait bagaimana keadaan sebenarnya yang diteliti. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Reduksi data, Penyajian data, dan Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa kompetensi sumber daya manusia mempunyai peranan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan
STRATEGI KOMUNIKASI PT.KERETA API INDONESIA PADA PENUMPANG YANG MELEBIHI RELASI STASIUN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisipsikan tahapan strategi komunikasi yang dilakukan oleh PT.Kereta Api Indonesia dalam menangani pelanggaran ketertiban penumpang yang melebihi relasi stasiun tujuan yang tercetak di tiketnya. Subjek dalam penelitian ini terdiri atas 3 informan sumber data menggunakan teknik purposive sampling, di antaranya 2 pegawai PT.KAI Daerah Operasi/Daop 1 Jakarta yang mewakili unit Hubungan Masyarakat (Humas) dan unit Angkutan Penumpang (AngPen) lalu 1 subjek informan pengguna kereta api. Objek yang diteliti adalah penumpang yang melanggar ketertiban melebihi relasi dan tahapan strategi komunikasi PT.KAI dengan konsep teori 4 langkah Public Relations Cutlip, Center & Broom untuk menanganinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan implementasi kebijakan PT.KAI bersama unit Humas, AngPen dan Pusdalyan melalui tahapan strategi komunikasi dengan konsep teori 4 langkah Public Relations Cutlip, Center & Broom, berjalan efektif berhasil mengalami penurunan kasus. WADC269 adalah bentuk kebijakan yang berisi larangan melebihi relasi, sanksi denda hingga sanksi blacklist. Rekomendasi peneliti untuk mengkaji topik permasalahan serupa dengan objek perusahaan yang berbeda atau menggunakan metode penelitian lain agar memperoleh data yang lebih variatif.Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Humas, Pelanggaran, Ketertiban, Melebihi relasi, PT.Kereta Api Indonesia, Daerah Operasi 1 Jakart