Warta Dharmawansa : Journal of Dharmawangsa University
Not a member yet
3034 research outputs found
Sort by
Integrasi Teknologi Informasi untuk Ekonomi Digital: Meningkatkan Nilai Ekonomi UMKM Aneka Keripik di Kelurahan Mabar.
Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memerlukan integrasi teknologi informasi dan pengelolaan keuangan yang efektif untuk meningkatkan daya saing dan nilai ekonomi. Namun, UMKM Aneka Keripik Mina Sayo di Kelurahan Mabar belum menerapkan kedua hal tersebut. Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pengembangan UMKM melalui pembuatan website sebagai media pemasaran digital serta sosialisasi manajemen keuangan. Metode pelaksanaan terdiri dari empat tahap: perencanaan awal yang mencakup identifikasi kebutuhan mitra dan penyusunan rencana kerja, pembuatan website yang melibatkan desain, pengembangan, dan pengujian, sosialisasi berupa pelatihan penggunaan website dan manajemen keuangan, serta tindak lanjut berupa pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa website membantu UMKM memperluas jangkauan pasar secara profesional tanpa hambatan geografis. Selain itu, terdapat peningkatan signifikan pada pemahaman dan penerapan teknologi informasi dan manajemen keuangan. Aspek digital marketing seperti interaktivitas, kredibilitas, dan informatif mengalami peningkatan hingga 166,67%, sementara efektivitas perencanaan, penganggaran, evaluasi, dan pengendalian keuangan meningkat sebesar 300%. Dengan pendekatan ini, UMKM dapat meningkatkan daya saing sekaligus keberlanjutan usaha mitr
Evaluasi Audit Sistem Informasi Mengenai Tata Kelola Teknologi Informasi Pada Industri Perbankan
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi audit sistem informasi terkait tata kelola teknologi informasi (IT governance) pada industri perbankan di Indonesia. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, sektor perbankan menghadapi tantangan dalam memastikan bahwa pengelolaan teknologi informasi dilakukan dengan efektif, efisien, dan mematuhi standar internasional guna mendukung operasional dan pelayanan kepada nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan beberapa bank di Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan praktisi TI, analisis dokumen kebijakan dan prosedur TI, serta observasi langsung terhadap implementasi sistem TI di bank-bank tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan dan prosedur pengelolaan TI sudah diterapkan dengan baik, terdapat beberapa area yang perlu ditingkatkan, terutama dalam hal pengelolaan risiko TI dan keterampilan sumber daya manusia dalam mengelola sistem TI yang semakin zkompleks. Beberapa temuan penting dari penelitian ini adalah bahwa meskipun bank-bank yang diteliti telah mengikuti standar internasional seperti ISO 27001 dan COBIT, penerapan standar ini belum sepenuhnya konsisten di seluruh bagian organisasi. Selain itu, meskipun kontrol internal dan audit dilakukan secara teratur, terdapat kelemahan dalam pengawasan terhadap sistem TI yang lebih canggih dan berisiko tinggi, seperti sistem perbankan online dan aplikasi mobile banking. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar bank-bank lebih fokus pada penerapan strategi manajemen risiko TI yang lebih proaktif, memperkuat pengawasan terhadap sistem TI yang lebih modern, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang terlibat dalam pengelolaan dan pengawasan sistem informasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk penguatan tata kelola TI guna mendukung efisiensi operasional dan mitigasi risiko yang lebih baik dalam sektor perbankan
Audit Sistem Informasi Absensi Karyawan Pada PT. SALAPIAN INDO SAWIT (SIS) Menggunakan Framework Cobit 5
