Warta Dharmawansa : Journal of Dharmawangsa University
Not a member yet
    3034 research outputs found

    Workshop Pengembangan Kompetensi Guru Melalui Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Augmented Reality

    Get PDF
    Makalah ini membahas pelaksanaan workshop pengembangan kompetensi guru melalui pembuatan media pembelajaran interaktif menggunakan Augmented Reality (AR) di SMA Negeri 1 Banyuasin I. Kebijakan merdeka belajar memberikan kebebasan dalam pendidikan baik bagi guru maupun peserta didik. Artiannya guru diberi kebebasan dalam mengembangkan diri sehingga memiliki kompetensi untuk menjadi guru profesional. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang meliputi langkah-langkah perencanaan, implementasi, pengamatan, dan refleksi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 93,80% peserta memberikan respon positif terhadap kegiatan ini, dengan 98,08% guru merasa bahwa workshop ini meningkatkan kompetensi mereka. Meskipun terdapat tantangan dalam penerapan AR, terutama di kalangan guru senior, antusiasme untuk belajar dan mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi tetap tinggi. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi guru dan diharapkan dapat dilanjutkan untuk mendukung profesionalisme guru dalam menghadapi perkembangan teknologi di pendidikan

    Pendampingan Olahrga Panahan untuk Pengembangan Bakat dan Minat Siswa DTA Al-Huda di Olahraga Sunnah

    Get PDF
    Olahraga panahan memiliki nilai penting dalam Islam dan dianjurkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam sebagai salah satu olahraga Sunnah. Di Indonesia, olahraga ini memiliki potensi besar untuk mengembangkan bakat dan minat siswa, namun belum banyak diperkenalkan secara mendalam. DTA Al-Huda, sebuah lembaga pendidikan nonformal yang terletak di Kabupaten Ciamis, menghadapi kendala dalam mengenalkan olahraga panahan akibat keterbatasan fasilitas, pemahaman, dan pelatih. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mengenalkan olahraga panahan kepada siswa DTA Al-Huda sebagai upaya pengembangan bakat, minat, dan keterampilan mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan siswa pada olahraga Sunnah panahan, mendampingi siswa dalam mempelajari teknik dasarnya, serta mengembangkan bakat mereka dalam olahraga ini. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi untuk memberikan wawasan tentang pentingnya olahraga panahan, pelatihan teknik dasar oleh instruktur profesional, penerapan teknologi melalui video tutorial dan aplikasi, serta pendampingan dan evaluasi yang berkesinambungan. Kegiatan ini juga dirancang untuk berkelanjutan melalui latihan rutin dan penyelenggaraan turnamen. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada minat dan keterampilan siswa terhadap olahraga panahan. Nilai rata-rata pre-test meningkat dari 50 menjadi 70 pada post-test, yang mencerminkan peningkatan keterampilan teknis. Selain itu, antusiasme siswa dalam mengikuti pelatihan meningkat, terlihat dari minat mereka untuk melanjutkan latihan dan berkompetisi di masa depan. Kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi positif pada pengembangan karakter siswa, seperti disiplin, kesabaran, dan rasa percaya diri, serta mendukung pengembangan olahraga Sunnah di lingkungan pendidika

    ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT PUTRI HIJAU

    Get PDF
    Latar belakang penelitian ini muncul dari keinginan untuk menggali lebih dalam aspek linguistik dan stilistika yang digunakan dalam warisan sastra lisan ini. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap gaya bahasa dalam cerita rakyat “putri hijau”. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode kajian pustaka, dengan fokus pada analisis penggunaan majas dan gaya bahasa yang membentuk kekhasan cerita rakyat tersebut. Sumber data yang dipakai adalah buku cerita rakyat yang berjudul putri hijau putri hijau merupakan sebuah legenda yang populer di sumatera utara dan aceh cerita ini berasal dari kerajaan tanah deli. Serta jurnal dan buku-buku penunjang data lainnya. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kajian pustaka hasil penelitian dalam cerita rakyat pada buku yang berjudul putri hijau terdapat gaya bahasa perbandingan diperoleh lima jenis gaya bahasa, tiga belas gaya bahasa personifikasi, sembilan gaya bahasa metafora, satu gaya bahasa alegori, lima gaya bahasa simile, dan dua gaya bahasa antitesis. Pada gaya bahasa pertentangan diperoleh lima jenis gaya bahasa, lima gaya bahasa hiperbola, dua gaya bahasa litotes, tiga gaya bahasa ironi, satu gaya bahasa oksimoron, dan satu gaya bahasa sinisme. Pada gaya bahasa pertautan diperoleh empat jenis gaya bahasa, satu gaya bahasa elipsis, dua gaya bahasa eufemisme, dua gaya bahasa paralelisme, dan satu gaya bahasa metonimia. Pada gaya bahasa perulangan diperoleh satu jenis gaya bahasa yaitu, satu gaya bahasa anafora. Hasil penelitian ini dapat memberikan pengembangan wawasan dan kajian-kajian yang berhubungan dengan gaya bahasa yang belum banyak orang ketahui dapat memberikan sebuah referensi untuk dijadikan bahan referensi dalam penelitian selanjutnya dan wawasan tentang nilai sosial