Salapian Indo Sawit (SIS) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit di Indonesia. PT. SIS ini berlokasi di Ujung Teran, Kec. Salapian, Kabupaten Langkat. Perusahaan ini terlibat dalam berbagai aspek industri kelapa sawit, mulai dari budidaya, pengolahan dan distribusi produk kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem informasi kehadiran karyawan di PT. Salapian Indo Sawit (SIS) menggunakan cobit 5 untuk estimasi efektivitas, efisiensi dan keamanan sistem. Sistem absensi yang digunakan perusahaan ini mempengaruhi proses pengelolaan data karyawan yang meliputi pencatatan kehadiran, penggajian dan waktu manajemen. Audit ini mencakup penilaian terhadap perangkat lunak yang digunakan, proses operasional yang ada, dan pengendalian internal yang diterapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, observasi dan analisis dokumenter. Hasil auditnya bantuan menunjukkan bahwa terdapat beberapa kelemahan dalam sistem, seperti ketergantungan pada prosedur manual dan kurangnya kontrol terhadap keakuratan data yang dimasukkan. Penelitian ini memberikan rekomendasi perbaikan sistem melalui penerapan teknologi yang lebih canggih dan perbaikan prosedur operasional yang mendukung manajemen perawatan yang lebih efektif dan efisien
Audit Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web Dengan SliMS 9 Menggunakan Frame Work Cobit 5.0
Audit sistem informasi memiliki peran yang sangat penting untuk memastikan efisiensi dan keamanan pengelolaan informasi, termasuk di dalam perpustakaan.Perkembangan teknologi informasi dalam pengelolaan perpustakaan semakin berkembang, mendorong lembaga pendidikan untuk menerapkan sistem berbasis web seperti Senayan Library Management System (SLiMS) 9, SLiMS Library Management System (SLiMS) adalah sebuah perangkat lunak bebas yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan otomatisasi perpustakaan mulai dari ukuran kecil hingga besar. Dengan berbagai fitur yang terus diperbarui, SLiMS cocok digunakan oleh perpustakaan dengan koleksi, anggota, dan staf dalam jumlah besar, baik di jaringan lokal (intranet) maupun internet.Meskipun SLiMS 9 dilengkapi dengan berbagai fitur yang berguna untuk pengelolaan koleksi dan layanan perpustakaan, penting juga untuk mengevaluasi kinerjanya agar tetap sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan audit terhadap sistem informasi perpustakaan yang menggunakan basis web SLiMS 9 dengan menerapkan pendekatan framework COBIT 5. COBIT 5 digunakan untuk menilai berbagai segi termasuk efisiensi, efektivitas, serta keamanan sistem. Hasil audit ini memberikan informasi komprehensif tentang kinerja SLiMS 9, beserta saran untuk meningkatkan manajemen dan pelaksanaan perpustakaan berbasis teknologi. Dengan ini, audit ini diharapkan dapat memberikan bantuan kepada pengelola perpustakaan untuk memaksimalkan pemanfaatan sistem informasi guna mendukung pengelolaan informasi dan layanan perpustakaan yang lebih efektif
STRATEGI KOMUNIKASI PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KUJUNGAN WISATAWAN DI PANTAI MARBORO DESA BALOBONE KECAMATAN MAWASANGKA INDUK KABUPATEN BUTON TENGAH
Sebagian negara kekayaan alam yang melimpah, indonesia merupakan salah satu negara yang berkembang yang memiliki berbagai potensi yang besar hampir di segala sektor, salah satunya pariwisata. Pariwisata dianggap menjadi bagian dari sektor ekonomi penting bagi negara, dimana pariwisata seara langsung memberikan kontribusi. Buton tengah merupakan daerah yang banyak memiliki destinasi wisata yang indah yang belum banyak diketahui banyak orang. Salah satunya wisata pantai marboro yang terletak di desa balobone kecamatan mawasangka, buton tengah. Penelitian ini lakukan karena destinasi wisata di desa balobone yaitu pantai marboro kurang pengujung minat wisata wisatawan lokal dan domestik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Awareness, Interest, Desire, Decision, dan Action dalam strategi komunikasi pariwisata desa balobone kecamatan mawasangka kabupaten buton tengah yang digunakan dalam penelitian ini adalah AIDDA yaitu Awareness, Interest, Desire, Decision, dan Action. Metode ini yang digunakan adalah