    Table Of Contents

    Get PDF
    Table Of Content

    EVALUASI KEPUASAN PENGGUNA DALAM SISTEM PENDAFTARAN PEMBUATAN E-KTP DI KANTOR LURAH TANJUNG MULIA MEDAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di Kantor Lurah Tanjung Mulia Medan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi yang dilakukan secara langsung kepada informan,baik petugas maupun masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya diskrepansi antara persepsi subjektif masyarakat dan penilaian umum terhadap efektivitas pelayanan. Meskipun masyarakat merasakan kurangnya efektivitas dalam proses pengurusan KTP-el, secara keseluruhan pelayanan telah memenuhi prinsip-prinsip pelayanan prima pemerintah.Evaluasi efisiensi menunjukkan dualitas kondisi; efisien saat ketersediaan blanko KTP-el mencukupi, namun menurun signifikan saat terjadi kelangkaan. Aspek kecukupan sumber daya, khususnya peralatan, dinilai memadai. Praktik pelayanan inklusif dan profesionalisme aparatur diapresiasi oleh masyarakat, menunjukkan penerapan prinsip pemerataan pelayanan publik. Responsivitas aparatur juga dinilai positif, mengindikasikan komunikasi efektif dan pelayanan berorientasi pada kebutuhan pengguna.Evaluasi ketepatan menunjukkan prosedur pelayanan sesuai standar, namunterdapat inkonsistensi waktu penyelesaian akibat berbagai faktor seperti ketersediaan blanko e-ktp. Penelitian ini mengindikasikan perlunya perbaikan dalam manajemen rantai pasokan blanko KTP-el dan peningkatan efisiensi proses internal untuk meningkatkan kepuasan masyarakat

    Daftar Isi

    No full text
    Daftar Is

    Daftar Isi

    No full text
    Daftar Is

    PERANAN KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PENGURUS BHAYANGKARI TERHADAP KELANCARAN ORGANISASI PADA KANTOR BHAYANGKARI POLRES PELABUHAN BELAWAN

    No full text
    Sumber daya manusia merupakan faktor penentu dalam organisasi, termasuk pada Bhayangkari Cabang Pelabuhan Belawan. Penelitian ini menganalisis peranan kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja pengurus Bhayangkari terhadap kelancaran organisasi. Metode yang digunakan adalah library research (penelitian kepustakaan) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer dan sekunder dianalisis untuk memahami dinamika kepemimpinan dan kinerja di kantor tersebut. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa peranan kepemimpinan yang efektif, yang diwujudkan melalui kerja sama, saling membantu, serta pemberian pengarahan dan bimbingan langsung dalam bekerja, terbukti dapat meningkatkan kinerja pengurus. Peningkatan kinerja ini pada akhirnya menciptakan kelancaran dalam organisasi itu sendiri. Temuan ini menegaskan pentingnya fungsi pemimpin dalam membina dan menggerakkan seluruh potensi anggota untuk mencapai tujuan organisasiSumber daya manusia merupakan faktor penentu dalam organisasi, termasuk pada Bhayangkari Cabang Pelabuhan Belawan. Penelitian ini menganalisis peranan kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja pengurus Bhayangkari terhadap kelancaran organisasi. Metode yang digunakan adalah library research (penelitian kepustakaan) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer dan sekunder dianalisis untuk memahami dinamika kepemimpinan dan kinerja di kantor tersebut. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa peranan kepemimpinan yang efektif, yang diwujudkan melalui kerja sama, saling membantu, serta pemberian pengarahan dan bimbingan langsung dalam bekerja, terbukti dapat meningkatkan kinerja pengurus. Peningkatan kinerja ini pada akhirnya menciptakan kelancaran dalam organisasi itu sendiri. Temuan ini menegaskan pentingnya fungsi pemimpin dalam membina dan menggerakkan seluruh potensi anggota untuk mencapai tujuan organisas

    Cover Jurnal

    No full text
    Cover Jurna

    PENYEBARAN INFORMASI KARTU AK.1 OLEH DISNAKERTRANS KABUPATEN PURWAKARTA MELALUI SIAPKERJA DAN INSTAGRAM @NAKERTRANSPWK

    No full text
    Penelitian ini membahas mengenai penyebaran informasi kartu AK.1 oleh Disnakertrans Kabupaten Purwakarta melalui SIAPkerja dan Instagram @nakertranspwk. Teori yang digunakan adalah teori Social Construction of Technology (SCoT). Pencari kerja memerlukan kartu AK.1 untuk melamar pekerjaan, kini tersedia secara online melalui platform SIAPkerja. Sebelum menggunakan SIAPkerja, durasi antrian pelayanan di Kabupaten Purwakarta cukup lama, tetapi setelahnya hanya 5 - 10 menit lebih cepat. Ketersediaan informasi mengenai kartu AK.1 sangat penting, dan masyarakat dapat mengaksesnya melalui Instagram resmi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Purwakarta di @nakertranspwk. Pada 2023, informasi dasar mengenai prosedur pembuatan kartu AK.1 masih belum ada di Instagram, namun pada 2024, informasi lengkap sudah tersedia, membantu masyarakat dalam prosesnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran informasi layanan kartu AK.1 melalui SIAPkerja mengungkapkan perbedaan akses antara petugas antar kerja dan pencari kerja. Petugas menghadapi kendala server dan pelaporan, sementara pencari kerja sering lupa akun/password dan kurang paham teknologi. Meski ada tantangan, keduanya puas dengan SIAPkerja, yang memperkuat hubungan pemerintah dan masyarakat serta mendorong perubahan ke digital. Informasi juga disebarkan melalui Instagram @nakertranspwk, di mana petugas mengolah informasi dari Kementerian Ketenagakerjaan menjadi konten sederhana. Pencari kerja sering mengalami kesalahpahaman via direct message, memerlukan komunikasi langsung. Instagram tetap menjadi media utama untuk interaksi cepat antara pemerintah dan masyarakat.Kata Kunci: Penyebaran Informasi, Kartu AK.1, SIAPkerja, Instagra

    2,407

    full texts

    3,034

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Warta Dharmawansa : Journal of Dharmawangsa University
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