analisi deskriptif dengan pendekatan kuliatatif. Pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah wawancara dan obsevasi. Berdasarkan hasil penelitian adalah bahwa strategi komunikasi pariwisata di desa balobone memliki potensi yang baik tetapi belum sepenuhnyaeffektif. Terdapat beberapa kendala seperti konflik sosial dan ketersediaan fasilitas yang mempengaruhi optimalisasi promosi. Selain itu, kebutuhan akan peningkatan kualitas infrastruktur dan fasilitas seprti toilet umum dan gajebo, serta kebutuhan untuk memperluas promosi untuk mencapai pengakuan yang lebih luas, menunjukan bahawa masi ada ruang untuk perbaikan agar straregi komunikasi lebih efektif
Prevalensi Ektoparasit Pada Ikan Gurami (Osprhonemus Gouramy) Di Balai Benih Ikan Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Binjai
Jenis ikan yang dipelihara di Balai Benih Ikan (BBI) Kota Binjai adalah ikan konsumsi dan ikan hias. Ikan konsumsi menjadi salah satu jenis ikan yang banyak diminati para pembeli dan pembudidaya, sehingga berdampak pada tingkat permintaan ikan konsumsi yang tinggi. Salah satu jenis ikan konsumsi yang paling banyak dikembangkan oleh para pembudidaya ikan adalah ikan gurami, selain itu permintaan pasar cukup tinggi, pemeliharaan mudah dan harga yang relatif stabil. Permasalahan yang sering dihadapi dalam budidaya ikan adalah penyakit akibat serangan parasit (ektoparasit) yang dapat menurunkan kualitas tampilan ikan, menyebabkan perubahan warna ikan dan kerusakan bagian tubuh ikan sehingga dapat menurunkan nilai jual ikan dan menurunkan tingkat produksi ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis ektoparasit dan mengetahui tingkat prevalensi ektoparasit yang terdapat pada ikan gurami di BBI Kota Binjai. Metode yang digunakan adalah metode survei dan pengambilan sampel menggunakan metode purpose random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah ikan gurami berukuran 17-25 cm. Pemeriksaan ektoparasit dilakukan dengan cara memotong bagian tubuh ikan (sirip, lamella insang, dan ekor), kemudian diletakkan diatas kaca benda, ditetesi aquades, ditutup dengan kaca penutup, dan diamati di bawah mikroskop. Hasil pemeriksaaan ektoparasit dianalisis secara deskripstif kuantitatif. Data yang diperoleh ditabulasikan dalam tabel dan gambar dan disandingkan literasi terkait. Hasil pengamatan didapatkan 1 jenis ektoparasit yaitu Lerneaea sp dengan jumlah dan prevalensi yang berbeda pada setiap ukuran tubuh ikan. nilai prevalensi ektoparasit tertinggi (41,7%) didapatkan pada ikan dengan ukuran tubuh 20-22 cm dengan kategori umumnya dan keterangan infeksi biasa serta intensitas ektoparasit tertinggi (1,8 ind/ekor) didapatkan pada ukuran tubuh ikan antara 17-19 cm dengan kategori rendah
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM REKOMENDASI MERK PRINTER PADA PT. PIXELINDO DENGAN METODE MABAC BERBASIS WEB
PT. Pixelindo adalah perusahaan yang fokus pada penjualan berbagai jenis printer dengan beragam merek dan tipe. Dalam proses jual beli, sering kali pembeli menghadapi kendala, terutama dalam menentukan pilihan printer berdasarkan spesifikasi yang dibutuhkan. Minimnya pengetahuan mengenai printer dapat membuat pembeli merasa bingung memilih merek dan tipe yang sesuai. Untuk mengatasi masalah ini, penulis merancang sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis PHP dengan MySQL sebagai database. Sistem ini menggunakan metode MABAC (Multi-Attributive Border Approximation Area Comparison), sebuah metode perbandingan multikriteria yang dikenal stabil dan andal dalam pengambilan keputusan. Sistem yang dirancang bertujuan untuk memudahkan pembeli dalam memperoleh rekomendasi merek printer terbaik sesuai kebutuhan. Selain itu, sistem ini juga mempercepat proses pengelolaan data, seperti penginputan data printer, kriteria, subkriteria, penilaian, dan hasil rekomendasi. Dengan demikian, sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam memberikan rekomendasi printer terbaik bagi pelanggan
KESALAHAN PENULISAN KATA PADA SPANDUK DI WILAYAH KOTA MEDAN
A banner is one example of a form of communication delivered in written form. However, it is possible that banner makers ignore the writing rules so that some writings on banners are found to be incorrect. This study aims to analyze spelling errors on banners in the Medan City area. The research method uses a qualitative approach. The results of the study showed that the most common spelling errors were spelling errors, use of foreign languages, and inappropriate word choices. The results of this study are expected to contribute to increasing awareness of the importance of using good and correct Indonesian
ANALISIS PENGGUNAAN APLIKASI INSTAGRAM MENGGUNAKAN METODE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)
Penggunaan media sosial Instagram terus mengalami peningkatan seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan kebutuhan manusia akan informasi dan interaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan penggunaan Instagram berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM) yang mencakup Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Attitude Toward Using, Behavioral Intention to Use, dan Actual Use. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) dan SmartPLS 4. Data diambil secara daring (online) dengan menyebarkan kuesioner kepada 220 responden yang menggunakan Instagram di Indonesia. Hasil dari pengujian Outer Model dan Inner Model menunjukkan bahwa Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Attitude Toward Using dan Behavioral Intention to Use, sehingga turut mempengaruhi Actual Use Instagram. Model yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, dan prediktif yang cukup, sehingga dapat disimpulkan bahwa cara penerimaan teknologi Instagram dipengaruhi oleh kemudahan, kemanfaatan, sikap, dan niat penggunaan. Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengembang platform media sosial dan praktisi bisnis yang ingin memahami proses penerimaan teknologi di kalangan pengguna. Kata Kunci: Instagram, Technology Acceptance Model (TAM), Structural Equation Modeling, SmartPLS, Media Sosial
Evaluasi Pelaksanaan Training Penggunaan Software Solidworks bagi Karyawan di Industri Furnitur.
Keterbatasan kompetensi dalam pemanfaatan perangkat desain digital masih menjadi tantangan utama di sektor industri furnitur, khususnya bagi industri skala kecil dan menengah. Di tengah tuntutan pasar terhadap desain yang presisi, efisiensi produksi, dan adaptasi terhadap teknologi manufaktur modern, pelatihan teknis dapat menjadi langkah efektif untuk menjawab kesenjangan keterampilan tersebut. Studi ini mengevaluasi efektivitas program pelatihan SolidWorks yang diselenggarakan di CV Mebel Internasional. Dirancang untuk meningkatkan kompetensi karyawan dalam menggunakan perangkat lunak desain parametrik untuk kebutuhan manufaktur furnitur. Pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta yang terdiri atas pegawai tetap, tenaga lepas, dan mahasiswa magang, dengan metode yang menggabungkan sesi teori dan praktik untuk mengisi materi keterampilan dalam pemodelan 3D, pembuatan gambar teknik, serta perakitan komponen furnitur. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 71% dalam keterampilan teknis peserta, sebagaimana ditunjukkan oleh skor post-test yang lebih tinggi dibandingkan dengan skor pre-test. Umpan balik yang diberikan peserta memberikan penilaian tinggi terhadap relevansi materi pelatihan (4,23) dan tingkat keterlibatan dalam pelatihan (4,22), meskipun masih terdapat catatan perbaikan pada aspek fasilitas pelatihan (3,02) dan cakupan fitur-fitur lanjutan dari SolidWorks. Rekomendasi untuk pelatihan di masa mendatang mencakup peningkatan dukungan logistik, perpanjangan durasi sesi pelatihan, serta penyampaian materi yang lebih menyeluruh terkait fitur-fitur kompleks SolidWork